نخستین 119 خط.
Dipersembahkan Oleh Animakosia
Diterjemahkan Oleh Gimb's
Serial TV Story
KEMBAR?!
Kita akan punya dua orang anak...
Kembar!
Sudah seminggu sejak Mare mengetahui tentang kehamilannya.
Mare menahan dirinya dalam pekerjaan, tapi dia tetap bekerja.
Bisa aku membeli yang satu ini?
Baik. SIapa namanya?
Serial TV Story
Mare
Lahirnya Sepupu
Minggu ke 22 (Episode 128)
Screenplay: Shinozaki Eriko
Music: Sawano Hiroyuki
Theme Song: "Mare's Sky"
Narrator: Toda Keiko
Kontani Mare: Tsuchiya Tao
Tsumura Aiko: Tokiwa Takako
Kontani Keita: Yamazaki Kento
Kuramoto Haru: Suzuki Sawa
Teraoka Kumi: Fuse Eri
Kuramoto Ichiko: Shimizu Fumika
Tsumura Minori: Kadowaki Mugi
Tsumura Ittetsu: Hayama Shono
Hatano Miyako: Honjo Manami
Ida Kazuhiko: Shioyama Seiji
Okano Ami: Kajiwara Hikari
Kontani Yataro: Nakamura Atsuo
Confectionery Guidance: Tsujikuchi Hironobu
Okesaku Ganji: Tanaka Min
Okesaku Fumi: Tanaka Yuko
大きな花をさかせよう Ookina hana o sakaseyou Sebuah bunga yang besar akan mekar
今はまだ小さなつぼみでも Ima wa mada chiisana tsubomi demo Meskipun saat ini masih berbentuk tunas kecil
すこしずつ ひらいて Sukoshi zutsu hiraite Itu akan terus tumbuh
そして花がさくよ Soshite hana ga saku yo Dan kemudian bunga itu akan mekar
このゆめのように Kono yume no youni Seperti halnya impian ini
空が広く青いほど Sora ga hiroku aoi hodo Langit, yang luas dan biru
伝えてくれる Tsutaete kureru Tunjukkan pada kami
ふるさとのあたたかさを Furusato no atataka sao Kehangatan dari kampung halaman
どうか おぼえていてね Douka oboete ite ne Jadi ingatlah
一人じゃないことを Hitori janai koto o Kau tidak sendirian
大切な仲間たちは Taisetsuna nakamatachi wa Temanmu yang berharga
あなたを待っているよ Anata o matte iru yo Menunggumu disana
Dia seperti pria yang ada di manga.
Dia manis, bukan?
Menyenangkan sekali, punya anak...
Ami-chan, mungkin ini saatnya kita...
Lebih baik jangan terlalu banyak menghayal.
Mare-chan akan punya anak kembar?
Nee-chanbenar benar tidak terduga, meskipun dia sudah merencanakannya.
Dia tetap melanjutkan menjadi Pemilik dan menjalankan toko kuenya, kan? Apa dia baik-baik saja?
Kau mau pergi kemana?
Aku ingin membuat kentang rebus untuk Mare...
Dia juga bisa membuat kentang rebus sendiri.
Waktunya ganti popok?
Tapi tadi aku baru mengganti popoknya.
Mungkin dia mengantuk? Aku akan menidurkannya diatas.
Ah, terima kasih
Kau anak yang baik, kan?
DIa ayah yang baik, bukan?
Itulah kelebihan yang dia miliki sejak awal.
Apa yang kau lakukan sampai bisa seperti itu?
Tapi, aku sedikit khawatir dengan Keita.
Aku khawatir apa dia akan menjadi ayah yang baik.
Jadi sedikit khawatir, kan?
Lebih baik tidak membari saran pada Keita.
Mare dan Ittetsu mereka sebenarnya bukan cucu kita.
Lebih baik kau jangan ikut campur masalah itu.
Kenapa kau terlihat terkejut begitu?
Kita juga sering berkhayal kalau mereka itu benar-benar cucu kalian.
Mare-chan dan Minori-chan beruntung sekali, bukan?
Sementara itu Ichiko hanya mondar-mandir, kesana-kesini...
Aku juga tidak tahu, apa dia akan menikah suatu saat nanti.
Selamat siang!
Ichiko! Kau kembali kesini!
Hmm.
Aku ada acara di Kanazawa, Part 2.
Oh!
Dimana Keita?
DIa pergi ke pertemuan Asosiasi Kau pasti kedinginan, ayo masuk!
Terima kasih.
Ah! aku membaca kolom tentangmu!
"Akibat yang kau dapat jika memilih keduanya?!"
Ah, bagaimana menurutmu?
Itu sangat menarik. Minori juga memujimu.
Benarkah? Syukurlah.
Ah... Entah kenapa ini bikin kangen.
Selamat ya, kau akan punya anak.
Terima kasih.
Dan juga...
Selamat untuk pernikahanmu.
Saat aku mengucapkan selamat padamu di Ma Chérie Chou Chou...
...saat itu aku belum memutuskan jalan hidupku.
Jadi aku ingin mengatakan itu dengan benar kali ini.
Sebenarnya aku sudah lama ingin mengatakan ini...
Banyak yang sudah terjadi, tapi...
Aku benar-benar ikut senang melihat kau dan Keita.
Terima kasih.
Hey, perlihatkan padaku.
Buku riwayat pemeriksaanmu dan hasil USG juga.
Hah?
Aku belum melihatnya. Dan aku akan mewawancarai mu tentang hal itu.
Ahh! Jangan melihatku sebagai mantan pacarnya.
Aku tidak melihatmu seperti itu. Tunggu sebentar aku akan mengambilnya.
Yah... ini jadi mengingatkan saat itu.
Anak dari Pâtissier miskin dan pengrajin Pernis...
Kon'nichiwa akachan Selamat siang anakku
Anata no naki... Tangisanmu...
Ah... maaf aku mengganggu.
Di... dimana Mare?
Ah, aku rasa dia akan segera kembali.
Kalau begitu aku...
Ah, Keita! Selamat kau sebentar lagi punya anak. Kembar, kan?
Ah, hmm.
Dan sebagai Guru, lakukan yang terbaik juga!
Kau juga mulai membuat kolom series, kan? Itu hebat.
Yah, dalam dunia internet itu salah satu tantangan yang harus aku hadapi.
No comments yet. Be the first to leave one.