نخستین 123 خط.
Dipersembahkan Oleh Animakosia
Diterjemahkan Oleh Gimb's
Serial TV Story
Permen murah, lezat dan sederhana... Namaku Wanko!
Antara blogger poluler, Wanko-san...
...dan Chef kue tradisional Perancis dari Ma Chérie Chou Chou...
...kami akan meminta masyarakat memilih mana yang akan mereka beli dan mereka makan.
Ichiko, tunggu...
Apa gadis itu punya dendam padamu?
Ini terlihat seperti kesempatan bagimu ini tantangan untukmu.
Serial TV Story
Mare
Cutting Connections Convenience Store Sweets
Week 16 (Episode 93)
Screenplay: Shinozaki Eriko
Music: Sawano Hiroyuki
Kontani Mare: Tsuchiya Tao
Tsumura Toru: Ooizumi Yo
Tsumura Aiko: Tokiwa Takako
Kuramoto Haru: Suzuki Sawa
Kuramoto Koichi: Sasai Eisuke
Kado Shin'ichiro: Guts Ishimatsu
Obara Maki: Nakagawa Shoko
Ikehata Wako: Ryo
Ikehata Daisuke: Yagira Yuya
Kontani Keita: Yamazaki Kento
Kuramoto Ichiko: Shimizu Fumika
Tsumura Minori: Kadowaki Mugi
Tsumura Ittetsu: Hayama Shono
Futaki Takashi: Watanabe Daichi
Kado Yoichiro: Takahata Yuta
Chen Bunki: Son Seijun
Sales Clerk: Minagawa Naoyoshi
Ikehata Daigo: Kohinata Fumiyo
Okesaku Ganji: Tanaka Min
Okesaku Fumi: Tanaka Yuko
さあ翔け出そうよ Saa kake dasou yo Ayo, kita melambung tinggi
今すぐに Ima sugu ni Sekarang
未来が今は遠くても Mirai ga ima wa toukute mo Meskipun masa depan masih jauh untuk saat ini
ひとりぼっちのままで Hitoribotchi no mama de Dan berarti tinggal sendiri seperti ini
泣く夜が続いても Naku yoru ga tsudzuite mo Dan menangis sepanjang malam
本当のわたしへ Hontou no watashi he Aku masih percaya pada diriku
風が強く冷たいほど Kaze ga tsuyoku tsumetai hodo Sang angin, yang kuat dan dingin
教えてくれる Oshiete kureru Beritahu aku
出会うべき人のことを Deau beki hito no koto o Orang yang harus kutemui
どうか希望の地図を Douka kibou no chizu o Buka dengan lembut
そっと開いてみてね Sotto hiraite mite ne Peta harapan
あたたかい未来たちが Atatakai mirai-tachi ga Masa depan yang cerah
僕らを待っているよ Bokura o matte iru yo Menunggu kita
Aku bener-benar minta maaf sudah menyebabkan masalah ini!
Aku akan bicarakan ini dengan Ichiko.
Um, apa kau bermaksud untuk menghentikan acara itu...
Tentu saja!
Sayang sekali, kan? Padahal perusahaanmu bisa menjadi yang menyiarkan acara itu.
Chen-san, tolong ambilkan bir untukku.
Aku benar-benar minta maaf!
Aku sangat bodoh, bukan?
Padahal Ichiko datang menemuiku musim semi lalu.
Dia mengucapkan selamat padaku untuk pernikahan kita dengan senyuman.
Tapi aku tidak pernah melakukan apapun untuknya.
Aku tidak menyadarinya.
Tapi terkadang aku merasa sangat membencimu, Mare!
Dia mengatakannya dengan sangat jelas...
"Aku benar-benar membencimu,".
Kenapa kau diam saja?
Tidak, aku hanya tidak tahu apa yang harus aku katakan padamu.
Kau mau medengarkanku saja sudah ckup.
Tunggu! Aku akan mengatakan sesuatu sekarang.
Sudahlah.
Hah? Ada yang datang. Tunggu sebentar.
Yo! Kau mau minum kopi? Maaf mengganggu.
Eh? Tunggu, tunggu...
Kau sedang menelpon?
Ya, dengan Keita.
Istrinya sedang ada masalah, dan dia hanya menelpon! Apa dia akan datang kesini?
Hey!
Bagaimanapun , kau tidak punya saran yang bagus untuknya, kan?
Takashi dan aku akan berdiskusi mencari jalan keluarnya, jadi jangan khawatir!
Aku akan memikirkan sesuatu sekarang!
Kau tidak perlu menanggapnya, Keita!
Aku pikir ini bukan hanya tantangan untuk, Mare-chan.
Hah?
Setelah semuanya, bukankah Ichiko-chan...
...sukses dengan pekerjaannya di toko pakaian?
Aku rasa juga begitu...
Apa kau pikir orang yang sibuk bekerja di toko pakaian punya waktu untuk menulis blog?
Sekarang ini aku suaminya...
...jadi aku akan memikirkan saran yang baik untuknya!
Aku ingin tahu apa ada sesuatu yang terjadi?
Sesuatu yang terjadi...
Kau bisa ketahuan kalau melakukan hal seperti ini!
Kau diam saja. Aku belum menghafal susunan cara membuatnya.
Kalau kau melakukan hal seperti ini, apa yang akan terjadi dengan Mare?
Aku akan membuka masa depanku sendiri.
Namaku akan terpampang disemua toko-toko yang menjual permen.
Dan itu akan memberikanku kesempatan untuk memasuki dunia Show Biz...
Apa sesederhana itu kau...
Ini tidak akan mudah.
Tapi sejak datang kesini bukan untuk mendapatkan hidup seperti ini?
Walaupun aku tidak tertarik dengan permen.
Kalau kau tidak tertarik, untuk apa kau menulis blog seperti itu?
Ngomong-ngomong, kau melewati garis batasnya.
Sana!
Kau tahu, aku datang dan memakan sebuah kue di toko Mare.
Dan hal sekecil itu harganya 450 yen.
450 yen?
Mahal, bukan?
Dan aku punya pelanggan di klub kabaret yang pintar memasak dan akan mengajariku...
...lalu aku mulai membuat blog itu.
Hah? Apa yang kau pikirkan dengan melakukan hal ini?
Aku tidak punya waktu untuk memikirkan itu, kan?
Dan ini semua... resep dari guruku.
Tidak mungkin!
Padahal aku hanya berniat untuk mengganggunya sedikit.
Tapi seiring waktu berjalan, popularitas blog yang kutulis naik...
...dan dia memperkenalkanku dengan seseorang dari biro iklan.
Dan orang dari biro iklan itu berkata.
"JIka kau bisa menjadi blogger yang lebih populer, kau bisa membuat sebuah pusat toko-toko kue."
"Mulai dengan memprovokasi toko kue yang terkenal."
Sebuah biro iklan... Jadi kau membantunya dari awal?
Benar.
"Benar"?!
Kau mengorbankan Mare hanya untuk itu?!
No comments yet. Be the first to leave one.