نخستین 200 خط.
"Episode 104"
Ini...
Itu milik ayahku.
Dia menggenggam itu saat kecelakaan.
Begitu, ya.
Kamu tahu
kepanjangan dari inisial ini?
Entahlah.
Saat pertama menemukannya, kukira terkait dengan ibuku.
Karena dahulu, kukira namanya Cheon Gang Ja.
Tapi aku keliru.
Ini sesuai dengan inisial nama ibumu?
Tidak.
Lalu, menurutmu, kenapa ayahmu menggenggam ini?
Seiring waktu, aku mulai yakin
bahwa ini mungkin bukti dari tersangka.
Jika Bang Wool benar...
Ada apa, Sang Cheol?
Tidak apa-apa. Aku akan mencoba memperbaikinya. Minumlah kopimu.
Anda bisa mendapatkan pinjaman 20.000 dolar.
Apa maksud Anda?
Saat berbicara dengan orang lain waktu itu, aku dapat 30.000 dolar.
Pinjaman ditentukan gaji per tahun. Itu sudah ditetapkan.
Tampaknya waktu itu anggota staf kami membuat kesalahan.
Anda bisa melihatnya, kreditku sangat bagus.
Aku juga tidak pernah terlambat membayar.
Tidak ada hubungannya dengan itu. Ini berdasarkan gaji per tahun Anda.
Tolong diperiksa lagi.
Anda yakin sudah benar?
Mereka benar-benar memberi tahu aku bisa meminjam 30.000 dolar.
Anda harus memberiku 30.000 dolar.
Ada apa?
Pak Dirut.
Kamu membuka pinjaman?
Temanku dalam masalah, jadi, aku ingin membantunya.
Mereka bilang aku bisa meminjam 30.000 dolar.
Tapi kini, katanya aku hanya bisa mendapatkan 20.000 dolar.
Dia sangat membutuhkan 30.000 dolar.
Maaf. Pasti staf baru yang membuat kesalahan.
Sayang sekali. Kalau begitu, aku akan meminjam 20.000 dolar.
Aku akan meminjamkannya kepadamu.
Tidak perlu.
Katamu, temanmu membutuhkannya.
Benar.
Terima kasih.
Aku baru saja mentransfernya ke rekeningmu.
Aku merasa tidak enak berutang kepadamu.
Aku bisa meminta ayahku.
Sejak masih sekolah,
aku pernah membantu teman yang malang melalui ayahku.
Karena itu, kali ini aku berusaha menolong sendiri.
Aku tidak mengetahui sisi dirimu yang ini.
Kamu juga mengira aku pelit?
Beberapa orang berpikir begitu karena penampilanku.
Ya, Byeol.
Byeol?
Bukankah itu anaknya Bang Wool?
Apa kabar?
Baiklah, paman akan ke sana.
Tunggu sebentar, ya.
Kamu pergilah. Aku masih ada urusan.
Dia masih menemui Bang Wool?
Dia masih menemui anaknya?
Nona, bisakah memajang ini di toko Nona?
Mencari saksi mata?
Ini untuk siapa? Kenapa Bibi ingin memasangnya?
Dahulu, ada seorang pria yang sangat aku sukai.
Dia meninggal karena kecelakaan tabrak lari.
Putrinya berusaha mencari pelakunya, dan aku ingin membantu.
Di mana ini harus kutaruh?
Bagaimana jika di sana?
Tidak akan terlihat bagus untuk toko kami.
Nona tega sekali!
Apa itu penting saat seseorang meninggal secara tidak adil?
Yang penting kita menemukan pelakunya!
Ini tidak ada hubungannya denganku. Kenapa aku harus memajangnya?
Ini terkait dengan Nona karena kita saling mengenal.
Apa? - Dengarkan aku baik-baik.
Jika Nona mempunyai anak, siapa yang akan menjaganya
saat Nona bekerja? Pimpinan atau aku?
Bibi.
Lalu, setelah Nona punya anak,
siapa yang akan merawat Nona? Pimpinan atau aku?
Bibi.
Karena itu, Nona harus membantuku.
Ada yang aneh.
Nona, bisakah ambilkan perekat?
Maksudmu selotip?
"Mencari saksi mata"
Pas dipasang di sini.
Lokasinya pas.
Tapi tampak tidak bagus sama sekali.
Kantor pusat pasti memintaku melepaskannya jika mereka tahu.
Ini anak perusahaan Pimpinan.
Benar.
Siapa yang berani menyuruh anaknya melepaskan ini?
Mereka tidak akan bisa.
Selain itu, akan kuperiksa sesekali untuk memastikan masih terpasang.
Mengerti?
Aku merasa dimanfaatkan olehnya lagi.
Ya.
Pak. - Ya?
Ini datang dari seorang kurir.
Terima kasih.
Apa ini?
Dia hanya menemui orang-orang yang kukenal.
Aku tidak percaya Bang Wool ke luar negeri.
Mereka berdua membohongiku berulang kali.
Ini sungguhan.
Aku tidak berniat menjualnya, jadi, sertifikatnya tidak kusimpan.
Kualitasnya sangat bagus.
Anda ingin menjual ini?
Ya.
Menurutmu, berapa yang bisa kudapatkan?
Biar kuhitung.
Ini produk-produk bagus.
Aku mempunyai sertifikat untuk dua ini.
Tolong beri aku harga bagus.
Aku telah berkorban demi keluarga ini seumur hidupku.
Sesulit itukah untuk mendapatkan 20.000 dolar?
Byeol. - Paman Woo Hyuk!
Lama tidak berjumpa. - Ya.
Tolong antarkan dia setelahnya. - Pasti.
Kabarmu baik? - Ya.
Byeol, kenapa kamu meminta paman cepat-cepat kemari?
Kelasmu belum selesai.
Aku ingin memberikan ini kepada Paman.
"Kepada Paman Woo Hyuk, Terima kasih. Dari Byeol"
Kenapa kamu memberikan ini kepada paman?
Hari ini, kami membuat kartu gambar untuk berterima kasih kepada orang.
Kamu memilih paman?
Ya.
Aku bisa menemui Ibu dan yang lainnya setiap hari.
Aku bisa berterima kasih langsung kepada mereka.
Tapi aku tidak bisa menemui Paman.
Karena itu, ambillah.
Paman sangat senang
kamu memilih paman.
"Kepada Paman Woo Hyuk, Terima kasih. Dari Byeol"
Dengan teri ini, kurasa aku bisa membuat ssamjang teri yang enak.
Kamu sangat bersemangat jika menyangkut makanan.
Kamu bahkan membeli ini saat istirahat untuk membuat ssamjang.
Bahan adalah bagian terpenting dalam memasak.
Aku sangat bersemangat dan senang saat menemukan bahan seperti ini.
Kita di dekat TK Byeol.
Kamu benar.
Aku ingin mengintip dan melihat dia sedang apa.
Baiklah.
Paman juga punya sesuatu untukmu.
Ini.
Kenapa sikat giginya banyak sekali?
Karena paman sudah lama tidak bertemu denganmu.
Dan berikutnya akan lebih lama lagi.
Jadi, paman memberikan ini kepadamu sebagai hadiah.
Kita tidak bisa bertemu sampai aku menghabiskan ini semua?
Itu...
Sepertinya begitu.
Paman akan pergi jauh?
Paman harus
naik pesawat ke tempat yang jauh untuk bekerja.
Cepat selesaikan pekerjaan Paman dan segeralah kembali.
Byeol.
Sedang apa kamu di sini?
Kenapa kamu menemui Byeol?
Jangan jahat kepada Paman Woo Hyuk.
Aku yang menelepon dan memintanya kemari.
Aku tahu dia memintamu datang,
tapi seharusnya tidak perlu datang.
Kamu harus tegas melarangnya meneleponmu.
Maafkan aku.
Aku sangat ingin menemui Byeol hari ini.
Kenapa kamu selalu berbuat sesukamu?
Tidakkah kamu tahu perbuatanmu ini
membuat orang salah paham dan akhirnya menyakiti kita?
Kuharap aku tidak perlu melihatmu seperti ini lagi.
Apa yang ibu katakan kepadamu waktu itu?
Bukankah ibu bilang akan ambil ini jika kamu menelepon Paman Woo Hyuk?
Ya, Ibu mengatakan itu kepadaku.
Menurutmu apa yang harus kamu lakukan? Pikirkanlah.
Maafkan aku.
Kenapa kamu meneleponnya?
Aku ingin memberi Paman kartu ucapan terima kasih.
Kamu
membuat kartu ucapan terima kasih di kelas?
Ya.
Paman Woo Hyuk memberiku hadiah.
Dia bilang akan datang menemuiku saat aku menghabiskan semuanya.
Aku tidak boleh menemuinya?
Tidak boleh.
Kembalilah ke kelasmu.
Nenek akan menjemputmu.
Baik.
Aku tidak menyangka akan berpapasan dengan Bang Wool
karena ini bukan gilirannya menjemput Byeol.
Kami hanya mampir saat menuju restoran.
Kurasa waktunya saja yang tidak tepat.
Maafkan aku, Pak Kang.
Kuharap tidak ada kesalahpahaman.
Tolong beri tahu Bang Wool juga.
Katakan kepadanya jangan terlalu memarahi Byeol.
No comments yet. Be the first to leave one.