نخستین 200 خط.
Sebelumnya di Chesapeake Shores…
Selamat datang, Sayang!
- Jerome Trask. Ya. - Tidak!
- Aku tak tahu siapa dia. - Musuhku.
Aku akan menemuinya. Menjadi dramawan tetap terbaik di U of M.
Menjadi bagian keluarga Peck adalah tanggung jawab besar.
Kau harus pastikan
- hakmu dinyatakan jelas. - Perjanjian pranikah.
- Kasus melawan kita. - Tak ada kita.
- Pengacaraku akan menghubungi. - Luke Tatum, apa kabar?
- Setelah SMA, kau… - Menghilang?
Itu ciuman perpisahan, 'kan?
Bagaimana London?
Video yang kau kirim luar biasa.
Itu luar biasa.
Tunggu, kau menemui Simon?
- Ya, kami makan malam beberapa kali. - Benarkah?
Makan malam dengannya dan kekasih barunya.
Tak apa-apa.
Kami sudah melanjutkan hidup dan kekasihnya baik.
Itu bagus.
Aku bersikap dewasa.
Aku benci diriku rindu rumah.
- Benarkah? - Aku empat hari di sana, lalu…
Kau sedang apa?
Abaikan saja, hanya mencoba sepatu pernikahanku.
Sepertinya begitu.
Banyak pengantin langsung pas memakai sepatu. Bagus.
Tapi itu harus dipakai seharian.
Berpose dan berdansa memakai itu.
Jika tak dibuat lembut, akan ada lecet pengantin.
Lecet pengantin.
Lanjutkan, abaikan aku.
Baik.
- Jadi, kau rindu rumah? - Ya.
Meski dramanya berjalan amat lancar, aku selalu cemas.
Aku…
Aku ingin pulang. Aneh, ya?
Tidak. Kami ada di sini.
Pengantin. Bagaimana sepatunya?
- Bagus. Bagaimana kelihatannya? - Luar biasa.
Fenomenal.
Pertanyaannya, bisakah kau berdansa memakainya?
- Dia bisa! - Lihat itu.
Cha-cha-cha.
Itu menari atau mencoba menjebol pintu?
Kau tahu?
Keluarkan semua kini karena di hari pernikahanku,
kalian harus baik kepadaku seharian.
- Paham. - Aku serius.
Tak sebentar, 24 jam. Kalian berdua.
Tentu saja!
Kami selalu baik kepadamu.
Ya, kecuali saat kau menari.
Bisa ambilkan anggur?
Ada yang aromanya enak.
- Kakek membuat sarapan. - Sendiri.
Kakek punya banyak bakat.
Saat Ibu kecil, Kakek membuat panekuk
dan dia pakai bluberi untuk mata, hidung, dan senyuman.
- Jadi, itu maksudnya! - Kupikir hantu.
- Hantu tersenyum. - Terima kasih.
Selamat pagi, keluarga!
- Selamat pagi! - Hai.
- Panekuk! - Kakek yang buat.
Ayah masih membuat wajah tersenyum.
Lihat? Bibi tahu.
Aku perlu kopi dahulu.
Aku masih dalam waktu London. Aku tak tahu ini pagi atau malam.
Aku lelah dan bersemangat bersamaan.
Aku perlu sweter biruku dengan kancing mutiara.
Sweter biruku? Boleh kau pinjam.
Kita setuju untuk tak setuju.
Makan siang dengan pasangan Peck sebelum mereka pulang
dan harus tampak seperti Peck.
Mereka masih minta kau
- menikah di Eropa? - Tidak. Mereka sudah menyerah.
Ayah pikir Dennis Peck tak secepat itu menyerah.
David sudah memutuskan. Dia Peck juga.
Anak-anak, jika sudah selesai, bersiaplah ke sekolah.
Terima kasih panekuknya, Kek.
Sama-sama.
Selamat jalan.
Terima kasih.
Aku punya masalah.
Pasangan Peck menaruh ini di kamarku.
Apa itu?
Perjanjian pranikah.
Sudah kuduga.
Sudah beri tahu David?
Tidak, dia bisa mengamuk.
Kau akan beri tahu David?
Bisa saja.
Atau kuabaikan dan berharap masalahnya pergi.
- Itu berhasil? - Terkadang.
- Ini untukmu, Bree O'Brien. - Terima kasih.
- Kenapa bangun pagi? - Ada pertemuan tawaran mengajar itu.
- Ya. - Bree.
- Kau akan jadi dosen hebat. - Kita lihat saja.
Kepala departemen sudah memundurkan pertemuan sarapan
ke sore hari.
Tipikal dia, sudah mengacaukan pikiranku.
- Kau kenal dia? - Ya.
Jerome Trask, musuh Bree di SMA.
Presiden klub debat?
Ya, bagaimana… Ayah ingat Jerome Trask?
Ayah selalu ingat orang yang menjahati anak Ayah.
- Terima kasih, Ayah. - Sama-sama, Sayang.
Ayah akan ke kantor.
Rekan baru Ayah suka disiplin.
Menarik, rekan baruku juga begitu.
Tak benar.
Mendaftarlah untuk Hari Bersihkan Pantai.
Kura-kura perlu diselamatkan. Sebab tak punya tangan.
Selamat pagi, Caitlyn dan Carrie Winters.
Selamat pagi, Pak Ross.
Kita bertemu lagi di sini pukul 16.00 untuk taekwondo.
Bagus.
Ibu sayang kalian.
Selamat pagi, Abby O'Brien Winters.
Selamat pagi, Pak Ross.
Aku ingin menghabiskan hari bersamamu dan anak-anak di pantai besok.
Jay, kurasa itu bukan ide bagus.
Tenang. Itu kegiatan sekolah, bukan kencan.
Hari Bersihkan Pantai?
Ya. Aku lupa.
Tapi jika kau beri sinyal ingin kuajak berkencan…
Diselamatkan bel.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Kau dan adik-adikmu akan ikut triatlon?
Kurasa, ya.
Mengesankan.
Sepertinya ibumu juga akan ikut.
Lakukan!
- O'Brien gila prestasi, benar? - Tos kepal.
Bagaimana keadaanmu, Sayang?
Baik!
Sebenarnya hebat.
- Amat baik. - Bagus.
Ibu akan pesankan kopi.
Aku mau saja, tapi apa kau yakin?
Aku yakin.
Yakin apa?
Trace akan…
Menjual bagianku di The Bridge kembali ke ayahmu.
Benarkah?
Aku meninggalkan Chesapeake Shores.
Kalian bicaralah.
Kau tak perlu lakukan itu.
Aku harus melakukannya.
Aku perlu hal baru.
Tempat baru.
Jangan lakukan karena aku.
Aku bertahan di sini karenamu.
Semua di tempat ini mengingatkanku akan dirimu.
Maafkan ucapanku tempo hari.
Tak perlu.
Harus dikatakan.
Benar.
Tapi kau benar.
Aku mengejar hantu.
Aku perlu awal baru.
Di mana?
Akan kupikirkan.
Selamat tinggal, Abby.
Silakan.
Terima kasih.
Kafeina tak ada duanya.
Tak apa jika perlu waktu.
Apa?
Merasa lebih baik.
HASIL BUMI SEGAR
Kita perlu terong untuk parmigiana.
Orang tuamu sepertinya menerima kita akan menikah di sini.
Sepertinya.
- Garis bawahi "sepertinya". - Ya.
Aku akan lega setelah orang tuaku pergi usai makan siang
untuk kembali hanya kau dan aku.
Ya.
Aku bicara panjang dengan ibumu.
Benarkah? Itu bagus.
Benarkah?
Ya. Dia senang aku akan jadi keluarga.
Jika kehabisan topik pembicaraan dengan ibuku,
tanyakan soal dirinya.
Itu subjek favoritnya.
Sempurna. Itu bisa.
Atau tanyakan koleksi Lalique-nya.
Dia akan terus bicara.
Baik.
Maaf, dia menanyakan apa?
Dia memintaku untuk menjagamu dengan baik.
Benarkah?
Itu bagus.
TRIATLON TAHUNAN
Hei, Abby.
Hei.
Terima kasih.
Apa itu Lalique?
No comments yet. Be the first to leave one.