نخستین 200 خط.
Pertemuan Lima Kage sudah selesai,
tugas berjaga kita pun akan berakhir, ya?
Semoga saja.
Nah, apa kubilang.
Dia benar-benar datang, 'kan?
Kalian pasti bingung, 'kan?
Sekiei, jangan lengah.
Apa kau tak pertimbangkan kalau kemungkinan temannya ada di sekitar sini?
Kalian berdua itu terlalu khawatir, ya.
Selamat malam.
Di saat seperti ini, benar bilang begitu, 'kan?
Aku sudah baca suratmu.
Karena itulah kau akan ikut bersama kami 'kan, Mitsuki?
Tak perlu pedulikan niatnya.
Sesuai rencana, kita tangkap dia lalu kembali.
Apa itu senjata dari Negara Tanah yang kausebutkan di surat?
Benar sekali.
Mereka adalah senjata hidup yang tak takut mati.
Di negara kami, sudah ada ribuan dari mereka yang terlahir,
dan akan terus bertambah.
Apa kalian berniat lakukan perang?
Tujuan kami adalah perdamaian.
Perdamaian yang sesuai keinginan kami.
Hem.
Ikutlah bersama kami.
Kami akan mempertemukanmu dengan orang yang ciptakan kami.
Setelah bertemu dengannya, apa aku akan mengetahui
jawaban yang selama ini kucari?
Sudah kuduga, kau tertarik.
Rahasia dari kehendak manusia.
Kita ketahuan, ya.
Apa kubilang, kalian kebanyakan mengoceh, sih.
Apa kau mendengarnya?
Berhati-hatilah, ada sesuatu yang aneh.
Kalau mereka seenaknya ikut campur, tak ada pilihan selain mati, ya.
Jangan terlalu terbawa suasana, ya.
Kalian...
Manusia itu bodoh sekali, ya.
Kalian berniat cari masalah dengan Konoha?
Siapa kalian?
Kau tak perlu tahu.
Apa kau ingin ikut dengan kami ke Negara Tanah?
Jawaban yang kau cari ada di sana.
Sudah kuputuskan.
Aku ikut dengan kalian.
Tunggu.
Mari segera pergi.
Mitsuki!
Sudah kubilang, 'kan?
Mitsuki pasti akan bergabung dengan kita.
Jangan bicara yang tak perlu, Sekiei.
Jangan sembarangan sebutkan nama Negara Tanah.
Memangnya aku bilang begitu?
Ayo pergi.
Pergilah.
berkatmu, ku bisa berada di sini
kimi ga iru kara, boku ha koko ni iru yo
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
ku bahkan tak sadar bila diriku ini besar kepala
unuboreteita koto ni sae kizukazu ni
ku merasa telah memiliki segalanya
nanimokamo te ni shita ki de itanda
ah, ku sangat menderita karena tak bisa lindungi apa pun
aa, nani hitotsu mamorenai kurushimi de mogaite
mau jadi kuat tanpa satu kegagalan pun
haiboku shiranai mama tsuyoku narou nante
sungguh manja diriku ini
neboketeita
berkatmu, ku bisa berada di sini
kimi ga iru kara, boku ha koko ni iru yo
bukan berarti tak terjadi apa pun
nanimo nakatta wake janai
masa depan menunggu di dekat sana
mirai ga soko de matteirunda
pengorbanan dan rasa sakitmu telah ciptakan harapan
kimi dake no itami ga hora, kibou wo tsukanda
Lonely, lonely, lonely, Go!
kau sedang hadapi pilihan hidupmu
kimi ha ima bunkiten de
Lonely, lonely, lonely, Go!
anggaplah semua jadi cinta
subete wo ai ni shite
Teman Mitsuki
Teman Mitsuki
Teman Mitsuki
Bukan begitu.
Coba beginikan tanganmu.
Seperti ini?
Lalu, pikiranmu akan mulai kosong
dan tanpa sadar kau akan tertidur.
Apa saat tidur kau tak ingat apa-apa?
Terkadang aku juga bermimpi, sih.
Menarik sekali, ya.
Beri tahu aku lebih banyak lagi soal manusia!
Menarik sekali, ya!
Sekiei, jangan terlalu dekat dengannya.
Kita masih belum bisa memercayainya.
Kokuyou, kau itu terlalu mencurigai orang lain.
Saat kembali nanti, sebaiknya kau minta diperiksa, deh.
Apa benar?
Aku yakin dia masih sembunyikan sesuatu dari kita.
Aku?
Kulitmu indah sekali ya, Mitsuki.
Aku tak sangka kita sama-sama makhluk buatan.
"Buatan"?
Kami semua adalah manusia buatan.
Nah, ayo bergegas.
Kita tak boleh terlambat.
Baik, baik.
Eh, apa Kirara berhasil kembali dengan selamat?
Sekiei, ada apa?
Bertahanlah!
Tubuhku terasa aneh.
Gawat, terjadi di saat seperti ini, ya.
Tetaplah tenang.
Sampai aku kembali, jagalah dia.
Jangan berbuat yang tidak-tidak, ya.
Kokuyou.
Tak perlu khawatir.
Aku akan segera cari pertolongan.
Tsuchikage Keempat.
Terima kasih sudah ke sini, meskipun kau sedang sibuk.
Bagaimana keadaan beliau?
Kondisinya sekarang sudah stabil.
Bahkan kakek pun tak bisa kalahkan usia, ya.
Itu tak benar!
Pasti beliau hanya kelelahan!
Akatsuchi, keberadaanmu di sini benar-benar membantu, ya.
Saat beliau siuman, kabarilah aku.
Bagaimana keadaan Tn. Oonoki?
Ada beberapa hal yang perlu kupastikan,
tapi kondisinya tak memungkinkan untuk ditanyai.
Ucapan Hokage menarik perhatianku.
Mungkin lebih baik kita segera selidiki hal ini.
Apa ada orang yang bisa kita percaya?
Sebisa mungkin, aku ingin rahasiakan ini.
Aku punya keponakan yang berada di Anbu.
Dia memang masih muda, tapi kemampuannya tak diragu...
Kurotsuchi,
akan kubuat kau turun dari jabatanmu sebagai Tsuchikage.
Benar-benar orang yang tak bisa beri hiburan, ya.
Siapa kalian?
Dia...
Siapa sebenarnya kau?
Wajah itu...
Apa kau baik-baik saja?
Mitsuki, apa kau terkejut?
Kupikir kau takkan pernah bangun lagi.
Aku sudah memberitahumu, 'kan?
Tubuh kami itu seperti Akuta,
tubuh kami tak sempurna.
Tak seperti mereka, kami bisa bicara dan berpikir,
tapi tubuh kami sama seperti mereka.
Kalau tak dirawat, tubuh kami akan rapuh.
Kokuyou ingin cari teman-temanmu, 'kan?
Sebaiknya kau tak menyerah.
Mereka tak berperasaan sama sekali, sih.
Lo, Mitsuki...
Kau mau ke mana?
Dia pergi.
Mungkin dia melarikan diri.
Gawat juga, nih.
Ya ampun,
kupikir kau melarikan diri.
Apa itu?
Bunga.
Manusia memberikan bunga pada orang yang sakit untuk semangati mereka.
Kalau kau melihatnya, katanya sakitmu akan mendingan.
No comments yet. Be the first to leave one.