L'enfant prodige

L'enfant prodige

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Dig S01E08 Sisters of Dinah [HDTV - id]
ناشر fralamp
Untuk versi HDTV x264-KILLERS, XviD-AFG, XviD-FUM, x264-mSD, x264-MMKV, x265.HEVC-MMKV

برچسب‌ها

HDTV
hdtv
HD
تاریخ انتشار: 2015-04-29
تعداد دانلود: 22
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Sebelumnya di Dig...

Charlie!

Temukan dia.

Yussef Khalid berada di gedung ini.

- Evakuasi. - Nyonya Duta Besar.

Yussef Khalid tidak memasuki gedung ini.

Dia ingin aku mendapatkan perhatianmu.

Aku?

Ada kenalanmu yang memberikan informasi itu pada mereka.

Aku baru buat janji bertemu dengan Lynn.

Ngapain? Dia akan menangkapmu!

Tidak, aku mengenalnya. Dia akan mendengarku.

Kau benar. Itu jebakan.

Dan aku mendapatkan teman baru.

- Siapa kau? - Aku orang yang sedang menolongmu!

Pada bahu yang kecil terdapat tanggung jawab yang besar.

Aku takkan mengecewakan anda.

Apa yang kau temukan dalam kotak penyimpanan itu?

Kami baru saja mau menontonnya.

Namaku John Donaldson.

Orde Moria sudah merencanakan pembentukkan diri

sejak masa Perang Salib.

"Donaldson." Kenapa rasanya aku kenal nama itu?

"Tiga profesor arkeologi terkenal..."

"John Donaldson, Ian Margrove, dan Isaac Zohar..."

Pastilah mereka menemukan sesuatu yang ingin disembunyikan Orde Moria.

"Dina."

Kita harus menemukan si Zohar ini.

Ini penjualan terbaik kami.

Aku akan butuh perlindungan lebih dari itu.

Ini pasti hari keberuntunganmu.

Bagaimana menurutmu?

Kira-kira apa isinya?

Kue?

Coklat?

Coba kita lihat...

Bukan.

Sebuah bidak catur.

Kau bisa main catur, Gregory?

Saat aku mengira kau satu-satunya orang yang bisa kupercaya...

Ya Tuhan, Peter.

Seperti katamu, kau satu-satunya temanku, benar?

Apa yang kau bicarakan?

Aku menunggumu lebih dari sejam semalam.

- Kau gak muncul-muncul. - Aku sudah di taman dari jam 9.

Aku tidak melihatmu. Malah disambut para komitemu.

- Jam 10. - 9.

Kau merubahnya ke jam 10.

- Aku gak pernah mengirim itu. - Well, ini dari ponselmu.

- Aku gak pernah mengirimnya. - Well, tapi ada yang ngirim.

Yeah, ada yang mengirimnya.

Seseorang mempermainkanku sejak kasus ini dimulai.

Pada malam mereka menyergap van dan menolong Yussef Khalid,

hanya orang dalam yang tahu rutenya.

Saat aku mengejarnya sampai ke Konsulat, dia ada disana.

Aku tahu dia ada di gedung itu. Seseorang mempersilahkannya masuk.

Dan kau kemari untuk bilang kalau orang itu adalah aku?

Sungguh? Kau pikir aku dibalik semua ini?

Yang kutahu, siapapun dalangnya, dia tampak tahu persis

kapan aku datang dan pergi melebihi orang lain.

Kau itu brengsek. Kau tahu?

Mungkin tak ada banyak hal di antara kita, tapi ayolah.

Aku hampir kehilangan pekerjaan karena kau.

Duta Besar sampai berpikir kalau aku tidak kompeten,

Bahkan seluruh kantor...

Kalau yang melakukannya orang lain selain dirimu,

mereka sudah akan dipecat dari berminggu-minggu yang lalu.

Terus ini terima kasih yang aku terima? Mati saja kau.

Ya Tuhan.

Aku tak pernah memberimu satu alasan untuk tidak mempercayaiku.

Tidak semalam, tidak saat kejadian di van, tidak saat kejadian di Konsulat.

Tidak sekalipun selama 20 tahun.

Aku memang brengsek.

Yeah, memang.

Sangat brengsek.

Maafkan aku.

Setelah kita tahu aku bukan biang keroknya...

Lalu siapa?

Aku mempersempit pencarian sampai ke tiga tempat yang ada nama Dina-nya.

Satu di Betlehem, dua di Yerusalem.

Aah... garasi bawah tanah...

Bukan...

Tempatnya pasti sudah dipakai untuk mendirikan bangunan.

Tunggu sebentar...

Biara "Saudari-Saudari Dina"...

Sebelum Perang Salib,

Saudari-Saudari Dina dikenal dengan nama latin orde mereka...

Custos Secreta.

"Para Pemegang Rahasia."

Disini Amanda Morgan.

Aku tak bisa menjawab telpon sekarang ini.

Silahkan tinggalkan pesan.

Hai, ma. Ini aku.

Aah...

Maaf aku tak pernah menjadi anak seperti yang mama inginkan.

Mama benar soal kenapa aku pergi.

Mama benar soal semuanya.

Maaf aku sudah bikin mama susah.

Jika, aam...

Jika aku tidak lagi bisa bertemu mama, aam...

Aku ingin mama tahu kalau aku sayang mama.

Tolong maafkan aku.

Damai itu soal lain,

tapi mereka pastinya tetap sarapan di negara ini.

Tolong sarapan Israel-nya, dan segelas cappuccino.

Kalau anda, Nyonya?

Sama. Terima kasih.

Anggaplah aku sudah tahu

kalau Peter sudah mengontakmu saat ini.

Aku mendapat SMS darinya semalam

dia minta bertemu jam 9 malam,

lalu aku dapat SMS lagi yang menundanya ke jam 10.

Kau berpikir aku yang melakukannya.

Apakah benar?

Tentu saja.

Aku takut nanti kau jadi lupa tujuan.

Itu adalah operasiku. Anda bertindak diluar sepengetahuanku.

Karena kau tidak mematuhi perintah langsung

soal menghubungi Agen Connelly.

Duta Besar...

Aku sangat mengerti situasi yang disebabkan ulah Peter kepada kita.

Tapi aku masih memepercayainya.

Suka atau tidak, dia agen berbakat dengan naluri yang tajam.

Dia yakin kalau dia menemukan hal besar yang mengikat segalanya.

Emma Wilson, Yussef Khalid, dan batu-batu yang berhilangan itu.

Dia merasa kalau Pusat Warisan Yerusalem

merupakan pionir yang punya tujuan lebih besar

dari sekedar untuk mengenang Bait yang sudah lama lenyap.

Cappuccino?

- Terima kasih. - Sama-sama.

Silahkan menikmati.

Teori yang menarik.

Jika kita sudah menemukannya,

aku ingin mendengar keseluruhan ceritanya.

Kemarin, dia berhasil kabur.

Aku ingin tahu bagaimana.

Dia cuma bilang kalau seseorang membantunya lolos tepat pada waktunya.

Dia ada bilang siapa?

Rabbi Lev. Good morning. .

Atau tak terlalu bagus takutnya.

Dia bilang ada seseorang dari organisasiku yang membantunya?

Ya.

Dan dia sudah sangat dekat mengaitkan anda dengan pembunuhan Emma Wilson.

Kami tidak ada urusan dengan pembunuhan gadis itu,

jadi...

Mereka sedang memancing.

Mereka mencoba menghubung-hubungkanmu denganku.

Matikan telponnya, Duta Besar.

Baiklah, aku sudah sampaikan apa yang kau minta.

Aku tak tahu harus mengharapkanmu benar atau salah soal ini, Peter.

Bagus.

Kita sudah mengguncang kandangnya, kita lihat apa yang akan terjadi.

Aku akan kembali ke Konsulat,

lihat apa aku bisa mengaitkan Ridell dan Yussef pada acara resepsi.

Aku sedang menelusuri petunjuk lain. Nanti kuhubungi lagi.

Tampaknya Duta Besar Ridell sudah terpancing.

Aku akan mengintai Pusat Warisan

begitu kita selesai dengan Profesor Zohar.

Katakan pada Bani Israil...

agar mereka membawakan lembu betina merah...

yang sempurna...

...tidak bercacat.

Rabbi, aku...

Aku sungguh minta maaf.

Bagaimana perjalanan pulangmu dari Kroasia?

Baik.

Tapi...

Rabbi, aku tahu aku sudah mengacaukan segalanya.

Tidak, tidak, Avram.

Akulah yang salah.

Aku tak seharusnya mempercayakan misi ini

...di tangan seorang anak kecil.

Aku harusnya bisa lebih baik menjaga Red.

"Red?"

Kau memberinya nama?

Kau pikir anak lembu itu peliharaan?

Tidak, pak.

Kembalilah ke Yeshiva.

Disitulah tempat yang pantas untukmu.

Jadi sekarang bagaimana?

Sekarang setelah dia pergi...

Apa ini sudah berakhir?

Sebaliknya.

Kami punya rencana.

Semuanya sudah siap untuk malam ini?

Ya.

Jangan ada kesalahan.

Lakukan apapun yang diperlukan. Rebut ia kembali.

Nah, penemuan kendi kayu manis

mungkin terdengar sangat tidak mengesankan.

Tapi ia tak cuma membuat makanan terasa lebih enak.

Ia juga mengokohkan kerajaan.

Ia merubah politik global.

Ia merupakan titik penting dalam kesimbangan kekuatan dunia.

Ya?

36 koin baru saja ditemukan di dasar Bait Suci.

Apa ini mengkonfirmasi kalau harta karun Bait terkubur dibawahnya?

Bodoh mikir bisa terus fokus di kayu manis, hah?

Cukup sekian hari ini. Terima kasih.

Profesor Zohar.

More Indonesian subtitles for L'enfant prodige

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left