نخستین 77 خط.
Anam_Knight_Tuban 09/12/2014
Kapan kau datang? -Tadi saat kau sedang berdoa
Sheku Baba, anak-anak lain sedang berlatih pedang, mengapa kau tak kesana?
Semalam aku tidak bisa tidur, maka sekarang aku sakit kepala, lagipula ada yang menggangguku
Semalam aku tidak bisa tidur, maka sekarang aku sakit kepala, lagipula ada yang menggangguku
Siapa yang mengganggumu? -Anak gadis yang ayah Ijinkan masuk Istana
Dia selalu menggangguku -Kenapa begitu?
Kau adalah seorang pangeran, siapa yang berani mengganggumu?
Dia selalu bersikap tak sopan padaku meski tahu kalau aku pewaris tahta
Dia tidak pernah menghormatiku dan selalu rnenggangguku tiap aku berada diluar sana
Dia tidak pernah menghormatiku dan selalu rnenggangguku tiap aku berada diluar sana
Dia jatuh ke kolam dan memarahiku lalu Ruqaiya memarahi clan memecat ayahnya dari istana
Baiklah, kau harus berlatih pedang dengan Rahim -Tapi...
aku akan melakukannya besok -Sheku Baba
Kau akan menjadi Raja, kau harus belajar gunakan pedang, paham?
Pergilah berlatih
Pergilah
Salim, bawalah Parsad ini
Hati-hatilah
Apa yang dikatakan Salim soal Ruqaiya? -Salim dan gadis itu bertengkar
lalu...
Aku berusaha untuk membuat Ruqaiya mengerti, tapi dia marah sekali
Dia tak mau mengerti
Salim tidak tertarik dengan kegiatan yang harus dia lakukan
saat anak-anak yang \ain berlatih pedang, dia tak mau ikut berlatih
Menurutku Salim tidak mempunyai semangat membela negerinya
Dia masih kecil, butuh waktu baginya untuk memahami sesuatu
Kita sudah lama tak keluar Istana bagaimana jika kita pergi kehutan dan mengajak Salim?
Kau akan berburu? -Jika saatnya tiba, Salim juga akan berburu
Mengapa kau ingin membawanya? -Aku ingin dia melihat dunia luar
agar dia mempunyai wawasan yang lebih luas akan dunia yang sebenarnya
Kau luar biasa, Ruqaiya, kau memecat seseorang dari istana
dan Mariam Zamani tidak bisa berbuat apapun
Aku tidak berniat menjatuhkan mertabat Jodha, aku ingin menghukum gadis itu
Sudah jadi tugasku agar semua menghormati pewaris tahta kerajaan Ini
Sudah jadi tugasku agar semua menghormati pewaris tahta kerajaan Ini
Yang Mulia bahkan tak bisa menentangku, lalu apa yang bisa dilakukan Mariam Zamani?
Itulah sebabnya Salim selalu mendengarkanmu
Benar, da sudah menganggapku sebagai ibunya
Tak lama lagi Salim akan berada dibawah kendaliku dan Jodha tak bisa melakukan apapun
Tak lama lagi Salim akan berada dibawah kendaliku dan Jodha tak bisa melakukan apapun
Apakah kau sudah menyerah? -tidak
kini giliranku jalan
Skak-mat
Ayah, mengapa kita pergi ke hutan?
Lapor, Yang Mulia
Ada apa?
Yang Mulia, aku sarankan agar anda tidak kesana karena ada perampok
mereka bisa menyerang Salim
Apa? Daerah ini berada dibawah kuasaku -Kita tak bisa ambil risiko
Ibu, apa yang dilakukan perampok?
Mereka merampas dan mengambil barang orang lain
Kau adalah seorang Raja, kau harus hentikan mereka
sehingga rakyat merasa aman
Sheku Baba, apakah pewaris tahta tidak punya tanggung jawab?
Aku akan kesana dan melawan mereka -Tapi itu bukan tugas seorang raja
Tugas utama raja adalah melindungi rakyatnya
Aku akan menumpas mereka
Jodha, penjaga akan melindungimu dan Salim
aku akan kembali setelah menumpas mereka
Sebagian prajurit ikut denganku dan sebagian melindungi Ratu Jodha
Kalian harus melindungi Sheku Baba, paham?
Aku serahkan pada kalian -Anda bisa percaya padaku, Yang Mulia
Sheku Baba, tunggu disini bersama ibumu
Ini tidak adil, mengapa hanya Salim yang diajak ke hutan?! Aku lebih pantas darinya
Benar, Yang Mulia lebih menyayanginya -Tidak seperti itu
Ibu beritahuku kalau Yang Mulia juga akan mengajakku berburu
Dan kami akan berburu bersama di hutan yang menyeramkan
Aku takkan pernah berburu, itu sangat berbahaya
Karena banyak binatang buas yang bisa menerkam kita kapan saja
Aku lebih baik berada disini saja
Jangan kuatir, kau akan dapat makanan yang banyak di hutan
dan aku akan melindungimu -Apa dihutan banyak makanan?
Karena aku bisa kelaparan -Sudahlah, ayo pergi
Ibu...
mengapa orang melakukan perampokan?
Karena mereka tidak tahu hal yang benar dan salah
No comments yet. Be the first to leave one.