نخستین 200 خط.
- Ayah.... - Tidak!
Pria ini...
...adalah Hanseongbu Han Gyu Ho.
Ia bersalah telah mencatut namaku dalam agendanya.
Untuk memberi menghukumnya sekaligus memberi pelajaran pada semua,
aku sendiri...
...yang akan mengeksekusinya.
Yang Mulia.
Yang Mulia.
Yang Mulia, mohon ampuni nyawa ayah hamba.
Ayah hamba tidak bersalah.
Ampunilah dia, Yang Mulia.
Nona...
Lepaskan dia.
Sebentar. Sebentar!
- Hamba mohon... hamba mohon... - Hentikan! Hentikan!
Ayah....
- Ayah... - Ga Eun-ah... Ga Eun-ah....
Yang Mulia.
Apa kesalahan ayah hamba hingga dihukum seberat ini?
Mohon ampuni dia, Yang Mulia.
Yang Mulia. Yang Mulia.
- Yang Mulia.... Yang Mulia... - Ga Eun-ah.... Ga Eun-ah...
Nona...
Apa sebenarnya kesalahan Tuan Han?
Mohon ampuni Tuan Han.
Mohon ampuni Tuan Han.
Mohon ampuni Tuan Han.
Aku...
...telah berpura-pura menjalankan perintah Putera Mahkota...
...dan melakukan pengkhianatan berat.
Aku layak membayarnya dengan nyawaku.
Yang Mulia Putera Mahkota...
...berhak mengeksekusiku...
...dan menjadikan pembelajaran bagi semua.
Ayah.
Tidak... Tidak...
Ayah...
Penerjemah .: Writer Ayra :.
Tuan...
Mengeksekusi hamba...
...pastilah amat berat untuk Anda.
Namun...
...Anda harus menahannya.
Tidak! Hentikan!
Hentikan! Cepat hentikan!
Hentikan! Minggir! Minggir!
Hentikan!
Hentikan! Jangan melakukannya!
Hentikan eksekusinya!
Hentikan! Hentikan!
Ayah...
Ayah!
- Ga Eun-ah. - Ayah.
Ayah.
- Ga Eun-ah. - Ga Eun-ah.
- Nona. - Ga Eun-ah.
Ga Eun-ah.
Ya... Yang Mulia?
Putera Mahkota telah mengeksekusi sendiri Tuan Han.
Juga, seorang pria bernama Woo Bo ingin bertemu Tuan.
Bagaimana?
Lepaskan!
Aku harus bicara pada Dae Mok! Lepaskan aku!
Sopanlah padanya!
Cangkir ini...
...tak bisa terisi penuh.
Woo Bo.
Sekali lagi, ucapanmu telah membuatku lebih kuat.
Dulu sekali,
aku pernah menemuimu.
Aku telah setia mengabdi.
Namun,
orang-orang tak bersalah mati karena aku.
Agar tak lagi menjadi anjing peliharaan mereka,
aku harus bagaimana?
Harus bagaimana agar aku bisa melindungi orang-orangku?
Saat itu,
ingat yang sudah kau katakan padaku?
Saat dimana kau menyadari kekuatanmu sesungguhnya,
kau tak lagi menjadi anjing peliharaan, namun Sang Tuan.
Orang bisa menendang dan merendahkan anjing peliharaan mereka.
Namun, mereka takut akan anjing liar.
Kira-kira, apa alasannya?
Apalagi selain takut digigit?
Jadilah Sang Tuan.
Jika kau meyakini dirimu adalah Sang Tuan dan bersikap seperti itu,
mereka tak mungkin merendahkanmu lagi.
Sekarang ini...
...aku bukan lagi anjing peliharaan orang.
Namun seorang pria yang...
...ditakuti semua orang.
Tapi bukan begitu makna ucapanku.
Tidak, itulah maknanya.
Jika kau menyiksa orang-orang lemah dengan kekuasaanmu,
lalu apa bedanya kau dengan mereka yang dulu kau hujat?
Aku...
...tak pernah berkata akan menjadi berbeda dari mereka.
Kenapa?
Kau tidak menyangka akhirnya aku lebih kuat dari Raja?
Apa kau menyerah untuk menjadi manusia?
Kau benar-benar anjing!
Siapa tahu?
Jawaban jujurmu...
...akan menguatkanku sekali lagi.
Aku akan memaafkan perbuatanmu kali ini.
Apa kau bilang?
Namun,
ingatlah ini.
Mulut yang pintar...
...dapat menyelamatkan...
...atau justru membunuh banyak orang.
Apa yang harus kulakukan...
...agar orang-orang tak berdosa tidak mati karena aku?
Aku tidak sanggup menahannya.
Aku tidak tahan lagi karena merasa aku ini monster.
Kelompok Pyunsoo...
Bagaimana agar aku bisa melenyapkan mereka?
Sesulit apapun,
aku akan melakukannya meski begitu menyakitkan.
Kumohon.
Berilah aku solusi?
Aku tidak tahu.
Dari sudut pandangmu saat ini, tak akan ada solusi sama sekali.
Pergilah ke tempat lain...
...untuk mendapatkan pencerahan pandangan.
Dengan begitu, baru kau akan menemukan solusi.
Adakah hal lain lagi yang bisa saya bantu?
Kau...
...tahu siapa aku?
Anda telah menyelamatkan saya saat itu.
Nama saya... Hwa Gun.
Saat kita bertemu lagi nanti...
...maukah Anda memanggil nama saya?
Aku akan mengingatnya.
Setelah tiga hari,
aku akan menggelar inisiasi (upacara ritual) untuk Putera Mahkota.
Ayah.
Ayah?
Apa yang akan Ayah lakukan pada Putera Mahkota?
Saya akan meneruskan kepemimpinan Ayah.
Namun, Ayah selalu merahasiakan segala hal dari saya.
Orang-orang menganggap saya...
Kapan aku...
...pernah mengonfirmasi kau adalah penerusku?
Kakek.
Kakek telah menunjukkan padaku...
...akibat bila aku menentang Kakek.
Lalu, apa yang akan terjadi pada Putera Mahkota?
Aku akan menggelar inisiasi untuknya.
Adakah sebuah cara untuk...
...menghentikannya?
Tolong berikan aku waktu lagi.
Aku yakin pasti memenangkan hatinya.
Maksudmu, ingin menyelamatkan Putera Mahkota?
Bergabung atau mati.
Putera Mahkota tak punya pilihan lain.
Maafkan hamba, Yang Mulia.
Hamba belum menemukan Putera Mahkota.
Kurasa, bukan Kelompok Pyunsoo yang membawanya.
Dae Mok akan membuatnya bergabung dengan Kelompok Pyunsoo dalam tiga hari.
Dalam tiga hari,
bisa kau dapatkan anak bernama Lee Sun?
Hal itu akan sulit.
Terlebih, tidak cukup waktu untuk membinanya.
Jika ia ditanyai nama usai dihipnotis oleh Dae Mok,
kebenarannya akan terungkap.
Jika terjadi, tidak akan ada jalan keluar lain.
Waktunya sudah tiba.
Namun, kita tidak boleh mengirim Putera Mahkota.
Temukan seseorang yang dapat menggantikan Putera Mahkota.
Tuan Chun Soo.
Tuan Chun Soo.
Kau bilang Putera Mahkota adalah temanmu.
Tolong aku agar bisa bertemu Putera Mahkota.
Aku...
Aku akan menemuinya...
...dan bertanya alasan dia mengeksekusi abdi setianya.
Jika Putera Mahkota adalah keadilan yang diperjuangkan ayahku,
bagaimana bisa ia dibunuh karenanya?
Aku ingin tanya keadilan macam apa yang ia maksud!
- Ga Eun-ah. - Nona.
Hati-hati.
Astaga.
Yang Mulia.
Yang Mulia tidak melakukannya...
...hamba tahu itu.
Lalu siapa yang membunuh Tuan Han dan kenapa?
Kematian Tuan Han...
...bukan salah orang lain,
tapi salahku.
Aku sungguh minta maaf.
Aku tak bisa membantu dalam kasus kematian ayahmu, lalu kini Tuan Han pun...
...meninggal karena aku.
Telah menjadi Putera Mahkota yang lemah,
aku sungguh minta maaf.
Jika ada yang dapat hamba bantu,
meskipun hamba dari kaum rendahan,
hamba akan lakukan apa saja.
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.