نخستین 169 خط.
[Kehidupan membuatku terluka, tapi aku membalasnya dengan lagu.]
[Kehidupan seindah bunga musim panas dan kematian seanggun daun musim gugur.]
Dua tiket ini,
aku dapatkan setelah minta tolong pada banyak orang untuk carikan.
Aku benar-benar takut.
Takut apa?
Kalau dia tidak nyanyi bagaimana?
Apa yang akan kita lakukan?
Yang Yang pasti akan kecewa.
Kita juga sudah berusaha semampu kita.
Kalau dia tidak nyanyi,
anggap aku mengundangmu untuk menonton konser saja.
Yang jelas menikah selama ini,
aku juga belum pernah mengajakmu menonton konser.
Kamu ini.
Terima kasih.
Sekali lagi!
Sekali lagi!
Sekali lagi!
Sekali lagi!
Sekali lagi!
- Sekali lagi! -
[Aku dan Anda bersama menyanyikan lagu yang aku tulis]
Sekali lagi!
Halo semuanya.
Tunggu sebentar, aku sedikit gugup.
Rasanya seperti mau menyatakan perasaan pada orang yang disuka saja.
OK, mulai.
Halo semuanya, namaku Wang Xinyang.
Usernameku adalah XY.
Tahun ini aku berumur 14 tahun.
Aku adalah seorang murid SMP yang sangat biasa.
Mimpiku adalah menjadi seorang
Jenius Tieba yang membahas tentang musik.
Tapi saat itu kemampuanku masih berjarak
999999 fans dari Jenius Tieba.
Meskipun saat itu,
tidak ada orang yang memperhatikanku,
juga tidak ada orang yang mempedulikanku,
tapi aku mempunyai sebuah cara
yang dapat membuatku merasa senang,
yaitu mendengarkan musik.
Setelah aku mendengar musik,
duniaku akan berubah,
menjadi sangat mewah,
sangat indah.
Namun,
tiba-tiba satu hari,
terjadi suatu hal.
[Bahkan mendengar musik saja menjadi tidak ada gunanya.]
- Selamat pagi Kak Cai. - Pagi.
Xin Yang jadi semakin tampan ya.
Tentu saja.
Pak.
Pesan satu bakpao.
Tidak mau kantong?
- Mau. - Terima kasih.
Teman, kamu sudah mau terlambat, cepat!
Dari kelas apa? Siapa namamu?
Namaku Wang Xinyang, dari kelas 7-4.
Oh, Wang Xinyang dari stasiun radio itu ya.
- Iya, benar. - Kenapa terlambat?
Xin Yang.
Kakakku bilang,
ini adalah cinta pertamanya.
Tolong kamu cintai dia baik-baik.
Iya, aku tahu.
- Terima kasih atas uang 58 Yuanmu. - Menjijikkan sekali.
Lihat, aku beri pertunjukkan kepada kalian semua.
Wang Xinyang.
Tolong jangan bawa barang yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran ke sekolah.
Kamu akan mengganggu murid lain kalau seperti ini.
Aku tidak bawa, apakah aku bawa?
Mereka semua tidak melihatnya.
Dimana PR-mu?
- PR. - Diam, guru sudah datang.
Xiaoruo, apakah PR sudah dikumpul semua?
Guru, Wang Xinyang hari ini…
Wang Xinyang!
Jangan katakan kepada guru kalau aku bawa gitar.
Aku mohon, tolong jangan katakan.
Sudah.
Anak-anak, kelas selesai.
Terima kasih.
Permisi, permisi.
Sampai jumpa!
Permisi.
Apa yang kamu lakukan?
Halo teman-teman.
Selamat mendengar radio hari ini.
Aku adalah DJ yang kalian paling cintai,
Wang Xinyang.
Hari ini, aku menyiapkan satu lagu untuk kalian.
dari lagu-lagu yang paling aku suka.
Juga aku berikan kepada kepada orang yang hari ini membantuku itu.
Wang Xinyang, coba kamu lihat.
Bagaimana?
Hebat kan?
Gila, ini…
Kamu mendapatkan ini dari mana?
Hidungmu…
Mimisan.
Kenapa mimisan?
Berikutnya diberitahukan sebuah pengumuman.
[Akan diadakan audisi untuk Festival Budaya dan Seni Sekolah]
Apa yang kamu lakukan?
Apakah tidak bisa dikatakan setelah lagu selesai diputar?
Audisi kali ini, apakah kamu juga akan ikut?
Tentu saja harus.
Aku dan gitarku harus ikut.
Gitar bobrok itu.
Jangan menilai dari luarnya saja.
Apakah kamu tidak pernah mendengar perkataan seorang guru besar?
Penyanyi sesungguhnya itu,
berkomunikasi dengan penonton dari jiwa mereka.
Kamu mengerti tidak?
Tentu saja tidak mengerti.
Lapar sekali. Aku mau pergi makan dulu.
Kenapa baru pulang semalam ini?
Ayo cuci tangan dan makan.
Xin Yang masih belum pulang.
Aku kira anakku yang pulang.
Harum sekali.
Kamu beli apa lagi?
Istriku, bingkai foto digital,
jika disambungkan dengan bluetooth, maka dapat menampilkan semua foto di dalam ponsel.
Harga awal 999 Yuan,
setelah diskon, menjadi 550 Yuan.
Sudah cantik, efisien lagi.
Bagaimana?
Kalau kamu mempunyai uang itu,
bisakah kamu beli sepatu baru untuk dirimu sendiri?
Kamu sekarang juga sudah menjadi manajer.
Malah setiap hari membeli teknologi yang tidak berguna seperti itu.
Terutama itu.
Yang putar-putar.
Apanya bumi?
Bulan.
Sudah pulang.
Kenapa malam sekali hari ini?
Cepat cuci tangan dan makan.
Tunggu sebentar.
Kamu bawa apa itu?
Ini… Gitar.
Aku membeli dari
Steven, kakak temanku di sekolah.
Harga aslinya 60 Yuan.
Aku beli dengan harga 58 Yuan.
Untung bukan?
Kamu mendapat uang dari mana?
Aku…
Aku… Ayahku yang berikan.
Benar.
Benar apa?
Aku pergi ke belakang dulu untuk tunggu, ingat foto aku.
Baik, terima kasih.
Terima kasih Li Jiajia dan Huang Jie,
dari kelas 7-5,
membawakan Opera Kun yang meriah kepada kita.
Teman-teman yang ada di sini,
aku rasa kalian seharusnya memberikan tepuk tangan meriah
kepada budaya tradisional China
dan juga penampilan mereka yang meriah di atas panggung.
Semuanya berikan semangat kepada mereka!
Dan juga semoga kalian bisa mendapatkan hasil yang baik hari ini.
[juga merupakan murid yang sangat unggul dari sekolah kita.]
[Dia mempunyai pengertiannya sendiri terhadap musik.]
- Sudah mulai. -
Sudah datang, sudah datang, sudah datang.
No comments yet. Be the first to leave one.