نخستین 145 خط.
Halo, aku Choo Sung Hoon.
Halo, aku Choo Sung Hoon./Halo.
Sudah berjalan 2 tahun sejak kita memulai "The Return of Superman."
Sudah berapa tahun?
Dua./Sudah 2 tahun.
Selamat merayakan hari Thanksgiving bagi semuanya.
Selamat merayakan hari Thanksgiving!/ Jika kalian tak nonton Superman
maka kalian akan dalam masalah!
Sebuah hari yang indah di Tokyo.
Sarang terlihat sangat bersemangat.
Keluarganya berdandan rapi untuk sebuah acara spesial.
Hari ini adalah hari pernikahan bibinya Sarang.
Sarang, nanti kau berikan cincinnya.
Mengerti?/ Kami percayakan kepadamu!
Bisakah kau melakukannya?/Iya.
Nanti ini akan ayah kembalikan kepadamu.
Sarang, tolong lakukan yang terbaik.
Itu adalah sebuah peran penting.
Karena sekarang bibi mau menikah
Sarang sepertinya merasa sedikit aneh.
Pengantin pria berjalan masuk dengan langkah gugup.
Dan ini adalah orang yang terlihat paling gugup di antara semua orang, ayahnya.
[Bibi dan kakek bersiap untuk berjalan menuju ke altar]
Dia memegang lengan kakek erat-erat tanpa sepatah kata pun.
[Si pengantin wanita, Jung Hwa terlihat yang paling cantik]
Sekarang, sang putri
melepaskan lengan ayahnya dan melangkah maju ke depan.
[Upacara pernikahannya dimulai dengan pemberkatan]
Nanti berikan kepada bibi Jung Hwa.
Oke, Sarang?
Sana, sana pergi.
Sekarang waktunya untuk bertukar cincin.
Sarang, ayo.
[Para tamu undangan terkejut karena pemandangan yang tak biasa]
Sepertinya dia benar-benar tak mau melakukannya.
[ada banyak emosi yang tercampur di pikiran mereka]
[Semuanya bahagia, teapi juga terasa sedikit melankolis]
Apa kau lapar?
Kenapa tadi kau tak mau melakukannya?
Ayah tadi sangat malu.
Wow.
Apa itu enak?
Sarang, Sarang!
[Bibi Jung Hwa sudah menyiapkan sebuah surat untuk orang tuanya]
Ayah, ibu.
Aku menulis sebuah surat untuk pertama kalinya.
[Ayah Choo emosinya juga terasa campuk aduk]
Saat aku masih kecil dan sampai saat ini, ayah dan ibu selalu percaya kepadaku
dan ayah selalu memberi aku nasihat tiap kali aku menemui sebuah jalan buntu.
Kepribadianku...
sudah pasti mewarisinya darimu.
Aku sangat bahagia terlahir
sebagai putrimu
Ibu, ayah.
Hari ini aku sangat bahagia.
Di masa depan mungkin aku tetap seorang putri yang merepotkan
tapi aku harap ayah akan tetap menjaga aku, dari dekat.
Jika aku harus terlahir kembali
aku ingin menjadi putrimu.
Ayah kita selalu ada.
Di tempat yang sama dan tak berubah.
Ayah kita selalu menjaga kita.
Dia selalu tersenyum lebih dulu, untuk membuat kita tersenyum.
Dan tertawa bersama kita.
Seorang putri yang dia pikir cuma seorang gadis kecil
sudah tumbuh dewasa menjadi istri seseorang.
Akankah suatu hari itu terjadi kepada Sarang?
Tolong beri kami bayi yang lucu dan cantik seperti Sarang.
Dan yang terakhir...
Ayahku jarang menangis.
Dia tak pernah menangis.
Dan saat aku melihat dia menangis bahagia...
senang bisa melihatnya.
Bagaimanakah perasaanmu saat Sarang menikah nanti?
Aku sadar akan itu...
Aku mungkin akan terbayang masa lalu.
Menangis itu wajar.
Kita tak menangis karena kita sedih mau berpisah.
Aku rasa aku akan menangis bahagia.
The Return of Superman, episode 97.
Seorang ayah yang hebat, kakek.
Ayah!/Ada apa?
Wow./Ini cantik tidak?
Itu sangat cantik.
Apa kau memakainya/
Sarang telah menjadi seorang wanita cantik.
Sarang, kau sangat cantik!
Ada acara spesial apa?
Pergilah melihat ke cermin.
Bagaimana?
Ayah, ayah. Kapan GD datang?
GD oppa?/Iya.
Sebentar lagi dia datang.
Sarang suka lagu-lagunya GD.
dan lagu-lagunya BIGBANG.
Dan dia jadi sangat bersemangat dan mulai joget mengikuti irama lagu mereka.
Jadi aku selalu ingin bertemu dia.
Di media sosial, GD
menggunggah videonya Sarang.
Jadi aku menghubungi dia
lewat media sosial lebih dulu. Lalu aku telpon
dan memutuskan untuk bertemu.
Itu siapa?/GD?
GD oppa?
Ji Yong. Namanya Ji Yong oppa.
Ji Yong?
Ke kanan.
[Dia juga jadi terbiasa dengan bagian selanjutnya]
Bang, bang, bang.
Saat dia datang, kau harus menyapanya dengan sopan
"Lama tak jumpa".
Apa maksudmu? Kau bilang, "senang bertemu denganmu".
Bukan, "Lama tak jumpa!"
Kau belum pernah bertemu dia sebelumnya.
Kau harus bilang halo dulu. Dia sudah datang!
Bukan dia!
[Mereka gembira hanya karena memikirkannya saja]
Bukan dia!
Dia sudah datang!
Buka pintunya./Iya, bukalah.
Iya, bukalah.
Tangan sopa./Tangan sopan.
Halo.
Halo./Ayah, ayah!
Ayah!/Ada apa?
Ayah!/Ada apa?
Akhirnya mereka bertemu!
Cerita mereka yang membuat jantung berdebar akan segera berlanjut sebentar lagi.
Halo semuanya! Ini adalah musim yang hebat. Selamat hari Thanksgiving bagi semuanya.
Kau ini sedang apa?
Aku harap kalian sehat selalu dan selamat merayakan hari Thanksgiving.
Anak-anakku tumbuh besar dengan cepat.
Selamat hari Thanksgiving bagi semuanya. Kemarilah!
Berdiri! Beri hormat ke mereka.
Ayah akan melakukannya. Berdiri.
Bagus!
Terima kasih.
Wow!/Wow!
Ayah, kita mau pergi kemana?
Kita mau pergi ke rumahnya kakek.
Tapi rumahnya kakek ada di Mungyeong dan itu jauh.
Kita akan berziarah di hari Thanksgiving.
Kita akan menyapa kakek dan nenek kalian.
Mengerti?/Iya!
Iya!
No comments yet. Be the first to leave one.