هماهنگ با نسخه‌های زیر

WEBDL episode 02 VIU
ناشر Altruis

برچسب‌ها

webdl
web
WEBDL
تاریخ انتشار: 2020-04-30
تعداد دانلود: 35
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Jadi,

hubungan antara kamu, Satomi, dan Mikami bagus.

Kenapa kamu melakukan itu kepadaku?

Ini semua salahmu!

Setelah kamu melakukan itu kepadaku...

Kanchi.

Ya.

Aku tiba-tiba ingin

menjadikanmu milikku.

Panas!

Panas sekali!

Maafkan aku.

Apa aku membangunkanmu?

Tidak.

Ada apa?

Kamu mau ke mana?

Aku akan kembali.

Apa?

Selamat pagi, aku Mikami.

Bisakah kita bertemu malam ini?

Terima kasih atas kerja kerasmu. - Terima kasih atas kerja kerasmu.

Kamu lebih dahulu.

Baiklah.

"Episode 2"

Kamu tidak sengaja bercinta dengannya?

Apa yang terjadi?

Aku bingung.

Apa rencanamu?

Rencana apa?

Kamu berencana menjadi kekasih Mikami?

Selamat datang.

Anda ingin memanaskan makanan Anda?

Tentu. Maaf sudah merepotkan.

Ada apa?

Kenapa kamu merajuk?

Aku tidak merajuk.

Selamat datang. - Di mana kamu sekarang?

Aku di toko swalayan dekat rumahku.

Aku di dekat rumahmu.

Kamu mau makan malam bersama?

Kamu makan makanan seperti ini setiap hari?

Kamu akan mati muda.

Kamu kuat.

Sebaiknya kamu mendengarkan dokter.

Boleh aku minta satu lagi?

Ya.

Omong-omong, Sekiguchi memberitahuku soal itu.

Apa?

Dia bilang kepadaku bahwa kamu mencampakkannya.

Kamu mengungkapkan perasaan, tapi akhirnya menarik ucapanmu.

Apa mungkin berpura-pura tidak terjadi apa-apa?

Aku mabuk. Aku berani mengungkapkan perasaan hanya karena alkohol.

Begitu rupanya.

Kalau begitu,

tidak masalah jika aku mengencaninya, bukan?

Sekiguchi akan menjadi milikku.

Omong kosong apa itu?

Jangan konyol.

Aku pergi.

Kenapa kamu pergi begitu cepat? Kamu belum menghabiskan makananmu.

Aku ada kencan dengan seorang wanita.

Apa? - Tetap berhubungan.

Kamu bisa menghabiskan sisanya.

Sampai jumpa. - Hei!

Selamat pagi.

Kanchi.

Selamat pagi.

Selamat pagi.

Kamu tampak tidak bersemangat.

Apa ditolak begitu berat bagimu?

Bukan soal itu.

Kamu terganggu karena aku?

Tunggu.

Hei, kamu mendengarkan?

Nona Akana, kamu senang mengolok-olokku?

Aku sama sekali tidak bisa membaca pikiranmu.

Kamu tidak akan bisa membaca pikiran bahkan setelah satu juta tahun.

Aku tidak memahaminya.

Apa isi poin tambahannya?

Ini daftar kasus untuk referensi ke depannya.

Karena kita punya anggaran tambahan,

kuputuskan memasukkan beberapa kasus untuk referensi ke depannya.

Tentu saja ada anggaran tambahan!

Ini promosi untuk Olimpiade!

Bisakah kamu berhenti membuat masalah?

Jangan lupa merobeknya.

Maafkan aku.

Permisi.

Pak Ishigawa marah besar.

Ya.

Kudengar proposal mereka ditolak oleh Nona Akana

dan proposal akhirnya memenangi lelang.

Hasilnya bagus.

Tidak diragukan lagi,

tapi Pak Ishigawa tidak senang.

Kurasa begitu.

Kepala Departemen terlalu lembek dengannya.

Akana?

Kamu dahulu.

Baiklah.

Apa rumornya benar?

Rumor bahwa Kepala Departemen memberikannya apa pun?

Ya.

Itu hanya rumor.

Nona Akana bukan hanya cantik, tapi dia juga sangat kompeten.

Orang-orang hanya iri kepadanya.

Nagao, kemarilah.

Tentu.

Kamu ada waktu luang malam ini?

Ya.

Tolong bekerjalah untukku sebagai pengawal malam ini.

Minta instruksi dari Akana. - Apa?

Promosi mendatangkan respons positif.

Silakan.

Aku senang kami menunjuk perusahaanmu untuk promosi itu.

Suatu kehormatan bisa menerima pujian dari Anda.

Nona Akana, aku berpikir

mungkin kita masih bisa berteman ke depannya.

Terima kasih.

Kamu tampak cantik memakai gaun putih.

Benarkah?

Ya.

Terima kasih sudah memperhatikanku.

Terima kasih atas traktirannya.

Itu hanya tanda terima kasih.

Kami yang harus berterima kasih.

Nona Akana, kamu tinggal di Sanda, bukan?

Ya.

Aku akan mengantarmu pulang dalam perjalanan pulang.

Masuk ke mobil. - Maafkan aku.

Kami ada diskusi pekerjaan setelah ini.

Terima kasih atas tawarannya.

Benarkah?

Ya.

Terima kasih atas tawarannya.

Begitu rupanya.

Kita akan melakukannya lain kali. - Terima kasih.

Terima kasih.

Terima kasih banyak.

Ada apa?

Bukan apa-apa.

Ada apa?

Kanchi, caramu bersikap tadi

cukup keren.

Apa?

Kamu membantuku saat dia menempel kepadaku.

Ini misi yang diberikan Kepala Departemen kepadaku.

Misi yang diberikan Kepala Departemen kepadamu?

Ya.

Dia menyuruhku menjadi pengawalmu.

Kamu serius? Hatiku berdebar karenamu.

Begini...

Kamu sungguh mengencani Pak Waga?

Maafkan aku. Pura-pura saja aku tidak bertanya.

Bagaimana jika aku bilang ya?

Apa?

Kamu serius?

Itu perselingkuhan.

Aku tidak bisa melakukan apa pun. Aku menyukainya.

Tidak, meski begitu...

Kamu tidak bisa berhenti mencintai seseorang begitu saja.

Jika perasaan itu bisa dihentikan atas kemauanku sendiri,

aku tidak akan jatuh cinta kepadanya sejak awal.

Kamu hampir melewatkan tenggat untuk menyerahkan laporan.

Maaf sudah merepotkan.

Selesaikan uji klinisnya dan kamu selesai.

Lakukan yang terbaik.

Aku akan menyusul nanti.

Itu saja.

Biar kuperiksa.

Terima kasih.

Akhirnya aku tidak perlu mengulang semester ini.

Ada apa dengan wajahmu?

Ini?

Aku tercakar kucing piaraanku.

Kucing?

Sampai jumpa.

Apa yang terjadi?

Itulah yang kupikirkan. - Mari kita bicarakan.

Jujur saja.

Nona Akana,

kamu sangat tidak peka.

Tidak, aku tidak bercanda.

Kamu menyebabkan masalah bagi orang lain.

Kamu tidak perlu melibatkan orang lain dalam hal ini.

Katakan saja kamu terganggu olehku.

Nagao, kamu punya pemikiran yang sama, bukan?

Apa?

Permisi, Nagao. Pesan dua koktail lemon untukku.

Kenapa kamu tidak mendengarkanku?

Baik, aku mengerti.

Permisi. - Tunggu sebentar.

Mari pesan makanan lagi. - Baiklah.

Kamu butuh bantuan? - Tidak apa-apa.

Maaf membuat Anda menunggu. - Permisi.

Aku pesan dua koktail lemon. - Baiklah.

Dua acar

dan dua sup telur gulung.

Tunggu sebentar!

Apa yang kamu lakukan?

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left