Strongest Deliveryman

Strongest Deliveryman (최강 배달꾼)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 2

هماهنگ با نسخه‌های زیر

최강 배달꾼 KBS2' Strongest Deliveryman E03 170811 HDTV NEXT
ناشر faridusman
IDFL™ SubsCrew

برچسب‌ها

HDTV
hdtv
HD
تاریخ انتشار: 2017-08-12
تعداد دانلود: 42
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Diterjemahkan oleh : faridusman IDFL™ SubsCrew

Tarik aku! Aku tidak bisa berenang!

Bertahanlah! Bertahan!

Ibu.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Hei.

Hei, bangun.

Hei!

Hei, bangun!

Aish, aku harus bagaimana?

Apa yang harus kulakukan padanya?

Oh ya, buka saluran pernapasannya.

Lalu... dadanya dipompa.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh!

Napas buatan.

Ah, dasar gadis malang. Ini ciuman pertamamu.

Satu, dua...

Kumohon. Kumohon.

Kumohon!

Tolong, bernapaslah!

Hei, bangunlah!

Aku tidak tahu siapa dirimu, tapi kau tidak boleh mati seperti ini.

Cepat buka matamu! Buka matamu!

Tolong! Tolong bangunlah!

Bernapaslah! Kumohon!

Kumohon bangunlah! Kumohon!

Bernapaslah!

Tolong... bernapaslah.

Ugh.

Tidak apa.

Tidak apa.

Kau sudah selamat. Kau selamat.

Mereka bilang tidak akan ada lagi situasi mencekam yang dialaminya kalau dia bisa sampai 10 menit sebelumnya.

Itu yang dikatakan dokter.

Jika mereka menghentikan pendarahannya, dia pasti sudah baikan.

Terus, kenapa ini terjadi padanya?

Bukannya supir taksi itu membawanya kemari?

Dia memang kena sial.

Ternyata, salah satu jalan yang mengarah ke RS ini sedang diperbaiki.

Jadi dia terpaksa melewati jalan alternatif.

Tapi ada kecelakaan di sana, jadi lalu lintas macet.

Yang seharusnya bisa pergi dalam 7 atau 8 menit malah mengambil waktu 30 menit.

Jalanan apa yang diperbaikinya?

Bu.

Kang Soo, kenapa kemari?

Aku teman dekat Hyun Soo.

Kami dulu kerja di wilayah sama sebelumnya.

Oh, begitu?

Dia sudah sadar?

Oh, masih belum.

Jangan khawatir. Dia pasti akan segera bangun.

Operasi berjalan dengan baik dan detak jantungnya menjadi lebih baik.

Dia akan segera bangun, jika hanya demi ibunya.

Ya.

Aku tidak menyangka kalian semua di sini.

Terima kasih.

Kalian harus pulang. Nanti aku menelepon kalian lagi.

Cepat.

Lagi pula, kalian harus bekerja besok pagi.

Kalian tidak boleh mengendarai sepeda motor dalam keadaan mengantuk, mengerti?

Cepat pergilah.

Baiklah.

Dia akan baik-baik saja, 'kan?

- Bagaimana jika-- - Jangan berpikir yang tidak-tidak.

Hyun Soo itu lebih kuat dari yang diduga.

Dia akan segera sadar.

Ya.

Kita pergi jenguk dia lagi kalau ada kabar dari dia.

Aku pergi dulu.

Sung Jae.

Berhati-hatilah.

Aku juga akan pergi.

Aku akan pergi.

Kalian semua hati-hati.

Cepatlah bangun.

Aku mohon padamu.

Terima kasih.

Berkatmu, aku selamat.

Kenapa kau melakukan itu?

Kenapa kau mencoba bunuh diri?

Katakan padaku.

Ada apa?

Cuman.

Aku tidak mau hidup seperti orang bodoh.

Apa?

Hidupku ini memang amat menyedihkan.

Tidak ada yang akan berubah, atau jadi berbeda.

Dan kurasa tidak ada gunanya bagiku untuk hidup lagi.

Apa pekerjaanmu?

Aku cuma bersenang-senang.

Ah, bukan yang itu.

Apa yang biasa kau lakukan?

Apa kau ingin direkrut di sebuah perusahaan?

Atau kau sedang mempersiapkan diri untuk ikut ujian PNS?

Tapi pasti tidak berjalan lancar?

Ti-tidak. Aku belum pernah seperti itu.

Terus apa?

Seperti yang kukatakan, aku cuma bersenang-senang.

Aku minum minuman alkohol, bergaul dengan cewek, dan sesekali bermain game dengan temanku.

Hanya itu saja? Kau tidak melakukan yang lain?

Bukankah orangtuamu bilang sesuatu padamu?

Aku disuruh ayahku supaya mati saja di luar.

Kau pergi bersenang-senang pakai uang siapa?

Um... ibuku.

- Di usiamu? - Ya.

Kenapa kau mencoba ingin mati di saat hidupmu seperti itu?

Cuman. Bahkan bersenang-semang pun semakin melelahkan.

Selalu orang yang sama melakukan hal yang sama.

Aku hanya ingin mengakhiri semuanya.

Dengan cara yang adil.

Kau paham yang kukatakan?

Iya nih. Jadi kesimpulannya begini.

Sementara orang lain makan nasi instan sambil berusaha mendapat kerja...

...dan diperlakukan buruk saat kerja paruh waktu...

...kau punya waktu cuma melakukan yang kauinginkan.

Tapi meski bersenang-senang menrutumu melelahkan, jadi kau mencoba untuk mati.

Benar, 'kan?

Ah, iya. Tapi, kau pandai menyimpulkan rupanya.

Siapa namamu?

Jin Kyu. Oh Jin Kyu.

- Jin Kyu-ssi. - Ya?

- Berdiri. - Apa?

Berdirilah.

- Mati saja kembali sana. - Ow.

- Mati saja kau! - Ow!

Kau... kenapa kau begini?

Kenapa aku begini?

Karena ini menurutku tidak adil!

Aku mempertaruhkan hidupku untuk menyelamatkanmu, tapi karena itukah kau mencoba bunuh diri?

Kau cuma karena bosan hidup, kau tidak tahu siapa yang bekerja keras demi hidupmu?

Kau ini tidak punya hati nurani?

Kau bahkan tidak menyadari bagaimana orang lain menjalani hidup mereka?

Kau bahkan tidak menyadari situasi mengerikan yang menyebabkan orang lain mati?

Aku bahkan muak bicara denganmu lagi.

Pergilah.

Kembali ke sana dan matilah lagi! Kali ini aku tidak mau menghalangimu!

Kau tidak mau? Kembali sana! Bunuh dirilah lagi!

Sudah kubilang padamu kalau aku ini bodoh!

Apa?

Aku juga tahu betapa bodohnya diriku.

Itu sebabnya aku mencoba bunuh diri!

Tapi aku bahkan tidak bisa bunuh diri sendirian.

Aku memang bodoh.

Aku harus bagaimana tentang siapa diriku?

Aku juga membenci diriku sendiri.

Kurasa orang-orang sepertiku juga bernasib buruk.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Kau bahkan mempertaruhkan hidupmu untuk menyelamatkanku, tapi inilah yang kuinginkan.

Aku minta maaf.

Dasar kau...

Ayo pergi.

Ugh, berdiri di sini seperti ini membuatku seperti orang bodoh.

Ya, kita sudahi saja.

Kurasa gara-gara ini, aku jadi lebih menyedihkan.

Berikan aku nomormu.

Kapan-kapan kita akan bertemu.

Kau ini gila apa?

Kenapa juga aku harus bertemu dengan orang sepertimu lagi?

Aku akan membayarmu kembali supaya kau tidak merasa bersalah lagi.

Pakai apa? Uang ibumu?

Tidak, aku harus minta pada Hyung-ku tentang ini.

- Dasar gila-- - Ow!

Pergi kau! Aku tidak mau melihatmu!

Tidak, bukan itu. Aku cuma...

Pergi sana!

Baiklah, kau saja yang meneleponku.

Nomorku 010-14-- ahh!

- Dasar-- - Whoa!

Oh!

Hei, kau sudah hapal?

Iyakan?

- Kau menyelamatkan seseorang seperti ini? - Kau hapal 'kan?

- 1479-5324! - Ugh!

1479-5324!

Setelah aku makan cumi dan daging babi, aku akan pergi!

Ugh, si brengsek itu!

Cumi dan daging babi!

Kenapa kau bisa sampai di sini dengan terlambat begini?

Ini bahkan kelas sudah dimulai!

Maaf. Aku tidak ingin ikut kelas, dan hanya ingin bersih-bersih saja.

Aish.

Cepatlah kalau begitu!

Maaf! Maaf!

Tiga perbedaan utama antara hukum, pembuat undang-undang, dan pengacara.

Mengerti? Itu yang akan kita pelajari hari ini. Mudah.

Pembuat undang-undang adalah orang-orang yang membuat undang-undang.

Pengacara adalah seseorang yang mempelajari hukum.

Dan hukum itu sendiri adalah aturan yang mengatur sebuah negara, bukan?

Kau dekat dengannya?

Ya. Dia kuanggap sepeeti adikku.

Yang semangat, Ahjussi!

Dia pasti akan segera sembuh.

Ya, pasti. Aku juga percaya itu.

Oh, aku akan turun dulu. Kau juga harus bekerja.

Oh, hari Sabtu aku tidak kerja.

Terus?

Aku hanya akan di sini dan berdiam diri.

Boleh nanti bawakan aku pangsit goreng?

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left