هماهنگ با نسخه‌های زیر

Still Loving You E051-055
ناشر indri danti22
credit to Viu

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2017-02-28
تعداد دانلود: 15
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"Still Loving You"

Kalian mau hidangan spesial apa?

Kami mau doenjangjjigae dan rebusan pasta kedelai.

Ada apa dengan bawang bombainya?

Tampaknya beku.

Yoon Soo Ho?

Soo Ho, kamu sedang apa?

Kalian tidak bisa melihat? Aku sedang bekerja.

Kamu mendapat pekerjaan di sini setelah dipecat?

Mengatakan aku dipecat mengecewakan.

Kamu tidak bisa bilang aku berganti pekerjaan saja?

Itu sama saja.

Apa dia akan memakai koneksi untuk kembali ke perusahaan?

Apakah dia dilatih sebagai pewaris?

Lalu apakah dia akan mewarisi restoran populer ini?

"Pangan Yoonga"

Apakah sesulit itu baginya mencari pekerjaan di tempat lain?

Maksudku Soo Ho.

Dia pasti punya alasannya sendiri.

Kenapa kamu tersenyum, Nona Park?

Apa? Bukan apa-apa.

Menarik saja karena kita berpapasan dengan kolega lama.

Astaga.

Nona Kim?

Kurasa ada dokumen yang kurang.

Maafkan aku.

Kulihat Oh Eun Soo masih di sini.

Kamu tidak tahu?

Dia akan tetap bersama tim perencanaan.

Pak Choi dari... - Dia akan terus bekerja di sini?

Ya, apa ada yang salah dengan itu?

Tidak.

Itu bagus, Eun Soo.

Ya, Nona Kim.

Apa yang terjadi?

Kenapa dia tidak mau menghilang dari pandanganku?

Soo Ho, kemarilah.

Ada apa? Biar aku menyelesaikan ini.

Ada apa denganmu?

Sikapmu tidak seperti biasanya.

Dahulu Ayah menyuruhku belajar cara kerja semua hal di sini.

Dahulu kamu bilang kamu benci bau doenjang.

Kamu berencana meminta kartu kredit dan uangmu, bukan?

Ayah.

Aku ingin belajar bekerja dari Ayah.

Kamu bersungguh-sungguh?

Apa kamu merencanakan sesuatu?

Aku ingin bekerja di sini dan belajar cara membuat doenjang.

Aku tidak bisa memahami Ayah saat melihat mangkuk kosong.

Tapi aku ingin tahu lebih banyak tentang doenjang

yang mulai dibuat Nenek dan Ayah teruskan.

Entah kapan aku akan berhenti,

tapi aku ingin berusaha semampuku selagi berada di sini.

Aku akan mulai dari bawah.

Tolong beri aku kesempatan.

Baiklah.

"Jangan memberiku alasan" - "Jangan memberiku alasan"

"Jangan memberiku alasan apa pun" - "Jangan memberiku alasan apa pun"

Ibu mempelajarinya dari Na Ra? - Ya.

Apakah ibu terlalu keras?

"Jangan memberiku alasan"

Saat pria berkata mereka sibuk dan bekerja lembur,

memberimu alasan dan mengabaikan SMS-mu,

itu artinya sesuatu terjadi.

Sungguh? Apa ada yang salah jika mengabaikan telepon dan SMS?

Tentu saja.

Kecuali satu persen yang memang sibuk, mereka semua berbohong.

99 persen lainnya, entah sudah bosan

atau berpacaran dengan orang lain.

Dia tahu betul sifat pria.

Itulah sebabnya aku menceraikan mantan suamiku.

Dia memberitahuku dia sibuk,

tapi aku mendapati dia punya dua ponsel.

Aku menemukannya dan menghancurkan sampai berkeping-keping.

Kamu orang yang asyik sekali.

Baiklah, ibu sudah selesai.

Kemarilah.

Baiklah.

Itu cantik sekali. Aku sangat iri.

Benar.

Ibu yakin aku boleh memiliki ini?

Tentu saja ini untukmu.

Lihat di sini.

Ibu bahkan menjahit namamu di atasnya.

Terima kasih, Ibu. Pasti mata Ibu sakit.

Kita menyulam dengan tangan, bukan mata.

Ibu bisa melakukannya.

Ibu juga sudah menyelesaikan yang putih.

Kamu tidak bisa melakukan ini sekarang.

Maafkan aku.

Banyak pelanggan datang kemari karena kamu belakangan ini.

Kamu tidak bisa bekerja lebih lama lagi?

Bagaimana jika aku mengurangi jam kerjamu?

Atau kamu menginginkan kenaikan gaji?

Tidak, aku tidak meminta kenaikan gaji.

Kurasa sebaiknya aku fokus belajar untuk sementara.

Baiklah. Aku tidak bisa mencegahmu karena kamu seperti keponakanku.

Ambillah. Ini gaji untuk pekerjaanmu sampai hari ini

dengan sedikit bonus.

Terima kasih.

Bibi... Hei.

Kamu sudah putus dengan pacarmu.

Ya.

Kamu pasti sedih.

Aku lebih baik dari dugaanku.

Mungkin aku sudah siap secara emosional untuk ini.

Karena kamu berhenti bekerja, apa kamu akan belajar?

Ya, sebaiknya begitu.

Aku akan lulus ujian tahun ini.

Belajar mengalihkan perhatianku dari pikiran negatif.

Sayang, tidak banyak kesempatan bagi anak muda.

Aku tidak akan mengatakan hal-hal seperti, "Jangan sedih."

Telepon aku kapan saja kamu mau. Aku akan mentraktirmu makan.

Terima kasih, Soo Min.

"Pusat Pendukung Disabilitas Cinta Hebat Seoul"

"Sukarelawan Berbagi Cinta, Sukarelawan Batu Loncatan"

Astaga. Bagaimana ini bisa terjadi?

Aku tahu.

Seolah-olah kita berteman baik saja.

Bu Kim. Kenapa tidak beristirahat di rumah saat cuaca dingin begini?

Kamu sudah bekerja sukarela dan memberi donasi. Terima kasih.

Jangan bilang begitu. Orang lain melakukan hal yang sama.

Tidak banyak orang yang membantu terus-menerus sepertimu.

Kamu pantas dikagumi.

Tolong hentikan.

Aku akan bekerja sukarela di sini sampai tidak bisa bergerak lagi.

Terima kasih, Bu Kim. - Sama-sama.

Kamu bersikap seolah-olah kamu Bunda Teresa.

Jika kamu ingin dikagumi juga,

kamu harus terus bekerja sukarela setelah masa percobaanmu.

Kamu juga harus memberi sumbangan besar karena kamu kaya.

Apa yang akan kamu lakukan dengan semua uang itu?

Sebenarnya, kamu tampak sangat serakah.

Astaga, aku benci wanita tua itu.

"Pangan Yoonga"

Soo Hyun.

Maksudku, Pak Yoon. - Hai. Kamu sudah makan siang?

Ya, sudah.

Kenapa kamu mengizinkan Eun Soo tinggal di sini?

Apa?

Seharusnya dia dipindahkan ke pabrik.

Itu karena tim perencanaan kekurangan staf dan seseorang

dari tim logistik mendaftar untuk posisi itu.

Jadi, aku memutuskan membiarkannya tinggal di sini.

Apa ada masalah soal itu?

Tidak, bukan begitu.

Mengubah keputusanmu seperti itu bisa merusak budaya perusahaan.

Mempertahankan budaya perusahaan memang penting,

tapi aku juga harus fleksibel dalam mengambil keputusan logis.

Kamu mengerti?

Ya, aku mengerti.

Bagaimana kemajuan investasinya?

Para investor masih memeriksa rencana bisnis kita.

Nenekku akan mampir besok.

Dia ingin mendengarnya dari kita.

Begitu, ya. Itu bagus.

Sebaiknya aku mentraktirnya makan siang besok.

Makan siang?

Nenek sedang mengerjakan layanan masyarakat.

Aku tidak bisa memberitahunya.

Nenek sibuk sekali belakangan ini.

Kurasa dia akan datang pada sore hari.

Benarkah?

Baiklah.

Kamu mau ikut kontes binaraga? Ini.

Kamu tidak menjawab teleponku. Apa ada yang mengganggumu?

Tidak.

Kudengar saat seorang pria berolahraga sangat keras,

itu artinya dia sangat ingin menjadi sehat,

dia sedang stres,

atau patah hati. Kamu yang mana?

Tidak satu pun.

Apakah bosmu memarahimu lagi? Apa kamu dipecat?

Tidak.

Lalu, apakah kamu patah hati?

Apa kamu dicampakkan oleh orang yang kamu sukai?

Akhirnya, kamu tersenyum.

Menyenangkan melihatmu tersenyum.

Kenapa kamu tidak mulai berolahraga?

Tampaknya kamu kemari hanya untuk bersenang-senang.

Kamu benar.

Aku merasa frustrasi karena bekerja di tokoku sepanjang hari.

Menyenangkan bertemu dengan temanku di sini.

Aku tahu kamu punya teman pria lainnya.

Apa? Aku punya teman pria lain?

Kamu satu-satunya teman priaku.

Maksudku pria yang mengobrol di kafe denganmu.

Dia tinggi. Mata dan hidungnya besar.

Pria tinggi dengan mata dan hidung besar?

Manajer itu.

Kurasa kamu melihat Manajer.

Manajer?

Dahulu, aku bekerja di pasaraya.

Dia manajer toko pakaian wanita.

Aku bertemu dengannya setelah lama tidak bertemu.

Katanya dia mengelola beberapa toko pakaian di dekat sini.

Jadi, dia juga memberiku banyak pekerjaan.

Benarkah? Astaga.

Still Loving You (The Shining Eun Soo / Bitnara Eunsu / 빛나라 은수) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Still Loving You (The Shining Eun Soo / Bitnara Eunsu / 빛나라 은수)

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left