نخستین 200 خط.
TERJEMAHAN | YOYONG MASAMBA
Ketua,
menurut pelapor,
para pendekar hebat 6 Perguruan Besar...
dikurung di Wan An Se.
Ada juga yang dikurung diatas menara.
Dibawah sana markas Raja Luyang.
Apapun resikonya,
kita harus selamatkan 6 Perguruan Besar!
Biar aku yang duluan menerobos.
Mundur, ayo!
Raja Kelelawar.
Ilmu ringan tubuhmu hebat.
Kita berdua cari tahu situasinya. / Baik.
Kakek.
Utusan sayap kiri Yang.
Kalian dan Siau Can tunggu disini.
Jika aman,
akan kuberikan isyarat untuk kalian.
- Baik. - Baik.
Ayah.
Putriku.
Dengar-dengar kalian ada masalah.
Pemuda itu, namanya Zhang Wuji.
Andai dia datang telat, sudah kutangkap Zhang Sanfeng, si pendeta tua itu.
Dalam rencana kita,
tak ada yang bernama Zhang Wuji.
Pemuda itu biasa saja.
Jika Tn. Lu dan He bersatu....
mereka bisa mengalahkan dia.
Sebenarnya yang terjadi di gunung Wudang,
Zhang Wuji menghabisi Amao dan Akao, kan?
Sudah 2 Ketua Slen Ing ke Wudang....
dan tak satupun yang berhasil.
Min Min, benarkah itu?
Di gunung Wudang,
Tuan Lu dan He menahan ketua Mien Cie.
Saat itu guru Kutao melakukan tugas,
saat aku menyuruhnya menyerang,
pemuda Zang Wuji itu mengeluarkan Golok Pembunuh Naga.
Apa? Golok Pembunuh Naga.
Golok Pembunuh Naga penguasa dunia persilatan, ternyata benar pusaka sakti.
Di tangan pemuda itu,
dibanding dengan Pedang Langit milik Mien Cie,
Kekuatan Golok Pembunuh Naga jauh lebih kuat.
Cuma dengan satu jurus mampu memotong tangan Akao.
Aku kuatir, jika guru Kutao menghadapinya,
dan dia juga kalah, bukankah tambah merugikanku!
Makanya aku mundur.
Jadi kubiarkan pemuda itu mendatangiku ke Datu...
Jika kita menghabisinya di tempat kita, bukankah itu sangat mudah?
Kesempatan merebut Golok Pembunuh Naga jauh lebih mudah.
Menurut legenda, Pedang dan Golok itu,
ada sebuah rahasia besar yang tersembunyi.
Jika kita menemukan rahasianya.
maka kita takkan terkalahkan!
Biarkan putri ayah merebut Golok Pembunuh Naga itu dan kuberikan pada ayah.
Baik!
- Kutao! - Siap!
Kau adalah Guru Tuan Putri Min Min.
Rebutlah Golok Pembunuh Naga itu.
Habisi sekte Ming.
Kau harus lakukan sekuat tenagamu.
Aku siap pertaruhkan nyawaku.
Bagus!
Min Min.
Kau juga harus usahakan sebisamu.
Aku sudah tak sabar memiliki Golok Pembunuh Naga itu.
Baik, ayah.
Chengkun itu....
lancangnya meremehkanku dihadapan Ayah dan Kakak-ku!
Benar2 lancang sekali!
Tuan putri, jangan marah.
Jurus 72 shaolin.
Chengkun sudah menyerahkannya?
Masih kurang satu kitab.
Kitab jurus Cingkang.
Katanya dia tidak menemukannya.
Omongan si picik tua itu jangan dipercaya sama sekali.
Apa kitab kungfu perguruan lain sudah didapatkan?
Kunlun, Hua San, Kong Dong sudah direbut.
Cuma Wudang dan Emei sama sekali tak mau menyerahkannya.
Mien Cie sudah 3 hari tidak makan, aku yakin dia takkan bertahan lama.
Dia punya murid bernama Zhou Zhiruo.
Bawa dia kemari.
Baik, Tuan Putri.
Tuan putri.
Pantas saja ketua Zhang,
tak menghindari tusukan pedangmu.
Bahkan rela tewas.
Rupanya si jalang cantik ini ada.....
Saat dia lengah...
aku berhasil menyerangnya.
Dengan kehebatan Zhang Wuji...
gurumu saja tak mampu mengalahkannya,
pasti ada sesuatu yang kau lakukan padanya...
hingga dia terpanah, kan?
Jangan bicara sembarangan.
Aku murid Emei,
takkan berbuat seperti itu!
Memang gak gampang mengatakannya....
tapi diantara murid Emei, kaulah yang paling cantik dan muda.
Kurasa gurumu,
yang paling menyayangimu dibanding yang lain.
Mungkin saja kau putri gurumu.
Jangan menghina guruku!
Baik.
Sekarang...
Berikan dia pedang.
Bertarunglah dengan mereka, jika menang 3 kali berturut-turut...
kubebaskan kau.
Aku sudah terkena racun...
tenagaku sudah tak ada.
Walau menang dengan jurus,
juga tak ada gunanya.
Kalian cuma mau menipu jurus pedang Emei,
tak masalah jika kau mau membunuhku!
Itu kesempatan baik buatmu.
Kau anggap dirimu cantik,
mengira semua orang tergoda padamu seperti Zhang Wuji.
Mau sekali aku gunakan belati ini,
di wajahmu,
mengukir 3 sayatan dipipimu.
Tangkap dia!
Ketua Zhang,
lama tidak bertemu.
Selamat datang di Datu.
Maaf, aku cuma gadis kecil yang tak tahu kedatanganmu.
Tuan putri, kau punya semuanya.
Kenapa memanggil dirimu si gadis kecil?
Lebih baik lagi jika kau sebut dirimu si wanita iblis.
Kenapa selalu saja, Ketua Zhang bersikap tak sopan?
Nona Zhou teman semasa kecilku.
Ternyata sudah ada ikatan ya sejak kecil.
Makanya kau selalu menolongnya.
Jika terjadi sesuatu dengan murid Emei,
jangan salahkan aku.
Ketua Zhang,
kalian pergilah dulu.
Aku mau tetap disini,
bersama dengan kelompok Emei.
Tapi...
Tuan putri.
Ilmu ringan tubuhku tak terkalahkan.
Sudah banyak pendekar hebatmu...
melindungimu belakangan ini,
tapi tak bakal bisa melindungimu selamanya.
Jika kau melukai segores saja di wajah Nona Zhou,
akan kusayat wajahmu berkali lipat.
Kau utus anak buahmu mengejarku, tapi tak satupun yang bisa.
Tapi jika aku tak puas padamu,
aku akan mendatangimu dan menyayat wajahmu lagi.
Aku janji!
Kau sudah dengar yang dikatakan Raja Kelelawar.
Aku akan mendatangimu lagi lain waktu.
Jaga dirimu.
Guru!
Kejar mereka!
Raja kelelawar!
Akhirnya sekte Ming menemukan seorang pendekar kungfu hebat.
Seorang Ketua yang dihormati dimana-mana.
Utusan sayap kanan Fanyao sudah berani melawan Ketua, aku pantas mati.
Kakak.
Sudah kuduga kau rupanya.
Adik.
Ketua.
Dia adalah Fanyao, utusan sayap kanan yang sudah lama menghilang.
Dia dan utusan sayap kiri Yang, dulunya dijuluki "Dewa Siau Yao".
Saat itu Ketua,
mengutusku menyelidiki Raja Lu Yang...
tapi tak disangka bertemu Chengkun.
Rupanya dia mengabdi pada kerajaan.
Aku menyusup ke kediaman Wang...
kudengar dia menyakinkan Raja Lu Yang,
mau menghabisi semua perguruan Chung Yen.
Terutama menghabisi sekte Ming dulu.
Jika berhasil menghabisi sekte Ming.
Tak satupun yang akan berani melawan kerajaan lagi.
Untuk mencari tahu kebenarannya,
kuputuskan bersekutu dengan Raja Lu Yang,
mengawasi mereka secara diam-diam.
Jadi, kau sendiri yang melukai wajahmu...
Cuma dengan cara ini,
aku baru bisa mengelabui Chengkun.
Kakak angkat,
sudah menyusahkanmu.
6 Perguruan Besar terkena...
Racun Pelemah Tubuh dan...
kini tenaga dalam mereka sudah hilang.
Jika kita memulihkan tenaga dalam mereka,
bisa menyelamatkan mereka.
Dimana obat penawarnya?
Sekarang obat penawarnya ada ditangan 2 Tetua Sien Ming.
Apa kesukaan 2 Tetua Sien Ming?
Apa kesukaan 2 Tetua Sien Ming?
Wanita dan arak.
Aku punya ide.
Dulu, aku pernah menangkap seseorang.
Kutemukan obat bius ditubuhnya.
Persis dengan Racun Pelemah Tubuh.
No comments yet. Be the first to leave one.