Omar Bin Khattab ( Series ) Full

Omar Bin Khattab ( Series ) Full

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Umar bin Khattab - Episode 26
ناشر Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2014-07-24
تعداد دانلود: 110
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 191 خط.

ZainuddinAri

ZainuddinAri mempersembahkan

Umar bin Khattab

ZainuddinAri mempersembahkan

Umar bin Khattab

ZainuddinAri mempersembahkan

Umar bin Khattab

ZainuddinAri mempersembahkan

Umar bin Khattab

Episode 26

Kau sudah lelah, Umar. Istirahat dan tidurlah.

Tidak, aku istirahat di sini saja.

Anakku, seperti yang kubilang, tambahkan susunya dengan air.

Dan esok pagi, kau keluarkan dan kita jual.

Ibu, Amirulmukminin memerintahkan pengawasnya untuk mengatakan jangan mencampur susu dengan air.

Kau itu bukan Umar ataupun pengawasnya, sudah lakukan saja yang kuperintahkan!

Aku tak akan menambahnya, melakukan kecurangan.

Lebih baik untung sedikit tapi halal daripada banyak tapi haram.

Meskipun Umar tak tahu, tapi Tuhannya Umar Mahatahu

dan tak pernah tidur. Dia selalu mengawasi kita.

Kau dengar itu, Aslam?

Besok, cari tahu siapa ia, dan siapa yang bicara dengannya.

Ia telah berbuat curang.

Amirulmukminin?

Boleh kami masuk?

Apa yang membuatmu ke sini, Amirulmukminin? Kami baik-baik saja.

Bawa anakmu ke sini.

Kemarin malam aku sedang berjalan.

Aku kelelahan dan bersandar di tembok rumahmu.

Dan aku dengar percakapan kalian tentang susu itu.

Aku menyesal, Amirulmukminin. Aku menyesal.

Allah Mahapengampun dan menerima tobat.

Benar, tapi azab-Nya sangat pedih.

Takutlah kepada Allah dan jangan kauulangi lagi.

Baiklah, akan kulakukan, Amirulmukminin.

Dan kau, wanita yang jujur. Aku mencari tahu tentangmu.

Kau wanita yang baik. Kau sudah bersuami?

Namanya Zainab.

Ini anakku 'Ashim, dan ia belum menikah. Aku ceritakan tentangmu dan ia tertarik.

Kalau kau tertarik lihatlah ke arahnya, dan ia melihatmu.

Kalau kalian setuju, aku akan nikahkan kalian berdua.

Kau sudah melihatnya?

Kau tertarik dengannya?

Bagaimana ia tak mau menikah dengan putra Amirulmukminin?

Dan kau adalah wali keduanya. Lihatlah, diam berarti ia setuju.

Jangan lihat ia sebagai anak Amirulmukminin.

Kami bukanlah orang kaya.

Kalau ia, perangainya sangat baik.

Semoga Allah menyatukan kalian dalam kebaikan.

Dan mengaruniai kalian keturunan yang baik.

Apa kau tak senang dengan apa yang kuberikan padamu?

Aku tak tahu kalau Anda Raja Kisra, Baginda.

Aku tak menyangka, ibuku memintaku untuk menjaga Kisra, Abrawaih Salatin.

Aku berlindung dari pamanku Syirawaih yang ingin membunuhku,

sebagaimana ia telah membunuh ayah, saudara wanitanya

dan seluruh laki-laki keturunan ayahku.

Aku tak pernah ceritakan ini kepada siapa pun.

Aku hanya manusia biasa seperti lainnya.

Sekarang dan sampai nanti.

Kita ada di istana putih yang megah. Istana para raja.

Bagaimana Anda memerintah, Baginda?

Dan Anda telah menjadi ahli waris ayah Anda untuk kerajaan ini.

Aku tak tahu.

Aku terkadang merasa bingung. Aku lewati hari-hariku.

Kemudian kulihat sekitarku, para raja, petinggi negara dan pengkhidmat.

Semua dalam kuasaku.

Dan seluruh harta kerajaan jadi milikku.

Dengan satu perintah, aku bisa membunuh seseorang.

Aku bisa jatuhkan kedudukannya atau mengangkat kedudukannya.

Aku merasa lebih hebat dari kehidupan dan lebih mulia dari kematian.

Sungguh pikiran ini menggangguku.

Ia membawaku ke singgasana ayahku dan istana putih ini.

Bagaimana aku tak merasakannya?

Kau sekarang tahu, kenapa para petinggi berebut takhta hingga saling membunuh.

Silakan.

Assalamuala Amirulmukminin.

Waalaikumassalam. Kalian duduklah.

Ya Allah, bantulah hamba.

Mereka datang pada hamba, bertanya tentang agamu-Mu.

Hati-hatilah dengan yang kalian perselisihkan.

Aku menjatuhkan hukum dengan bukti-bukti, bukan teka-teki.

Dan ingatlah ucapan Rasulullah.

"Kalau kalian berselisih di hadapan rasul, ambillah satu bukti (dalil) yang kuat".

Aku akan melakukan sesuai dengan yang aku dengar darinya.

Kalau aku memutus hak salah satu kalian, maka jangan diambil.

Karena itu bagian dari neraka.

Silakan utarakan pengaduan kalian.

Begini, Amirulmukminin. Kami punya kebun yang berdekatan.

Dan di antara kebun kami, ada kebun Muhammad bin Salamah.

Kalau aku mau mengairi kebunku, maka harus melewati kebun Muhammad.

Dan ia mencegahku.

Aku katakan, air itu bisa kaumanfaatkan untuk minum dan pengairan,

dan tak menyusahkanmu. Kenapa kau tak mengizinkan?

Kenapa kau mencegah saudaramu memberi manfaat buatmu.

Itu bermanfaat. Kau dapat mengairi dan tak merugikanmu seperti yang ia katakan.

Itu adalah tanahku, milikku, aku bebas untuk menentukan boleh atau tidak.

Aku takut kalau kuizinkan, nanti ia dan keluarganya

akan merusak tanamanku karena ia masuk.

Kalau seperti itu, seakan aku membolehkannya bagi setiap orang.

Kalau kebun itu semua milikmu sendiri, kau bebas.

Tapi kalau kaucegah akan menyusahkannya,

seperti kau melarang ia memanfaatkan kebunnya sendiri.

Bukankah itu tak menguntungkanmu sedikit pun?

Kalau kauizinkan, maka kalian bisa mengambil manfaatnya bersama

dan tak merugikan kalian.

Apakah kau memilih mudarat daripada manfaat?

Kita bertanggung jawab dengan perintah Allah,

dan perintah-Nya bermanfaat bagi seluruh manusia.

Dengan tujuan memakmurkan bumi.

Dan kalian harus berbagi dalam pengurusan kebun kalian.

Kalau tidak, maka akan dihukum.

Ada pilihan lain, Amirulmukminin?

Tak ada pilihan lain, ia boleh mengairi kebunnya, perkara selesai.

Assalamualaikum.

Waalaikumsalam Warahmatullah.

Masuklah.

Ada pengaduan?

Ya, Amirulmukminin.

Terhadap Hatib bin Baltah.

Ia tuan mereka.

Mereka bekerja untukku.

Apa yang mereka lakukan?

Mereka mencuri untaku.

Kalian melakukannya?

Ya, Amirulmukminin.

Maka aku akan laksanakan hukum Allah.

Apa yang kaulakukan dengan untanya?

Kami menyembelih dan memakannya.

Apa yang membuatmu melakukan itu?

Katakanlah dan jangan takut.

Kelaparan telah menimpa kami, Amirulmukminin.

Kau tak beri mereka makan, Hatib?

Tiada kekuatan kecuali kekuatan Allah. Ke mana belas kasihmu?

Kau mempekerjakan mereka, tapi membuat mereka kelaparan.

Seandainya mereka makan yang diharamkan Allah maka aku akan membolehkannya.

Sesuai dengan ayat:

فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلا عَادٍ

QS. Al-Baqarah: 173

Barang siapa yang terpaksa bukan karena menginginkannya dan tidak melampaui batas

فَلا إِثْمَ عَلَيْهِ

maka tidak ada dosa baginya.

إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Had: Batasan.

Aku tak menjatuhkan had karena mereka dalam keadaan terpaksa.

Syubhat: Keragu-raguan atau kekurangjelasan tentang sesuatu karena kurang jelas status hukumnya.

Aku tak akan menjatuhkan hukum pada perkara syubhat.

Lebih baik daripada aku jatuhkan had pada perkara syubhat.

Pulanglah kalian.

Untaku bagaimana, Amirulmukminin?

Kalau sampai aku jatuhkan had

aku akan jatuhkan denda yang memberatkanmu.

Karena kau adalah sumber masalahnya.

Muzani, berapa harga untamu?

400.

Beri ia 800.

Aku yang harus bayar dua kali lipat?

Kau yang menanggung!

Kalau aku tahu kau punya budak,

dan aku tahu kau membuat mereka kelaparan, dan mereka melanggar had,

maka aku akan menghukummu!

Perkara selesai.

Assalamuala Amirulmukminin.

Waalaikasalam Warahmatullah.

Aku minta pendapat.

Katakanlah.

Amirulmukminin, aku punya anak yang aku telantarkan di masa jahiliah.

Aku membuangnya.

Aku menguburnya di dalam tanah.

Tapi hatiku tersentuh. Maka aku keluarkan lagi.

Kemudian kami masuk Islam.

Ketika ia besar,

ia dihukum dengan hukum Allah.

Hukuman zina?

Ia dicambuk dan tubuhnya penuh luka. Aku tahu setelah ia terbaring.

Kemudian aku mengobatinya sampai sembuh.

Apa ia bisa bertobat dan melakukan amal saleh?

Allah akan hapus keburukannya dengan kebaikan.

Sekarang ada yang melamarnya.

Apa aku harus beri tahu masa lalunya?

Apa kau ingin buka aib yang sudah Allah sembunyikan darinya?

Kalau kau membuka aibnya, kau akan dapatkan hukuman!

Nikahkan ia dengan orang yang baik-baik.

Aku lega, Amirulmukminin.

Semoga Allah memberikan kemudahan kepadamu di dunia dan akhirat.

Jangan lakukan itu! Kau akan terhina. Penghormatan berlebihan dibenci Allah.

Aku hanya seorang muslim biasa.

Menjadi seorang hakim lebih berat daripada masalahmu.

Semoga Allah memberimu petunjuk.

Ya Allah, hamba menggunakan akal pada permasalahan hamba.

Permasalahan yang tak hamba temukan dalam Alquran dan sunah Rasulullah.

Omar Bin Khattab ( Series ) Full subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Omar Bin Khattab ( Series ) Full

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left