نخستین 200 خط.
Aku ingat kau selalu menyuruhku
untuk menjauhi Ohm.
Dia orang jahat.
Jay.
EPISODE SEBELUMNYA
Aku bisa menerimanya, Presdir.
Aku yakin bisa membantu Meena di proyek ME Medical Center.
Kau harus belajar
mengelola pekerjaanmu
dan menjadi lebih menawan.
Aku bisa mengajarimu.
Jadi, kau akan menjadi lebih cantik,
berkelas, dan pintar.
Aku akan melakukan hal yang benar.
Apa pun hasilnya.
Aku ingin Ayah melihat foto-foto ini.
Apa menurut Ayah mereka lebih
dari sekadar rekan kerja?
Aku akan menemanimu.
Apa pun yang terjadi,
aku akan mendukungmu.
Putramu menderita talasemia.
Dia butuh transfusi darah.
Kau akan tetap di sini sendirian?
Aku bisa memanggil perawat pribadi.
Tak perlu.
Aku akan meminta Pawinee membawakan pakaianku.
Soal perawat pribadinya,
aku akan membutuhkannya besok pagi.
Aku harus menyelesaikan pekerjaanku di kantor.
Terserah kau saja.
Terima kasih, Ohm,
karena selalu membantuku.
Tak masalah.
Kita semua bagian dari keluarga JS.
Permisi.
Jika butuh sesuatu, hubungi saja aku.
Baiklah.
Ayo, Jay.
RUMAH SAKIT INTARARAT
Tekanan darahnya normal, tapi dia masih demam.
Aku akan mendinginkannya dengan lap.
- Tak usah. Biar aku saja. - Baiklah.
KAMAR PRIBADI PATTARANAN PAKDIBORILUK
Halo?
Aku di lobi sekarang.
- Kau Bu Meena? - Ya.
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
Pak Suchart mengutusku untuk menjaga Mark.
Tolong jaga dia baik-baik. Aku akan meneleponmu setelah rapat.
Jangan cemas.
Aku sudah tanya kepada dokter.
Dia bilang putramu akan membaik setelah transfusi darah.
Dia bisa pulang sore ini.
- Tolong jaga dia. - Baiklah.
- Terima kasih. - Ya, Bu.
TALASEMIA ADALAH KELAINAN DARAH KETURUNAN
DENGAN CIRI PENURUNAN PRODUKSI HEMOGLOBIN
ITU BISA DITURUNKAN DARI ORANG TUA MELALUI GEN
Permisi, Ohm.
- Ya? - Pak Suchart menelepon dari ruang rapat.
Dia ingin kau membawa tata letak listrik untuk lobi Medical Center
yang sudah kau ubah ke kantor Meena.
Sekarang.
- Baiklah. - Terima kasih.
WAKIL PRESDIR EKSEKUTIF SENIOR
Ternyata kau.
Masuklah.
Baiklah.
Letakkan di meja,
dan tunggu di sini.
Baik.
Kau makin kurus.
Pinggangnya harus dikecilkan.
Lihat?
Sudah kubilang kemarin kau harus makan lebih banyak.
Kau bilang harus mengecilkan perutmu untuk hari besar itu.
Bagaimana menurutmu, Ohm? Bukankah dia cantik?
Ya.
Halo?
Baik. Aku akan meneleponmu kembali. Ya?
Ya?
Ada rapat mendesak.
Meena dan aku akan memeriksanya nanti.
Jika kami ingin membuat perubahan, kami akan memanggilmu.
- Kalau begitu, aku permisi. - Tunggu.
Kau juga diundang.
Aku sangat senang.
MEENA PAKDIBORILUK DAN SUCHART WATCHARAWAT
Ini pernikahan kecil. Kami tak mengundang banyak tamu.
Hanya rekan kerja dan teman dekat.
Terima kasih banyak.
KAMI MENGHARAPKAN KEHADIRANMU
DI PERNIKAHAN MEENA PAKDIBORILUK DAN SUCHART WATCHARAWAT
SELASA, 10 NOVEMBER 2020, PUKUL 17.00
Hei. Itu undangannya?
Astaga.
Mereka akan segera menikah seperti katamu.
- Lihat? - Coba kulihat.
- Mereka akan menikah pekan depan. - Astaga!
Apa kubilang? Apa setelanmu akan siap tepat waktu?
Sudah kubilang beli saja. Siapa yang menjahit jas di zaman sekarang?
Ayo ke pasar.
- Siapa yang membeli jas dari pasar? - Aku akan kembali.
- Kau norak sekali. - Apa temanya?
Rahasia.
- Kau harus melihatnya sendiri. - Benarkah?
Ya, Nong.
Aku sedang rapat.
Meena dan calon menantumu juga sedang rapat.
Jadi, dia ingin aku memintamu
menjemput Mark dari rumah sakit
dan membawanya pulang.
Dokter bilang periksa dia sekitar pukul 14.00.
Saat Meena selesai rapat, dia akan segera pulang.
Ya. Kau tak perlu naik taksi.
Aku akan meminta sopir kami menjemput kalian.
Kau bisa beri tahu perawat pribadi itu
bahwa kau nenek Mark, Nonglak.
Meena sudah menelepon perawatnya.
Ya.
Jika Meena mengatakannya di depan ayahmu dan Ohm
bahwa mereka hanya rekan kerja,
maka itulah akhirnya, Jay.
Itu harus menjadi akhirnya.
Namun, kenapa aku masih merasa
masih ada sesuatu di antara mereka
dari cara mereka saling menatap?
Aku…
Aku tak tahu bagaimana menjelaskannya.
Seolah-olah mereka berdua
masih punya perasaan yang belum terselesaikan.
Meskipun mereka benar pernah bersama, atau menjalin hubungan,
jika aku menjadi Ohm,
perasaanku tak akan sama
jika gadis itu mengatakan hal seperti itu di depanku.
Semua orang harus menjaga martabat mereka.
Kurasa Ohm tahu
apa yang boleh atau tak boleh dia lakukan.
Namun, aku masih tak memercayai mereka.
Ayahmu dan Meena akan menikah sepekan lagi.
Tak akan ada yang akan mengubah fakta itu, Jay.
Jangan terlalu cemas.
Aku akan rapat sekarang.
Terima kasih, Gun.
Kau mau ke mana?
Aku akan menjemput Mark.
Perawat menelepon dan bilang dia sudah boleh pulang.
Kau mau kuantar?
Terima kasih.
Namun, aku tak mau mengganggumu.
Ya, Suchart?
Nanti kita bicara lagi. Permisi.
Ya. Aku akan menjemput Mark.
Ohm?
Kabarmu baik, Mink?
Ini…
Meena, Ohm.
Apa maksudnya ini?
Paman Ohm.
Hai, Mark.
Aku sangat merindukanmu.
Tunggu.
- Kau sudah sembuh, 'kan? - Ya.
Bagus.
Aku sangat merindukanmu.
Bisa tolong bawa dia masuk?
Mark.
Ayo makan camilan.
Ya, Nenek.
Ayo.
Ambil camilanmu.
Kita harus bicara.
Kemarilah.
Halo?
Kenapa kau mengajakku ke sini?
Untuk menjauh dari rumah.
Saat ada masalah, kita bicarakan di sini
agar ibumu tak mendengarnya.
Kau tak ingat?
Apa maksudmu, Ohm?
Sekarang pun,
kau akan terus membohongiku?
Kapan aku berbohong kepadamu?
Kau pikir aku bodoh?
Asal kau tahu, aku sudah mengenalimu saat pertama melihatmu di lift.
Terima kasih.
Aku bisa tahu dari sinar matamu.
Sebesar apa pun perubahan wajahmu,
atau semahal apa pun parfummu sekarang, aku masih bisa mengenalimu.
Dahulu aku memeluk dan menciummu.
Kau sungguh berpikir
aku tak akan mengenalimu?
Lepaskan.
- Ini milikku. - Kembalikan sekarang juga.
Ini milikku!
Dan yang membuatku sangat yakin
adalah saat Meena
menyampaikan rasa simpatinya kepada pegawai yang kehilangan pacarnya.
Aku turut berdukacita.
No comments yet. Be the first to leave one.