نخستین 174 خط.
Manusia hampir dilenyapkan oleh iblis.
Dan yang selamatkan manusia hanyalah seorang penyihir.
Dia dipanggil Kaisar Sihir, dan dia pun jadi legenda.
Yang menyerang Kastel Semanggi adalah
para anggota Pasukan Fajar Keemasan yang bereinkarnasi menjadi Elf.
Ditambah lagi, Licht dan Raia yang mengendarai markas terbang sudah sampai di ibu kota Kerajaan Semanggi.
Ada batu raksasa datang, padahal tak diudang, lo.
Tapi si Tn. Burung Cantik datang juga, lo.
Nozel dan Noelle yang bergabung dengan Yami dan yang lainnya,
berpencar dalam kelompok untuk lindungi orang-orang di Kerajaan Semanggi.
Tapi sesampainya Noelle dan Nozel di tempat mereka dibesarkan,
mereka harus hadapi musuh dengan sihir kompas.
Lalu, dengan pengalaman dari pertempuran berulang kali,
dan juga latihan keras yang dia jalani,
dengan semua itu dan hasratnya untuk selamatkan saudara-saudaranya pun
Noelle dapatkan kekuatan baru!
Hancurlah!
Kau dan dunia ini!
Halaman 109 Dua Bersaudara Pengguna Sihir Ruang
Kediaman Keluarga Vermillion
Tak peduli berapa kali pun diserang, kembali seperti semula.
Dasar manusia, beraninya gunakan sihir sepengecut ini!
Ada beberapa musuh di lantai ketiga dan di halaman dalam.
Itu artinya rute teraman dan terindah untuk melarikan diri adalah...
Sebelah sana.
Nah, Semuanya, bergegaslah.
Ya, terima kasih, Mimosa, Kirsch.
Kami terselamatkan.
Tempat ini adalah kediaman keluarga Vermillion.
Wilayah ini sangat familier bagi kami, dan...
Sihir bunga sakuraku yang indah juga membantu
bingungkan musuh di saat kita lindungi dan sembunyikan orang-orang kita.
Dan jamur-jamur kecil serta sihir jamur itu lemahkan sihir musuh dan kemampuan musuh mendeteksi kita.
Ditambah lagi, sihir tanaman milik adikku
memetakan kediaman kami dan bimbing korban ke tempat aman.
Kalau tujuan kita adalah mengevakuasi, sihir kami sangatlah cocok untuk itu.
Bahkan tak perlu teteskan darah.
Indah sekali!
Tolong tutuplah mulutmu, Kakak.
Mereka bisa dengar suaramu, lo.
Mereka langsung jadi musuh, padahal tubuh mereka hanya diambil alih Elf.
Para anggota Pasukan Fajar Keemasan,
kami pasti akan kembalikan kalian seperti semula.
Halo, kalian sedang berjuang, ya?
Anggota Pasukan Fajar Keemasan David Swallow
David!
Tidak, namaku Baval.
Aku sama sekali tak rasakan keberadaannya.
Kenapa dia bisa temukan kami?
Apa sihirnya tak mempan?
Oi, oi, jangan terlihat seram begitu, dong.
Maaf ganggu kalian sedang berjuang,
tapi aku hanya temukan kalian dan menyapa kalian secara biasa.
Kalau aku mau, kalian sudah mati dari tadi, lo.
Jadi, tak ada artinya kalian panik.
Apa-apaan Elf ini?
Apa yang kauinginkan?
Tak ada.
Mari berbincang dengan santai.
Asal kalian tahu, kami bereinkarnasi dengan energi sihir yang jauh lebih besar dari kalian,
dan berkumpul di kediaman keluarga kerajaan ini.
Harusnya kalian bisa merasakannya, 'kan?
Saat ini, ada energi sihir yang jauh lebih kuat dari kami sedang menuju ke sini.
Jadi, kabur keluar pun percuma saja.
Habisnya, kalian semua hanya akan terbunuh.
Jadi, menyerah sajalah dengan santai.
Aku memang hebat, tapi yang di luar sana juga sama hebatnya, lo.
Ya, bikin kangen saja, aku ingin segera bertemu mereka.
Takkan kubiarkan itu terjadi!
Kami takkan menyerah!
Itu bukan masalah, tapi maksudku...
Kalau raja kalian kami rebut, bukankah kami yang menang?
Kediaman Kira - Menara Pusat
Saat ini, ada orang yang sangat kuat sedang menuju tempat raja kalian, lo.
Dia itu kejam, gigih, dan keras kepala, jadi, raja kalian takkan bisa kabur, lo.
Ah, selain itu...
Kalau dia gunakan sihir itu untuk membunuh, mustahil raja kalian bisa bertahan hidup.
Sihirku bahkan tak sanggup menepis sihir itu.
Tak kusangka dia sekuat ini.
Kurang ajar!
Apa yang kau lakukan di tempat suci ini?
Ada apa, Langris?
Jadi, dia raja yang sekarang, ya.
Dia terlalu kerempeng, deh.
Kerempeng?
Apa maksudmu menyebutku kerempeng, Kurang Ajar?
Ternyata putra kalian memang pengkhianat!
Raja, pasti ada suatu kekeliruan!
Benar, tak mungkin Langris berbuat sebodoh ini...
Diam!
Ya ampun, bisa-bisanya mereka biarkan bedebah ini lewat.
Kesatria Sihir lainnya dan juga Julius tak ada gunanya!
Baiklah, Bedebah, akan aku perlihatkan sihirku!
Lihatlah energi sihirku yang luar biasa!
Kau akan gemetaran dan takkan sanggup kabur!
Sihir Cahaya:
Kilauan Cahaya Raja Mutlak!
Bagaimana?
Apa kau lihat sihir tingkat dewaku ini?
Nah, tunduklah di hadapanku!
Sihirku!
Sihir cahaya yang lambat sekali, ya.
Aku takkan langsung membunuhmu.
Pertama, kuhilangkan dulu kakimu.
Hentikan!
Langris!
Tolong berhentilah, Langris!
Kalau kau tak berhenti,
baik kau, maupun orang yang berharga bagimu, akan merasa sedih.
Berisik.
Setelah kalian bantai semua Elf, berani-beraninya kau bicara soal rasa sedih!
Langris!
Kau baik-baik saja, Finnes?
Finral.
Finral!
Siapa kau ini?
Aku ini kakakmu!
Finral, jangan berlagak keren!
Aku tak berlagak keren, tahu!
Kenapa mereka sampai dibiarkan masuk?
Selain dirimu, semua orang-orang bercahaya itu sudah kami bereskan.
Kalau saja si kerempeng ini melakukannya dengan benar, harusnya bisa lebih cepat lagi.
Justru kau sendiri yang malas-malasan, 'kan,
dasar otak otot!
Sepertinya kalian terlalu besar kepala,
dan membuat kesalahan dengan memencarkan pasukan, ya.
Kalian kalahkan mereka?
Beri tahu aku bagaimana mungkin kalian bisa melakukannya?
Seperti ini cara kami!
Takkan kuberi kau kesempatan...
...menyerang!
Maaf, tapi sepertinya sihirku akan menyerang penyerangku secara otomatis.
Hiburlah aku, Manusia!
Menarik!
Benar-benar sihir ruang tingkat tinggi!
Tak ada penyihir ruang yang bisa batalkan sihir seperti itu!
Selain itu, sihir itu melindunginya secara otomatis?
Benar-benar perisai terkuat!
Ayah, Finnes.
Serahkan yang di sini pada kami dan larilah!
Hentikan itu!
Bisa apa tukang antar Banteng Hitam melawan Langris?
Hanya karena aku adalah tukang antar Banteng Hitam,
dan dia adalah wakil komandan Fajar Keemasan, itu tak ada hubungannya.
Saat ini, alasanku bertarung adalah
karena aku adalah kakaknya!
Finral.
Bisakah Anda tak remehkan alat transportasiku?
Baik, Anda menghalangi,
jadi, cepatlah minggir, Paman!
Langris!
Langris!
Baik, Bibi juga.
Langris!
Finral, tolong kembalilah hidup-hidup, ya.
Ya, bersama dengan Langris.
Hoi!
Kenapa bukan aku yang dievakuasi duluan?
Dasar, kerja kalian itu lelet sekali.
Oh, tunggu.
Aku masih harus memotongmu kecil-kecil.
Langris.
Sepertinya bocah ini akan jadi lawan yang layak untuk ditebas.
Sihir Tebasan: Death Scythe...
...Bermekaran!
Dasar belalang bodoh!
Cara menolong Anda gila sekali!
Beliau itu raja, lo!
Kau memotong tebasanku.
Bagus, bagus!
Dia hanya lihat musuhnya!
Kau masih berpikir bisa menghadapiku?
Tahu dirilah, Manusia!
Dia bisa bersamaan gunakan sihir pertahanan dan sihir serangan, ya.
No comments yet. Be the first to leave one.