نخستین 198 خط.
Sang Juara Makunouchi Pertahankan Gelar-nya!!!!
Pertarungan yang Seru.
Bos, Tontonlah kapan-kapan.
Tidak mau.
Buat apa Membayar lihat Putra-ku Dipukuli?
Aku bisa Jantung-an.
Iya juga...
Pagi!
Bisa dibantu?
Aku Mencemaskan Ippo.
Dia kemarin Babak-belur...
"Dia Belum Bangun-bangun".
Tidak sadarkan diri?!
Ya ampun!
Apa kau mau?
Mengunjungi-nya.
Ya! Aku masuk!
Baru kali ini ada Gadis.
Putra-mu: Juara Jepang!
Wajar "Dikejar-kejar".
Mengejar Ippo?!
Dia Pahlawan Kourakuen Hall!
Bos saja yang tidak tau.
Pagi.
Hajime no Ippo Rising - 03
Pertempuran Wanita
'Misi-misi...
Sudah Kering!
Dia Bertarung Habis-habisan.
Wajah-nya dekat sekali...
Apa dia Menyadari-nya?
Ippo, ini aku Nanako.
Tidur-nya Imut Sekali.
Jadi "Deg-degan".
Mungkin akan bangun...
Bila diberi Ciuman.
Sedang apa kau?!
Memang-nya "Putri Tidur"?!
Kau Adik-nya "Si Itagaki"?
Aku Nanako.
Lalu kau itu...
Pacar-nya Ippo?
Aku...Teman Makunouchi: Kumi.
Aku ingat.
Kau adik-nya Mashiba, "Si Malaikat Maut"?
Ada perlu apa, Kumi?
Sebenarnya...
Aku adalah Perawat.
Biar Kuajari Cara-nya.
Handuk jangan Terlalu Basah.
Baru saja Ku-ganti.
Periksa Denyut Nadi.
Jangan ganggu Tidur Pasien!
Nafas, Jantung, Suhu Tubuh: Normal!
Dia cuma Demam.
Kenapa? Kenapa?!
Harusnya aku yang Pertama!
Akui saja Kekalahan-mu!
Aku Mengenalnya Lama!
Cuma itu saja Pamer?
Bisa "Ribut" diluar?
Ippo sedang Istirahat.
Kau siapa?
"Kompres-nya" jatuh.
Kalian gimana sih?
Tidak Becus.
"Becus"?
Meski tau soal kalian. Aku belum kenalkan diri.
Iimura Mari, 23 Tahun.
Wartawan Olah Raga.
Lebih Tua 3 Tahun, tapi dia Sangat Menarik.
Percaya Diri Sekali Beberkan Umur-nya.
Aku: Mashiba Kumi.
Aku: Itagaki Nanako. Gadis 16 Tahun!
"Sok Pamer Umur".
Dikunjungi 3 Perempuan.
Ippo, hebat.
Yang manakah "Tipe-nya"?
Aku juga tak tau soal itu.
Tadinya ingin Wawancara soal Pertarungan Sebelumnya.
Mau Pulang?
Silahkan!
Kalau begitu...
aku akan Meneliti Kamar Sang Juara.
Album Foto!
Ya ampun...
apa aku sudah "Lancang"?
Album itu "Privasi-nya".
Masa Bodo.
Aku juga mau lihat!
Pakai Tas Sekolah!
Festival Olah Raga.
Dia masih Kecil.
Tapi sudah Lucu!
Anak Sekecil ini akan jadi Juara.
Tak disangka ya?
Gimana menurut-mu?
Kalau pendapat-ku:
Ippo memang terlihat Keren di-atas Ring,
tapi saat Biasa jadi Lebih Lucu.
Perbedaan tersebut Disukai Para Wanita.
Hah?
Benar juga!
Nanako: Ceria & Lucu.
Mari: Dewasa & Cantik.
Dan Halangan Terbesar-ku...
Mati:
Makunouchi!!
Halangan
Kalian baru pertama masuk Kamar-nya Ippo?
Lalu kenapa?
Artinya kalian itu: "Bukan Siapa-siapa".
Aku sering ikut Latih / Tanding-nya,
semua itu demi "Bahan Tulisan-ku".
Antara: Makunouchi Ippo: Petinju, dan Makunouchi Ippo: Seorang Pria...
Entah mana yang "Aku Sukai".
Tapi semua Tidak Penting lagi.
Sekarang kita harus gimana?!
Entah...
Dengar!
Sebagai Perawat-nya. Kuminta kalian berdua pulang!
Ingin Berduaan Tanpa Kami.
Berniat Menikmati Sendiri?
Bukan itu kok.
Kau saja pergi, Kumi?!
Kapal Ikan Makunouchi
Aku Perawat-nya!
Dan aku Wartawan.
Lalu mau apa, Nanako?
Aku tetap disini!
Semakin Gila saja...
Pergi!
Tidak.
Enak saja!
Silahkan Minum Teh dulu.
Teriak-teriak pasti Haus.
Makasih...
Sebelumnya.
Maafkan kami...
Entah harus Bahagia / Tidak.
Namun sebagai seorang Ibu, aku Sangat Bangga pada-nya.
Tinju telah Merubah Hidup-nya,
meski sebenarnya Aku Khawatir.
Dia Anak Baik; itu Cukup Bagi-ku.
Aku selalu Cemas bila dia Pergi,
dan kembali dengan Tubuh Penuh Luka.
Ia terlihat Sangat Bahagia,
Aku tidak bisa Menghentikan-nya.
Yang bisa aku lakukan cuma...
Berdoa & Mendukung,
juga Merawat-nya.
Ippo.
Umezawa...
Kau lewatkan: Pertarungan Sengit.
Tarung?
Siapa?!
Yang Menang?
Sampai K.O?
Menang Angka?!
"Kemenangan: Moral".
Aku mulai Pulih.
Di Gym pasti sedang Sibuk.
Pertarungan Amatir: Itagaki,
Pertarungan Gelar: Takamura,
sebelum itu...
Gelar Jepang Pertama: Aoki!
Permisi!
Senior!
Apa kabar, Itagaki?
"Kondisi Prima"!
Sudah pulih, Ippo?
Bangun dari Tidur Panjang ya, Pemalas?
Masih sedikit Lemas.
"Pria Krempeng"?
Orang Baru yang Latihan di Gym?
Hey, selamat datang.
A-Aoki?
Apa-apaan?! Kau kenapa?!
Bisa pelan-pelan tidak?
Aku terlalu Berlebihan lakukan Pengurangan Berat...
Betapa dia Menderita.
Dia Cemaskan Pertandingan sehingga Kehilangan Akal.
Tenanglah. Ini Sementara.
Aku akan sempat Pulihkan Berat Tubuh.
Bagiku Pertarungan Ini Lebih Penting.
Demi: Karir-ku.
Gawat.
Bencana.
Petaka.
Tamat Sudah.
Kantor Pelatih
Sudah Pulih?
Ya, Makasih.
Lawan-mu memang Kuat, dan kau Berhasil.
Aku sudah memahami...
"Larangan Melawan Miyata".
Aku & Shimabukuro Saling Hajar saat Dempsey Roll Dihancurkan.
Aku dipastikan Gagal, andai Terkena Pukulan...
No comments yet. Be the first to leave one.