نخستین 63 خط.
Anam_Knight_Tuban 09/12/2014
Prajurit! Bawa Ruqaiya keluar dari sini!
Hentikan!
Kalau kau adalah kaisar, maka aku ad\aah Marium Makani
Aku tahu kalau kau adalah Marium makani
Aku disini bukan sebagai anak atau suami, tapi raja yang melakukan keadilan
Kau tak bisa menahan istri Raja Mughal. Itu hukumnya.
Ratu Ruqaiya masih seorang Ratu.
Aku tahu dia melakukan kesalahan tapi dia melakukan itu demi Salim
Dia berhak membela Salim
Karena itu aku minta kau membebaskan Ruqaiya
Karena dia sangat mempedulikan saHm, aku minta kau bebaskan Ruqaiya
Karena dia sangat mempedulikan saHm, aku minta kau bebaskan Ruqaiya
Kalau semua sudah selesai, maka keputusanku adalah Salim bersalah
Aku tahu dia sengaja melakukan kesalahan tapi seorang wanita tua harus menderita karena ini
Aku tahu dia sengaja melakukan kesalahan tapi seorang wanita tua harus menderita karena ini
Kesalahan kedua dia adalah dia kabur saat melihat Qadir terluka dan bukannya menolongnya
Kesalahan kedua dia adalah dia kabur saat melihat Qadir terluka dan bukannya menolongnya
Kesalahan ketiga dua adalah saat dia ditanya, dia berbohong.
Qadir sangat berarti bagi wanita tua itu
Qadir sangat berarti bagi wanita tua itu
Dia biasa melakukan semua hal untuk wanita tua itu,
Dia biasa melakukan semua hal untuk wanita tua itu,
Sampai Qadir pulih, Salim akan menggantikan Qadir
Sampai Qadir pulih, Salim akan menggantikan Qadir
Dia akan melakukan semua pekerjaan Qadir. Pangeran Salim akan menggantikan Wadir.
Dan dia akan menjadi penduduk biasa
Kau adalah tangan kanan Kaisar. Dia akan mendengarkan dirimu.
Aku tak bisa apa-apa, Salim
Tapi dia akan mendengarkanmu
Aku tak bisa mengubah keputusan Kaisar
Ayo
Nenek! Bibi!
Nenek, bicaralah pada ayah. Minta ayah membatalkan hukuman ini
Kami akan memanggilmu kembali kesini setelah Qadir pulih
Kami akan memanggilmu kembali kesini setelah Qadir pulih
Sudah waktunya pergi
Sudah waktunya kalian berpamitan
Mari kita pergi
Tapi aku tidak mau pergi, kakak
Ijinkan aku ikut dengan Salim!
Tidak, Daniyal. Hukuman ini Hanya untuk Salim
Mari kita pergi
Maafkan aku, ayah!
Jangan biarkan aku pergi dari istana, ayah!
Hari ini kau berlutut di depanku tapi jangan pernah berlutut pada siapapun selain Tuhan
Ibu, kau adalah Tuhanku, jadi aku berlutut di depanmu. Jangan biarkan aku pergi, ibu.
Ibu, kau adalah Tuhanku, jadi aku berlutut di depanmu. Jangan biarkan aku pergi, ibu.
Dengar, Salim, kalau kau harus dihukum, maka kau harus hadapi dengan berani.
Bukan dengan rasa takut. Mengerti?
Jodha, kendalikan dirimu. Kaisar tidak akan suka meHhatmu seperti ini.
Kau adalah Marium Zarnani. Kelak saat salim pergi berperang, kau akan menangis seperti ini?
Salim kelak akan menjadi Raja. Anggap ini sebagai Perang pertama Salim
Kau harus antar da dengan senyuman, Jodha
Marium Zamani mungkin bisa hadapi mi, tapi tidak seorang ibu
Ibu...
Kalau ibu bicara pada ayah, pasti dia akan menyetujui permintannya
Bagaimana aku bisa menghentikanmu, anakku? Aku tak bisa apa-apa.
Aku tahu Shekhu Baba akan pergi untuk menjalani hukuman.
Tapi kau dan Rahim akan selam awasi dia dan keselamatan dia sangatlah penting
Jangan sampai terjadi apa-apa pada anakku
Baik, Yang Mulia
Bibi Fatima?
No comments yet. Be the first to leave one.