نخستین 200 خط.
Jangan bersedih demi Joe Strombel.
Joe Strombel menjalani hidup yang sukses.
Seorang jurnalis yang terbaik.
Aset besar bagi komunitas jurnalis.
Tidak peduli bom meledak di wilayah perang.
Tidak peduli banyaknya skandal politik,
atau berapa banyak perusahaan besar korup
dan pebisnis ilegal yang meminjamkan uang padanya.
Apapun risikonya, jika disitu ada berita,
Joe akan pergi mencarinya. Dan biasanya dia berhasil.
Aku bersamanya saat cerita perpecahan Pangeran Charles
yang membuatnya dikucilkan oleh Keluarga Kerajaan.
Kecuali dengan Diana Mereka masih menjadi teman baik.
Dia mencintai wanita
Hey, tahukah kau dia mulai karir sebagai reporter polisi?
- Benarkah? - Yeah, dia sangat ahli.
Salah satu yang terbaik. Atau mungkin yang terbaik.
Aku pernah ditangkap bersama Joe saat di Afghanistan.
Benarkah?
Dan kita bisa saja ditembak oleh Taliban, sampai
Joe menemukan seseorang untuk dijadikan pengantin
sehingga kita dapat melarikan diri.
- Tidak dengan uangnya pastinya, - Tidak dia mendapatkan dari biaya.
- Ditambah 10%. - Sepuluh persen.
Tapi itu berhasil membuat kami melepaskan burkas.
Dan, kita bisa hidup untuk menulis esoknya.
- Semua orang menyayanginya - Yeah.
Tidak semuanya di intelijen Inggris
Tidak, tapi selalu dia mendapat berita sebelum orang lain.
- Ya,itu benar. - Tidak Richard Nixon
Well, dimanapun kau saat ini, Joe Tidak akan lagi sama tanpamu, kawan.
Untuk Joe. Joe Strombel.
Mau kemana kita?
Apakah ini berarti untukmu?
Dia tidak menjawab. Cobalah.
Joe Strombel. Serangan Jantung.
Jane Cook.
- Jadi, apa yang kau lakukan? - Reporter.
- Hmm. - Kau?
Aku... Well, Aku sekretaris pribadi Peter Lyman
- Putra dari Lord Lyman - Yes, pria muda yang mengesankan.
- Kau mengenalnya? - Tidak, hanya karena reputasinya.
Tapi aku suka yang aku tahu.
Menurutku dia akan punya masa depan di politik.
Bagaimana kau mati?
Kurasa aku diracun.
Kau rasa?
Mengapa?
Aku yakin aku telah diracun
karena aku sedang memastikan suatu kecurigaan yang mengerikan
Benarkah? Kecurigaan apakah itu?
Bahwa Peter Lyman adalah pembunuh berantai
dikenal oleh polisi sebagai Pembunuh Kartu Tarot.
Apa?
Aku anggap kau tahu kasus itu?
Ya, aku menulis sebuah artikel dua tahun lalu, saat pembunuhan Tarot pertama kalinya dimulai.
Tapi Peter Lyman? Tuhanku.
Apa yang membuatmu mencurigai
orang kaya, muda dan tampan ini?
Kau ingat pembunuhan terakhirnya? Polisi menemukan suatu petunjuk.
Ya, sebuah kancing. Aku membacanya di koran. Sangat antik, benar kan?
Ya. Barang seni yang sangat langka.
Peter mempunyai pasangan yang serupa.
Jadi bisa saja dia adalah Pembunuh Tarot.
Dunia penuh ketidakpastian.
Ya, kecuali Aku tahu bahwa Peter hanya tinggal punya satu.
Dia menghilangkan yang satunya
Tetap saja,
itu hanya sebuah prasangka tanpa bukti.
Apakah kau memberitahu polisi, atau apa itu terlalu lemah?
Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan jadi aku menelepon pengacaraku
dan aku meminta sarannya apakah akan melaporkannya atau tidak,
Dan aku pikir aku mendengar bunyi klik di telepon,
kau tahu, seperti seseorang sedang ikuy mendengarkan.
Esok harinya, setelah minum teh,
Aku mendadak.
Itu mencurigakan.
Ya Tuhan, Peter Lyman.
Sulit dipercaya, tapi jika benar dia menjadi Pembunuh Tarot,
ini berita besar.
Aku tahu kau akan tertarik saat kau bilang kau adalah reporter.
Ini akan menjadi berita heboh. Dan aku yang pertama mendapatkannya.
Ya. Sayangnya, kemana tujuanmu saat ini tidak ada yang pertama.
Yang ada hanya yang terakhir.
Tn. Tinsley! Saya suka film anda.
Kau benar-benar punya gaya terhadap aktornya.
Mungkin kamu bisa... Tunggu!
- Tn. Tinsley? - Ya.
- Sondra Pransky. - Siapa?
Sondra Pransky. Saya siswa jurnalistik dari Adair.
Saya menulis surat untuk anda agar mendapat sebuah wawancara untuk koran kampus.
Oh...
Dan anda, sekretarismu sebenarnya... Bukan anda.
Maksudku, saya tahu bagaimana sibuknya sutradara film.
Tapi anda bilang jika saya mengunjungi London, maka anda akan mau,
dan inilah saya, luar biasa.
Kurasa aku membawa suratmu.
- Dengar, aku sedang agak sibuk sekarang. - Ini dia!
Ini dia. Ini sangat bagus untukku.
Maksudku, kau punya penggemar banyak di Rochester.
Sedang sangat dingin disana.
Dengan film barumu keluar di musim gugur ini, dan.. Well...
Sebenarnya,
Aku hanya ingin menanyakan beberapa pertanyaan padamu.
- Apa kau keberatan? - Baik, baik, tapi kita harus cepat.
Aku menulis kolom kebudayaan
Aku ingin lebih serius.
Dan saat kau bilang lebih serius, itu artinya...
Kau benar2 ingin tahu?
Well, sesungguhnya, aku tidak ingin kuliah.
Aku ingin menjadi perawat kebersihan gigi seperti kakakku, Beverly.
Dan jangan salah, itu profesi yang hebat.
Aku sangat menghormati gigi dan gusi, terutama gusi.
Seluruh keluargaku adalah orthodontik. Tapi..
- Dan apa? kau berlibur di sini? - Oh, iya.
Oh, aku mulai terbiasa dengan keluarga kelas menengah atas British
Keluarga kami berlibur di Palm Beach bersama.
Ibuku memenangkan hadiah liburan ke Palm Beach
dan aku berteman dengan cucu mereka, Vivian.
Dia sangat menyenangkan. Dia tinggal dengan kami...
- Mau lagi? - Oh, makasih.
Jadi aku tidur dengannya dan aku bahkan tidak jadi melakukan wawancara
Maksudku, reporter macam apa aku ini?
Bagaimana seksnya? Ceritakan padaku secara detail
Siapa yang tahu? Aku sangat mabuk, aku bahkan tidak ingat.
Yang aku ingat saat semua selesai,
dia mendapat panggilan telepon dan harus segera pergi ke Thailand.
Thailand?
Ya, Justin Richards diberhentikan dari proyeknya dan dia harus mengambil alih itu.
Apa bedanya itu?
Intinya adalah, Aku akan cerita ke sekolah
Bahwa aku mendapat sesuatu yang eksklusif dengan Michael Tinsley!
Kau gugup.
Kau tidak berpengalaman. Dan kau mabuk.
Dia jenius, dan menarik.
Tapi apa, kau gadis yang sangat cantik dan seksi.
Jika kau akan mewawancara orang film di kamar hotel mereka,
sebaiknya kau hati-hati.
Tapi bukan berarti aku keberatan berguling-guling dengan Michael Tinsley.
Aku menaruh handuk bersih di kamarmu Sondra.
Terima kasih Ny. Thompson.
Ayo sayang. Cepat. Kau bisa terlambat.
- Oh, Ibu. - Intinya adalah aku tidak mendapatkan ceritanya!
Maksudku, jika aku menggunakan sisi feminimku
seperti Katharine Hepburn atau Rosalind Russell.
Oh, ayolah.
Kita akan makan siang di The Ivy,
lalu kita harus menjemput adikku
untuk melihat pertunjukan yang sangat ia suka,
dan kemudian kita akan ke pesta itu malam ini.
Akan ada sekumpulan pria tampan disana.
Dan kau selalu bilang semua pria yang kau temui adalah pecundang.
Kau karang saja ceritanya. Ini bukan tentang hidup dan mati.
Tuan dan Nyonya, siapkan dirimu
untuk sulap yang mengejutkan
dari Splendini!
Terima kasih Tuan dan Nyonya, kalian penonton yang luar biasa
aku bersungguh-sungguh. Aku mengatakan itu dari hatiku yang terdalam.
Kau tahu, setiap kali aku datang ke London, itu kota besar,
Aku selalu mendapatkan sensasi yang menakjubkan
karena kalian orang yang luar biasa, manusia yang indah.
Dan untuk percobaanku selanjutnya...
Aku menyebutnya percobaan, bukan trik.
Aku memerlukan seorang sukarelawan.
Tolong maju dan carikan seseorang untukku.
Ini berbahaya, jadi tidak boleh ada anak-anak
Aku memerlukan sukarelawan dewasa.
Seseorang yang mau mempertaruhkan nyawanya.
- Ini pertama kali kau di panggung? - Iya.
Ya, kau tidak pernah melakukannya... Well..tidak ada yang perlu kau takutkan.
Kau gugup? jangan gugup.
Siapa namamu? Beritahu mereka namamu.
Sondra Pransky.
Seorang pribumi! Amerika Serikat! Fantastis!
Dan darimana kau berasal, Sondra? Tidak, jangan beritahu aku,
karena aku punya telinga yang hebat
Alabama! Apa aku benar?Apa aku benar?
- Hampir. - Benarkah?
- Aku dari Brooklyn. - Luar biasa!
Tuhan memberkatimu, sayang. Aku juga dari Brooklyn.
Ini fantastis. Aku merasakan cinta datang dari wanita ini.
Aku tidak bisa bilang pada kalian. Ini sungguh...
Aku mengatakan ini dari lubuk hatiku yang paling dalam.
Kau manusia yang luar biasa, dan berterimakasihlah pada orang tuamu.
Sondra, biarkan aku bertanya sesuatu. Apa pekerjaanmu? Beritahu mereka apa yang kau lakukan
Aku seorang mahasiswa.
Yeah? Mahasiswa? Dan apa yang kau pelajari?
Tidak tidak tunggu! Aku dapat insting apa yang kau pelajari
Yang kau pelajari pastinya.....
Kesehatan Gigi!
Apa hampir?
Tidak, aku mahasiswa jurnalistik.
Kau belajar jurnalistik. Well, jika kau...
Pernahkah kau dihilangkan sebelumnya?
- Tidak. - Tidak? Baik, tidak ada yang perlu kau takutkan.
Aku hanya akan memisahkan molekulmu menjadi beberapa bagian
- Tidak akan sakit. - Aku baru saja makan. Apakah ini akan membuatku...
Kau baru saja makan. Dia bilang dia....
Aku bercanda, Sondra.
Sekarang, Sondra, aku akan menyuruhmu untuk masuk ke dalam kotak itu
No comments yet. Be the first to leave one.