نخستین 200 خط.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
Kubilang hentikan, Bedebah!
Jangan lakukan kesalahan yang sama denganku!
"Episode 94"
Kamu tidak sendirian lagi.
Kamu punya Ha Jin dan Ga On.
Akhiri hubungan dengan Min Hee atau selesaikan entah bagaimana.
Kamu bisa apa sendirian?
Min Hee dan Bu Kim
sulit dilawan bahkan bersama dengan Ha Jin.
Kamu hanya menyakiti dia
dengan berusaha melindungi dia.
Belum terlambat.
Jangan sampai terlambat seperti aku.
Datang dan memohonlah.
Sampai kapan kamu akan mengesalkan ibumu?
Ya, aku akan pergi.
Aku akan pergi dan berlutut seperti yang biasa kulakukan.
Kubilang hentikan, Bedebah!
Jangan lakukan kesalahan yang sama denganku!
Halo, Bu.
Harus ada batasan untuk kebodohanmu!
Kamu meminjam dari rentenir agar tetap menjadi pimpinan,
dan kini kamu coba-coba mencuri orang ibu?
Kamu tidak memedulikan ibu lagi?
Maafkan aku.
Aku tidak akan mengulanginya.
Mohon ampuni aku.
Min Hee. Dengarkan ibu.
Ibu lakukan semua ini untukmu.
Ya.
Ibu tahu
akan menyakitkan bila memberikan kursi pimpinan ke Duk Bae,
tapi kita tidak punya pilihan.
Ini tentang Hye Rin.
Ibu setuju memberikannya kursi pimpinan
untuk membungkam dia bicara tentang Hye Rin.
Jika kamu ingkar janji, dia akan menyebarkan rahasia
tentang kamu dan Hye Rin.
Reputasi keluarga kita sudah hancur karena ibu.
Kita tidak bisa lebih menyakitinya dengan skandalmu.
Orang-orang
melupakan kejahatan perusahaan dengan cepat,
tapi mereka ingat skandal untuk waktu lama dan dengan antusias.
Aku tahu.
Maafkan aku.
Jika kamu menerima Ga On dan memberikannya kursi pimpinan,
Duk Bae dan Do Yoon tidak akan bisa menyentuhmu.
Dan dalam beberapa tahun,
kamu bisa memperoleh kembali kursi pimpinan di LK.
Hanya beberapa tahun.
Ya, Ibu.
Aku sudah sadar sekarang.
Maafkan aku.
Aku tidak akan mengulang kesalahan ini lagi.
Kompres pipimu sebelum membengkak.
Mendera kemudian memikat.
Ibu selalu seperti itu.
Memang sampai kapan aku akan tersentuh
oleh penghiburan palsu itu?
Ha Jin, ini sungguh jalan terbaik?
Aku pun ingin menghindarinya jika bisa.
Aku terima usulmu.
Kita
tidak bisa terus diatur orang tua kita
dan hanya menerima pemberian mereka.
"Pengaduan"
Jadi, bagaimana kamu akan
melindungi posisiku sebagai pimpinan?
Ibuku dan ayahmu punya lebih dari setengah
saham perusahaan.
Aku akan kalah walau kita ke rapat pemegang saham.
Aku akan mengurus itu.
Kamu memutuskan saja.
Tapi kamu tahu itu, bukan?
Jika kamu tentang ibumu dan tetap sebagai pimpinan,
ibumu
tidak akan mengampunimu.
Jika kamu
tidak memutus hubungan dengan ibumu dahulu...
Aku tahu.
Jika tidak,
ibuku akan berusaha membunuhku lebih dahulu.
Tapi bagaimana aku bisa memercayaimu?
Aku masih tidak yakin dengan ingatanmu
dan pemikiranmu.
Bagaimana caranya agar kamu memercayaiku?
Ada yang selalu ibuku katakan
sebelum memulai kesepakatan penting.
"Jika aku jatuh ke lumpur..."
"Doronglah orang lain itu ke lumpur juga."
"Kotori diri hari ini."
"Bersepakat kemudian."
Aku familier dengan cara-cara ibumu.
Aku juga tahu bahwa kamu sama dengan dirinya.
Kamu benar.
Maka aku akan memberitahumu permintaanku.
Aku tidak peduli apakah kamu memacari Ha Jin
atau melupakan Ga On.
Yang penting betapa bergunanya kamu bagiku.
Benar. Kalian bergerak sesuai harapanku
tanpa penyimpangan apa pun.
Layaknya ibuku dan ayahmu
yang terikat dengan kontrak rahasia untuk mencegah pengkhianatan,
kita harus berlaku sama.
Bukti untuk memastikan
baik aku maupun kamu tidak mengkhianati yang lain.
Mari kita membuat bukti
yang akan memenjarakan kita jika salah satu berkhianat.
Jadi, aku akan memercayaimu
dan mengkhianati ibuku.
Bukti yang akan mencegah pengkhianatan kedua pihak
kecuali orang itu ingin jatuh bersama.
Itu ide bagus.
Ha Jin.
Kurasa
aku tidak bisa kembali kepadamu.
Jadi? Kamu sungguh akan menggugat mereka?
Kamu sudah dapat izin Do Yoon?
Aku memberitahunya bahwa aku akan mengambil Ga On,
tapi Do Yoon masih bungkam.
Itu berarti dia pun hendak mengambilnya.
Dia terlalu menakuti mertuanya untuk bicara.
Dengarkan aku, Pimpinan.
Tidak perlu, Nyonya.
Sejujurnya,
kamu juga ingin mengambil Ga On.
Aku akan berpuas dengan milikku.
Aku tidak akan lagi menyakiti Ha Jin.
Terserah. Kamu hanya bisa bicara.
Kembalilah ke paviliun.
Jangan datang kemari.
Baiklah.
Ya. Begitu aku menjadi pimpinan lagi,
pertama aku akan beli rumah dan pindah.
Kapan kamu datang?
Apa? Kamu hendak berkata sesuatu?
Kenapa dia?
Ibu pikir kamu sedang libur. Kamu ingin ke mana?
Aku perlu bicara dengan Do Yoon.
Ya. Pimpinan Cha pasti melakukan hal itu sendiri.
Hanya Do Yoon yang bisa menghentikan tikus itu.
Tidak. Itu mustahil.
Pimpinan tidak mungkin begitu.
Tunjukkan sertifikat status pernikahanmu.
Aku harus melihatnya agar percaya.
Kenapa? Pimpinan menyangkal perceraian kami?
Kalau begitu, percayalah padanya.
Berhenti menggangguku.
Aku tidak bertanya.
Aku tidak sanggup bertanya.
Maka kamu harus mengambilnya!
Tidak usah. Kamu ambil saja kalau mau.
Aku tidak bisa walau aku ke sana.
Status kami tidak resmi.
Mana bisa aku mengambilnya.
Kami sudah 30 tahun hidup bersama,
tapi aku tidak bisa dapat sertifikat itu.
Aku enggan menyuruh seseorang untuk ini,
maka bawakan bukti kepadaku
jika tidak ingin melihatku menggila.
Halo, Bu Lee. - Halo.
Bagaimana kabar semuanya?
Aku sudah dengar kabar. Bagaimana ini...
Mana mungkin melalaikan tugas.
Pemberlakuan ke minimarket yang kamu usulkan
akan sukses besar.
Selamat.
Penjualan di luar negeri juga membaik.
Syukurlah.
Kembalilah kapan saja.
Kami akan menunggumu.
Terima kasih. Aku pasti akan kembali.
Pimpinan mengirim permintaan untuk hak asuh.
Aku tidak akan kehilangan hak asuh atas Ga On.
Aku tidak bisa mengirimnya ke rumah Min Hee.
Do Yoon.
Tolonglah aku.
Bukti untuk memastikan
baik aku maupun kamu tidak mengkhianati yang lain.
Mari kita membuat bukti
yang akan memenjarakan kita jika salah satu berkhianat.
Jadi, aku akan memercayaimu
dan mengkhianati ibuku.
Bukan ayahku yang mengirim ini.
Apa? - Aku mengirimnya.
Berhenti berbohong.
Kamu tidak perlu memercayaiku.
Jika kamu memercayaiku tanpa pamrih,
akan lebih mudah bagiku untuk mengambil Ga On.
Keluar.
Kamu sungguh ingin aku memercayai
semua perkataanmu?
Baiklah. Aku akan berhenti.
Hai, Ga On.
Ya.
Ibu akan segera pulang.
Ibu harus masak apa untuk makan malammu?
Ga On ingin makan apa?
No comments yet. Be the first to leave one.