نخستین 164 خط.
2 Tahun yang Lalu
Bahkan apa alasannya aku sudah tak ingat.
Untuk hal yang sepele.
Kami...
Han Dae-Wi!
Woo Seung-Tae!
Kami selalu berkelahi.
Aku kalah. Sial.
Kenapa kau malah tertawa?
Kenapa kau? Hal seperti itu pun kau tak mengerti, ya?
Kenapa kau...
Kau membuatnya terlihat mudah You make it look easy
Ku sedang berpikir keras sekarang I'm thinkin' hard right now
Karena, kutahu bahwa kau inginkanku Cause, I know that you want me
Dari luar dalamnya From the inside out
Kau buatku terdiam You got me speechless
Ku bicara terlalu banyak I'm runnin' my mouth
Aku merahasiakannya I was keeping it secret
Tapi kata-kata itu keluar But the word got out
Kau cepat, lalu melambat You're fast, then you're slow
Kenapa kau dingin, lalu progresif Why you cold, then you're forward
Kau memikatku sekarang You're luring me out now
Sampai dindingnya runtuh Till the walls come down
Ya, lalu tidak Yes, then you're no
Tapi ku tak melepaskannya But I'm not letting go
Ku kan jadi kontradiksimu I'll be your CONTRADICTION
Kontradiksi CONTRADICTION
Ku kan jadi kontradiksimu I'll be your CONTRADICTION
Ku kan jadi kontradiksimu I'll be your CONTRADICTION
Kau cepat, lalu melambat You're fast, then you're slow
Kenapa kau dingin, lalu progresif Why you cold, then you're forward
Kau cepat, lalu melambat You're fast, then you're slow
Ya, lalu tidak Yes, then you're no
Tapi ku tak melepaskannya But I'm not letting go
Ya, lalu tidak Yes, then you're no
Ku kan jadi kontradiksimu I'll be your CONTRADICTION
Petarung manakah
yang akan melaju ke babak final penyisihan wilayah Seoul?
Pertandingan sengit di semifinal Grup B antara
seorang pengguna Taekwondo, Jin Mo-Ri.
Melawan pengguna Jiujitsu Brasil, Byeon Jae-Hee!
Aku sudah lihat teknik yang kau gunakan untuk kalahkan Gang Man-Seok!
Dan teknik itu takkan mempan untukku!
Dengan ini maka akan berakhir!
Jatuh!
Pemenang: Jin Mo-Ri!
Dia sudah perlihatkan kekuatan yang sangat hebat!
Pertandingan final akan diisi Jin Mo-Ri melawan
Han Dae-Wi!
Turnamen nasional God of High School yang sangat didambakan,
siapakah yang akan meraihnya?
Mereka bilang, kalau besok aku sudah bisa pulang.
Sangat hebat, ya.
Aku tak tahu apa-apa soal nanomesin ini, tapi...
Aku dimarahi karena tak ke sini saat terluka.
Karena siapa yang sangka kalau ini ternyata bisa sembuhkan luka dari luar pertandingan.
Harusnya bilang dari awal.
Jangan berpikir yang tidak-tidak, ya.
Dia bukan musuh yang bisa kau kalahkan saat kau pikirkan banyak hal.
Penyebab aku kalah adalah karena aku lebih lemah dari dia, itu saja.
Tapi kau sampai terluka.
Itulah yang kumaksud.
Apa pun yang terjadi, aku harus menang.
Tapi masih ada yang kurang dariku.
Aku tak sangka kalau gaya bertarungnya seperti itu.
Mau bagaimanapun itu adalah dia.
Karena pukulan takkan berbohong.
Tapi kita pun juga tak mengerti kenapa dia sampai seperti itu.
Kondisinya,
seperti tak ada perubahan.
Tadi pagi, dia sempat bangun sebentar.
Dia sangat ingin bertemu denganmu.
Akhirnya saat ini sudah tiba!
Babak final penyisihan wilayah Seoul God of High School!
Yang datang pertama, adalah Jin Mo-Ri.
Selanjutnya adalah kedatangan Han Dae-Wi!
Apa anak harimau itu akan bangun?
Para petarung, dimohon bersiap.
Siap!
Mulai!
Ini hebat sekali!
Pertarungan baru saja dimulai, tapi kedua peserta sudah mulai saling serang!
Imbang, ya? Tidak.
Kemampuan mereka masih sedikit berbeda.
Kalau berlangsung lama, yang kemungkinan tak diuntungkan adalah...
Ya, dia sendiri juga menyadarinya.
Baik.
Takkan kumaafkan
setelah kau buat temanku seperti itu.
Renewal Taekwondo:
Tiga Tendangan Beruntun!
Berdiri.
Maaf, tapi kalian
sama sekali tak kuanggap sebagai teman!
Teknik Rahasia: Bentuk Empat Dewa Pelindung.
Kuda-kuda Pertama:
Kura-kura Hitam!
Su-Mi, kalau hanya ini saja, aku bisa membawanya sendiri.
Tak boleh! Sampai Kakak benar-benar pulih, biar aku saja yang urus.
Aku akan urus kepulanganmu.
Tunggu saja di lobi.
Baik. Kakak, lewat sini.
Salah, tapi lewat sini.
Kakak, tetap berada di belakangku, ya.
Baik.
Rumah sakit ini luas sekali.
Bisa bingung kalau sampai tersesat.
Di rumah sakit ini, ada satu orang lagi yang gunakan nanomesin, ya?
Biar aku yang memandu!
Aku sudah lihat map rumah sakit.
Jadi, aku ingat di mana lobi itu!
Kakak, masih di belakangku, 'kan?
Hati-hati, ya.
Baik.
Seung-Tae, tidak...
Jangan, bangunlah!
Masih ada hal yang harus diselesaikan dengan Dae-Wi, 'kan?
Seung-Tae!
Bentuk Empat Dewa Pelindung.
Kuda-kuda Pertama:
Kura-kura Hitam!
Kuda-kuda Kedua:
Burung Api!
Aku sudah dengar apa keinginanmu.
Kalau kau berhasil menangkan turnamen GOH tingkat nasional,
kami akan rawat temanmu yang sakit dengan nanomesin.
Kalau seperti itu, takkan sempat.
Kuda-kuda Ketiga:
Harimau Putih!
Baiklah, mari kita buat perjanjian.
Kalau kau bisa menang di pertandingan semifinal besok dan final
secara telak,
dan menjuarai babak penyisihan wilayah Seoul...
Semua yang kulakukan tadi hanya pemanasan!
Dengan ini, berakhir!
Kuda-kuda Terakhir:
Naga Biru!
Jin Mo-Ri sudah jatuh!
Sepuluh! Sembilan! Delapan!
Tujuh! Enam! Lima! Empat! Tiga!
Barusan kudengar kabar tentang temanmu, Woo Seung-Tae,
kalau dia baru saja embuskan napas terakhirnya.
Dua! Sa...
Dia bangun!
Dia berhasil bangun di saat hitungannya hampir selesai!
Itu Han Dae-Wi!
Kudengar dia baru hajar habis- habisan anak-anak dari SMP barat itu.
Dan katanya dia juga habisi anak SMA.
Gawat, jangan sampai kita berurusan dengannya.
Minggir, Sialan!
Maaf.
Kasihan sekali.
Teman-temanmu semua sudah kabur, lo.
Sepertinya, kemampuanmu memang hanya sebegini!
Kenapa kau malah senyum-senyum begi...
Kau...
Aku sudah dengar kalau kau menerjang ke sini sendirian untuk selamatkan temanmu.
Meski tampak menyeramkan, kau sangat baik, ya?
Kau juga temannya, ya?
Akan kami habisi kalian!
Aduh, aduh.
Tapi tak kusangka mereka sampai berlinang air mata begitu.
Teman-temanmu pasti akan terkejut!
Mereka bukan temanku.
No comments yet. Be the first to leave one.