نخستین 200 خط.
Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88
Cahaya bintang, tawur bar, bintang pertama yang kulihat malam ini,
seandainya boleh, seandainya bisa, makan hidangan yang kupancing malam ini.
Tolong kembalikan Ayah dan Bean.
Bintang jatuh! Itu berhasil?
Astaga.
Permainan doa selesai.
Ayo cepat tidur.
Ini Selasa malam. Kau-tahu-apa mulai 20 menit lagi.
Bingo seks!
Tidurkan dia.
Tempat bantal itu di bawah kepalanya, bukan di atasnya.
Dan ingat, Derek,
bintang jatuh itu malaikat yang terjun ke Neraka.
Selamat malam.
Itu bukan malaikat. Itu burung camar terbakar.
Apa itu? Semacam makam mobil badut?
Aku tak percaya mata beragamku!
Imam Agung, kita punya masalah.
Semua yang kulihat hanya masalah.
Bangkit dari kematian itu sihir.
Mungkinkah Tiabeanie itu penyihir?
Itu omong kosong.
Itu cuma alasan bagus agar singkirkan
semua orang aneh, pemikir bebas, dan perancap.
SELAMAT DATANG DI DREAMLAND TAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEPALA HILANG
Hai, Pendergast.
Ayah, apa maksudmu?
Itu bukan Pendergast.
Itu penyair yang menulis lagu anak jahat tentangmu
yang dihafalkan anak-anak di Dreamland.
Kau bisa dengar saat ini.
Raja Zøg Tua, bodoh bagai katak Berotak kera, berbiji zakar babi
Benar, bukan?
Sampai jumpa, Pendergast.
Raja itu juga masih hidup.
Kenapa? Mereka dibakar di pasak,
tetapi kini mereka hidup, mentah dan tak hangus.
Tak ada penjelasan lain. Bean sangat sakti.
Dia akan bunuh kita dengan gugu hudu voodoo walawala…
Diam dan biar aku berpikir.
Akan kukatakan yang terjadi.
Pasti ada yang membantu mereka lolos dari maut,
dan aku akan cari tahu pelakunya.
Derek, Sayang, ada tamu istimewa untukmu.
Kini yang harus kau katakan kepada mereka…
Di mana begundal cilik itu?
Dia sangat cepat untuk anak gendut.
Bean, kau masih hidup! Maaf untuk segalanya.
Jangan pernah membakarku hidup-hidup di pasak lagi.
Baik, Luci, giliranmu.
Seharusnya kusiksa kau seumur hidupmu,
tetapi aku sudah sibuk dengan kakakmu.
Baik, giliranmu, Elfo.
Akan kurusak semua mainanmu.
Ayah Lama, kau kembali pulang.
Aku jauh lebih menyayangimu daripada Ayah Baru.
Ucapan itu menyakitkan.
Halo, Tuan. Bagaimana perasaanmu?
Tentang aku khususnya?
Siapa katakan itu? Siapa mau tahu perasaanku.
Akan kuberi tahu perasaanku.
Angkat jembatannya.
Aku merasa senang!
Turunkan jembatannya.
Karena di bawah sana kusadari hal penting yang tadinya tak kusadari.
Angkat jembatannya.
Tentang diriku.
Turunkan jembatannya.
Aku mendapati ada musuh di antara kita.
Angkat jembatannya.
Namanya penyakit jiwa dan stigma yang mengiringinya.
Percayalah, aku tahu, aku sudah ke Neraka dan kembali.
Aku lihat hal-hal yang tak seharusnya dilihat manusia.
Aku membuat suara yang tak seharusnya didengar manusia.
Aku… Apa…
Tetapi aku juga menemukan hal terpenting dalam kehidupan.
Lalu aku lupa.
Kini, aku cuma mau berbaring.
Jadi, turunkan jembatannya, ya?
Turunkan jembatannya, ya?
Kurasa kita lolos soal ini.
Zøg terlalu gila untuk ingat perbuatan kita terhadapnya.
Bagaimana kita bisa yakin?
BAGIAN XXIII Beanie Ambil Senapanmu
Sungguh, busana ketat, seksi ini
dirancang untuk mencegah pemikiran kognitif.
Aku berharap kau tetap begitu untuk pesta, Dagmar…
Maksudku, Bean.
Sepatu bot ini dibuat untuk berpikir.
SELAMAT DATANG KEMBALI. ZØG & BEAN & ELFO & LUCI & VOOP
BIR RASA AKU SETEGUK 25 SEN
Sesama warga Dreamland, masa sulit kita telah berlalu.
Raja dan ayah tercinta terluka parah,
tetapi pulih secara ajaib.
Aku kenal anak biru itu. Dia tinggal di gedungku.
Kakak dituduh jadi penyihir dan adik membakarnya di pasak.
Ini hal-hal yang akan kita renungkan pada hari libur
dan mentertawakannya.
Jadi, Bean, ketahuilah aku menyayangimu, dan kau dimaafkan.
Kejahatanmu dimaafkan.
- Tunggu, semuanya? - Ya, tentu.
Ya!
Sekali lagi, gadis kulit putih kaya lolos.
Keadilan!
Seiring dengan hal ini, aku juga ingin memaafkan berikut ini,
"Elfo, Luci", terakhir tetapi bukan tak penting, "Kakek Peraba,
asalkan kau berjanji tak akan meraba lagi."
Aku berjanji.
Aku berbohong!
Jujur, aku senang hukuman mati itu tak berhasil.
Itu yang terjadi saat minta api unggun lakukan tugas kapak.
Kalau tidak, kau akan jadi penyihir mati.
Terima kasih, Stan, sekali lagi, bukan penyihir.
Begitulah ucapan penyihir yang bangkit kembali.
Bersikaplah wajar, dia melihat kita.
Hei.
Aneh. Kenapa Odval jadi sangat ramah?
Kenapa semua orang bersikap wajar
soal Ayah dan aku seharusnya mati?
Aku bagaimana?
Tak ada yang peduli kedua kalinya aku hidup lagi.
Aku kecewa kedua kalinya. Kekecewaan itu bentuk peduli.
Maaf, apa ada orang lain yang terganggu akan aturan dunia ini?
Orang dikutuk jadi batu atau dibakar hidup-hidup,
tahu-tahu, mereka berkeliaran, tanpa masalah.
Aku sendiri dibidik panah berapi…
Siapa pelakunya?
Katanya, "Kepala yang menanggung mahkota itu berat."
Itu sebabnya mahkota ini milik kepala paling berat.
Inilah dia. Ayahku, raja kalian, Raja Zøg.
Berikan itu.
Pergi dari sini.
Terima kasih banyak.
Ini untuk semua anak di luar sana yang bermimpi ingin jadi raja.
Teruslah bermimpi, karena hanya aku raja di sini selamanya.
Hidup satu-satunya raja kita selamanya!
Dan jika kalian lupa, kepala kalian akan dipenggal!
Kini, mulai bersorak!
Minuman gratis di halaman, dasar para pemabuk!
Baik, revolusi ditunda sehari lagi.
Kurasa lebih baik dihormati
untuk siapa aku, bukan apa aku, benar?
Dirimu bukan siapa-siapa dan kau bukan apa-apa!
Angkat jembatannya!
BISTRO SERBA KUAH LE PRECHAUN - HIDANGAN ELF
Siapa yang mengintai di lorong gelap?
Mungkin teman baru?
- Salam, anak dekil! Boleh aku bermain? - Tentu.
Mau ikut permainan "Suka Gedebuk Ini"?
Suka Gedebuk Ini? Bagaimana caranya?
Seperti ini. Gedebuk! Paham?
Hei, bukankah kau raja?
Aku bukan raja lagi. Aku cuma orang bodoh biasa seperti kalian.
Maka kurasa kau tak perlu mahkota ini.
Ya, kurasa aku tak perlu itu.
Kenapa kau menyetujui kami?
Zippidee, Doo-Dah, masukkan dia ke gentong!
Kita tak punya gentong. Kita tukar dengan peti ini.
Aku bisa pura-pura di gentong.
Jangan selalu setuju!
Baiklah.
PERMEN BERACUN LAFFY
Wah! Dengarkan tawa Zøg.
Pasti ada yang dihukum mati.
Bean, kemarilah. Kau harus lihat ini.
Lagi, Tuan?
Pendergast! Ini lucu karena benar.
Aku sudah lama memimpikan saat ini, tetapi aku lebih cemas daripada merasa diakui.
Aku tak bicara kepadamu, tetapi kepada kepala itu.
Ayah, kenapa kau?
Tanya Pendergast.
Dia tahu segalanya.
Astaga.
Baik, cukup.
Ya ampun! Semoga aku mati kali ini!
Tempatku bukan di istana. Tempatku bukan bersama rakyat jelata.
Mungkin hutan menakutkan akan menerimaku?
KINI MEMASUKI HUTAN AJAIB HATI-HATI AKAN UNICORN GILA
Tanda peringatan! "Hati-hati akan…"
Sebaiknya tak kuselesaikan membaca atau aku akan takut.
Kau yakin?
Ya, Bu, aku mencuci selangkanganku.
Aku tak begitu.
Kau sosiopat.
Murbish, Tertz, kami cari Pendergast. Kalian lihat?
Tidak sejak dia suruh kami bertemu untuk membantu Zøg. Ingat?
Ya. Pendergast tak pernah datang.
Bagus, karena kami pun tak datang.
Pendergast mau bantu ayahku melakukan apa?
Kita tak akan pernah tahu.
Di mana Pendergast sekarang?
Kita tak akan pernah tahu.
Ini buang-buang waktu.
Kita tak akan pernah tahu.
Hei, Detektif Tolol, kau periksa lemarinya?
Apa…
Itu Pendergast!
Astaga! Ulah siapa ini?
Dia tampak sangat berbeda dengan kepala dipenggal.
No comments yet. Be the first to leave one.