نخستین 200 خط.
Langsung dari Netflix is a Joke Festival, selamat datang di A Really Bad Idea.
Inilah The Roast of Kevin Hart.
Dan Philly pastinya hadir.
Sambutlah benda terbulat di Tires, Shane Gillis.
Selamat datang di The Roast of Kevin Hart, langsung di Los Angeles, tempat kita… Ya.
Kita merayakan pria yang dulu kita sukai
di kota yang sudah tak sepenting dulu.
Kevin segera keluar.
Pasti di belakang sedang bertinju bayangan, doa bersama,
atau apa pun itu.
Aku pemandu acara yang super putih, Shane Gillis.
Ya.
Pemandu acara kulit putih, ya. Tepuk tangan meriah.
Terima kasih, Netflix, telah memilihku
memandu perayaan keunggulan kulit hitam ini.
Aku tak bilang di sini banyak orang kulit hitam,
tapi tadi asisten produksi bertanya
aku mau minuman warna apa di ruang ganti.
Aku pilih ungu.
Aku akan membangun suasananya, tapi agar ritmenya asyik,
sambutlah kebanggaan Philadelphia, sang legenda,
peraih Grammy, The Roots.
Selamat datang di The Roast of Kevin Hart.
Ya!
Kev, kami akan me-roasting-mu.
Ya. LA!
Dunia.
Apa kabar?
Apa kabar, Sayang?
Sambutlah… Mari kita sambut Kevin Hart.
Kevin Hart.
Ya! Apa kubilang?
Ya!
Ya!
- Ya! - Aku tak mengerti.
Kenapa?
Aku tak tahan lagi memendam ini.
Aku tahu ini tugasku,
tapi entah kenapa kau memilih melakukan ini.
Kau mau apa?
Temanmu mendukung saat kau di puncak.
- Apa? - Tapi malam ini,
silakan duduk, karena kita akan membahas hal-hal terburukmu.
- Kau mau bahas itu? Oke. - Benar, Kevin.
- Saatnya membakar. - Silakan.
Sakit rasanya mengatakan ini Tapi ini tulus dari hati
Aku menonton stand-up terakhirmu Tak ada satu pun yang lucu
Kuharap kau bisa memperbaikinya Tapi jiwanya sudah hilang
Apa pun naskahnya Tiap peran yang kau mainkan
Selalu terasa sama
- Apa-apaan kau? - Katakan,
Kenapa kita harus tetap berteman? Karena kami tak tertawa, Kevin
Ini terus terulang, Kevin
Lagi pula, Netflix tak akan selalu Menerima sampah seperti itu
Menurutku kau harus
Menonton Kevin Tak lagi sama bagi siapa pun
- Apa-apaan kau? - Saat jeda iklan
Terpaksa di-roasting Karena leluconmu tak lagi lucu
Seperti dulu Lihatlah dampak uang padamu
- Ya! - Biarkan terbakar
Jauh di lubuk hati, kau tahu kau tamat Dan kami akan me-roasting-mu
Mulai dari celana mini Dan sepatu bayi itu
Ya, kau tahu kau sedang hancur Pas dengan filmmu
- Biarkan terbakar - Biarkan terbakar
Santai dulu
- Kau keparat. - Pecundang
Bisa rasakan terbakar?
Oke. Baik.
Nyalimu besar juga, Usher.
- Ini baru permulaan, Sobat. Ya - Nyalimu besar.
Kuminta kau tampil dan buat acara ini pecah.
Kita bersenang-senang.
Bawakan lagu yang belum pernah kudengar.
Persetan kau, masa bodoh.
Ayolah, Kawan. Begitulah.
Mari kita habis-habisan sekali. Ayo, Kev.
Kau mau apa dengan itu?
Mau apa dengan itu?
Kau tahu, ini…
Jika tak singkirkan ceri itu dari hadapanku…
Singkirkan ceri keparat itu dari hadapanku, Bung!
Sana turun dari panggung!
- Turun dari panggung! - Hei, dengar.
Selamat. Semoga berhasil. Kau akan membutuhkannya, Kawan.
Ya, kau tahu, Usher? Persetan denganmu. Bagaimana?
Persetan denganmu, Usher.
Bawa pertemanan kita dan buang ke tempat sampah.
Kalian semua harus menonton tur temanku.
Dia mengadakan tur stadion. Beli tiketnya.
Dia saudaraku.
Apa kabar, Los Angeles? Buat pecah suasana malam ini!
Aku menyambut kalian di acara roast dia. Pria itu, yaitu aku.
Benar sekali. Kevin Hart.
Malam ini kita akan bersenang-senang.
Tahu yang aku suka lakukan? Aku suka membangun suasana.
Memastikan kalian yang di ruangan ini dikuasai oleh energi
yang dibutuhkan untuk bersenang-senang.
Jadi, aku tanya lagi,
kalian siap bersenang-senang malam ini?
Ya.
Kuberi tahu, ini akan jauh lebih baik daripada roast Tom Brady.
Jauh lebih baik.
Jauh lebih baik.
Alasannya karena aku bukan pengecut.
Tom pengecut.
Tom duduk sepanjang waktu dengan wajah pria kulit putih sialnya.
Lalu ke stasiun radio setelahnya.
"Kenapa mereka bilang begitu tentangku? Aku tak sangka…"
Tutup mulut, Tom!
Dia pengecut. Roots, apa Tom pengecut?
- Ya. - Ya, dia memang pengecut.
Dia benar-benar pengecut.
Aku bukan pengecut! Keluarkan semua yang kau punya,
aku tak peduli. Katakan saja apa yang ingin kau katakan. Katakan.
Aku tak peduli sama sekali. Bagaimanapun,
aku adalah Kevin Hart.
Aku penguasanya di sini. Ya!
Kalian mengerti maksudku?
Benar sekali, Los Angeles.
Astaga, apa kau tak pernah bisa diam?
Kau pernah meninggalkan Forum?
Atau kau berteriak di mikrofon itu selama dua tahun terakhir
menunggu Ayah pulang?
Tak seperti ayah kandungmu, aku benar-benar hadir.
Dasar keparat.
Dan aku bawakan jersei.
- Keparat… Berikan. - Itu ukuran orok.
- Jersei sial. - Muat?
- Kemarikan. - Baik, duduklah.
Hobbit sialan.
Baik, ini tak akan lama, karena kalian tahu, aku sibuk,
tapi ada yang ingin kusampaikan
sebelum aku kembali ke urusanku di Las Vegas.
Tunggu.
Yang kumaksud adalah urusan di Las Vegas. Apa itu kelewatan?
Tak boleh bahas urusan di Vegas?
Sepertinya aku melanggar aturan lagi.
Masa bodoh, sudah terlanjur.
Jadi, apa yang kau teriakkan pada teman-temanku?
"Saatnya terbiasa merasa tak nyaman."
Kau di podium itu.
Itu kata-katamu, Kevin.
Siapa yang gelisah di kursi bayi itu sekarang?
Taruh bantal, agar kau terlihat lebih tinggi.
Dan, Kevin, apa yang telah kau lakukan pada roast-ku?
Serius, aku main di NFL 23 musim,
tapi aku tak pernah melihat orang mengacau seperti ini.
Kenapa bisa roasting Si Terbaik malah pindah dari aku ke dirimu?
Aku memenangkan tujuh Super Bowl.
Kevin main di dua film Ride Along.
Aku lima kali meraih penghargaan Pemain Terbaik Super Bowl.
Kevin, kau orang paling terkenal ketiga di Jumanji.
Tapi film itu bagus.
Dan lihatlah kumpulan orang payah ini.
Bukan proyek Kevin Hart namanya kalau bukan sekuel sampah.
Ada Sheryl Underwood.
Big Jay Oakerson.
Na'im Lynn.
Siapa orang-orang ini?
Bagaimana ke sininya? Kukira Spirit Airlines sudah tutup.
Itu bagus.
Dan apa yang terjadi pada Nikki Glaser? Dia terlihat berantakan.
Oh bukan. Maaf, Chelsea.
Draymond Green ada di sini.
Ya.
Draymond di sini.
Untuk saat ini.
Sepuluh menit lagi mungkin akan diusir.
Sadar targetnya bukan Steve Kerr, 'kan?
Dan sepertinya di sini ada beberapa penggemar Eagles sejati.
- Ya! - Ya.
Tak seperti Kevin, yang hanya muncul
saat Eagles bermain bagus.
Ada sebutan untuk orang-orang itu.
Sebutannya, penggemar Cowboys.
Saat aku bertemu penggemar Eagles,
mereka selalu ingin membahas Philly Special.
Mereka suka membicarakan Philly Special.
Aku tidak.
Lalu kubilang, "Hei, namanya Shane Gillis, hargailah sedikit."
Kau spesial.
Kevin, kau banyak menyerang keluargaku saat me-roasting-ku.
Namun, aku terlalu berkelas untuk menyerang istri cantikmu.
Tapi apa iya?
Apa kabar, Nona?
Jangan macam-macam, Tom!
Diam kau. Hentikan sekarang juga.
Aku tahu dulu orang-orang… Kau pernah dituduh homofobik,
dan semoga itu tidak benar karena pantat mungilmu itu
akan diacak-acak malam ini.
Dan aku tak sabar menontonnya.
Pembalasan itu pedas, dan kau juga akan kena pedasnya, Kevin Hart.
Ayo kita mulai.
Dan pemenangnya adalah HOV Saudaraku
- Pidato! - Mari sambut!
Di sudut ini…
Kevin, Kevin, Kevin Hart.
Acara Utama.
Kevin Hart melawan…
DAN TAMU KEJUTAN
No comments yet. Be the first to leave one.