هماهنگ با نسخه‌های زیر

Metro of Love E08 360p Webrip
ناشر indri danti22
Manual translate. Mohon maaf ya kalo masih ada yang typo. Thanks.

برچسب‌ها

webrip
web
BRip
تاریخ انتشار: 2016-06-17
تعداد دانلود: 15
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 177 خط.

Kau menggambar mereka dengan lucu.

Mereka adalah malaikat lucu yang asli.

- Aku mau makan... biskuit. - Kau mau biskuit?

- Aku akan belikan. - Oke.

Biskuit buatan tangan dengan cinta.

Satu bungkusnya $50 yuan.

Semuanya, tolong bantu kami.

Tuan, Tuan. Nyonya, Nyonya.

- Kami punya 7 rasa berbeda. - Terima kasih.

Terima kasih.

- Kalian khusus membuat biskuit apa? - Biskuit tar-tar. - Terima kasih.

Subtitle dari Lovers on the Metro Team @ Viki Diterjemahkan oleh indri danti22

Metro of Love Hello, Goodbye - Part 2

Halo. Nona, kami punya biskuit gratis dengan cinta.

Setelah makan, jangan lupa sebarkan cintamu ya.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

- Permisi. - Ya?

Kau tahu dimana Museum Sumber Air Panas Beitou?

Dia bilang apa?

- Museum Sumber Air Panas? - Sumber Air Panas.

Kalian jalan saja dari sini. Tempatnya ada disisi kanan kalian.

Tunggu sebentar. Uhm…

- Ini untukmu. Rasanya enak. - Apa ini?

Ini…

- Biskuit cinta. - Biskuit cinta?

- Enak, kan? - Iya.

- Terima kasih. (dalam b. Jepang) - Terima kasih kembali. (dalam b. Mandarin)

- Selamat tinggal. - Selamat tinggal!

Selamat pagi!

[ Melakukan satu perbuatan baik bersama tanpa meninggalkan nama. ]

Terima kasih.

Ini benar-benar utuh!

- Cepat! - Iya.

Pak.

Apa itu "Yi Gu Lu"?

Yi Gu Lu dulu pernah dipakai sebagai obat saat sistem transportasi belum maju seperti sekarang.

Apa itu bisa diminum walau jantungku berdebar kencang?

Kalau itu kau harus menanganinya sendiri.

Bagaimana dengan teh pahit?

Teh pahit untuk menghangatkan.

- Menghangatkan? - Benar. Menghangatkan hati. Menghangatkan jantung.

Benar, aku butuh ini untuk menghangatkan jantungku.

Kau bisa tahan rasa pahit?

- Aku senang sekali. - Kita coba. Kita coba.

Ayo coba. Cuma teh pahit.

- Aku tidak mau. - Cobalah sedikit. - Tidak mau.

Ini untuk menghangatkan dirimu.

Kau saja yang minum duluan.

Aiyah.

Maaf, maaf!

Rasanya tidak pahit.

Bohong!

Wah, dia hebat.

Kau saja. Aku akan bantu pegang yang ini.

Biar aku pegang ini untukmu.

Kenapa banyak sekali?

- Terima kasih. - Terima kasih.

Ada balon.

Foto apa ini?

- Love Zhen Yin. - Siapa yang mau pasang tato di bokong?

Aneh sekali.

- Dia jantan sekali kalau dia punya tato sebesar itu. - Benar.

Dan dia pasang tato di...

- Di punggung. - Di punggung?

- Bahkan sekarang. - Kau kekanak-kanakan sekali.

Aku tak mau. Atau mungkin kau bisa dikasih gratis?

- Tidak. Aku takut kesakitan. - Ayolah. - Aku tidak mau. Tidak mau.

Untukmu.

Aku alergi terhadap bunga.

Begitu ya?

Kalau begitu aku akan kasih ke wanita cantik di sana.

- Jangan. - Katanya kau alergi bunga?

Aku masih bisa menahannya sedikit.

Atau kau bisa tahan napas sebentar.

- Dengan begitu, kau tidak akan punya reaksi alergi terhadap bunga. - Tidak.

Tolong pegang ini.

Ini untukmu.

Dia sedang menangis. Lebih baik jangan digambar.

Aku ingin sebuah keluarga

bersama orang yang aku cintai.

Aku ingin jadi orang yang berani

bersama orang yang aku cintai.

Agar Ibu dan putranya tetap aman, Zeus

membawa mereka ke angkasa

dan memberi mereka berdua posisi yang terhormat

yaitu Ursa Mayor dan Ursa Minor.

Yang kau gambar di Jalur Wenhu juga mirip Ursa Mayor.

Ursa Mayor adalah tempat aku menginap. Bintang-bintang yang bersinar di langit menyebarkan cahaya mereka.

Tapi bukannya Ursa Mayor mencari Polaris?

Aku ingin orang yang kucintai itu selalu bersamaku. Dia tak boleh meninggalkan aku.

Ini terlalu aneh!

Kalau begitu, pegang satu jari saja.

Kakek.

Paman.

- Mau antar barang? - Iya. Aku mau antar barang. Jangan panggil Kakek lagi. Panggil Paman.

- Panggil Paman. - Iya. - Jangan lupa. / - Iya.

- Hati-hati. - Ya.

- Dah! - Dah. - Dah, Kakek.

- Ah Gao, dia pacarmu? - Namanya Xiao Jie.

Tukang tidur.

Lihat. Mangkoknya kosong.

Benar. Lihat apa yang aku bawa. Namanya Tukang tidur.

Kau terlihat sedikit bodoh.

- Ini untukmu. - Halo, namaku Xiao Jie.

Lain kali, kita berdua yang akan merawatnya.

Baiklah.

- Tukang tidur. - Senang bertemu denganmu.

Apa dia takut?

Tidak, dia hebat.

Tunggu, tunggu. Aku akan menangkapmu. Tidak apa-apa.

Dia baik, kan?

Jangan menakutinya seperti itu!

Kami sering memainkan ini sejak aku SMA.

Benarkah?

Iya. Waktu aku masih SMA, aku selalu datang ke rumah Kakek.

Aku membawa Tukang tidur dan menaruhnya di sini.

Jadi makanan anjing yang kau bawa setiap minggu hanya untuk melihatnya?

Ya. Biar aku bantu buka.

Terima kasih.

Aku sering melihatmu di stasiun.

Kau melihatku?

Setiap kali.

Tapi kau tidak pernah menatapku.

Suatu hari, aku memberanikan diri untuk mencarimu di stasiun.

Tapi akhirnya, kau berjalan ke arahku dan itu membuatku terkejut.

Aku anggap hal itu tak pernah terjadi. Lalu, aku pura-pura turun ke arah keretamu.

Setelah itu aku langsung pulang.

Akibatnya, Tukang tidur tak mendapat makanannya selama seminggu.

Kenapa tertawa?

Aku akan cerita setelah selesaikan yang satu ini.

Kenapa misterius sekali?

Aku sudah bawa kau ke tempat aku dibesarkan.

Lalu, kapan kau akan membawaku ke tempat kau dibesarkan?

Kau sudah ke sana setiap hari.

Aku dibesarkan di stasiun. Stasiun itu adalah tempatku berkembang dan kenanganku.

Ibuku menikah didekat stasiun.

Ibuku meninggal tepat setelah dia melahirkanku.

Belakangan ini, aku sering naik kereta.

Lalu?

Lalu aku mengenalmu.

Telepon yang anda tuju akan dialihkan ke kotak suara...

Telepon yang anda tuju akan dialihkan ke kotak suara...

Dimulai setelah nada bip.

Selamat datang.

Apa belakangan ini Shao Yong Gao masih kerja?

Tidak.

Kalau begitu, kau tahu dia kemana?

Dia sudah tak kelihatan beberapa hari ini.

Selamat datang.

Tukang tidur, kau tahu dimana Xiao Gao?

Kenapa tiba-tiba dia menghilang?

Kami juga belum mengucapkan selamat tinggal.

Biar aku buka.

Terima kasih.

Ini.

Tukang tidur.

Apa kau bisa beritahu kemana Xiao Gao pergi?

Kumohon.

[ Dia tidak berdaya... dan juga kesepian... Aku akan menyayangimu... Tukang tidur. ]

Kenapa kalian tidak mengucapkan selamat tinggal?

Mana bisa aku berkemas kalau semuanya aku yang kerjakan?

Bisa kita tak usah pindah saja?

Ini adalah rumah Ayah dan Ibu yang melahirkan aku.

Tidak secepat itu.

Bukannya kalian bilang... Bukannya kalian bilang apapun yang terjadi kalian akan ucapkan selamat tinggal?

Kenapa kalian tidak mengucapkan selamat tinggal padaku?

Mana bisa aku pergi sendirian?

Kenapa kalian meninggalkanku?

Kalian bohong padaku.

Kalian bohong.

Aku benci kalian.

Jangan bohong lagi. Jelas-jelas ada cara untuk ucapkan selamat tinggal.

Tidak ada yang namanya perpisahan.

Kalian sudah bohong padaku.

Ayah, tapi restoran bubur telurnya cukup jauh.

Bisa tidak aku beli bubur babi dengan telur pitan didekat rumah saja?

Tapi hari ini Ayah ingin sekali makan itu.

Metro of Love (Tai Bei Ai Qing Jie Yun Gu Shi / 台北愛情捷運故事) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Metro of Love (Tai Bei Ai Qing Jie Yun Gu Shi / 台北愛情捷運故事)

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left