Manhole

Manhole (맨홀)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

맨홀 - 이상한 나라의 필 Manhole - Phil From Wonderland E03 Ayra
ناشر Writer_Ayra
Manhole episode 03.

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2017-08-17
تعداد دانلود: 23
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Ini lingkungan tempat tinggal kami.

Kaget aku, sialan!

Berita pukul 12 siang.

Kelompok-kelompok mafia yang baku hantam...

...untuk memperluas wilayah kekuasaan mereka telah ditangkap.

Kantor Polisi Metropolitan Seoul menangkap...

...25 anggota kelompok mafia dalam sebuah tempat perjudian ilegal.

Siapa ini?

Apa?

Jangan bilang...

Ini... ini adalah...

Ini aku?

Kenapa aku sekacau ini?

Dan, apa yang terjadi dengan lingkungan ini?

Halo.

Apa? Siapa mereka ini?

- Kenapa mereka menyapaku? - Halo.

Oh, ya.

Astaga, apa sebenarnya yang terjadi di sini?

Sebentar.

Tanggal berapa sekarang?

Perjanjian permohonan maaf?

Kalau sekarang tahun 2017,

bukankah aku kembali ke masaku?

Tapi, aku... aku bukan diriku yang kukenal.

Aish.

Hal penting apa yang ingin kau katakan padaku?

- Oh? - Apa?

Katakan sekarang.

Aku.. aku sejujurnya...

...setiap kali melihatmu...

"Setiap kali melihatku"?

Aku ingin buang air kecil.

Semuanya akan baik-baik saja kalau kau membalas pesanku.

Pesan? Kau mengirim pesan padaku?

Enyah! Tidak.

Aku yang akan enyah.

Hei, Soo Jin-ah.

Itulah yang terjadi,

lalu 10 tahun lewat begitu saja.

Tapi, apa ini sungguhan?

Mari lihat.

Tidak ada gunanya.

Sialan, ini sungguhan.

Tidak bisa dipercaya.

Tidak ada gunanya melakukan sesuatu.

Sama sekali tidak ada gunanya.

Kita pergi saja.

Ibu.

- Tidak usah peduli. - Aku tahu.

Ayah. Ibu!

Kita sudah sepakat tidak seperti ini lagi.

Bagaimana bisa kau memanggil kami Ayah dan Ibu?

Kita sudah berjanji melupakan hubungan antara kita.

Kenapa tiba-tiba kau begini?

Anak yang dulu memiliki tatapan tulus itu...

...kini sudah terkubur dalam hati kami.

Kau-yang-berusia-tujuh-tahun itu yang ada di hati kami.

Sekalipun kau ditangkap oleh polisi,

berhentilah memanggil kami sebagai walimu.

Aku terlalu sering ke sana sampai aku merasa malu.

Sudahlah, kita telah memutuskan melupakan segalanya.

Kenapa kau terdengar begitu emosional?

Maafkan aku, Sayang.

Cat kuku jariku agak berantakan, jadi aku kesal saja.

Kami akan segera pindah.

Jangan coba menemukan kami. Ayo.

Aey. Ibu... Ibu! Ayah!

Auh, apa sebenarnya yang terjadi dengan lingkungan ini?

Pencuri! Pencuri!

Tangkap dia! Tangkap pencurinya!

Pencuri! Berhenti di situ!

Berhenti kau, berengsek!

Pencuri! Berengsek!

Ada apa dengan tempat ini?

Oh, ini kan tempatnya Dal Soo Hyeong.

Kenapa tempat ini?

Aey, penuh debu.

Auh, kenapa tempat ini?

Hyeong. Dal Soo Hyeong.

Auh, apa yang terjadi? Astaga, kaget aku.

Si--siapa kau?

Kau siapa?

Kau... Dal Soo Hyeong?

Bong Phil.

Dal Soo Hyeong.

Ah.. Dal... Oh?

Hyeong, bagaimana kau bisa sampai seperti ini?

Di mana dan kapan segalanya mulai menjadi salah pun aku tidak tahu.

Kalau aku tahu, pasti sudah coba aku ubah.

Aku tak akan hidup begini.

Ada apa kau ke sini?

Oh, oh... benar, benar.

Hyeong, aku merasa sedikit aneh.

Dalam perjalanan kemari aku terlibat perkelahian,

lalu tanpa sadar aku secara otomatis menangkis semua pukulan.

Dan aku juga terkejut saat melihat polisi.

Lalu, ayah dan ibuku pun mengatakan hal yang aneh.

Mereka bahkan tidak memperlakukanku selayaknya manusia.

Kenapa kau menanyakannya padaku...

...setelah pergi selama tiga tahun?

Tiga tahun?

Sebentar, Hyeong.

Aku kembali setelah tiga tahun?

Benar.

Lalu, di mana aku tinggal sekarang?

Kau tinggal di mana aku juga tidak tahu.

Oh, kau tinggal di sekitar "distrik merah", itu yang Seok Tae katakan padaku.

Hyeong. Hyeong.

Aku... kenapa aku seperti ini?

Apa sekarang kau menyesali hidupmu,

yang dipenuhi dengan darah, pukulan, dan teriakan?

Apa yang sedang kau bicarakan?

Jelaskan agar aku mengerti.

Okay.

Ready? Action.

Setelah perkelahian di gereja,

kau dikeluarkan dari sekolah,

dan ditendang dari tim lari.

Setelah itu, kau menjadi sangat brutal.

Kau punya banyak waktu luang,

jadi kau mulai berkelahi dengan geng sekitar.

Kau tampak seperti seorang monster yang haus darah.

Lalu, beberapa orang mulai merasa tersudut karenamu,

jadi untuk "menyambut" wajah baru yang menjadi musuh mereka,

beberapa anggota geng menyiapkan pesta.

Namun satu-satunya yang menikmati pesta itu hanya kau.

Segala sesuatunya sangat bagus untukmu saat itu.

Kau menjadi pusat semua kekacauan,

juga buronan paling dicari oleh Kepolisian.

Kau menjadi musuh semua orang.

Public Enemy (musuh publik).

Sungguh... sungguh aku ini mantan narapidana?

Ini benar-benar gila.

Jadi?

Aku... sungguh jadi berandalan?

Setelah pertarungan berdarah itu, kau sungguh menjadi berandalan.

Kenapa tiba-tiba kau menanyakannya?

Kau menolak dirimu sendiri. Itu penolakan.

Tak apa, lanjutkan saja.

Teruskan, tolak dirimu sendiri.

Benar.

Soo Jin bagaimana?

Soo Jin?

Dia akan menikah minggu depan.

Kenapa memang dengan Soo Jin?

Apa maksudmu?

Kenapa menanyakannya?

Karena aku menyukai Soo Jin. Kau kan tahu.

Kau? Kenapa?

Apa maksudmu kenapa?

Kau dan Soo Jin tidak pernah bersama lagi sejak SMA,

lalu kenapa?

Segalanya berubah.

Karena aku menghajar Oppa Gereja itu,

masa depan berubah.

Hei, Seok Tae-ah.

Aih, ke mana lagi dia pergi?

Apa? Kenapa bajingan ini ada di sini?

Shalom (salam).

Seok Tae-ssi barusan pergi.

Bajingan ini kenapa?

Hei, apa yang sedang kau lakukan di sini?

Belajar, kenapa?

Kenapa kau belajar?

Tidak sepertimu biasanya.

Ah, aku harus belajar agar bisa menjadi manusia seutuhnya.

Apa?

Sebentar. Lihat ini.

Kau di meja yang biasa aku pakai.

Sungguh tidak mudah untuk menjadi petugas polisi.

Kau mau jadi polisi? Kau tidak lebih dari preman.

Dulu memang begitu,

sebelum aku bertemu denganmu 10 tahun lalu.

Malam itu, aku mendapat pelajaran berharga.

Aku terselamatkan, bisa dibilang begitu.

Hidupku dan bajingan ini tertukar.

Aih, sialan benar.

Astaga.

Bisnis sedang sepi sekarang.

Aigoo.

- Aku pulang. - Ya.

Bagaimana di sana?

Ah, apa kau menemukan perabot yang sekiranya kau suka?

Tidak, terlihat sama saja.

Satu-satunya yang kuinginkan terlalu mahal,

sedangkan yang sesuai dana kurang bagus.

Maka dari itu, kenapa mertuamu membelikan....

...apartemen yang sangat besar untuk kalian?

Memenuhi perabot di dalamnya saja butuh banyak uang.

Ukuran apartemennya bagus.

Biarkan saja banyak ruang kosong.

Tidak perlu penuh perabot.

Aigoo, mudah mengatakannya.

Mertuanya bisa-bisa memandang rendah Soo Jin, mau?

Kenapa juga kau harus memulai bisnis aneh..

...dan kehilangan semua uangmu?

Halo.

Ada yang bisa saya bantu?

Oh, aku sakit kepala.

More Indonesian subtitles for Manhole

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left