The Girl from Oslo

The Girl from Oslo (Bortført)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

The Girl From Oslo S01E07 720p WEB-DL
ناشر UFSIMV
EPS 07

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
تاریخ انتشار: 2021-12-24
تعداد دانلود: 21
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 174 خط.

SERIAL NETFLIX

Mama.

Aku bicara ke Bashir.

Kau akan dimaafkan jika kembali, tapi harus membawa Pia dan Nadav.

Itu tak mungkin.

- Kau akan jadi salah satu dari kami. - Tolong! Jangan!

Ambil.

Tuntutan kami cukup jelas.

Bebaskan para tahanan di Norwegia dan di Israel.

Hentikan semua aktivitas drone kalian.

Jika tak, para sandera akan menanggung akibatnya.

Jika mereka tak menuruti kita, bunuh gadis itu.

- Penting agar kau memercayaiku. - Mengapa?

Aku akan menebusnya. Kita akan pulang.

Berhenti!

Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88

Semoga arwahnya tenang.

Keparat.

Bagaimana dia menipu kita?

Semoga arwahnya tenang. Ke truk!

Cepat!

Mereka bawa telepon satelit. Bawa ponsel yang ada!

Tunggu…

Hari ini,

kita menjadi saksi atas suatu tindakan yang luar biasa

dalam salah satu drama penentu sejarah…

Arik,

kupikir kau harus melihat ini.

Mereka bergegas, tapi satunya pincang.

- Bisa diperbesar? - Tidak, ini hanya citra satelit.

- Ini yang terdekat. - Itu suku Bedawi?

Pakainnya mirip, tapi pergerakannya tidak.

Mungkinkah para sandera?

- Bisa jadi. - Aneh, hanya ada satu penjaga.

Kita bisa utus unit Matkal?

Pihak Mesir tak akan suka. Mereka masih kesal pada penyerbuan itu.

- Aku akan bicara ke Nabil. - Baik, siapkan drone.

- Meski ada ultimatum? - Atur ketinggian agar tak terlihat.

Kondisi cuaca bisa timbulkan masalah.

Badai pasir, lihat, datang dari selatan.

Mereka tak terlindungi.

Dengan cuaca seperti ini…

Tak mungkin pakai drone.

AMBULANS

Tidurlah, burung kecil

Tidurlah, gadis kecil

Tidur di bawah sayapku

Beristirahatlah di sarangmu

Kau burung kecil yang manis!

Bukankah begitu, Burung kecil?

Dia akan sembuh, insyaallah.

Dia harus menjalani kemoterapi.

- Di Yerusalem? - Ya.

Baik.

Kami mengajukan izin, tapi seperti yang kau tahu…

Maaf.

Aku perlu menjawab ini. Permisi.

Ibu.

Syukurlah. Kau di mana?

Aku tak bisa bicara lama. Aku sudah mengeluarkan keduanya.

Mereka baik-baik saja?

Tidak juga.

Apa maksudmu?

Si Israel terkena luka tembak dan memperlambat kami.

Yusuf…

Kau harus bawa keduanya.

Itu kesepakatannya.

- Ada yang bisa Ibu lakukan? - Doakan aku, Bu.

Berdoa? Belum kulakukan itu sejak…

Sekali ini saja.

Baik.

Terima kasih, Ibu.

- Layla? - Alex…

Aku tak ingin membuatmu berharap terlalu dini.

Baik…

- Sesuatu sedang terjadi. - Apa yang terjadi?

Aku tak bisa berkata banyak, tapi ada pergerakan.

- Kurasa maksudmu Bashir. - Aku bersumpah tak akan bilang.

Bashir telah bergerak?

Ya.

- Namun, aku baru bisa bilang itu saja. - Aku akan menemuimu.

Jangan, itu sebabnya aku meneleponmu.

Semua ini tergantung kau bisa meyakinkan Arik untuk berbicara kepada Bashir.

Jadi, begitu.

- Kau tahu dia sangat keras kepala. - Aku tahu.

Akan kucari cara.

- Itu harus. - Hati-hati.

Kau juga.

- Halo? - Oh, hai, Dana. Ini Alex.

Hai, Alex.

Apa yang bisa aku bantu?

Aku mencoba menghubungi Arik.

Aku sangat ingin berbicara kepadanya.

Kurasa dia terlalu sibuk, kau tahu…

tapi percayalah, Alex…

- Arik melakukan semampunya. - Ya, kau benar…

Aku minta maaf…

tapi katakan saja kepadanya aku menelepon.

Baik.

Baik, dengarkan…

Dengarkan, kita terlalu kelihatan.

Kita harus turun.

Sekarang, mari kita turun.

Yusuf, ayolah, cepat.

Ayo.

Pia!

Apa ini? Siapa mereka?

Mereka mirip Daesh.

Mereka mengejar ketiganya.

Aku tak akan bicara kepada mereka ataupun berubah pikiran,

meski kau berkali-kali meneleponku!

Berengsek!

Si Israel semakin lemah.

Bagus sekali.

Itu kabar baik.

Ayo.

Mereka menuju ke arah itu.

Menuju badai.

Ada apa? Mereka tak melihat ada badai?

- Mereka langsung menuju ke sana. - Kasihan.

- Kita harus tetap di bawah! - Baik.

Tutupi wajahmu!

- Kita harus menunggu badai berlalu. - Tak bisa.

- Ayo kembali ke truk. - Tidak bisa.

Jalan.

Kau bisa menemukan mereka tanpaku? Kita tak bisa melihat apa-apa.

Daripada membunuhku,

mari kembali ke truk dan menunggu badai berlalu.

- Manor, berapa lama sampai badai berlalu? - Entah.

- Alex, ada kabar? - Tidak ada, aku…

Aku hanya…

Aku hanya ingin mendengar suaramu.

Bagaimana…

Apa kabarmu?

Aku tak tahu. Aku hanya…

Aku… Aku takut.

Serasa berbicara kepada dinding.

Serasa berdiri di hadapan dinding dan aku…

mencoba merobohkannya dengan tangan kosong!

Aku terus menggedornya,

mencoba temukan celah di dinding itu…

untuk temukan titik lemah…

Aku paham perasaanmu.

Mungkin yang bisa kita lakukan hanyalah… menunggu.

Menunggu apa?

Alex? Kau di sana?

Ya.

Sepertinya kau telah mencoba segalanya…

Mungkin ada satu…

Mungkin ada satu tempat terakhir…

yang dapat kucoba.

- Bisa melihat mereka? - Tidak.

Apa maksudmu?

Mereka tak terlihat.

Pasti mereka ada di suatu tempat.

Mungkin.

Jangan menguji kesabaranku.

Mereka akan meninggalkan jejak, tapi aku harus lebih dekat.

Masuk ke truk.

Ayo, jalan!

Di manakah Nadav?

Nadav!

Bisa dibantu?

Tunggu…

Kau tak apa?

Ayo.

Sialan.

Aku tak baik-baik saja.

Sialan!

Sial… Ayo.

Ayo pergi.

- Ayo. - Ayo.

- Kita perlu menghapus jejak kita. - Menghapusnya?

Paham? Berjalan segaris, lalu hapus.

More Indonesian subtitles for The Girl from Oslo

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left