نخستین 200 خط.
Teman-teman.
Chewy.
Anjing pintar.
Kemarilah, Kawan-kawan. Bagus.
Kurasa aku akan memblokirnya
karena jika dia ingin pergi dan melakukan sesuatu tanpa aku,
ibuku tidak akan berhenti menggangguku.
Tentang semua tato yang aku buat.
-Biarkan saja! -Ayah!
-Kau yang meneleponku. -Bukan kau, Sam, tapi putraku.
Aku bersumpah! Jangan mengujiku, Tuan.
-Tutup teleponnya. -Ayah sedang menelepon.
-Kita sudah bahas, Sayang. -Taruh teleponnya.
-Sayang. -Tidak!
-Sayang. Sayang? -Tidak!
Terima kasih.
Astaga.
Dasar anak-anak. Benar, bukan?
-Baiklah. -Hai, Sam.
Aku memastikan kau ada jadwal pengepasan di Western Costume,
-Jumat, pukul 14.00. -Aku lupa.
Menurutmu berapa lama? Karena aku ada acara pukul 15.30.
Apa maksudmu? Ini pengepasan baju empat jam.
-Kau harus meluangkan empat jam. -Astaga, empat jam. Kenapa?
Karena kau akan memakai pinafore.
Itu bagian dari sejarah.
Jangan makan apa pun selama 48 jam ke depan.
Hanya cairan, pinggang mereka sangat kecil saat itu.
Pinggang yang sangat kecil.
Baik, tapi kenapa harus butuh empat jam?
Kau ada di hampir setiap adegan.
Kau punya 11 penampilan.
Aku sangat iri, kau akan ada di tengah keramaian.
Aku bisa meludah. Istriku bisa mati.
-Ayah. -Aku harus pergi.
Aku tak mau memakai pinafore.
Halo. Aku sangat frustrasi.
Aku pergi ke toko Verizon untuk menukar ponselku dan mereka membuatku menunggu.
Tunggu. Tolong tunggu.
-Halo? -Kita masih lanjut
untuk acara hari ini atau apa?
Ya, Marion.
-Kenapa tidak? -Aku hanya memeriksa.
-Astaga. -Ibu, ini putramu.
Aku segera menjemputmu untuk itu.
Aku sama sekali tidak tertarik dengan itu.
-Tak ada yang dipelajari dari orang mati. -Baiklah. Terima kasih. Sampai jumpa.
Hei, bisakah kita melakukan sesuatu saat kau bicara denganku
dan menjelaskan hal-hal soal uang?
Aku sangat bingung tentang kredit dan keuanganku,
serta aku ingin tahu tentang NFT, apa itu NFT?
Aku tidak punya cukup waktu dalam hidupku untuk menjelaskan kepadamu apa itu NFT.
Tidak, kita pernah mencoba membicarakan uang.
Itu tak berhasil denganmu dan aku, khususnya karena kau.
Aku bisa lebih baik.
Rentang perhatianmu seperti forel pelangi.
Tunggu, apa yang kau bicarakan?
Persetan kau.
Hei.
Kau ingat?
Apa?
Lupakan saja. Sampai jumpa pukul 15.00.
Ibu. Cepatlah. Dia menunggu.
Aku berusaha. Aku sudah mengemudi selama 20 menit.
Astaga. Aku akan segera kembali.
Maaf.
Tunggu sebentar, itu tempatku. Baiklah.
Baiklah.
Ya.
Ya, jari tengah untukmu dan banyak amarah jalanan untukmu, Pak.
-Ya. -Ayo.
-Tidak memakai sepatu yang tepat. -Dia sudah menunggu.
Benarkah?
Satu-satunya gedung di LA dengan lima lantai tanpa lift.
Serius?
Tunggu, sungguh!
Aku suka batu bata terbuka ini.
Agak panas.
Apa ada AC di sini?
Tidak, sayangnya.
Tapi kau bisa membuka jendela,
merasakan angin sepoi-sepoi, dan melihat pemandangan di halaman.
Aku akan melakukannya.
Omong-omong, aku menyayangimu.
Aku mencuri salinan VHS Mystic Flow ibuku. Aku tumbuh besar menontonmu.
Manis sekali. Terima kasih.
Apa semua orang di dunia buang air kecil di sana?
-Jangan tersinggung. -Selamat datang di Hollywood.
-Aku sangat menyukainya. -Ya.
Tapi...
-Aku akan mengambilnya. -Baiklah.
Biar aku ambil dokumennya. Kita hanya butuh ibumu menandatangani.
-Baiklah. -Boleh aku berswafoto denganmu?
-Tentu. -Hore!
-Spinelli. -Hei.
Terima kasih, aku segera kembali.
Baik.
Jangan bilang aku menyukainya, aku akan mengambilnya.
Siapa yang melakukan itu?
-Ini semuanya. -Aku akan meletakkan ranjangku di sini.
-Astaga. -Studioku di sini.
-Baiklah. -Itu sempurna.
Lalu
kita akan menaruh lab metamfetamina di sana.
-Apa ini? -Ini seperti alarm...
-Tidak, ini Jangan dimatikan. -Ini alarm asap panik.
Ya.
Astaga, Kawan.
Astaga, sungguh?
Ibu.
Bagaimana bisa nilai kreditmu sama denganku?
Kenapa nilai kredit Ibu buruk sekali?
Bagaimana Ibu diam saja?
Apa ada orang lain yang bisa membantuku?
Astaga.
Apa kabar, Ibu Mamba?
Hai, Sayang. Aku merindukanmu. Aku merindukan sayangku.
-Baiklah. -Sayang, tarik tudungmu.
-Biarkan Ibu melihat wajahmu. -Ibu? Tidak.
Hai. Kapan kau kembali?
Ibu, tolong beri aku acar, Takis, Gatorade merah,
telur rebus, dan semua makanan favoritku saat aku pulang.
Tolong, Mama. Dan permen karet.
-Kau sudah memberi makan Gary? -Kau tahu itu.
-Kami tahu ini. -Kami tahu ini.
Astaga, aku rindu Serangga Kecilku. Rasanya tak sama tanpamu.
-Ibu, mau menyapa Ayah? -Hei.
-Hai. -Bagaimana kabarmu?
-Ya, aku baik. -Kami hanya...
-Bagaimana... -Kami di sini...
-Pasti sangat panas. Ya. -Sangat menyenangkan. Ya.
Terima kasih untuk...
-Terima kasih. -Hai, Ayah.
Hei. Apa kabar?
-Hanya stres. -Ada apa?
Aku akan mengirimimu pesan nanti di obrolan keluarga.
Obrolan keluarga?
-Obrolan keluarga. -Sampai jumpa.
Ibu.
Kau miskin?
Aku tak tahu harus bilang apa, Max.
Selamat datang di dunia. Semuanya tak begitu hitam dan putih.
Dunia ada di bawah kita. Aku suka apartemen itu.
Frances Farmer tinggal di sana sebelum dia dirawat. Atau setelah itu.
Baiklah.
Jadi...
Sampai jumpa pukul 15.00 untuk genealogi. Jangan lupa. Frankie kabur juga.
Ibu, aku tak bisa. Tidak, aku dalam masalah.
Paisley punya tempat tinggal baru, aku tidak.
Tentu saja. Kau selalu bisa pindah kembali
bersama kami.
-Tidak. Sepertinya begitu. -Ibu datang lebih awal. Dia selalu begitu.
-Aku sudah muak dengan ini. -Ya, ayo.
-Hai. -Ada pertanyaan?
Bisa kita bicara?
Sekarang?
Halo juga, Sam.
Hai.
Dia istriku. Aku ingin dia bersamaku untuk ini.
Sam, Mary, siap?
-Terima kasih. -Ya.
-Ini pribadi. -Ya.
Aku sebenarnya Sam, dan dia bukan bagian dari itu.
Ini baganmu.
Seperti yang kau lihat, kau 50 persen Yahudi Ashkenazi
dan 50 persen lainnya.
Irlandia, Skotlandia, Keltik, dan dua persen Italia.
-Dokter, bisa kita lewatkan teatrikalnya? -Kawan?
-Tidak sopan. -Teatrikal, Nak?
-Ini asal usulmu. -Kau hebat, Dok.
Silakan lanjutkan. Maaf.
Balik halamannya.
Murray Fox!
Ayahnya, Harry Fox,
adalah tukang sampah dan dia berasal dari...
-Belanda. -Rusia.
-Polandia. -Rusia.
Ukraina.
Di area kecil ini, lihat.
Itu adalah konsentrasi tertinggi orang Yahudi.
Mereka di bawah pemerintahan Hitler.
Menurutmu ada yang selamat?
Tidak. Ini dia.
Astaga. Tidak?
Balik halamannya.
Perkenalkan Clara.
Dia satu-satunya sepupumu yang selamat.
Ya.
Dia bertemu Anatoly, orang Ukraina, dan mereka punya dua anak yang cantik.
Ibu Anatoly mengetahui bahwa Clara adalah orang Yahudi.
Dan dia menyerahkannya kepada Nazi.
Apa?
Bagaimana dengan anak-anak? Kedua anak itu? Para gadis?
-Mereka juga. -Astaga.
Mereka semua dieksekusi.
Anatoly menikah lagi dan punya sembilan anak lagi.
Tentu saja.
Jadi, ibu mertuanya?
Ibu mertua terkutuk.
Kakekmu dari pihak ibu, Jurist Wallem, pindah ke California.
No comments yet. Be the first to leave one.