نخستین 200 خط.
Saat kau memikirkan apa itu "kehidupan SMA", yang terpikir adalah "mawar yang berwarna".
dan saat kau memikirkan "mawar yang berwarna", yang terpikir adalah "kehidupan SMA".
Pemikiran itu sangatlah wajar,
karena biasanya orang menganggap kehidupan SMA itu seperti mawar yang berwarna.
Tapi aku berpikir, kalau tak semua siswa memiliki kehidupan seperti mawar yang berwarna.
Contohnya seperti orang yang tak suka belajar, tak suka olahraga,
dan juga orang yang tak memiliki kehidupan cinta.
Adakah siswa yang ingin kehidupannya "abu-abu" saja?
Ya, kalau memang ada, pastilah siswa itu akan merasa sangat kesepian.
Houtarou ini punya masalah "suka menyakiti diri sendiri".
Menyakiti diri sendiri?
Orang yang selalu menolak belajar, olahraga dan kehidupan cinta.
Lebih tepatnya adalah orang yang berwarna abu-abu.
Itu semua sesuai dengan Houtarou, 'kan?
Aku tak memungkiri soal itu.
Mungkin itu dalam perspektifmu.
"Tak mau buang-buang tenaga", seperti itulah Houtarou itu.
Hanya melakukan hal-hal yang tak menyusahkan,
kau juga tak tertarik pada kegiatan yang kelihatannya menghabiskan banyak energi.
Dan motomu itu adalah...
Kalau kau tak ingin melakukannya, tak perlu dilakukan.
Kalau kau ingin melakukannya, lakukanlah dengan cepat.
Ya, 'kan.
Tapi Houtarou,
dari luasnya SMA Kamiyama ini, ada banyak sekali klub di sini,
kalau dilihat dari semua klub itu,
tak terlihat kalau ada dari semua orang itu yang termasuk dalam orang yang berwarna abu-abu.
Kalau yang kausebut itu adalah "kesepian",
tak lain adalah pembiasan dari menyakiti diri sendiri.
Kau ini orang yang bermulut tajam, ya.
Apa maksudnya bicara seperti itu di saat seperti ini?
Kita sudah bersama sejak SMP, 'kan?
Terserahlah. Pulang duluan saja sana.
Duluan? Maksudnya apa?
Itu...
Yang benar.
Formulir Pendaftaran Klub
Nama Klub
Klub Sastra
Houtarou Oreki
Tahun
Kelas
Nomor
Nama
Formulir pendaftaran klub?
Houtarou ingin bergabung dalam sebuah klub?
Klub Sastra
Dan juga itu adalah klub sastra!
Kau sudah tahu?
Tentu saja!
Tapi kenapa Houtarou ingin masuk ke klub sastra?
Itu adalah surat dari kakaknya Houtarou, 'kan?
Dia mengirimnya dari suatu tempat di India, entah apa namanya, Benaras atau apalah.
Coba aku lihat.
Sepertinya ini akan jadi masalah, ya.
Ini permintaan dari kakakmu, ya?
Saat ini klub itu sedang kekurangan anggota dan akan dibubarkan.
Dia ingin aku ikut agar klub itu tetap hidup.
Kalau tak salah kemampuan spesial kakakmu itu...
Aikido dan ilmu bela diri Thailand.
Kalau kau ingin melawannya, silakan saja datang kepadanya.
Jadi, kau tak bisa menolaknya!
Ya, "aku ini tak bisa melakukan apa-apa", perkataan kakak itu memang benar.
Klub itu tak ada anggotanya, 'kan?
Ya.
Kalau begitu, kau akan sendirian di klub sastra itu, 'kan!
Kau akan mendapatkan ruangan pribadimu di sekolah ini, bukankah itu bagus?
Ruangan pribadi?
Aku sungguh kagum dengan energi kehidupan yang mereka miliki.
RUANG GURU
Orang-orang sepertinya salah paham terhadap diriku.
Aku ini tak berpikir kalau aku memiliki tenaga yang lemah.
Aku hanya tak ingin membuang energi ini untuk hal yang percuma.
Aku hanya merealisasikan motoku sendiri.
Kalau kau tak ingin melakukannya, tak perlu dilakukan.
Kalau kau ingin melakukannya, lakukanlah dengan cepat.
O r e k i
Lihat ini.
RUANG PERALATAN GEOGRAFI
Lantai empat gedung kejuruan.
Cukup jauh juga.
duduk bosan di samping jendela
taikutsu na madobe ni
diterpa oleh angin
fukikomu kaze ni
lalu kupalingkan wajahku
kao wo shikameta no wa
karena ku malu akan diriku sendiri
terekusasa no uragaeshi
ZainuddinAri
mempersembahkan
Hyouka
kukepal semua ambisiku hari ini dalam telapak tanganku
aimai ni unazuku tenohira no kyou
kau agak terlalu berlebihan tentang diriku
egaiteru jibun wa sukoshi oogesa de
kurasa ada sesuatu yang berubah darimu
nani ka kawarisou na ki ga shiteiru yo
hatiku ini pun terpanggil oleh dirimu
kokoro ni yobikakeru kimi no sei da ne
langit berawan kini mulai menghilang
kumorizora nozoita yokan
kueratkan tanganku dengan segala keberanian yang kumiliki
te wo nobasou itsu yori mo chikaradzuyoi yuuki de
cahaya dan kegelapan masih begitu jauh
hikari mo kage mo mada tookute
meski begitu pun kita tetap
sore demo bokura wa
ingin tahu alasan untuk tetap menyayangimu
yasashisa no riyuu ga shiritai
sekarang ku tak perlu 'tuk tahu namanya
ima wa dare no namae demo nai
cahaya bersinar dari sana
kagayaki no kanata he
tinggalkan semua masa lalu dan terus hadapi ke depan
zenbu kako ni naru mae ni
ayo kita temukan
mitsuke ni ikou
Selamat siang.
Kembalinya Klub Sastra dan Tradisinya
Kembalinya Klub Sastra dan Tradisinya
Kembalinya Klub Sastra dan Tradisinya
Kembalinya Klub Sastra dan Tradisinya
Kembalinya Klub Sastra dan Tradisinya
Kembalinya Klub Sastra dan Tradisinya
Kembalinya Klub Sastra dan Tradisinya
Kembalinya Klub Sastra dan Tradisinya
Kau juga di klub sastra, Oreki?
Kembalinya Klub Sastra dan Tradisinya
Kembalinya Klub Sastra dan Tradisinya
Siapa kau?
Kau tak ingat?
Aku Chitanda.
Eru Chitanda.
Maaf, aku sama sekali tak tahu.
Kau ini Houtarou Oreki, 'kan?
Dari kelas 1-B?
Ya.
Aku dari kelas 1-A.
Anu, tapi itu tak begitu menjelas-
Kelas A? Karena pencampuran kelas, ya?
Mungkinkah, kita di kelas musik yang sama?
Ya!
Padahal kita hanya punya satu jadwal yang sama,
bagaimana dia bisa mengingatnya?
Jadi, Chitanda...
Kenapa ada di ruangan ini?
Ya.
Aku ikut bergabung dengan klub sastra, jadi aku datang untuk memperkenalkan diri.
Aku ikut bergabung dengan klub sastra.
Aku ikut bergabung dengan klub sastra.
Ke klub sastra?
Kenapa kau bisa...
Aku memiliki alasan pribadi.
Kalau Oreki, bagaimana?
Ya, kalau sudah ada anggotanya, sepertinya sudah cukup.
Kakak, bersyukurlah.
Klub sastra akan terus hidup.
Kalau begitu, aku sampai di sini saja.
Sudah mau pulang?
Ya. Berjuang, ya.
Jangan lupa kunci pintunya.
Aku tak bisa menguncinya.
Kenapa?
Aku tak punya kuncinya.
Ini.
Kenapa Oreki memiliki kuncinya?
Kenapa, ya?
Aku tak bisa masuk ke ruangan kalau tak ada kunci, 'kan?
Tunggu, kau, eh... maaf-
Chitanda, bagaimana bisa masuk ke ruangan ini?
Karena pintunya tak dikunci.
Tapi saat aku ke sini pintunya terkun-
Maksudnya terkunci itu, pintunya?
Benar.
Yang artinya, tadi aku terkunci di sini, 'kan?
Kau punya kuncinya, 'kan?
Lalu kau menguncinya dari dalam.
Aku tak melakukan hal itu!
Tapi aku yang membawa kuncinya.
Selain kau yang menguncinya, siapa lagi?
Oh ya, apa yang di bawah sana itu temanmu?
Satoshi.
Ya, maaf-maaf!
Aku tak bermaksud menguping atau apa pun itu.
Alasanmu tak bisa diterima.
Kau tahu, aku melihat bayangan Houtarou masuk dari luar kelas,
dan aku melihat dia sedang berbincang dengan gadis di bawah sinar matahari senja.
Sudah pasti aku akan penasaran, 'kan?
Aku tak ingin mengganggu pertemuan yang romantis sepulang sekolah ini, dan juga-
Anu, aku-
Apa benar yang kaukatakan itu?
Yang benar saja, tentu saja bercanda.
Begitu, ya.
Maaf ya, dia memang seperti ini.
Lelucon itu menarik, tapi ada batasnya.
Kalau mengarah menuju kesalahpahaman, maka akan menjadi kebohongan.
Itu adalah motoku.
Oreki, dia siapa?
Namanya adalah Satoshi Fukube.
No comments yet. Be the first to leave one.