Love Revolution (Yeonaehyeokmyeong / 연애혁명)

Love Revolution (Yeonaehyeokmyeong / 연애혁명)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

연애혁명-Love-Revolution-E24-WEB-DL-iQIYI
ناشر ANANG2196

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
تاریخ انتشار: 2020-12-10
تعداد دانلود: 22
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 169 خط.

Kau tidak makan?

Aku tidak bisa makan camilan.

Aku juga hanya makan salad untuk makan malam.

Bagaimana kau bisa hidup seperti itu?

Makan saja. Kau sudah kurus sekarang.

Tidak satu pun ucapan orang kurus bisa menenangkanku.

Kau tidak tahu apa-apa karena belum pernah gemuk.

Bukankah berat badanmu sudah turun?

Kurasa sekitar

1,5 kg.

Hei, bukankah kau turun sebanyak itu usai buang air besar?

Kau pasti senang buang air sebanyak itu.

Makan dan berolahraga saja.

Jangan membuat semua orang berhati-hati saat makan.

Olahraga?

Ada kecelakaan di kantin, jadi, ada perbaikan darurat.

Kalau begitu, kita makan siang apa hari ini?

Kita harus membeli makan siang di toko.

Asyik.

Apa yang membuatmu bahagia, Bodoh?

Semua orang di sekolah akan pergi ke toko.

Toko akan dipenuhi orang-orang hari ini.

Kau sudah memborong tokonya?

Hei. Apa ini?

Aku mau menyarankan pesan makanan, tapi kau lari sebelum aku bicara.

Antrean di toko terlalu panjang.

Aku berlari tanpa alasan.

Ja-rim. Aku membelikan kita piza.

Itu bagus.

Terima kasih. Bagaimana kau tahu aku ingin makan piza?

Kembalikan. Ini untuk Ja-rim.

Maksudmu tidak apa-apa jika temanmu kelaparan?

- Astaga. - Kenapa reaksimu berlebihan?

Makanlah sedikit.

- Aku akan makan ini. - Tidak, itu milikku.

Hei, kau harus makan dengan pacarmu. Kenapa kau membuat keributan di sini?

Kau benar. Aku tidak melihatnya hari ini.

Apa ini? Kalian bertengkar?

Sial.

Apa ini? Kurasa kalian benar-benar bertengkar.

Ja-rim.

Awalnya, kupikir Ju-young agak berlebihan,

tapi apa dia selalu perhatian seperti ini?

Kurasa begitulah dia.

Dia memang berlebihan.

Benarkah?

Itu pasti menyenangkan.

Kyung-woo agak tidak perhatian.

Tentu saja, aku juga menyukai hal itu darinya.

Ja-rim. Cepat makan.

- Ini dia. - Kenapa kau

harus bertengkar sekarang dan ikut makan siang hari ini?

Dari awal sudah tidak masuk akal dia menjalin hubungan.

Kau sungguh tidak mau makan? Makanlah sedikit.

Ini. Makanlah.

Biarkan saja dia. Kurang satu orang yang makan.

Kau mau menurunkan berat badan?

Apa? Mau mati? Ada apa denganku?

Kurasa kau tidak akan lebih baik jika berat badanmu turun.

Kau sangat menyebalkan.

Ada apa? Aku bercanda. Kenapa dia marah sekali?

Hei! Kenapa kau mengganggunya lagi?

Dia sudah sensitif karena sedang diet.

Ja-rim. Buka.

Astaga. Aku juga punya tangan.

Astaga.

Makanlah sebelum mereka menghabiskannya.

Jika aku terus melihat mereka seperti itu,

kurasa aku akan memuntahkan pizaku.

Sayang. Kau biasa bilang begitu kepadaku. Kau sudah berubah.

Suapi aku juga.

Hei. Aku akan menyuapimu. Buka.

Sial.

Astaga, maafkan aku.

Mereka tidak mau kita pesan makanan, aku harus bagaimana?

Mau beli dan bawa ke sekolah saja?

Tidak. Aku akan menyiapkan bekal.

Apa? Kau tukang tidur. Bagaimana bisa?

Aku bisa membuatnya saat malam.

[kesempatan untuk menunjukkan betapa aku cinta keluarga.]

Kau mau aku membungkuskan bekalmu juga?

Kau suka makanan yang kubuat.

Tidak apa-apa. Akan kubungkuskan bekal untukmu juga.

Kau memasak banyak untukku. Aku merasa tidak enak.

Tunggu. Apa?

Kenapa? Kau takut rasanya tidak enak lagi?

Bukan begitu. Aku khawatir itu akan melelahkan untukmu.

Tidak apa-apa. Aku bisa memasak makanan untuk dua orang dengan cepat.

Benarkah?

Itu pasti enak.

[Episode 24, Mencoba Memasak, Bekal Buatan Rumah, Apa Itu Sendok Makan?]

Astaga, ini tampak sangat enak.

Ini sosis tumis,

rumput laut,

dan kau bahkan membuat kimchi jjigae?

Tidak.

Ini kue ikan tumis. Kutambah sosis karena kau menyukainya.

Itu bukan kimchi jjigae, tapi kimchi tumis.

Benarkah?

Kelihatannya lezat.

Terima kasih.

[Benar. Sulit untuk membuat kimchi menjadi tidak enak.]

Ini enak sekali.

Kau memasukkan air?

Ya. Aku takut rasanya akan asin.

[Ini membuatku gila. Itu alasan yang amat sederhana.]

Kalau begitu, rasanya akan enak jika ditambahkan bawang bombai.

Jangan memakannya jika tidak enak.

Tidak. Ini enak. Berikan kepadaku.

Apa Wang Ja-rim membungkuskan bekal?

Biarkan aku makan sesuap.

Tidak.

[Tidak. Aku tidak bisa membiarkan Ja-rim terluka.]

Ja-rim kesulitan membuatkan ini untukku.

Kenapa aku harus memberi kalian? Pergilah.

Jika kau bersikap seperti itu, aku makin ingin mengambilnya darimu.

- Hei! - Baiklah.

Maaf. Kurasa ini mungkin sudah basi.

Apa?

Apa maksudmu? Ini enak.

Apakah cinta membuatmu kehilangan indra pengecap?

[Kudengar banyak orang melakukan latihan rumah belakangan ini.]

[Sulit untuk berolahraga, mungkin lebih mudah dilakukan di rumah.]

[Ini yang paling populer di antara yang mudah.]

[Aku sudah bilang ini, tapi kuharap kau tidak berlebihan.]

Biarkan saja dia. Kurang satu orang yang makan.

Kau mau menurunkan berat badan?

Kurasa kau tidak akan lebih baik jika berat badanmu turun.

- Itu benar-benar Jung Sang-hoon. - Kau mengejutkanku.

- Kau sudah memutuskan? - Untuk apa?

Jika kau bermain-main dengannya, segera akhiri itu.

Apa maksudmu aku bermain-main dengannya? Bukan begitu.

Dia menyukaimu.

Kau tidak, jadi, kenapa kau membiarkannya? Dia akan salah paham.

Entahlah.

Ada yang ingin kutanyakan. Jujurlah kepadaku.

- Apa? - Ada apa?

Apa makanan yang kubuat tidak enak?

Makananmu.

Entahlah. Sudah lama tidak memakannya, jadi, aku tidak tahu.

Kenapa? Gong Ju-young bilang tidak enak?

Dia bilang tidak apa-apa, tapi anak lain tidak bisa memakannya.

Rasanya pasti seperti sampah makanan.

Apa maksudmu dengan sampah?

Tidak seburuk itu.

Itu rasa yang sangat kreatif.

Berpikirlah sebelum menambahkan bumbu.

Jangan menambahkan gula agar lebih manis.

Kau menambahkan banyak air jika tampak asin, bukan?

Kudengar mengira-ngira adalah cara terbaik.

Tidak. Jangan lakukan itu.

Hanya orang andal yang bisa melakukan itu. Apa kau andal?

Benar.

Hei. Bisa bantu aku menyiapkan bekal?

Baiklah. Aku akan ke rumahmu sepulang sekolah.

Jangan khawatirkan perkataan anak-anak tadi.

Mereka hanya berbohong karena iri kepada kita.

Masakanmu 100 kali, 1.000 kali lebih enak daripada masakan orang tuaku.

Aku akan menyiapkan bekal untuk kita besok.

Kau mau makan apa?

Kau suka daging tumis pedasku. Kau mau itu?

Atau bagaimana dengan bulgogi jamur?

Masak apa saja yang lebih mudah.

Semua masakanmu enak.

Benarkah? Kau merasa semua masakanku enak?

Kalau begitu, bagus jika kita menikah nanti, bukan?

Reaksimu berlebihan lagi.

Kenapa? Aku akan selalu membuatkanmu makanan lezat.

Aku pulang.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left