نخستین 200 خط.
Kalau aku jadi asistenmu, aku harus melapor ke kantormu?
Tidak, aku mempekerjakanmu sebagai asisten pribadi,...
...jadi kau akan menjalankan tugasmu begitu aku minta.
Lebih tepatnya tugas apa?
Kau akan membawakanku hidangan yang sudah dimasak.
Itu tidak terlalu sulit.
Apa aku akan digaji per jamnya atau per bulan?
Aku akan menggajimu sesuai dengan utangmu.
Aku akan merebut 70 persen dari itu...
...dan membayar sisanya pada tanggal yang diinginkan.
Kau akan membutuhkan uang untuk bisa berada di Korea.
Bekerja di perusahaan yang layak...
...mengajarimu menjadi majikan yang baik.
Menjadi seorang pebisnis telah mengajarkanmu untuk teliti.
Itu tidak baik bagiku melihat bagaimana hidupku berubah.
Pokoknya, aku bersyukur.
Aku bisa tinggal di sini dan melunasi hutangku.
Aku memberimu pekerjaan bukan karena kau,...
...tapi karena sepupuku.
Dia yakin akan berbicara pahit untuk seseorang yang begitu kekanak-kanakan.
Ayah.
Lama tidak bertemu.
Ceritanya panjang,...
...tapi semuanya sibuk.
Sejujurnya,...
...aku masih marah pada ayah.
Sedang apa dia di sini?
Siapa dia?
Apa dia pacarmu?
Benar?
Benar.
Jadi dia sudah pergi selama dua tahun.
Begitu?
Aku tidak menyadarinya sampai kau mengatakan itu.
Benar.
Kenapa kau tak beri tahu Ji Woo?
Dia tahu kau temui seseorang.
Offside.
Ada apa membahas sepakbola?
Setiap kali orang mendengar tentang dia,...
...mereka berlari bermil-mil di depanku dengan wajah yang begitu kasihan...
...seperti pelanggaran offside.
Aku belum bisa memberitahunya,...
...jadi tolong jangan beri tahu Ji Woo.
Jangan bertingkah seolah kau juga tahu.
Baiklah.
Hubungan itu...
...tidak pernah terjadi seperti yang kita inginkan.
Seperti kau dan Ji Woo?
Mintalah nomor rekeningnya tiap kau bertemu dengannya.
Aku harus membayarnya untuk itu.
Mintalah sendiri padanya. Aku bukan pesuruhmu.
Jangan salahkan aku untuk Jin Seok.
Hei. Kenapa bawa-bawa masa lalu?
Anda sampai di tujuan Anda. Instruksi selesai.
Itu tempatnya? Kelihatannya mewah.
Sebenarnya, tempatnya di dekat gedung ini.
Ini bukan rumahku, jadi aku belum hapal nomornya berapa.
Aku bisa berjalan dari sini.
Akan kuantar. Kau pasti tahu jalannya.
Tidak apa. Kau akan sulit memundurkan mobilmu lagi.
Kau dewasa juga.
Dah.
Terima kasih. Berhati-hatilah.
Jangan menyebabkan masalah ke Dae Young.
Dia punya pacar.
Seperti biasa, dia benar-benar tidak mengerti.
Ya, Bos.
Akan kukirim alamat tujuannya,...
...jadi ambil pesananku sekarang
Ya.
Myungpoomga?
Apa nama restoran dengan kata-kata yang berarti "kualitas tinggi"?
Apa ini memang berarti ikan?
Ini, ikan pollack rebus Anda sudah jadi.
Terima kasih./ Ya.
Maaf./ Aku kaget.
Anda tidak apa-apa?/ Ya.
Kenapa dia tidak memberitahuku tentang tempat itu sebelumnya?
Aku bahkan punya cowok yang suka kusuruh-suruh.
Apa mereka jufa merasa seperti ini?
Terima kasih. Aku bisa dapat masalah kalau bukan karena kau.
Tidak apa. Kapan-kapan bilang saja kalau butuh bantuan lagi.
Tidak, UTS-mu masih berlangsung.
Aku tak mau minta tolong kalau masih ujian.
Bukannya kau masih belajar? Kembalilah.
Kau bahkan peduli dengan nilaiku. Seo Yeon,...
...hatimu begitu baik.
Ayo kita minum setelah ujian selesai.
Ji Woo, kau juga.
Dah.
Hati-hati./ Ya.
Ternyata kau punya hati nurani,...
...melihat bagaimana kau peduli dengan ujiannya.
Itu wajar bagi mahasiswa yang hidup di generasi ..
...di mana pengangguran semakin parah. Bukan begitu?
Kau ini. Kau menyuruh cowok membelikanmu pembalut?
Memangnya salah?
Aku juga bukannya suruh-suruh dia yang lain-lain kok.
Dasar gila.
Bagaimana kalau kau juga begitu di masa depan nanti?
Seperti bumerang./ Itu..
...hanya berlaku bagi Kwon Sang Woo di "Stairway to Heaven".
Aku bukan tipe orang yang menyuruh-nyuruh orang lain.
Ah./ Ah, mereka kenapa?
Siapa yang mendengkur?
Hei, ayo./ Ya.
Tidak berperasaan.
Tidak percaya.
Bukankah ini terlalu berlebihan dikasih PR selama ada ujian?
Aku tahu. Tidak bisakah kita berbagi solusi? Seberapa jauh kau bisa?
Ada tayangan ulang "Nonstop". Kita nonton ini dulu sebelum kembali?
Kau mau menontonnya karena hidupmu seperti sitkom itu.
Kau punya pacar dan berkencan dengannya.
Itu cuma memberiku bayangan tentang kehidupan kampus kita sekarang.
Benar, kupikir kampus itu adalah tempat pria jelek seperti Yang Dong Geun bisa pacaran sama Jang Na Ra.
Kupikir kita bisa bersenang-senang setiap hari.
Kenapa tidak ada adegan di mana mereka menderita...
...karena UTS dan UAS?
Apa mereka cuma main-main?
Aku ingin menuntut semua penulis naskah yang menulis sitkom itu.
Kau mau melampiaskan stressmu karena ujian ke tempat yang salah.
Aku mau main game. Tanganku gatal.
Bagaimana kalau kita ke warnet setelah ujian ini selesai?
Begini saja, kita beli alat game dan bermain game dengannya...
...setelah ujian tengah ini selesai?/ Aku ikut.
Alat bermain game itu tidak semurah kimbap segitiga. Harganya mahal.
Kita bisa patungan untuk itu.
Kita patungan sesuai dengan hasil ujian kita.
Peringkat pertama membayar 10 persen, kedua 20 persen, ketiga 30 persen, dan seterusnya.
Boleh. Aku hanya harus membayar 10 persen dari harganya.
Hei, kau tak akan tahu hasil ujiannya sampai akhir.
Cuma karena nilaimu selalu tinggi selama semester satu,...
...bukan berarti kau harus bayar sesuai kemauanmu.
Berarti kalian semua setuju dengan ini, bukan?
Kau begitu percaya diri.
Tentu saja. Pacarku sudah memesan...
...tempat di ruang belajar untuk ujianku.
Kau beruntung. Teman-teman, bagaimana kalau kita gantian...
...memesan ruang belajar? Aku duluan saja.
Oke, selanjutnya aku, dan kau yang terakhir, Dae Young.
Oke, kita hargai hobi bermain sepak bola kita dan bersikap adil.
Oke?
Bagus sekali memesan kursi di dekat jendela.
Ini tempat dudukku.
Maaf.
Di mana tempat dudukku?
Awalnya ada dua kursi kosong,...
...dan dia mengambilnya karena dia datang lebih dulu.
Harusnya kai datang lebih awal.
Aku harus belajar di mana?
Aku tak bisa berbuat apa-apa karena kursi lainnya semua diambil.
Coba cari di perpustakaan pusat dulu.
Aku akan meneleponmu kalau sudah kutemukan.
Aku merasa sedikit kasihan padanya.
Menurutmu dunia begitu mudah?
Jangan lupakan aliansi kita. Siapa pun yang mendapat peringkat pertama,...
...kita akan bagi harga jadi setengah.
Sung Joo pasti sibuk berkencan.
Kalau kita mengabaikan Dae Young, kita bisa dapat peringkat 1 atau 2.
Boleh, ayo lakukan.
Ayo lakukan.
Maaf, ini kursiku.
Ini tempat dudukku.
(Aku akan segera kembali dari toilet. Kau akan dapat F kalau duduk di tempatku.)
Sendirian saja kau di sini?
Oh.
Aku makan siang sebelum kerja sambilan.
Kenapa kau sendiri? Mana yang lain?
Jangan mulai. Mereka pesan kursi untuk diri mereka sendiri.
Aku pergi ke perpustakaan pusat dan menyerah karena tidak ada kursi.
Begitu.
Ngomong-ngomong, itu kuncup di rambutmu?
Apa?
Apa yang kau pesan?
Satu porsi ttoekbokki dan gorengan jjajang.
Permisi. Aku mau pesan satu porsi tteokbokki biasa.
Ya.
Di sini ada telur rebus, kenapa kau pesan juga telur goreng?
Kau pasti belum tahu.
Mereka menaruh telur goreng di atasnya ketika kau memesan jjajangmyeon di Busan.
Orang-orang di Seoul berhati keras bahwa mereka tidak memberimu apapun.
Pokoknya, ada bagusnya bila dimakan dengan saus jjajang.
Minyak telur goreng ini bila dicampur dengan saus jjajang.
Rasanya akan jadi gurih. Berbeda dengan telur rebus.
Ini. Cobalah.
Rasa dan teksturnya benar-benar berbeda.
Benar 'kan?
Bukankah itu berminyak? Campurkan saja ke saus pedas.
Tidak.
Mayonnaise membuat gorengan terasa lebih gurih.
Rasanya juga tidak lembek, tak sama seperti saat kau celupkan dalam saus pedas.
Benarkah?
Kau benar. Bagus, Lee Ji Woo.
Soal makan-makan, aku harus menemanimu.
Ayo makan bersama selama sisa hidup kita.
Selama sisa hidup kita?
Kenapa tak makan? Aku akan makan semuanya.
Oh, aku lagi makan.
Enak.
No comments yet. Be the first to leave one.