هماهنگ با نسخه‌های زیر

I am Sorry but I Love You E100 Webrip
ناشر indri danti22

برچسب‌ها

webrip
web
BRip
تاریخ انتشار: 2022-03-13
تعداد دانلود: 18
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Apa aku benar-benar bukan putranya?

Lihatlah lebih dekat

karena aku putra yang sebenarnya.

Aku adalah putra CEO.

Kamu sepenuhnya palsu.

Kamu juga tidak bermoral.

Akhirnya aku tahu.

Sekarang aku tahu kenapa kamu ada di sini.

Bukankah kamu sudah tahu?

Sejujurnya, kupikir kamu sudah tahu.

Aku harus berterima kasih kepadamu

karena tidak memberi tahu ayahku soal ini.

Demi kebaikan siapa?

Aku tidak mau melewatkan kesenangan melihat Ibu menyayangi anak palsu.

Karena itulah aku menyuruhmu bersikap baik kepadanya.

Apa kamu ingat saat kita mengunjungi seorang peramal?

Dia berkata bahwa

kita saling menodongkan pisau.

Salah satu dari kita harus mati.

Benarkah?

Sayang sekali. Banyak yang harus kulakukan sebelum mati.

Kalau begitu, hanya salah satu dari kita yang akan selamat.

Kamu yang akan mati

karena pekerjaanku masih banyak.

Apa hanya itu yang kamu ingat?

Peramal itu juga bilang bahwa aku menikah dengan keluarga kaya.

Tidak diragukan lagi.

Kamu terlahir untuk menikah dengan keluarga kaya.

Peramal itu berbohong.

Kamu tidak ditakdirkan menikah dengan keluarga kaya.

Bagaimanapun juga, kita bisa berdamai.

Tidak.

Bagaimana jika salah satu dari kita hancur

dan aku menjadi CEO, bukan istri seorang pria kaya?

Itu akan membuat ramalannya menjadi kenyataan.

Bahkan jika kamu memberi tahu ayahku segalanya,

itu tidak akan menjadikanmu CEO.

Kenapa tidak?

Kamu bisa menyerahkan saham warisanmu.

Jika tidak, aku akan mengungkapkan kebenarannya.

Kenapa aku harus menyerahkannya

padahal aku sudah bekerja keras untuk dapat posisi ini?

Ya, aku tahu.

Kamu dapat posisi ini dengan mengorbankan istri dan anakmu.

Sebaiknya kamu berhati-hati

karena aku sudah kehilangan segalanya.

Sedangkan kamu punya anak, istri,

kesempatan untuk menjadi CEO, dan orang tuamu yang penyayang.

Menurutmu apa artinya itu?

"Salah satu harus mati."

Tidakkah kamu pikir itu mengacu kepadamu?

Jika kamu tidak mau, tarik pisau yang kamu arahkan padaku

atau setidaknya berpura-puralah hancur.

Pilihannya ada padamu.

Dia berkata bahwa

kita saling menodongkan pisau.

Kalian tidak cocok.

Kalian saling menodongkan pisau.

Kamulah yang membuatku membawa pisau.

Aku tidak akan menderita sendirian.

Di mana Nam Koo?

Dia pergi segera setelah menerima telepon.

Telepon dari siapa?

Entahlah. Seseorang datang untuk menemui Ayah.

Apa?

Mungkinkah itu Jeon Byung Soo?

Terima kasih banyak karena telah memberi Nam Koo kesempatan

walau dia tidak memenuhi persyaratan.

Dengan senang hati. Kami sangat berutang kepadanya.

Kudengar dia menyelamatkan keadaan

dalam iklan belanja dari rumah baru-baru ini.

Putriku banyak memujinya.

Kualitas produk adalah kuncinya, bukan tindakan Nam Koo.

Sayang, sudahlah.

Dia benar.

Produknya sendiri memang bagus.

Ayah senang kamu ada di sini. Perkenalkan, ini ibu Nam Koo.

Terima kasih banyak atas segalanya.

Aku sangat khawatir tangannya bisa cedera lagi.

Jadi, bagaimana tanganmu?

Tanganku hampir kembali normal. Aku sedang menjalani terapi fisik.

Itu berita bagus.

Kalau begitu, semua baik-baik saja.

Jangan terlalu khawatir.

Akan kupastikan Nam Koo baik-baik saja.

Terima kasih, Pak.

Nam Koo.

Bisa aku bicara denganmu?

Pergilah bersamanya. Ibu akan pulang.

Kamu tahu, bukan?

Tahu apa? - Bukankah kamu yang memberitahunya?

Soal apa?

Mo Ah akan memberitahumu, jadi, terserah saja.

Kamu tahu bahwa aku bukan putra kandung.

Inilah sebabnya aku tidak ingin kamu berada di dekat Mo Ah.

Kamu sepertinya selalu merusak rencanaku.

Sekarang setelah kamu tahu, kamu harus memberi tahu CEO Shin.

Tidak bisakah kamu membantuku sekali ini saja?

Aku tahu aku tidak pantas mendapatkannya,

tapi tolong bantu aku sekali ini saja.

Jangan biarkan Mo Ah bertindak gila.

Apa yang terjadi?

Kami berdiskusi soal mempertahankan Mo Ah sebagai model.

Kalau begitu, aku akan membahasnya dengan Nona Jung.

Berdasarkan temuanku, Mo Ah sudah meyakinkan model itu untuk berpihak.

Begitu rupanya. Tapi kita sebaiknya membiarkan ini.

Kenapa? Dengan bukti ini, kita bisa memaksanya untuk mengundurkan diri.

Dia hampir menghancurkan iklan itu.

Kita hanya akan semakin memprovokasinya.

Selain itu, Ayah mengaguminya.

Apa kamu baru-baru ini berbicara dengan Mo Ah?

Jangan bilang kamu masih menyukainya.

Jika kamu memprovokasiku, aku akan memberi tahu CEO Shin.

Itu akan menjadi akhir bagimu.

Aku sudah memiliki saham Ibu.

Tanpa Ayah,

aku pasti bisa menjatuhkan Paman.

Tentu saja tidak.

Aku sebenarnya ingin menanyakan sesuatu kepadamu.

Bagaimana jika Ibu tahu kalau aku bukan anak kandungnya?

Itu tidak akan mengubah apa pun.

Kamu sudah memiliki saham ibumu.

Kurasa nantinya kalian hanya akan bertengkar.

Bagaimana jika ayahku tahu?

Kakakku?

Maka itu akan menjadi akhir bagi kita.

Memangnya kenapa? Menurutmu orang lain tahu?

Tidak.

Aku bertanya untuk berjaga-jaga.

Jangan takut. Aku akan menjelaskannya kepadamu.

Jika ibumu tahu,

lakukan apa yang kamu bisa untuk membujuknya.

Tapi jangan sentuh kakakku,

karena dia sudah seperti ayahku.

Beri tahu CEO Shin tentang Do Hoon.

Kamu sudah bicara dengan Do Hoon?

Dia memintamu untuk membujukku agar berubah pikiran?

Kenapa kamu memberi tahu Do Hoon, tapi tidak memberi tahu CEO Shin?

Kamu ingin membuatnya marah?

Dia mendengarku memberi tahu bibiku.

Beri tahu CEO sekarang atau kamu akan terluka.

Mereka tidak akan bisa menyentuhku dengan mudah.

Terutama karena kamu juga tahu.

Selain itu, bibiku dan Mo Hyuk juga tahu.

Aku sebenarnya lebih mengkhawatirkanmu.

Aku tidak ingin melihatmu terluka.

Kenapa kamu tidak bisa mencemaskan dirimu sendiri?

Setiap langkah yang kamu ambil membuatku khawatir.

Do Hoon

bukan putra CEO Shin.

Dia palsu.

Kakak CEO Shin merekayasa hasil tes DNA.

Lalu kenapa kamu belum memberi tahu CEO?

Karena aku hanya akan membantu mereka.

Saat sedang bahagia, saat mereka akan sangat menderita,

saat itulah aku akan mengungkapkan rahasianya.

Astaga.

Benar-benar mengejutkan.

Sayang.

Bagaimana keadaan di TMO? Apa yang Mo Ah katakan?

Lihat? Sudah kubilang dia tidak akan mau mendengarkan.

Bagaimana mungkin kamu bisa menyuruh pulang seorang gadis muda?

Semua ini tidak perlu terjadi.

Dia bisa saja hidup damai bersama Do Hoon.

Apa kesalahan mereka di masa lalu hingga pantas mendapatkan ini?

Do Hoon yang harus disalahkan, tentu saja dia layak mendapatkannya.

Wanita jahat itu bukan ibunya.

Do Hoon bukan anak kandungnya.

Apa maksudmu?

Kalau begitu, siapa sebenarnya Do Hoon?

Dia bukan anak kandungnya. Semua itu bohong.

Kasihan Mo Ah.

Do Hoon masih memiliki kehidupan yang baik,

tapi Mo Ah dan Jae Min tidak perlu menderita seperti ini.

Kamu yakin Do Hoon bukan anak kandungnya?

Astaga. Bagaimana mungkin?

Ini sulit dipercaya.

Kenapa kamu tidak membantu kami?

Untuk apa?

Pasangan yang sudah menikah harus melakukan semuanya bersama.

Apa kalian tidak berencana untuk menikah?

Nenekmu belum merestui kami.

Kalian sudah melihat-lihat suvenir pernikahan.

Bukankah pernikahan kalian sudah pasti?

Shin Ae, astaga.

Biarkan saja mereka.

Biarkan mereka melihat-lihat suvenir pernikahan yang mereka mau.

Jadi, Ibu sudah merestui kami?

Terima kasih, Ibu. Terima kasih banyak.

Terima kasih, Ibu.

Nenek mau pergi?

Nenek rapi sekali.

Shin Ae, bisa kita bicara sebentar?

Kurasa ini tempatnya.

Benarkah? Kalau begitu, buka pintunya.

Baiklah.

Pintunya terkunci.

Kenapa Nenek ingin datang ke sini?

Mereka tidak mau mendengarkan, jadi, nenek ingin bertindak tegas.

Kenapa Nenek tega?

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left