Golden Pouch (Hwanggeumjumeoni / 황금주머니)

Golden Pouch (Hwanggeumjumeoni / 황금주머니)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Golden Pocket E031-034 Webrip
ناشر indri danti22
credit to Viu

برچسب‌ها

webrip
web
BRip
تاریخ انتشار: 2017-01-04
تعداد دانلود: 9
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Tanganmu sangat dingin.

Cobalah pakai sarung tangannya.

Sekarang juga.

Baiklah.

"Episode 31"

Terima kasih.

Tapi aku tidak membeli hadiah untukmu.

Turun salju.

Kamu benar.

Seok Hoon.

Selamat Natal.

Kakak! - Hei!

Ayo ke karaoke dan mengadakan lomba menyanyi.

Nak, dia sangat ingin ke karaoke. Ikutlah dengan kami.

Baiklah. - Salju pertama tahun ini.

Ini Natal putih.

Sangat indah, bukan, Sayang?

Kamu masih suka salju setua itu?

Orang tua suka hal semacam ini.

Hanya hal baik terjadi kepada kita musim dingin ini.

Apa kita sebaiknya berfoto karena sedang turun salju?

Tidak usah. Ayo pergi sekarang!

Kita harus berfoto! - Ya ampun.

Baiklah, tunggu sebentar.

Kakak, tersenyumlah. - Kemarilah.

Ini. - Nak, berdirilah di tengah.

Apa yang kamu lakukan di sini? - Satu, dua, tiga.

Kupikir kamu mungkin di sini.

Min Kyu.

Apakah dia sungguh bahagia?

Kenapa dia tersenyum sangat bahagia?

Dia tidak pernah terlihat begitu saat bersamaku.

Dia kini bersama keluarganya.

Itu bukan keluarganya. Itu palsu.

Dia percaya kalau mereka keluarganya.

Dia pasti merasa nyaman sekarang.

Kurasa dia tidak memercayaiku

atau tidak merasa nyaman di dekatku.

Min Hee.

Aku sungguh tidak berhak mengatakan ini kepadamu,

tapi lupakan saja dia.

Dia dahulu terkenal sebagai orang yang dingin,

tapi dia kini sudah berubah sepenuhnya.

Kamu sebaiknya membiarkannya bahagia.

Apakah menyakitkan?

Rasanya ratusan kali...

Bukan, ribuan kali

lebih menyakitkan bagiku.

Kakakku yang malang.

Astaga, aku berusaha menghiburmu.

Hei!

Tunggu aku.

Lihat! Santa datang.

Aku tahu kamu penyihir yang akan mengomeliku untuk bekerja keras.

Baiklah. Aku yang akan bekerja sementara kamu makan.

Kenapa kamu memakai sarung tangan?

Katamu mengganggu dan tidak pernah kamu pakai meski saat musim dingin.

Jangan usil. Aku akan memakainya sekarang.

Min Hee, ingatlah perkataanku, ya?

Apa maksudmu?

Aku menyuruhnya melupakan Dokter Han dan jangan pernah menemuinya lagi.

Apakah Min Hee menemuinya?

Tidak. Dia melihatnya dari kejauhan, jadi, aku mengecilkan hatinya.

Aku hebat, bukan?

Min Hee sudah melupakan dia. Jangan memancingnya.

Semuanya salah keluarga itu.

Mereka menyebabkan masalah dengan menerimanya. Dasar berengsek.

Ibu, berhentilah membenci mereka. Mereka hidup dengan tenang.

Serta jangan minum sendirian. Itu terlihat menyedihkan.

Ibu seorang janda. Ibu akan minum bersama siapa?

Dengan tampang ini, ibu setidaknya bisa menikah minimal 12 kali lagi.

Ibu selama ini menolak semua godaan hanya untuk kalian.

Kalau bagimu ibu tampak menyedihkan, kamu mau minum dengan ibu?

Minuman keras ginseng ini usianya tiga puluh tahun.

Ini. Habiskanlah.

Tidak usah. Itu bukan tiga puluh tahun.

Ibu meminumnya dan mengisi botolnya dengan soju setiap tahun.

Ginseng itu sudah mati. Kuburkan saja.

Kenapa ibu harus menguburkannya?

Han Seok Hoon dan keluarga itu yang seharusnya dikubur.

Nyonya Sa, kalau tidak ada pekerjaan lagi, aku akan pulang.

Pak Kim, kamu mau tetap di sini untuk ramyeon?

Kenapa aku mau? - Aku lapar. Kamu tidak?

Ayo makan ramyeon dengan minuman keras ginseng.

Minuman keras ginseng? Aku tidak mau. Aku takut.

Sampai bertemu besok.

Astaga. Si Berengsek itu...

Apa yang telah kulakukan sehingga dia takut?

Ya, pulanglah.

Aku akan menikmati hidupku yang kesepian sendiri.

Baiklah.

Aku akan membayangkan saja kalau ini aromanya seperti ginseng.

Untuk kesuksesan Sa Gui Jeong.

Untuk kegagalan keluarga Geum.

Jeong Do.

Kamu membuat pangsit seumur hidupmu untuk menyokong keluarga kita.

Aku sangat bahagia hari ini.

Apakah kamu sebahagia itu?

Tentu saja. Kamu menyatakan cintamu terhadapku

di depan semua orang di negara ini.

Kurasa aku juga tidak akan pernah melupakan hari ini.

Kamu senang sudah merekam acaranya?

Tidak, bukan itu.

Karena Natal.

Putraku mengucapkan selamat Natal bagiku.

Bagaimana bisa aku melupakan hari ini?

Itu sangat menyentuh, bukan?

Dia menyiapkan semuanya sendiri untuk mengejutkan kita.

Kadang, aku masih tidak bisa memercayainya.

Apa maksudmu? - Aku tidak bisa memercayai

dia orang sama yang kita temui pada pertemuan keluarga itu.

Dia orang yang sangat dingin. Bagaimana dia bisa berubah banyak?

Ini pasti dirinya yang sebenarnya.

Kamu benar. - Dia baik dan perhatian.

Aku mulai menyukai Natal berkat putra kita.

Putra kita memberi kita hadiah yang bagus.

Ini sangat bagus.

Lewat sini.

Kamu terlihat hebat!

Kamu sesenang itu? - Ayo.

Kurasa anak-anak belum pulang.

Kurasa begitu. Sangat sepi.

Apakah Nan Seol sudah tidur?

Kalian sudah pulang. Kalian menikmati makan malamnya?

Ibu tidak ingat rasanya. Tempatnya sangat penuh.

Ibu bilang rasanya enak.

Makanannya terasa enak, tapi terlalu banyak orang.

Orang tua sebaiknya tetap di rumah pada saat seperti ini.

Sakitmu akan bertambah parah kalau ikut dengan kami.

Bagaimana perasaanmu? Kamu masih kesakitan?

Aku hanya kelelahan. Aku baik-baik saja sekarang.

Maaf aku terlambat. - Kamu sudah pulang.

Duduklah.

Apakah syutingnya berjalan baik?

Ya.

Kenapa Nenek tidak datang dan melihatnya?

Nenek tidak mau.

Meski mengizinkan, nenek masih sedih.

Ayah sudah mendengarnya.

Channel P tampaknya sangat puas.

Ayah tidak akan pernah tahu sampai itu tayang.

Ini untuk Nenek. - Nenek?

Ini untuk Ayah.

Apakah ini hadiah Natal?

Astaga.

Indah sekali. - Itu sangat indah.

Joon Sang, pilihanmu bagus.

Coba lihat apa hadiahku.

Ini sulit didapat.

Terima kasih.

Sayang, ayo minum.

Aku akan membawakan buah dan keju.

Ibu. - Ya?

Ini.

Kamu juga menyiapkan hadiah ibu?

Ibu terlihat kedinginan tadi.

Aku tidak yakin apakah Ibu akan menyukainya.

Ini indah.

Aku tadi jahat. Maafkan aku.

Aku akan berusaha lebih keras mulai sekarang.

Baiklah. Terima kasih.

Selamat atas acaramu.

Selamat Natal.

Tunggu! Biar aku ikut dengan kalian!

Aku harus memasang ini.

Apa itu? - Aku membuatnya.

"Tempat ini sudah tampil di televisi."

"Sangat enak sampai-sampai kamu akan tewas."

Kalau orang tewas setelah makan, siapa yang akan membayar ayah?

Kamu akan memasangnya di mana?

Sebaiknya dipasang di sekitar toko untuk menarik pengunjung.

Tidak usah. Semua orang sudah menanyakanku soal acaranya.

Itu sangat memalukan. Aku tidak mau.

Kamu harus terbiasa sekarang.

Kamu sekarang selebritas. Kamu terkenal.

Selebritas? Omong kosong.

Ayah akan pergi bekerja? - Ya.

Jangan memasangnya. Itu memalukan.

Astaga. - Aku bekerja keras membuatnya.

Ayo memasangnya!

Masihlah mengejutkan dia setuju melakukan acaranya.

Ibu juga akan ke toko?

Tidak. Ibu akan ke kantor Seol Hwa.

Dia sudah berhari-hari tidak pulang karena pekerjaan.

Dia butuh pakaian.

Aku akan pergi dan memberikannya kepadanya.

Aku mencintaimu! - Kasih sayang dan kerinduan.

Aku juga mencintaimu! - Itulah bahan rahasianya.

Bagaimana menurutmu, Joon Sang?

Entahlah. Selama ini aku hanya mengerjakan blog.

Hei, ini ternyata cukup bagus.

Ini ternyata cukup bagus, Pak Yoon.

Kirimkan ke Channel P.

Kamu sudah pilih tamu berikutnya? - Ya.

Kita ajak master kepiting marinasi di Yeosu, Nona Kim Bok Soon.

Syutingnya besok. Kamu tidak masalah?

Apakah kita akan ke Yeosu?

Sulit mengajakmu tampil di acaranya, tapi hasilnya sangat bagus.

Kami punya pembawa acara yang bagus.

Aku sungguh tampil baik?

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left