نخستین 178 خط.
Ayahanda!
Ayahanda!
Seseorang!
Hei!
Seseorang!
Panggil dokter!
Cepatlah panggil dokter!
Apa tak ada orang di sini?
Maaf!
Aku butuh air panas,
dan kain bersih sebanyak mungkin.
Baiklah.
Nobu.
Mitsu.
Pelakunya masih belum jauh dari sini.
Apa pelakunya dikirim oleh Takeda atau Uesugi?
Mitsu?
Apa yang terjadi?
Ada apa, Mitsu?
Tuan Nobukatsu telah...
Nobukatsu? Ada apa dengannya?
Tuan Nobukatsu
telah meninggal.
ZainuddinAri MEMPERSEMBAHKAN
ZainuddinAri MEMPERSEMBAHKAN
meskipun mimpiku di bawah langit ini
sora no shita no yume maboroshi
bertebaran dan melayang bagai bunga sekalipun
hana no you ni hakanaku chitte mo
aku tahu bahwa di balik itu semua ada sebuah dunia tanpa akhir
sono mukou ni hirogatteiku hatenai sekai
di mana jiwa kita begitu dekat sekali lagi
tamashi no yobiau saki de mou ichido
hari-hari di mana kita disatukan oleh pertemuan dan peperangan
deai arasotte hikarete kasanattteiku hibi
adalah sebuah simfoni yang mengalun dengan cepat
sore wa takanatta Simphony
simfoni api yang menyatukan perasaan dan harapan
omoi to negai hitotsu ni suru honoo wo
mari kita bawa cinta dan hasrat yang bodoh di hati yang gemetar ini
furueru Harmony Heart orokana ai mo jounetsu wo
lalu mengukirnya di zaman ini dan mengubahnya menjadi abadi
kono jidai ni kizamitsukete eien ni kaete ikou
hati yang lebih bebas dari siapa pun sebelumnya
dare yori mo jiyuu na kokoro no yami wo miyuu
desakan merah yang kupeluk di dada ini mengontrol hati kita
mune ni daita akai shoudou ottome ga usou
yang terpantul di matamu adalah
hitomi ni utsushita no wa
aku melihat dunia nyata
shimou World
EPISODE
SANG GURU BIJAK
Nobukatsu.
Mengapa?
Wajahnya terlihat tenang.
Mengapa adik meninggalkan kakaknya?
Kau lebih bodoh daripada aku!
Sial!
Sial! Sial! Sial!
Tragis sekali.
Tuan Nobukatsu.
Apakah pelakunya masih belum ditemukan?
Maaf.
Aku telah mengerahkan 10 peleton di sekitar istana.
Saat fajar, mereka akan mencari perbatasan kita—
Sudah cukup.
Pasti dia sudah meninggalkan istana kita.
Ini salahku.
Karena aku tak berguna,
ayah, Nobukatsu dan Himiko, semuanya...
Nobunaga Oda memang bodoh seperti yang dibilang orang-orang.
Nobunaga.
Nona Ichihime.
Mitsuhide?
Mengapa Nona tak beristirahat sejenak?
Aku yang akan mengawasi Tuan Nobukatsu.
Tak perlu.
Setidaknya aku ingin tinggal bersamanya malam ini.
Mitsuhide.
Ya?
Sampai kapan perang ini terus berlanjut?
Aku tak ingat kapan, namun kakak pernah bilang padaku,
bahwa kakak akan mengakhiri kekacauan ini.
Ya.
Tolong bantulah kakakku.
Aku, Mitsuhide,
selalu siap memberikan nyawa aku untuk Tuan Nobunaga!
Apa yang terjadi?
Silakan.
Aku tak bisa melakukan apa pun.
Aku pikir Anda berada di sini untuk menentukan apakah beliau layak menjadi Raja Penyelamat.
Jika saja aku lebih kuat,
Nobuhide dan Nobukatsu mungkin masih hidup.
Apakah itu mengganggu Anda?
Tunggu dulu.
Anda tak perlu melakukannya.
Sudah terbaca dari sikap Anda.
Seberapa sering Anda berkedip,
bagaimana Anda bersuara,
bagaimana pergerakkan tangan Anda, bagaimana Anda berpikir...
Semuanya menunjukkan tekad yang tak tergoyahkan.
Terima kasih atas minumannya.
Ini...
Tuan Caesar, mengapa kau membunuh Paduka Nobuhide Oda?
Layanan pelanggan.
Klan Takeda adalah mitra bisnis penting untuk kami dari Bintang Barat.
Layanan kedatangan tanpa pengenalan
dan membunuh musuhku tanpa persiapan darinya?
Bukankah tujuan Anda adalah memperkuat wilayah, mengumpulkan kekayaan,
memenangi pertempuran dan mendapatkan kekuasaan?
Sebagai imbalan atas kekayaan Anda, kami menjual teknologi
untuk membantu Anda memperkuat militer Anda.
Ini serah terima.
Saling ketergantungan, jika Anda mau.
Bisnis yang rumit.
Ternyata sempoa lebih cocok denganmu ketimbang pedang.
Sayangnya, aku orang yang keras kepala.
Aku takkan menerima bantuan dari tamu yang mengurusi politiknya.
Lihatlah wajah Caesar.
Itu obat bagus.
Dia mengira orang lain itu orang bodoh.
Tak lama lagi, darah samurai yang penuh dendam akan mengucur keluar!
Jadi tak sabar!
Seramnya.
Jadi tak sabar!
Ini pasti perbuatan Takeda!
Mereka telah membunuh Paduka Nobuhide
dan juga Tuan Nobukatsu!
Beraninya mereka?
Takeda harus dihancurkan!
Ini akan menjadi perang pembalasan!
Tidak, Takeda bukan satu-satunya tersangka.
Kemungkinan Imagawa atau Uesugi juga tersangka.
Namun, mengapa mereka datang jauh-jauh ke Owari?
Mungkin mereka mempermainkan kita agar bertempur melawan Takeda.
Aku yakin para pelaku belum pergi jauh.
Atas dasar apa keyakinanmu itu?
Mitsu.
Menurutmu bagaimana?
Mitsu!
Aku...
Menurutku, Takeda adalah pihak pertama yang harus kita curigai,
mengingat situasi yang sebelumnya.
Jika begitu, sudah diputuskan.
Diputuskan?
Apa yang diputuskan?
Aku akan menanyakan pada Paduka Shingen, siapa yang menembak Himiko dan Nobukatsu.
Apa?
Itu...
Paduka serius?
Entahlah.
Soalnya aku ini bodoh.
Ini bukan waktunya bercanda.
Hal terburuk, akan memicu peperangan.
Bahkan Anda bisa mati.
Jangan salah paham.
Aku takkan memulai pertempuran.
Aku hanya ingin berbicara padanya.
Aku juga ikut.
Kau membuatku kagum, Monyet!
Sejak kapan kau belajar mengendarai kapal ini?
Oh, aku hanya minta bantuan para gadis ini
walaupun ada imbalannya.
Sepertinya ini persimpangan kita saat ini.
Sang Guru Bijak,
guru ilmu pengetahuan rahasia.
Apa arti kartu ini?
Apakah Shingen adalah guru dan Nobunaga adalah pelajar?
Jika begitu, perjamuannya takkan menghibur.
The Fool, maju!
Semoga berhasil.
Sekarang, bagaimana respons Paduka Shingen.
Keluarlah, Ranmaru.
Bagaimana kau bisa tahu?
Seperti yang kubilang, kau berbau anggrek.
Kau mau?
Tidak, aku tak mau.
No comments yet. Be the first to leave one.