Ghosts of Girlfriends Past

Ghosts of Girlfriends Past

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Ghosts of Girlfriends Past 2009 720p BluRay AC3 x264-UNiT3D
ناشر sadoks
resync from sukair

برچسب‌ها

BluRay
x264
720p
720
AC3
تاریخ انتشار: 2011-08-21
تعداد دانلود: 94
مخصوص ناشنوایان: Yes

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Resync to BluRay by sadoks

Selamat pagi, Connor. Versace di stage 1.

Oke.

- Siapkan. - Bagus, bagus. Oh, aku suka ini.

Oke, gadis-gadis, jangan melihatku atau kamera.

Teruskan apa yang kalian lakukan. Kuhitung sampai tiga. 1, 2, 3.

Baiklah. Set ulang, aku segera kembali. Redupkan cahaya belakang dan cukup.

Dan tambahkan martini lagi. Kerja bagus, tuan-tuan.

Connor ingin lebih bercahaya di stage 1. Kita beralih ke Stage 2.

Dan sampul Vanity Fair menunggu di stage 2.

- Oh, hei, kamu. - Hai, Tn. Mead.

Hei. Selamat pagi, nona-nona.

Jadi bisa kita makan malam setelah ini?

Mau banget, tapi aku tak bisa.

Aku sangat sibuk. Tapi aku akan mencari kalian, oke?

Oke.

Kau ingin aku membooking mereka?

Ya.

- Terpisah atau barengan? - Ya.

- Selamat pagi, Kalia. - Halo.

Aku Connor Mead.

- Kau seksi sekali. - Terima kasih.

Tolong berdiri disini.

Baiklah.

Ayo kita mulai. Singkirkan layar hijau itu.

- Ayo mulai. Berikan kode cahaya. - Apa...?

- Bawakan lagi dan turunkan 6 inchi. - Maaf, apa yang kau lakukan?

Dan siapkan paramedis untuk antisipasi. Bisa aku...?

Apel.

Yang ini. Oh, syair untuk Billy Tell.

Aku hanya ingin kau tahu kalau aku penggemar beratmu.

Aku juga. Maksudku, aku tak berumur 12 tahun dan tak tahu nada, jadi aku tak suka musikmu...

...tapi aku suka penampilanmu.

Bisa kemari dan pertebal alis matanya?

- Tetap disana. - Jadi begini?

Jadi begini gambarnya?

- Setengah telanjang dan apel diatas kepalaku. - Ya, begitu.

Ini sampul majalah Vanity Fair dari Connor Mead yang hebat?

Tak cukup hebat.

Aku ingin perkenalkan Kako Tatsumi. Dia juara panahan dari Jepang.

Dia akan membantu kita.

Dan kau tak perlu takut. Dia dapat posisi ke-6 di Beijing.

Kau bercanda?

Apa dia...? Dia bercanda?

Kalia, turunkan dagumu, mata kemari, lenganmu disamping.

- Katakan kalau dia bercanda. - Jangan bergerak.

Kako, dalam hitunganku.

Dia bahkan tak dapat medali!

Coba dengarkan laguku.

Kemampuanku lebih dari penampilanku.

Sayang, kau sudah cantik.

Kenapa kau ingin kelihatan bagus dalam 2 hal?

Connor.

- Aku ingin kau memilih video utama. - Sekarang?

Dan aku melayani tiga temanmu...

...di iChat. - Apa tadi dia ketuk pintu?

Maaf. Kau bilang aku harus ingatkan kamu jam 2.

Kenapa?

Pernikahan adikmu di Newport?

- Hari ini? - Gladi makan malam...

...di rumah Paman Wayne. - Oh, Tuhan, aku harus kesana.

Dan ada Kiki, Charlece dan Nadja di IM-mu. Mereka terus menghubungi.

- Nadja. Ingatkan aku siapa Nadja? - Nadja teman makan malammu setiap Jumat.

- Benar. Gadis yang cantik. Pendiam. - Dia orang Rumania. Inggrisnya terbata-bata.

Baru jelas sekarang. Scan ini kirim ke Mike segera.

Aku agak sibuk, bisa bantu aku dengan panggilan itu, kuhargai sekali.

Tidak. Aku tak mau yang memutuskan pacar-pacarmu, Connor.

Itu batas yang kutentukan. Aku percaya karma.

Baiklah.

- Hubungkan semua. - Semua?

- Semua. - Oh, tidak, kau takkan mau.

Oh, ya, aku mau.

Mereka sudah terhubung. Klik disini untuk memutuskan sambungan.

- Halo, gadis-gadis, Connor Mead. - Hai, Connor.

- Hai. - Apa ada yang lain di line ini?

Dengar, aku dikejar waktu sekarang, jadi aku akan...

Jadi aku akan lakukan ini dengan cepat

Takkan berhasil bagi kita.

- Tunggu, kau bercanda? - Apa?

Katakan kalau kau tak memutuskan hubungan lewat conference call.

- Tapi kupikir semua berjalan baik. - Kau pembenci wanita.

Connor Mead membenci wanita.

Tidak, tidak, aku suka wanita. Maksudku, aku suka banyak wanita, oke?

Aku menyukai semua wanita. Itu masalahnya sekarang.

Tidak. Masalahnya kau mengencani gadis cuma 2 minggu, membuat dia jatuh cinta padamu...

Lalu kau mengambil cinta itu dan menimbunnya, seperti orang kikir.

Tuhan, apa tidak ada lagi orang yang ingin bersenang-senang?

Aku mau bersenang-senang.

Oke, kalau begitu jangan dengarkan mereka. Mereka gila.

Kami masih bisa mendengarmu walau kau menutup kameranya, kau tahu.

- Benar. - Kurangi emosi.

- kau perlu bantuan terapi. - Kau bocah goblok.

Gadis-gadis, sepertinya kalian banyak hal yang harus didiskusikan, oke?

Jadi aku akan pergi, tapi teruslah saling curhat, oke?

Kiki, Nadja, Charlece, aku habiskan waktu yang luar biasa bersama kalian.

Kuharap kalian dapat yang terbaik.

- Sampai jumpa. - Tidak, kami belum selesai...

Kau sungguh jahat seperti yang mereka katakan?

Oh, tidak, aku sedikit lebih buruk.

Tentu saja, kau takkan pernah perlakukan aku seperti itu, 'kan?

Tidak. Aku lakukan itu demi kita. Ku bersihkan piringku untuk makan besarnya.

Kau orang paling brengsek yang pernah ada. Malah, kau terkenal karena itu.

Tidak, sungguh, kenapa ku lakukan ini?

Biasanya itu ada hubungannya dengan ayahmu.

Oh, yang benar saja. Aku tak pernah bertemu ayahku.

Datanglah ke papa.

Oke, kita mulai.

Ini akan berjalan lancar, jadi saat pukul 15.29 aku akan berkata:

"Kau boleh cium mempelai wanitanya."

Oh, kita bisa praktekkan itu, bisa?

- Oh, astaga. - Paulie. Hei.

- Connor. Lewat depan. - Ya.

Dia datang.

- Dia datang. - Dia datang.

- Ada apa? - Apa?

Kalian salah satu pengiring pengantin pernah tidur bersamanya...

...jadi dia takkan seburuk itu, 'kan? - Tidak.

- Jenny, tenangkan kegugupanku. - Oh, tak apa.

Hei.

Connor.

- Senang melihatmu. Ya. - Kau datang juga.

- Kau kelihatan hebat. - Terima kasih.

Bagaimana pendapatmu tentang apa yang kita lakukan pada karate dojo tua Paman Wayne?

Aku senang.

Kupikir kau takkan datang saat gladi resiknya.

Aku ingin datang lebih awal...

...memastikan kau pikirkan lagi tentang percakapan kita terakhir kali.

Tentang pernikahan, cinta, pernikahan abadi dengan satu wanita selamanya?

Ya, aku sudah pikirkan itu.

- Sudahkah? Bagus. - Ya, sudah.

Jika kau berubah pikiran, ini kunci mobilku.

Kau bilang saja, akan kuhalangi semuanya.

- Oh, astaga, kau serius. - Sangat serius.

Aku akan lakukan apapun untukmu. Siapa yang selalu mendukungmu?

Hei, kau dan aku yang menentang dunia, 'kan?

Kenapa dia berikan kunci?

Oh, ku rasa dia menghadiahi mobil.

- Aku akan cari tahu. - Oke.

Connor, kita sudah bicarakan ini. Aku ingin menikah. Aku mencintai Sandra.

- Kau katakan itu sekarang, oke? - Semuanya baik-baik saja?

Karena kita masih melakukan gladi resik.

- Jenny Perotti. - Connor Mead.

- Aku celaka. - Benar sekali.

- Hei, mempelai wanita menunggu. - Aku kesana.

- Kita belum selesai bicarakan ini. - Selesai bicara apa?

Pilihan.

Ya, dengarkan aku, Connor.

Ini akhir pekan paling berarti bagi hidup Sandy. Jika kau ganggu pernikahannya...

...aku akan menyelinap ke kamarmu dan memotong anggota tubuh favoritmu.

Sekarang, bagian pertama kedengarannya seru.

Aku bisa membuat itu seperti kecelakaan. Jangan menantangku.

Cobalah untuk mendukung. Jangan hancurkan ini, tolong sekali saja.

- Aku siap dengan tingkahku yang terbaik. - Itu mengkhawatirkanku.

Aku akan mendukungnya.

- Benarkah? - Ya.

Ayo.

Lihat? Aku tahu tak kan ada kekikukan antar kalian berdua.

- Connor, masih ingat Sandra? - Ya. Apa kabar, Sandra?

Kau tahu, belum terlambat untuk lari, cantik.

Dia bercanda.

Dan kau kenal pengiring pengantinnya.

Oh, ya, tentu. Deena, Donna. Apa kabar?

- Dan...? - Denice.

- Senang berkenalan, Denice. - Aku juga. Apa kabar?

Teman-teman. Kenalkan ini abangku, Connor.

- Kami banyak dengar tentangmu. - Oh, oke.

- Senang bekerjasama denganmu. - Sama-sama.

"Tenang" "bersemu" denganmu. Sialan, aku gugup.

Maaf memutuskan perkenalannya, tapi...

...aku ingin kau disini agar aku bisa mengawasimu.

- Tentu. - Sudah siap?

Ya, maaf, sersan.

Sersan? Apa mereka dinikahi oleh polisi?

Sersan Mayor Volcom, Angkatan Laut Amerika Serikat.

Aku bukan polisi.

- Darimana kau dapatkan orang ini? - Dia ayahnya Sandra.

Sersan, ini abangku, Connor. Connor, ini sersan.

Dia jadi penghulu setelah perang.

Perang kecil yang disebut Korea. Barangkali kau pernah dengar itu, brengsek?

Lebih banyak kehilangan orang dari Nam.

Kami tak dapatkan tembok. Kami tak dapatkan film.

Yang kami dapatkan komedi situasi dengan Alan Alda yang membuat orang terbahak-bahak...

...kecuali kau orang yang menyaksikan temannya meninggal.

Perangnya sudah berakhir, Ayah. Hasilnya seri.

Kita harusnya tetap teruskan sesuai rencana.

- Hua. - Hua.

Setelah ciuman di pukul 15.30, seusai aba-abaku...

...mempelai pria akan menarik lengan kiri mempelai wanita...

...berputar 180 derajat, menghadap ke utara.

Lalu aku umumkan kalian sebagai pasangan suami isteri.

Yang diikuti dengan...

Diikuti dengan, kalian akan hidup bahagia selamanya.

Oh, Ayah.

Aku dikelilingi oleh orang berpelukan.

Tak perlu, teman.

Hei, Paman Wayne.

Ah, dunia kurang menyenangkan tanpamu didalamnya, paman.

Oh, tidak.

Tak boleh ada dekorasi disini.

Tidak.

More Indonesian subtitles for Ghosts of Girlfriends Past

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left