نخستین 200 خط.
Han Xin
Han Xin
Jiang er
-kau kemana -perang
perang lagi? bukankah baru kembali
-tenang saja -saya tak tenang
terluka begini masih pergi mau pergi mati?
Bukankah kau bilang, saya Han Xin adalah nasib menjadi jendral besar
saya sekarang adalah Duwei dari pasukan sayap
masih belum mati
Duwei dari pasukan sayap kau sudah naik jabatan
Duwei pasukan sayap bagus tidak
tunggulah saya kembali
hati hati
tenang saja, saya Huaiyin Han Xin takkan mati
tahun 208 BC
pasukan Chu di DongE kalahkan pasukan Qin
pasukan Qin terpaksa mundur ke daerah barat
pasukan Chu terus tunjukkan perkasanya
jendral Qin, Zhang Han pimpin pasukan kalahnya bertahan ke Puyang
kondisi perang kembali masuk ke dalam kondisi menggantung
jendral besar, saya sudah berhasil serang ke atas gerbang
berjarak selangkah saja untuk berhasil taklukkan
tapi Li You..
Dia justru minyak api di tuangkan di sungai yang lindungi tembok gerbang
api berkobar, kekuatan pasukan di belakang tak bisa ikuti
pasukan yang sudah berhasil naik tembok
berusaha hidup mati untuk menyerang
tapi kekuatan benar terbatas
saya sudah mau mati berhasil loloskan diri
tapi saudara mereka itu..
Jendral besar, kali ini sudah habiskan pasukan, salahku Song Yi tak berguna
mohon jendral besar hukum
Dingtao dan Puyang memang kota yang sulit di tembus
jendral Song sudah berperang sungguh sungguh
walau tak bisa taklukkan Dingtao
tapi sudah bisa melihat jelas asal usul dari Li You
jendral Song kembalikan dan pulihkan lukamu
kemudian hari barulah perang lagi
terima kasih jendral besar
habiskan pasukan 3000
habiskan pimpinan 2
tapi kembali dengan tangan kosong
paman, biarkan saya pimpin pasukan sayap perang
dalam sehari pasti bisa menaklukkan Dingtao
hal ini bahas nanti
paman
Puyang dan Dingtao ini bentuknya aneh
pasukan kita walau ada keunggulan dalam pasukan
jika dalam waktu panjang menyerang tak berhasil
bantuan pasukan Qin jika tiba
tetap saja tak menguntungkan kita
semua ini ada di kota Dingtao
jika berhasil di tembus Puyang jadi kota satu satunya
katakan sebanyak ini, sekarang hanyalah keras lawan keras
siapa bisa dapatkan Dingtao maka dialah pemenangnya
paman, berikan saya kereta perang 50 buah
dalam sehari, pasti bisa dapatkan Dingtao
saya Xiang Yu disini membuatkan perintah militer
tak menang saya mati
Aji, diam"
pasukan sayap ini mahir dalam perang liar
menembus kota ini cerita lain lagi
paman
disini markas militer tidak ada paman
jendral besar
pasukan sayap bisa serang bisa bertahan
dunia ini tak ada perang yangsaya pasukan sayap tak bisa menangi
kini adalah situasinya
mohon jangan ragukan lagi
akan kupertimbangkan
keluarlah
paman
Fan Zeng ini sudah pikirkan ini itu
ini jelas Dingtao adalah kunci dari semua
biarkan pasukan sayapku maju bukankah semua terselesaikan
tuan Fan ada pertimbangan dia kau mesti pengertian padanya
Ayu, tiap kali ikut serta rapat mengenai militer ini
Fan Zeng itu selalu bisa memberikan kau tampang buruk
kini kau ini masih bicara untuknya
saya tak pedulikah itu
yang penting kau padaku baik sudah cukup
sehari tak bisa dapatkan Dingtao tampangku tak sanggup senang
katai kau, kau justru emosi sehari tak perang, kau tak bisa hidup
saya..
Tertawa apa?
Kau ini sekarang bicara sudah semakin mirip Ji Jiang saja
adakah?
Ada, sungguh ada
banyaknya kata hanya bisa dengar dari mulutnya Ji Jiang
walau terkadang kasar
tapi bisa langsung dan jelas nyatakan emosi
Ji Jiang dan Han Xin ini sama adalah orang yang menarik
jalan
kau ini sungguh teliti, pedang dengan kepala halus begini bisa kau asah
Han Xin
kau kenapa
tidak apa apa
alat yang kubuat ini enak dipakai?
Hatimu pikirkan perihal perang janganlah disini temaniku
Xiang Yu mau pimpin pasukan sayap perang
ini wajar, dunia ini tak ada perang yang dia tak ingin perang
perang serang tembok dan kedua kubu perang itu berbeda
sehebat apapun kau dalam perang kau mesti andalkan tumpukan jasad lautan darah
pasukan sayap ini adalah elit dari yang paling elit
jika terkuras, ini sama sekali tak bisa digantikan
saya dengar..
2 hari ini menyerang mau tembus tembok, sudah mati banyak
jika terus begini takutnya tak bisa
sejak kapan kau perhatian pada kondisi perang
ini karena ada kamu
jika hidup di zaman ini dan sudah terikat denganmu Han Xin
jalur perebutkan dunia ini takutnya tak terhindar
kenapa kau melihatku begini
kau benar bersediatemaniku untuk perebutkan dunia
kalau tidak bagaimana
coba lihat kau ini, tak bisakah belajar dari Zhang Liang
apa yang mau pelajari darinya
dia tak baik dimana
lihat Zhang Liang..
Dari sisi selamatkan kau dan Xiang Yu sudah berjasa
segera minta di pindahkan kembali ke Xiyi
tak perlu perang tetap saja naik posisi
jiang er
kau benar mengira cara yang dilakukan Zhang Liang lebih baik dariku
oh 'wa Han Xin, :hang Han dia beljaga di ?nyang
lalu yang berjaga di Dingtao itu siapa
Li You, anak dari Li Si
Li Si?
Bukankah dia sudah dicelakai mati oleh Zhao Gao?
Seorang pejabat terkenal
sudah begitu tak jelas..
Sudah dihukum mati oleh Zhao Gao dan keturunan Qin
gawat, mereka ini masih berani pakai anaknya
memang tak takut dia balas dendam
ini beda..
Li You ini pimpim pasukan sangat berhati hati dan mahir dalam bertahan
pakai dia untuk lindungi tempat ini
ini adalah pasukan Qin paling..
Jiang er
kau benar wanita paling cerdas didunia ini
saya tahu, memang perlu kau katakan
kenapa?
Kau temukan cara tanpa habiskan satu pun pasukan untuk jatuhkan pasukan Qin
Han Xin bilang bisa tanpa korbankan satu pun pasukan untuk taklukkan Dingtao
benarkah?
Li Si dihukum mati oleh Zhao Gao bukankah kalian ini sudah mendengarnya?
Zhao Gao sudah celakai pejabat setia, justru berkuasa
adanya dia, Qin hanya akan mati lebih cepat
Han Xin
kenapa kau ungkit ini?
Zhao Gao ini sudah berikan Li Si hukuman apa?
Sekongkol musuh dan sudah khianati negerinya
memangnya kenapa
Zhao Gao sudah celakai mati Li Si..
Dia pasti akan terus awasi anaknya
kita cukup bawa pasukan kepung saja Dingtao
lalu berulang kali suruh orang untuk nasehati Li You menyerah
ini buatkan kondisi kita ini dan Li You ada hubungan sekongkol yang mendalam
Li You ingin pertahankan nyawanya
hanya ada satu jalan saja yakni menyerah
kita tak hanya takkan matipasukan kita
justru kita bisa kuasai pasukan Qin puluhan ribu
Dingtao jika jatuh maka Puyang pasti bisa didapatkan
bagaimana menurut kakak
tidaklah ada apa apa
kau ada solusi lain?
Bawa saudara, bunuh masuk ke Dingtao
bacok kepala Li You
tapi
Han Xin
apakah kau ingat saat di DongE
kau sarankan, menyerang sembunyi markas pasukan Qin
bakar hutan bunuh Zhang Han
kau tak ambil langkah ini
setelah itu kita ini menang atau kalah
menang
kita menang
dan kita menangnya dengan kepala tegak
jika saat itu sudah mendengarkan trik kamu ini
walau bisa menang dengan trik rencana ini
tapi
dibelakang ini masih ada tidak pasukan Yi yang mau untuk memihak kita?
Ini juga belum tahu
kau tak akui, ini hanya karena kau cari alasan
Han Xin, kuberitahu kau
sama sama menang
kita juga mau membagi apakah puas atau tidak
tapi kali ini sama juga
Han xin yang kau katakan ini belum tentu salah
tapi bagi Aji saya ini, bisa didapatkan dengan perang, dia takkan dengan trik
jika menang, mesti menang dengan hebat dan puas
benar, inilah caraku Xiang Yu dalam memimpin
sikapku ini
kakak
sudah jangan katakan
besok sebelum pagi ikuti saya perang
baik
ranjang ini nyaman
- Cao Tong -pantas tidur begitu nyenyak
No comments yet. Be the first to leave one.