نخستین 200 خط.
-=Episode 2. Detektif yang dapat melihat hantu. Bag. II=-
Ajussi, sakit sekali.
- = Meninggalkan anak yg kehilangan ibu. untuk menjaga rahasia = -
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh:
Diterjemahkan oleh: ~
Diterjemahkan oleh: ~ A
Diterjemahkan oleh: ~ Ak
Diterjemahkan oleh: ~ Akk
Diterjemahkan oleh: ~ Akka
Diterjemahkan oleh: ~ Akkar
Diterjemahkan oleh: ~ Akkari
Diterjemahkan oleh: ~ Akkarin
Diterjemahkan oleh: ~ Akkarin ~
Diterjemahkan oleh: ~ Akkarin ~
Aku tidak sengaja melakukannya.
Bagaimana caramu melakukannya?
Merasukinya! Bagaimana kau bisa masuk ke badannya?
Aku sudah bilang aku tidak tahu. Hal itu belum pernah terjadi.
Mendadak , tiba-tiba saja...
Jadi kau berpura-pura menjadi orang lain?
Itu karena aku kaget.
Dan rasanya menyenangkan bisa ada kesempatan untuk keluar dari sini.
Tanpa sadar aku...
Karena kau, Seon Woo dalam bahaya , tahu tidak?
Berhentilah mengganggu orang.
Jangan pernah muncul di depanku lagi dan jangan pernah berbicara padaku lagi.
Kalau kau masuk ke tubuh orang lain lagi,
saat itu aku benar-benar tidak akan melepaskanmu.
Kau sudah datang?
Astaga!
Kau... kemarin tidak pulang ke rumah?
Kelihatannya begitu.
Kemarin aku bersama Yoon Cheo Yong Seonbae di atap...
Itu sebabnya kau kelelahan dan datang tiba-tiba seperti tsunami.
Ya, dengan Lee Jong Yeon.
Baiklah! Aku akan kesana sekarang juga!
Tentang apa itu?
Korban penculikan taksi, baru saja sadar.
Ayo.
Jujur saja, saya tidak begitu ingat detail-detailnya.
Saya naik taksi, lalu menguyah permen karet pemberian supir taksi.
Setelah itu saya pingsan.
Beberapa saat kemudian, saya bangun mendengar suara-suara.
Saya melihat supir taksinya mati di depan saya.
Dan tiba-tiba, pria itu melukai leher saya dengan pisaunya...
Mungkin sulit bagi Anda, tapi apakah Anda ingat wajah pria itu?
Kulitnya hitam. Dan pandangan matanya liar.
Waktu itu sangat gelap dan dia memakai topi.
Saya tidak bisa mengingat apa-apa lagi...
Terima kasih atas kerjasama Anda.
Dan jika Anda ingat sesuatu...
Jaga diri Anda baik-baik...
Tato...
Iya! Pria itu punya tato bintang hitam di belakang lehernya.
Kau tahu ini apa?
Kau tidak melihat sesuatu seperti ini dengan ibumu atau orang lain?
Se Joon.
I ni waktunya minum obat. Robotnya ditaruh dulu ya.
Sekarang tanganmu.
Kalau kau syok lagi, kali ini bisa serius!
Jangan keras kepala, biar kita suntik.
Se Joon, kau harus mau.
Setelah selesai, kau bisa bermain dengan robotmu lagi.
Biarkan saja dia.
Kalau kau ingin mati, silakan saja.
Pak!
Tidak peduli seberapa gigihnya kau menunggu, ibumu...
Seonbae!
Apa yang kau lakukan?
Terhadap anak kecil, bagaimana kau bisa...
Benar-benar!
Seonbae.
Korban wanita yang kau selamatkan telah sadar.
Itu bagus.
Kau benar-benar tidak tertarik dengan kasus ini?
Lalu kenapa kau datang ke rumah sakit? Apa bukan karena kau khawatir akan anak itu?
Korban bilang bahwa di belakang leher tersangka yang membunuh Jo Dong Chan,
ada tato bintang hitam.
Kau tahu sesuatu tentang itu?
Tato bintang hitam?
Ada apa sebenarnya?
Apa?
Alasan kenapa kau merubah pikiranmu dalam sehari.
Menunggu setiap hari tanpa mengetahui orang tuamu sudah meninggal atau masih hidup,
tidak ada yang lebih membuat gila lagi.
Kau ini siapa?
-=Petugas Asuransi: Lee Min Yeong=- Kau ini siapa?
=Petugas Asuransi: Lee Min Yeong=-
Agustus... minggu lalu? -=Petugas Asuransi: Lee Min Yeong=-
Agustus... minggu lalu?
Sebelum kita kehilangan kontak, saya bertemu dengan Joo Yeon.
Di sebelah sana.
Kau membatalkan dana asuransimu, apa ada yang terjadi?
Eonnie...
Apa kondisi Se Joon memburuk?
Se Joon bisa hidup.
Benarkah?
Mereka sudah menemukan donornya?
Tanggal operasinya sudah ditentukan.
Bagus sekali!
Hari yang luar biasa dan kau menangis, seperti orang bodoh.
Aku merasa aku akan menjadi gila, airmataku tidak mau berhenti.
Se Joon... saat aku memikirkan betapa menderitanya dia selama ini...
Kau jauh lebih menderita lagi.
Pelanggan, cukup sudah dan segera tanda tangani ini.
Baru pertama kali aku merasa senang sekali ada yang membatalkan asuransinya.
=Min Joo Yeon=-
Itu yang terakhir.
Seorang ibu yang gembira luar biasa tentang operasi, meninggalkan anaknya...
Sama sekali tidak masuk akal.
Operasi transplansi ginjal sudah di jadwalkan.
Ini aku. Kau sudah menyelidikinya?
Chinatown?
Hwang Poong Ho.
Itu kau kan? Hwang Poong Ho.
Aku Hwang Poong Ho.
Aku Hwang Poong Ho.
Aku Hwang Poong Ho juga.
Aku Hwang Poong Ho.
Kau Hwang Poong Ho?
Berhenti memukulku!
Kenapa kau melakukan hal ini?
Melelahkan sekali!
Prostitusi, masuk Korsel secara ilegal. Pelanggaran hukum narkotika.
Kau siapa?
Lepaskan aku sekarang juga!
Ditambah perjudian ilegal dan menghalangi penyidikan.
Kenapa kau melakukan ini padaku?
Pria dengan tato bintang hitam di belakang lehernya.
Kau mengenalnya, kan?
Aku tidak tahu. Apa itu?
Kau tidak mengerti situasimu, ya?
Meskipun tidak tahu, kau harus mengatakan kalau kau tahu.
Karena harga diri, atau kesetiaan?
Kau pikir aku akan mengatakannya?
Jika kau kuberitahu, aku pasti akan mati!
Kalau begitu, kau mati saja sekarang.
Apa?
Kau mau kemana? Lepaskan aku! Sekarang! Cepat!
Cepat kemari! Cepat kemari!
Lepaskan aku! Cepat!
Wah, kau masih sangat beruntung. Satu menit lagi...
pasti akan ke sebelah sini.
Baiklah! Baiklah! Akan kukatakan! Akan kukatakan!
Tolong lepaskan ini!
Katakan padaku.
Bintang hitam. Ada organisasi bernama Hei Xing.
Hei Xing.
Aku dengar beberapa di antaranya sudah tiba di Korsel.
Tapi aku benar-benar tidak tahu siapa dia.
Aku tidak bohong!
Tolong lepaskan aku!
Coba lihat.
Perampokan atau penculikan. Meminta tebusan kepada keluarga.
Atau mengambil organ tubuh untuk jual-beli ilegal.
Sekelompok bajingan.
Ajussi, sakit sekali.
Jual-beli organ tubuh.
Apa ini?
Apa, bukannya kau mencari tato bintang hitam?
Apa yang hantu itu ingin perlihatkan padaku?
Aku rasa, bukan sesuatu yang buruk.
Tapi sangat sedih.
Dan sangat tulus.
Di kasus-kasus yang lain, bisa di pastikan penculikan di lakukan di taksi pada pagi hari.
Deskripsi saksi mata yang terakhir juga konsisten.
Aneh sekali.
Karena anaknya, Ajumma tidak bisa sering meninggalkan rumah sakit.
Apalagi dini hari...
Jangan-jangan...
Ajussi.
Tunggu sebentar. Dengarkan aku dulu.
Bukankah aku sudah pernah bilang, jangan pernah muncul di hadapanku dan jangan pernah berbicara lagi padaku.
Ini untuk yang terakhir kalinya. 1 menit saja.
Bagaimana jika Min Joo Yeon Ajumma tidak meninggalkan rumah sakit?
Kita pergi makan dulu.
Coba pikir, tidakkah kau merasa ini aneh?
Diperkirakan dia menghilang tanggal 4 September.
Ajumma sama sekali tidak tertangkap kamera CCTV rumah sakit?
Jadi, Min Joo Yeon hilang di rumah sakit?
Aku tidak terlalu yakin.
Apa mungkin sesuatu terjadi di rumah sakit?
Kau tidak apa-apa?
Bagaimana jika Min Joo Yeon Ajumma tidak meninggalkan rumah sakit?
Apa mungkin sesuatu terjadi di rumah sakit?
Rumah sakit. Rumah sakit.
Coba kau lihat ini.
Untuk berjaga-jaga saja, aku mencetak daftar tunggu operasi.
Daftar ini di dapat dari Pusat Transplantasi Organ.
Lihat bagian yang di tandai.
Beberapa orang di daftar ini membatalkan tanpa alasan jelas.
Mereka adalah orang-orang kaya dan berpengaruh seperti profesor dan pengusaha.
Dan setelah itu, mereka malah menerima operasi transplansi.
Mereka memakai organ yang di dapat secara ilegal.
Bukan hanya itu saja.
Ada lagi yang lebih mencurigakan.
Semua operasi transplansi itu dilakukan di rumah sakit yang sama.
Rumah Sakit Dong Sin?
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.