نخستین 200 خط.
Manusia mengatakan kata seperti "mati" dengan mudah.
Aku akan mati karena kebanyakan minum.
Manis sekali, rasanya aku akan mati!
"Sangat enak sehingga membuatmu serasa mati!!"?
Tapi aku tak pernah melihat seseorang mati
karena sesuatu yang terlalu keren atau terlalu enak.
Bagi seseorang yang ingatannya tereset setiap hari...
Dalam kasusku, ini seperi mati setiap hari.
Ini dikenal sebagai, "Kematian Ingatan".
Kehidupannya mungkin terlihat seperti tragedi,
tapi setidaknya ada satu keuntungan.
Meski mengalami sebuah hari yang sangat memalukan seolah ingin mati,
ketika dia tertidur dia akan melupakan semuanya
dan bangun di pagi hari dengan pikiran jernih.
Tapi bagi kami,
gadis ini seharusnya tidak melakukannya.
Sandglass
Eh? Kau dipecat dri toko buku?
Aku tidak dipecat. Aku sukarela mengundurkan diri.
Yah, bisa ku tebak, tapi silahkan ceritakan.
Pemilik tokonya baik, jadi meski bayarannya rendah
tapi cukup menyenangkan bekerja disana.
Ingatan
kemalangan
Yakusuke-kun, letakkan itu di belakang.
Hingga aku bertemu istri pemilik toko...
Oh.
Mana pekerja paruh waktu barunya?
Halo, senang bertemu.
Tampaknya wajahku memiliki kemiripan
dengan mantan pacarnya.
Ditambah, pria itu...
Putar Balik
Berhenti
20 tahun lalu
Putar Ulang
Maaf, akan ku ganti.
Mau bagaimana lagi.
Terima kasih, kau baik sekali.
Dia laki-laki bajingan.
Tapi ketika itu, istri pemilik toko...
Dia sungguh mencintaiku, bukan?
Rupaku mengingatkan dia pada pria itu
kali pertama selama 20 tahun...
Bodoh... Aku wanita bodoh!
Ku harap diriku saat itu mati!
Mati! Mati!
Aku ingin mati~!!
Setiap kali melihatku,
membuat dia teringat pada kenangan memalukan itu lagi...
...Jadi, aku berhenti.
Apa mantan pacarnya adalah ayahmu?
Sudah ku periksa, tapi hanya kebetulan mirip.
Itu salah satu bentuk kemalanganmu.
Terima kasih banyak.
Yah, perasaan malu merupakan perasaan yang buruk.
Adam dan Hawa memakan buat dari Pohon Pengetahuan,
mendapatkan rasa malu,
dan dikeluarkan dari Eden.
Dengan kata lain, perasaan malu
merupakan karakteristik dasar manusia.
Memang benar, aku lebih memilih mengingat kembali
kenangan lain, selain kenangan memalukan.
Melihat ke belakang dan berpikir, "Kenapa aku melakukan itu?"
Kenangan soal apa?
Tak akan ku katakan.
Membosankan.
Horo-san, kau sepertinya tipe manusia yang tak merasakan malu.
Eh? Aku?
Saat kau mencapai usia sepertiku,
kenangan memalukan akan menjadi kisah yang baik.
Itu lucu, kemarin...tadi malam...
Hei! Dengar!
Bagaimana dengan Nuru-kun?
Nuru, kau memiliki kisah memalukan?
Jadi, kau sedang mencari pekerjaan baru lagi?
Hal biasa bagimu, tapi semoga beruntung.
Belakangan, aku merasa sering bergonta-ganti pekerjaan bukanlah hal buruk.
Pengalaman dari beragam pekerjaan yang pernah ku lakukan
mengejutkan, bisa sangat berguna.
Aku tidak akan menyebutkan tak berguna.
Itu bukanlah hal percuma.
Ku yakini cara hidup seperti ini bukanlah hal sia-sia.
Karena itu ketika mencari pekerjaan,
dengan semua pengalaman yang ku miliki,
aku bisa melakukan banyak hal!
Memiliki kepercayaan seperti itu,
dan aku mendapatkan pekerjaan lagi!
Kartu pegawai sekolah? / Ya.
Aku staf adminsitratif di sebuah smp.
Dari bersih-bersih hingga pemeliharaan dan perbaikan,
aku melakukan banyak hal.
Baguslah.
Tapi... / Tapi?
Hanya ada satu masalah...
Itu sekolah putri! / Itu resiko~
Terlalu beresiko!
Karena itu, untuk menghindari kecurigaan,
aku bekerja dengan hati-hati dan bahkan tak menatap mata para siswa.
Kau boleh menatap mata mereka...
Itu terlalu beresiko untukku.
Aku tak pernah tahu kapan kemalangan akan menimpaku.
Tapi sekalipun aku sangat berhati-hati,
benih bencana ada dimana-mana,
menunggu untuk hinggap pada namaku yang malang.
Hei! Hei!
Hei, bangun! Hei!
Tolong! Siapapun tolong!
CO2, CO2...
Bukan zat mudah terbakar jadi tak akan meledak!
Entah bagaimana kami bisa selamat.
Pengalamanku bekerja di sebuah majalah tentang bertahan hidup
bisa berguna.
Tapi seperti biasa aku selalu dicurigai.
"Orang yang pertama menemukan adalah terduga pelaku",
itulah kata mereka.
Spekulasi tidak beralasan di majalah mingguan online Kuraitsuki
dengan segera mengubahku dari seorang penyelamat
menjadi terduga pembunuh.
Tidak ada yang bisa ku lakukan.
sekali lagi, aku membutuhkan bantuan seorang detektif swasta.
Setelah keluar dari rumah sakit,
ku gunakan tabunganku yang sangat sedikit
untuk membeli beberapa puding terkenal
Selamat datang. Kyoko-san?
untuk yang tercepat, detektif paling
pelupa di dunia.
Salam kenal.
Aku Okitegami Kyoko dari Biro Detektif Okitegami.
Aku Yakusuke.
Mohon bantuannya.
Tolong katakan detail permintaanmu.
Catatan Pendek Okitegami Kyoko
Penyebab yang membuat aku dan gadis itu pingsan
kekurangan oksigen karena gas CO2.
Tabung gas yang disiapkan untuk festival sekolah bulan depan
dan siapa saja bisa keluar masih tempat penyimpanan.
Jendela terkunci dan ditempeli perekat,
kenop pintu bagian dalam sengaja dilepas
dan disumbat untuk membuat pintu tak bisa dibuka dari dalam.
Kenyataan bahwa ruangan dalam keadaan terkunci
dijadikan sebagai bukti dari niat siswa itu.
Catatan bunuh diri ditemukan di TKP.
Tulisan tangan sudah dipastikan sebagai milik korban,
tapi keabsahanya masih dipertanyakan.
Catatan bunuh diri itu
mengutip lirik lagu "Outside the World"
oleh Eliza Head, grup band yang sangat terkenal di kalangan remaja.
Tapi berapa kalipun polisi melakukan penyelidikan,
tak ditemukan bukti dia penggemar baik grup band maupun lagu tersebut.
Sepertinya mendengarkan musik
bukanlah hobi gadis itu.
Yah, menyadari nasib burukku,
detektif polisi mengatakan ini padaku:
Para petinggi mencurigai kau melakukan rencana pembunuhan-bunuh diri
dan memaksa gadis itu menulis catatan bunuh diri.
Bagaimana bisa...?
"Kakushidate Yakusuke terlibat dalam banyak kasus"
"pasti ada sesuatu dengannya."
Ada sekumpulan orang yang berkeras dengan ide itu.
Ini enak!
Maaf, hanya tersisa 2 saja.
Kau menanggapi hal ini terlalu santai.
Dia hanya bercanda, tenang saja. / Mana mungkin aku bisa tenang!
Berharap saja gadis itu akan bangun dan memberikan pernyataan.
Gadis itu, Sakasezaka Masaka-san,
dia masih belum sadar.
Hasil pemeriksaan tidak menunjukan adanya keganjilan,
namun, seperti Putri Tidur,
dia tetap tertidur.
Gadis itu
belum sadarkan diri
Mm~ Enak!
Sungguh enak seolah aku akan mati...
Karena itu dinamakan Puding Surga!
Mereka menegaskan target penjualan berikutnya adalah di rumah sakit.
Um...
Apa kau mendengarkan ceritaku?
Tentu saja.
Hei, mana pudingmu?
Hanya tersisa 4 puding.
Ah, jangan khawatirkan itu.
Aku selalu ditakdirkan tak bisa memakannya.
Nasib burukmu bahkan berlaku pada puding?
Baiklah, mari minum kopi.
Terima kasih pudingnya.
Membuktikan gadis itu
berniat bunuh diri
Jadi permintaanmu adalah membuktikan bahwa gadis itu berniat bunuh diri?
Apa?
Siswa smp melakukan bunuh diri.
Sebuah kisah yang tragis,
membuatku merasa melakukan hal kejam dengan memintamu menyelidikinya.
Sekarang sudah terlambat.
Aku tak menyadari bahwa hal ini mungkin tidak menyenangkan.
Karena dia berhasil bertahan, itu sebuah anugrah di dalam tragedi.
Hanya memastikan,
kau tak mengenal gadis itu, 'kan?
Ya, aku menghindarkan diri untuk terlibat dengan para murid.
Jadi kau tak memiliki maksud apapun padanya?
No comments yet. Be the first to leave one.