نخستین 200 خط.
Ryogi.
Apa yang kaulakukan, Shikadai?
Dia bisa kabur, tahu!
Ya, aku tahu itu!
Kalau sudah di dalam kereta tinggal melaju sampai lewati perbatasan.
Takkan kami biarkan!
Sekakmat.
Shikadai!
berdiri dengan bangga menuju masa depan
mirai doudou mune hatte
tiada ruang 'tuk ragu, hari inilah batasnya
mayou hima naki kyou ga kyoukaisen
untuk sekarang, untuk saat ini
ima ha ima ha
kita simpan saja air mata ini
mada nakazu ni iyou
di masa depan yang kan datang
jissai no mirai de
dunia yang kita impikan bersama
issho ni negatta sekai ga
sedang menunggu, masih menunggu
aru yo aru yo mada
ku percaya itu
shinjiteru kara
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
dengan berlaku kasar, kita kan saling menyakiti
tsuyogatte kizutsuke kizutsuita
air mata yang kutunjukkan padamu
kimi to no namida moyou
ku pun merindukannya sekarang
sore mo ima ja sukoshi setsunai
lembaran ini berkilau dengan cerah
kagayaki irodoru ichi PAGE
berikanku kekuatan 'tuk balikkan lembaran selanjutnya
tsugi wo mekuru tsuyosa ni natteta
membentuk pusaran air di akhir drama ini
DRAMA no saki ni uzumaku no ha
ialah kelanjutan impian terbesar kita
saidai no yume no tsudzuki
berdiri dengan bangga menuju masa depan
mirai doudou mune hatte
bisa kita lakukan sekarang
ima yareru sa
hari inilah batasnya
kyou ga kyoukaisen
sampai jumpa, sampai jumpa lagi
mata ne mata ne
biarkan ku tersenyum dan mengatakannya
waratte iwasete
perasaan ini pun jadi rumit
nanmon nan da kanjouron
kita pun tersesat saat berpaling
nanimokamo ni mayou kedo
namun tak jauh dari jangkauan kita
nobasu nobasu te ni
kemajuan itu yang belum dijelajahi
mitou no shin tenkai
Peran yang Kuimpikan
Peran yang Kuimpikan
Peran yang Kuimpikan
Ryogi, cepat buka matamu!
Ya ampun, dasar keras kepala!
Jadi, kau orang yang sudah mendoktrin Ryogi dengan pemikiran bodoh?
Yang bodoh itu siapa coba?
Kalian pikir bisa selamatkan orang yang sudah putus asa dengan sifat naif kalian?
Kenyataan tak senaif itu, tahu!
Kalau sudah mengerti, tak perlu ikut campur, jadilah bocah saja dan pulang sana!
Kaupikir kata-katamu itu bisa buat kami menurut padamu?
Dengan mataku ini aku bisa lihat jelas kebusukanmu!
Ryogi, kenapa kau sampai sejauh itu melindunginya?
Karena nyawaku sudah...
...diselamatkan oleh orang ini!
Kau mau ikut denganku?
Bagaimana?
Tapi, tetap saja jadi perampok itu tindakan jahat, 'kan?
Apa itu jalan hidup yang kauharapkan?
Yang kuharapkan?
Itulah yang dikatakan oleh orang yang sudah hidup nyaman di desa ini.
Di dunia ini,
ada jalan hidup yang mau tak mau harus diterima dan dijalani oleh seseorang.
Kau hanya paksakan diri jalani kehidupan yang didoktrinkan padamu!
Apa hari-hari yang kita lalui saat bermain shogi itu hanya omong kosong belaka?
Kalau itu, sudah jelas hanya pura- pura agar bisa mendekatimu, 'kan?
Hanya begitu saja kau tak menyadarinya?
Kepalaku...
Ada apa, Ryogi?
Apa kau baik-baik saja?
Diam kau!
Jangan lagi bicara denganku!
Ryogi, gunakan itu!
Baik.
氷遁・水晶壁
Hyouton:
Hyouton:
Hyouton:
Suishouheki
Suishouheki
Suishouheki
Apa?
Berhati-hatilah.
Ini bukanlah Elemen Es biasa!
Tempat ini...
Kerja bagus, Ryogi!
Kepalaku...
Sudah, hentikan!
Tenanglah, Ryogi!
Lihatlah, wajahmu terlihat menyedihkan.
Sial!
Apa yang harus kita lakukan, Boruto?
Hoi, apa kau mendengarku, Boruto?
Kau...
Kau muncul dari mana?
Apa yang kaulakukan?
Ada apa, Boruto?
Kau bawa ke mana Shikadai?
Cih, dia terkena Genjutsu?
Begitu, ya!
Cermin!
Mana mungkin aku akan tertahan oleh ilusi penglihatan ini!
Maaf.
Aku sedikit bingung.
Apa kau mendapatkannya dari anak berambut hitam itu?
Begitu, ya.
Seperti itu, ya.
Jangan salah mengartikannya!
Dia tak berarti bagiku!
Kalau begitu, buktikanlah dengan singkirkan anak itu.
Aku akan periksa bagian depan.
Aku mengerti.
Tunggu.
Perlihatkan lukamu!
Aku akan merawatnya.
Baik.
Tenanglah, Boruto!
Klona Bayangan?
Jadi, ini yang dimaksud hampir kena?
Sial, lepaskan aku!
Siapa kau ini?
Kenapa kau selemah ini terhadap Genjutsu?
解
Kai
Kai
Kai
Shikadai?
Jangan-jangan, aku terkena Genjutsu, ya?
Sepertinya begitu.
Begitu, ya.
Dengan salurkan chakra pada seseorang yang terkena Genjutsu,
Genjutsu-nya bisa terlepas, ya.
Sejak masih kecil, aku sering jadi bahan percobaan Mirai.
Untung saja dia ajariku cara hadapi Genjutsu.
Sakit, tahu!
Apa-apaan itu?
Berisik, itu untuk pelampiasan kekesalan!
Bos.
Kalau kita lewati gunung itu, kita sudah aman.
Ya.
Kau benar.
Kenapa?
Jangan-jangan, Ryogi itu juga terkena Genjutsu?
Kemungkinannya cukup tinggi.
Kita tak boleh sampai terlibat,
dan harus melaporkannya pada ninja sekelas Chunin atau di atasnya.
Itu adalah perintah untuk Genin seperti kita, 'kan?
Memangnya kenapa?
Seharusnya, kau itu tak perlu temani pelanggar aturan sepertiku.
No comments yet. Be the first to leave one.