My Royal Nemesis

My Royal Nemesis (멋진 신세계)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗠𝗬 𝗥𝗢𝗬𝗔𝗟 𝗡𝗘𝗠𝗘𝗦𝗜𝗦 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟬𝟳 𝗡𝗙𝗫 𝗪𝗘𝗕
ناشر Coffee_Prison

برچسب‌ها

webdl
official_release
netflix_synced
تاریخ انتشار: 2026-05-30
تعداد دانلود: 54
مخصوص ناشنوایان: No
FPS: 25

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

MY ROYAL NEMESIS

Jadi, kuperingatkan.

Dengar baik-baik yang akan aku katakan.

Aku akan melakukan sesuatu,

jika kau ingin lari, ini saatnya.

Kuberi tiga detik.

Satu.

Dua.

Tiga.

Shin Seo-ri, kau dalam masalah.

Sebenarnya,

aku tak pernah

berniat melepaskanmu.

Kau yang menarikku.

Jadi, sekarang,

kau tak akan ke mana-mana.

Apa ini?

Ini Cheomjado dari Qing.

Hadiah untuk teman tersayangku.

Jika ingin memberi hadiah,

seharusnya kau membawa manisan.

Kenapa belati perak?

Jadi…

Kau sama sekali tak menyukainya?

Apa itu belati perak?

Belati untuk melindungi diri wanita,

tetapi sering dipakai untuk mengakhiri hidup.

Karena aku tak akan memakainya untuk itu,

aku kugunakan untuk mengupas kastanya saja.

Apa kau

sedang menceramahiku karena memberimu hadiah?

Kau tidak takut padaku?

Bukankah sudah kukatakan?

Aku sama sekali tidak takut.

Itu sebabnya aku tak paham

kenapa ada rumor mengerikan seperti itu.

Ada rahasia

di balik rumor itu.

Mau kuberi tahu?

Rumor tentang Goblin Buta dan Pangeran Hantu itu…

Aku yang memulainya.

Namun, kenapa…

Makin mengerikan rumor itu,

makin baik rumor itu melindungiku.

Tidak ada

yang berani mendekatiku.

Namun, sekarang ada masalah.

Kau sudah terlalu dekat,

dan kau bahkan tahu semua rahasiaku.

Sekarang, harus kuapakan kau?

Haruskah kubunuh?

Atau kubiarkan hidup?

Sudahlah.

Satu-satunya temanku bisa saja menusukku,

jadi aku harus berhati-hati.

Apa ini karena bulan purnama?

Kenangan aneh bermunculan.

Atau mungkin karena suara angkuh itu?

Memangnya kenapa dengan suaraku?

Merdu di telingamu?

Aku sering dengar kata-kata itu.

Para wanita bilang suaraku seteduh ASMR…

Tunggu, apa? Kenangan apa?

- Jangan bilang mantan pacar. - Kau.

Hentikan ocehanmu yang tiada habisnya.

Aku jadi tak bisa berpikir.

Kuperjelas sekarang. Aku pencemburu berat.

Aku tak mau dengar bualan cinta pertama.

Merindukan pria lain di depanku?

Aku sangat benci hal seperti itu. Sungguh.

Mungkin aura bulan purnama

mengusik hatiku?

"Bulan yang terang terbit, mengungkapkan cintaku yang indah."

"Perlahan mengguncang dan mekar."

"Hatiku sakit karena rindu."

Kenapa tiba-tiba jadi filosofis begitu?

Jika indah, kenapa terasa sakit?

Kulihat kau juga memiliki wajah pendosa.

Kau pasti akan mematahkan banyak hati gadis.

Wajah itu ditakdirkan untuk berkhianat.

Kau benar-benar terpikat.

Pantas saja kau membuat hati sakit.

Jujurlah. Kau tak pernah "impoten secara romantis", bukan?

Kau pemain ulung, bukan? Ketahuan.

Kau mempermainkanku seperti yoyo.

Apa-apaan…

Sekarang kau malah tertidur?

Sementara jantungku rasanya hampir meledak.

Sialan.

Dia benar-benar tertidur.

EPISODE 7 SISI GELAP BULAN

Setelah hari yang suram berlalu,

matahari baru yang menyenangkan akan terbit.

Ada sinar mentari hangat,

dan aku terselimuti

dalam seprai sutra yang lembap ini.

Tunggu.

Kenapa ini…

Aku melewati ruang dan waktu lagi?

Astaga. Kurasa aku tertidur.

Dia pergi ke mana lagi?

Dia meninggalkanku di sini?

Sial.

Shin Seo-ri.

Shin Seo-ri!

Seo-ri, kau gila?

- Apa yang kau lakukan? - Jawab sendiri!

Asal berenang, kau bisa tenggelam!

Berenang ke mana? Kita ada di mana?

- Kau tak tahu? - Tidak.

Kita datang bersama.

Aku datang bersamamu?

Aku tak ingat itu.

Tunggu. Kau pingsan?

Kita ada di mana?

Ya. Tak ada satu orang pun.

Seperti pulau terpencil.

Jangan bercanda.

Pulau terpencil?

Kenapa tiba-tiba di pulau terpencil?

Aplikasi melacaknya di sana sepuluh menit lalu.

Aplikasi? Kau melacak ponselnya?

Bu Kim, bagaimana bisa kau tak tahu?

Asisten yang kompeten

memasang aplikasi pelacak di ponsel bosnya.

Itu sudah standar.

PELACAKAN LOKASI RADAR CINTA PAK CHA

Aku tak bersalah.

Kenapa dibuang ke sini?

Tidak, aku harus sadar.

Jika tetap tenang, aku pasti menemukan jalan.

Cha Se-gye!

Kau bisa menyelam?

Berenang? Tidak, aku seperti batu.

Kalau begitu, nyalakan api…

Tak ada korek. Aku berhenti merokok.

Benar, ponsel!

Kita minta bantuan…

Baterainya habis.

Kita harus melakukan sesuatu. Jangan menolak semua ide.

Kita tak bisa apa-apa.

Kita hidup di sini.

Omong kosong.

Kita hidup di sini?

Kita berdua terjebak di pulau terpencil. Apa yang bisa kita lakukan?

Kita harus membangun kehidupan yang nyaman bersama.

Romantis sekali.

Mont Saint-Michel versi kita.

Jadi, kita resmi sekarang?

Jika mau, kau boleh memanggilku suami.

Suami, apanya.

Kau yang menarikku.

Apa yang terjadi semalam?

- Ke Pulau Ieo. - Ke Pulau Ieo.

- Ke Pulau Ieo. - Ke Pulau Ieo.

- Terus. - Terus.

- Dayung, tarik. - Dayung, tarik.

Tunggu.

Itu…

Ya, itu Gunung Halla.

Kenapa ada di sana?

Kalian ke sini

semalam saat air surut, lalu terjebak.

Jika bukan karena kami,

kalian akan terjebak sampai malam.

Kau senang mempermainkanku?

Kau bilang ini pulau terpencil.

Memang pulau terpencil. Yang jaraknya sangat dekat dari Jeju.

Harusnya kau bilang dari tadi.

Kita sama-sama minum,

tetapi cuma aku yang mempermalukan diri.

Aku tidak minum.

Kau yang minum semua.

Aku melihatmu minum. Kau teguk habis.

Aku berpura-pura. Menyenangkan jadi satu-satunya yang sadar.

Kau kira aku badut yang menghiburmu?

Jadi,

kalian menikmati Pulau Seogeon?

Kuharap kalian menikmati malam yang panjang.

Memangnya kalian tak paham?

Mereka masih muda. Wajar menghabiskan malam panas bersama.

Enak sekali jadi muda.

- Malam panas. - "Malam panas"?

Astaga. Lihat wajah pria itu.

Seperti baru keluar dari pemanggang kastanya.

- Wajahnya sangat merah. - Ya.

Seperti habis menyelam.

Astaga.

Kau paham yang nenek-nenek itu katakan?

Aku tak yakin, tetapi terdengar seperti bicara cabul.

"Bicara cabul"?

Mereka menatap kita dengan aneh.

Seolah aku baru ketahuan mencuri kastanya panggang.

Jangan ajak bicara.

Kurasa "kastanya panggang" itu kiasan.

Tidak, mereka menatapku seolah aku merebut suami orang.

Jangan tatap mereka.

- Kakak. - Ya?

Gadis muda itu…

Kurasa aku pernah melihatnya.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left