نخستین 200 خط.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 79"
Tunggu sebentar.
Tetaplah seperti ini sebentar saja.
Ada apa?
Sebentar saja.
Ada yang tidak beres?
Tidak ada.
Aku bersungguh-sungguh.
Jangan mencemaskanku lagi.
Aku tidak selemah itu.
Aku amat mengerti bahwa aku harus kuat
agar bisa melindungi milikku.
Maafkan aku
karena menyakiti dan meninggalkanmu delapan tahun lalu.
Kenapa kamu mengatakan itu?
Aku seharusnya tidak melakukan itu.
Aku seharusnya memberitahumu,
menyusun rencana bersamamu,
dan berjuang bersama.
Andai aku lebih berani dan kuat,
kita berdua
mungkin lebih berbahagia dari keadaan kita sekarang.
Kenapa tiba-tiba...
Aku tidak akan
melakukan sesuatu yang bodoh lagi.
Dan jika aku kehilangan terlalu banyak,
kamu akan kehilangan segalanya.
Termasuk kakakmu.
Jadi,
berusahalah sampai batasmu,
dan pastikan Do Yoon dan anak itu tidak bertemu.
Apa?
Pak Cha mengikuti tepat di belakangnya.
Hentikan dia! - Apa?
Kejar dan hentikan dia, Ki Hyun.
Jika kamu menghentikan dia, Jang Young Soo akan ke luar negeri.
Hentikan dia dan semua akan berakhir!
Min Hee! Kita harus berbicara.
Ada apa? Apa yang kamu lakukan?
Kenapa kamu melepaskan baterai ponselmu?
Keluar.
Kamu menyembunyikan apa?
Apakah itu sesuatu yang tidak boleh kudengar?
Keluar! Kubilang keluar!
Astaga. Ada apa...
Ada apa dengannya? Dia menyembunyikan apa?
Apa yang kamu lakukan?
Apa gunanya membuat dia kesal?
Pimpinan.
Kenapa kamu takut terhadapnya? Kamu menyedihkan.
Kapan aku pernah begitu?
Jangan konyol.
Dia pasti menyembunyikan sesuatu yang besar.
Bagus.
Aku akan mencari tahu apa itu.
Tunggu sampai aku mendapatkanmu.
Aku juga akan membalasmu demi Pimpinan.
Siapa?
Siapa yang mengirimkan ini?
Ki Hyun sudah meninggal, jadi, pasti bukan dia.
Siapa...
Tunggu.
Apakah Pak Nam?
Ini hanya awalnya.
Mari berperang, Baek Min Hee.
Akan kubalas perbuatanmu
terhadap Ga On, Do Yoon, dan aku.
Maafkan aku,
tapi kami tidak bisa memberi tahu
identitas pengirim pesan itu.
Seperti perkiraanmu.
Hanya Pak Nam yang punya rekaman
perbincanganmu dengan Ki Hyun. - Aku tahu.
Kamu seharusnya berhati-hati dalam menghadapinya.
Ini terjadi karena kamu ceroboh.
Aku tahu. Aku minta maaf.
Tapi kenapa dia melakukannya?
Dia seharusnya tahu kamu akan langsung mencurigainya.
Aku juga tidak mengerti.
Pasti ada seseorang yang mendukungnya.
Jika tidak, mustahil dia melakukannya.
Cari tahu siapa yang dia temui.
Syukurlah Do Yoon koma.
Ibu. Kenapa kemari?
Kudengar kamu menemui Do Yoon.
Ya.
Do Yoon yang memberitahuku.
Dia masih melarangku memercayai siapa pun,
tapi dia menemuimu,
jadi, dia pasti memercayaimu.
Apa yang terjadi?
Kenapa Ibu merahasiakan fakta bahwa dia sudah siuman?
Aku tidak tahu.
Aku hanya melakukan perintahnya.
Dia pasti tidak ingin beberapa orang mengetahui dia sudah siuman.
Aku melihat beritanya.
Begitu. - Kamu masih belum mendengar
apa pun tentang anak itu?
Maksudku, Ga On.
Belum.
Begitu.
Mari mengurus
sisanya setelah kamu menemukan Ga On.
Mari melakukannya setelah kamu menemukannya.
Apakah ada masalah dengan Do Yoon?
Tidak.
Apa dia menjadi lebih sadar
atau bangun lebih lama atau semacamnya?
Tidak. Tidak ada perubahan.
Astaga. Ini sudah berapa lama?
Apa yang membuatmu meninggalkan Do Yoon sendiri dan pulang ke rumah?
Halo.
Jangan memercayai Bi Ahn juga.
Dia bekerja untuk Min Hee selama lima tahun.
Jangan berpikir dia di pihak kita.
Di mana Hye Rin?
Nenek. - Hai.
Bagaimana kondisi Ayah?
Kapan dia akan pulang?
Nanti. Dia akan pulang beberapa hari lagi.
Kamu sehat?
Kamu tidak terlibat masalah dengan ibumu?
Dia mau aku belajar bermain harpa.
Itu sulit dan membosankan.
Kamu tidak perlu melakukannya jika tidak mau.
Sungguh? Paman Jung Woo juga berkata begitu.
Kamu menemuinya lagi?
Aku sering menemuinya.
Sungguh? - Ya.
Dia menyenangkan, aku menyukainya.
Dia baik kepadaku.
Apakah ibumu tahu kamu menemuinya?
Ya, tapi ibuku menyuruhku memberitahunya
apa saja yang kami bicarakan setelah aku pulang.
Ibu bilang itu rahasia.
Tapi tidak apa-apa memberi tahu Nenek, bukan?
Benar.
Anda mau mengatakan sesuatu?
Soal anak itu, Tae Yoon.
Aku di sini.
Aku di sini untuk bekerja.
Apa kami bilang sesuatu?
Kenapa kamu belum memberikan katalog yang kamu sebutkan itu?
Apakah hanya aku yang tidak mendapatkannya?
Aku lupa lagi.
Cukup sudah.
Kenapa kamu membuat alasan konyol untuk bertemu?
Jika sudah putus, akhiri saja. Se Yun.
Kenapa kamu menemuinya? - Apa?
Kenapa harus seseorang di dunia ini
yang tidak bisa bersamamu?
Kamu tahu siapa aku? - Ya, Berandal.
Aku hanya harus mencari namamu di daring.
Pak Park. Ibuku tidak boleh tahu.
Apakah itu alasan kalian putus? Benar juga.
Itu alasan yang cukup baik untuk putus.
Tapi kenapa kalian masih bertemu?
Kami bertemu untuk pekerjaan. - Yang benar saja.
Sudah jelas kalian menggunakan pekerjaan untuk mengulurnya.
Kenapa harus putra Cha Duk Bae di antara semua orang?
Bagaimana jika ibumu mengetahuinya?
Selama tidak diberi tahu, ibuku tidak akan mengetahuinya.
Kenapa ibu tidak mengetahuinya?
Suaramu terdengar sampai lorong.
Kamu putra Cha Duk Bae?
Aku tidak percaya ini.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Ibu.
Ibu, dengarkan aku.
Dengarkan apa?
Kamu putra Cha Duk Bae dengan selingkuhannya, bukan?
Kamu tidak tahu perbuatan keluargamu terhadap kami?
Memikirkan keluargamu saja sudah membuatku sakit perut.
Menyebutkan nama Cha Duk Bae saja sudah membuatku sakit.
Beraninya kamu mengencani Se Yun.
Itulah alasan kami putus. - Jika kalian putus,
kenapa kamu masih meneleponnya dan datang kemari? Bedebah.
Bedebah. Itu kian membuatku kesal.
Berani-beraninya kamu mempermainkan putriku.
Ibu, hentikan.
Bukan begitu.
Tenanglah. - Lepaskan!
Jangan berani menemui Se Yun lagi! Aku tidak akan segan-segan.
Kamu tidak tahu betapa terkenalnya ibu Tae Yoon?
Dia tidak sebanding dengan ibu Do Yoon.
Dia terkenal karena temperamen buruk dan sikapnya yang kejam.
Itulah alasan kami putus. Ini.
Minum ini dan tenanglah. - Berandal. Tidak perlu repot-repot.
Hentikan.
Tae Yoon bukan orang jahat.
Lihat? Bahkan Kakak bilang bahwa dia bukan orang jahat.
Kamu sudah tahu?
Tapi tidak bilang apa-apa?
Biarkan saja.
Biarkan Se Yun menentukan.
Menentukan apa?
Perbuatan keluarga itu kepadamu terus membuat ibu kesal.
Tapi lihat ini. Se Yun juga?
No comments yet. Be the first to leave one.