نخستین 154 خط.
Selamat malam,
wahai pangeran.
Di sekolah!
Di dalam loker D12!
Target terlihat!
Jangan biarkan dia lari!
Five!
dibuang dari seluruh penjuru dunia
sekai kara hajikidasarete
Gema TEROR
ZainuddinARI mempersembahkan
ke atas jarum yang teramat sangat tipis
tohoumonaku usui hari no ue ni ita
ujung jari yang kuseimbangkan ini menyentuhmu
balance o toru yubi no saki ga kimi ni furete
dan kumengerti bahwa ku tak sendiri
hitori ja nai to wakatta
dengan satu-satunya karunia yang kita miliki
bokura ni tada hitotsu ataerareteta
yaitu sayap ini
uganda hane de
sejak lahir hingga mati selalu saja mengikuti orang lain
umarete kara shinu made ni nani o shitai tte kiku
dirimu yang tersenyum terlihat bagai malaikat
kimi wa marude tenshi mitai ni sa warau kara
di teriknya musim panas
natsu no netsu ni
ku berlari jauhi kerumunan di tengah gedung yang membara
moeru biru no mure no sukima o nuke
seraya kita terjatuh
bokura wa ochiteku
mari tarik pelatuk terakhir ini
saigo ni hikigane o hiite yarou
dan musim dingin 'kan lahap semua yang tersisa
fuyu ga subete o oou
Cerita ini adalah karya fiksi. Nama individu dan organisasi yang muncul dan setiap persamaan dengan yang ada di dunia nyata adalah murni kebetulan.
Akulah Sphinx nomor 1 yang sedang buron.
Ha?
Aku menyerahkan diri.
A—
Jangan bergerak!
Hoi!
Awas!
Angkat tanganmu di belakang kepala!
Ini pasti bohong.
Kami sedang periksa apa dia memang asli atau bukan.
Berita besar!
Sphinx telah menyerahkan diri!
Apa?
Apa maksudnya ini?
Baik. Aku akan segera mengurusnya.
Ya, keadaannya masih belum jelas.
Sphinx menyuruh kita panggil detektif bernama Shibazaki.
Dia bilang takkan katakan apa pun sampai kita memanggilnya.
Aku Kurahashi dari tim investigasi Divisi Satu.
Saat ini Shibazaki sedang tak ada, jadi biar aku yang menggantikannya.
Kenapa kau menyerahkan diri?
Untuk apa kau lakukan hal-hal semacam itu?
Siapa kau ini sebenarnya?
Aku sudah atur waktu peledakan bom atomnya.
Ha?
Kalau kalian mau hentikan bomnya, turuti permintaanku.
Permintaan?
Eh? Ada apa?
Ha? Oh, tempo hari aku bertemu Haruka.
Benarkah? Harusnya kau bilang dulu padaku.
Aku mau berikan sesuatu padanya.
Ah, aku hanya merasa bahwa anak kecil sekarang cepat dewasa.
Apa ada sesuatu?
Hm? Tidak.
Dasar aneh.
Ya ampun, ada orang mencurigakan di depan sana.
Ha?
Kau kelihatan sangat mencurigakan, tahu.
Anda mau pergi ke tempat Mamiya, 'kan?
Aku juga ikut.
Jangan salahkan aku kalau ada apa-apa.
A-Aku sudah siap.
Kalau begitu, aku ada satu permintaan buatmu.
Siap!
Belikan aku rokok.
Ha?
Kebiasaan. Saat kurasa akan lakukan hal besar,
aku selalu merokok merek ini.
Baik.
Konferensi pers?
Apa yang sebenarnya dia rencanakan?
Dia suruh kita menyelenggarakannya jam 8 malam ini.
Dia juga minta kita kumpulkan media sebanyak mungkin.
Kalau kita tak adakan konferensi pers ini,
bisa jadi dia akan benar-benar meledakkan bom atomnya.
Jadi kau ingin bernegosiasi dengan teroris?
Kita harus utamakan keselamatan penduduk.
Katanya kalau kita selenggarakan konferensi pers, dia akan serahkan bomnya.
Dia tak dapat dipercaya!
Mereka selalu tepati janji mereka dalam aksi-aksi sebelumnya.
Ini pertama kalinya mereka minta sesuatu.
Tapi, kalau sampai terjadi sesuatu...
Aku akan bertanggung jawab secara penuh.
Ya?
Aku Shibazaki dari Departemen Kepolisian Metropolitan.
Aku ingin bertemu dengan pak Shunzo Mamiya.
Mamiya
Beliau sedang tak terima tamu saat ini.
Katakan kalau aku di sini mewakili 26 anak yang menghilang.
Mohon tunggu sebentar.
Satu bungkus rokok Shinsei.
Di sini tak ada.
Ini sudah tempat kedelapan, lo!
Apa kau sudah siap dengarkan ini?
Apa?
Persiapanmu pasti sudah sangat matang kalau kau datang kemari.
Ya. Akhirnya setelah 15 tahun...
Anda mungkin tak ingat, tapi aku juga punya dendam pribadi terhadap Anda.
Tinggalkan kami berdua.
Aku tak tahu rinciannya.
Kepolisian bilang kalau dia sendiri yang menyerahkan diri.
Five!
Dokter bilang dia tak pernah lihat penyakit seperti ini sebelumnya,
dia bilang kau harus segera diperiksa secepatnya.
Aku takkan serahkan Nine pada siapa pun.
Anak muda sepertimu mungkin tak tahu, tapi dulu Tokyo adalah tanah yang gersang.
Sudah hampir 70 tahun sejak perang itu berakhir.
Tapi, negara ini hingga kini tetap adalah negara yang kalah.
Sekarang pun jiwa negara ini tetap jiwa pecundang, tanpa ada harga diri.
Negara ini harus jadi benar-benar independen.
Jadi itu sebabnya Anda memulai Rencana Athena.
Benar.
Untuk ciptakan manusia yang punya kecerdasan jauh di atas manusia biasa,
dan kembangkan personel yang lebih mematikan dari senjata.
Itulah tujuan akhirnya.
Rencananya memang gagal, tapi bisa jadi fondasi yang kuat untuk negara.
Jangan bercanda. Apanya yang untuk negara?
Kalian merenggut nyawa anak-anak demi puaskan ego kalian.
Sphinx muncul untuk balaskan dendam dan membunuh kalian semua
dengan mencuri benda yang sangat tak ingin kalian publikasikan.
Kita butuh bukti bahwa konstitusi negara ini sudah berubah,
dan memproduksi bom atom tanpa diketahui negara lain.
Untuk melakukannya, kita harus tangkap target yang mencuri bukti itu.
Tolong jangan lupakan hal itu.
Kalau kau sudah tahu sebanyak itu,
apa kau akan membeberkannya pada para petinggi?
Apa pun yang diteriakkan oleh satu orang detektif,
hanya akan jadi suara kecil di tengah badai.
Suara itu akan menghilang sebelum terdengar oleh siapa pun.
Meskipun begitu, aku akan terus berteriak.
Aku takkan pernah memaafkanmu!
Permisi.
Tampaknya Sphinx telah menyerahkan diri.
Kami mendapat informasi bahwa seseorang yang mengaku sebagai Sphinx telah menyerahkan diri.
Si pelaku meminta mengadakan konferensi pers jam 8 malam ini,
dan berjanji untuk katakan semuanya di sana.
Twelve!
Sphinx menyerahkan diri!
No comments yet. Be the first to leave one.