The Legend of Tomiris

The Legend of Tomiris (Томирис)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

The Legend Of Tomiris 2019 720p BluRay x264
ناشر comelmuewa
Enjoy. https://www.peamasamba.info/

برچسب‌ها

BluRay
x264
720p
720
تاریخ انتشار: 2020-10-06
تعداد دانلود: 94
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

TERJEMAHAN | YOYONG MASAMBA

Aku abu nasyr ibn Muhammad al-farabi Turki.

Akan kuceritakan kisah nyata

yang diabadikan oleh sejarawan Yunani herodotus.

Kekuatan kekaisaran Persia pada masa kejayaannya.

DAMASKUS, 941 M

Cyrus Agung telah menaklukkan separuh dunia,

kecuali Mesir dan tanah utara,

yang saat itu dihuni oleh suku Saka.

Mereka menduduki Stepa

dari laut Kaspia sepanjang pegunungan Altai.

Orang saka terdiri banyak suku,

termasuk suku Massagetae.

Perburuan yang hebat, Tuan!

Demi menghormati pewaris masa depan!

Aku yakin sekarang

istriku akan melahirkan seorang putra.

Tuan, satu anak panah milikku!

Kita sudah terlalu jauh dari rumah.

Ini bukan tanah kita lagi.

Ya, ini tanah Akibat.

Mereka di sini.

Itu Akibats...

Kau akan mati di sini!

Tuan!

Tuan!

Akhiri penderitaanku.

Kau telah setia melayaniku.

Semoga kita bertemu di surga.

Spargap...

Lihat, tanda asap itu.

Semoga bayi laki-laki keluar dari rahim-mu,

seperti anak panah keluar dari busur!

Aku yang memotong tali pusarnya...

Aku yang melahirkan seorang anak dari rahim ibu!

Semoga anak itu segera lahir.

Semoga lancar persalinannya.

Semoga sang pahlawan lahir sekarang.

Anakmu, sepuluh bulan.

Kerahkan semua tenagamu sekarang.

Seorang anak segera lahir.

Dia kehilangan banyak darah.

Dia sudah tak bertenaga.

Pegang, pegang erat-erat!

Tuan!

Tuan!

Tuan!

Beri aku anak laki-laki! Anak laki-laki!

Semoga anak laki-laki yang lahir!

Spargap...

Aku tahu kau menginginkan anak laki-laki...

Spargap, dia darah daging kita, anak kita.

Hanya itu yang bisa kuberikan padamu.

Aku minta maaf, aku sebentar lagi mati.

Bopai!

Tidak!

Kau sudah melahirkan anakku.

Namanya...

Tomiris.

Tidak! Bopai!

Bopai!

Tidak!

Bopai...

Tahun demi tahun berlalu. Spargap menikah lagi.

Sang ayah memperlakukan putrinya Tomiris

penuh dengan rasa cinta dan kasih sayang.

Dari masa kecil,

dia membesarkannya sebagai prajurit yang berani dan kuat.

Santai saja!

Ayo, lindungi dirimu.

Lebih kuat lagi! Lebih cepat!

Nak!

Ah, pintar!

Aku Raja!

Kau harus berani, tak kenal takut dan cerdas.

Seperti dirimu, ayah?

Lebih baik dariku!

Apa aku akan bertemu ibu kembali?

Aku yakin kau akan ketemu.

Di sini kita semua fana,

tapi suatu hari kita akan menuju keabadian...

Senang bertemu dengan kalian tetangga dekat.

Kami juga senang bertemu denganmu, Palak.

Dan, seperti biasa, aku punya sesuatu untukmu.

Lama tidak bertemu!

Ayo kita ke perapian dan bicara.

Bagaimana para Khawarezmians bisa melalui hari yang begitu dingin sepanjang hari?

Orang-orang Khwarezmia sudah terbiasa

daripada suku Stepa-mu.

Tapi dengan kehangatan, bukan hanya kegembiraan,

tapi juga kemalangan... akibat penyerangan dari orang-orangmu.

Ini sangat mengganggu kami.

Jadi aku mengatur pertemuan ini sekali lagi untuk membahasnya denganmu.

Palak, kau tahu Spargap yang bertanggung jawab atas semua penyerangan itu.

Dia kepala suku.

Kami sudah memberitahunya berkali-kali

persahabatan dengan khwarezmian akan lebih menguntungkan kita daripada permusuhan.

Kami tahu ini,

karena itu kami mau bicara denganmu.

Kalian berdua rasional dan berpengaruh di klanmu.

Dan kau bisa memerintah lebih bijaksana...

Daripada Spargap si keras kepala itu.

Ayo kita ke meja!

Kavaz! Kurtun!

Mereka bilang kau berteman dengan khawarezmian.

Kami tidak berteman, kami sesekali berdagang dengan mereka,

menukar kulit dengan garam dan kain, demi menyenangkan istri kami.

Kenapa?

Kau bisa ambil apa saja yang kau inginkan dari mereka.

Dan apa pun keinginan istrimu.

Orang-orang khawarezmians sudah lama mau

membuat kesepakatan denganmu, Tuan.

Sejak kapan kau jadi duta besar mereka?

Mungkin kau harus dengarkan mereka, Spargap.

Kau bicara lagi,

kepalamu akan kukirim kepada mereka!

Apa kau takut?

Mereka ketakutan!

Ayah!

Ada apa?

Ayah, aku bermimpi buruk.

Dimana para penjaga?

Lari! Lari!

Selamatkan anak-anak!

Pengkhianatan! Pengkhianatan!

Nak!

Ayah!

Tuan!

Kharasp!

Bawa anak-anak!

- Tidak! - Lari! Selamatkan anak-anak!

Kenapa? Aku tidak mau pergi!

Ayah!

Tidak!

Ayah! Ayah!

Pergi sekarang! Lari!

Diel

Ayah!

Tidak!

Ayah!

Tomiris!

Ini, makanlah.

Aku tidak mau.

Kita harus pergi ke Tigraxauda, keluarga Bopai.

Kita tidak tahu pemimpin mana yang bersekongkol.

Kita harus pergi ke tempat yang aman dan menunggu.

Kita bersembunyi dimana dari orang-orang ini?

Aku tahu...

Ke mana kita harus pergi.

Tempat ini terkutuk.

Tidak ada yang berani kemari.

Ini satu-satunya tempat

di mana kita akan aman untuk saat ini.

Kita tinggal di sini.

Tinggal di hutan,

Kharasp, dan yang lainnya berhasil melarikan diri,

memulai kehidupan baru mereka di sana.

Tempat penampungan sementara menjadi rumah kedua mereka.

Tomiris, lakukan seperti ini...

Seiring waktu berlalu, anak buah Kavaz dan Kurtun

berhenti mencari mereka,

dan pembunuhan keji yang dilakukan pemimpin Massagetae ini

terlupakan di padang Stepa.

Tapi kematian ayahnya membuat Tomiris keras hati.

Dia beranjak dewasa mengimpikan balas dendam

dan pulang ke rumah.

Tomiris, Targytai!

Kita dilarang bermain dengan api!

Hormatilah roh yang sudah melindungi kita.

Roh dan api tidak melindungi ayah dan saudaraku!

Berburu akan menjadikanmu seorang prajurit.

Mampu berlari, melompat, dan menembak saja tidak cukup

untuk menjadi prajurit sejati.

Kau juga harus menggunakan pikiran dan penyamaranmu.

Kau harus belajar

lebih sabar mengamati mangsa.

Milikku!

Targytai! Tomiris!

ambillah garam di tempat yang kering dan bersih.

Kau bilang kita tidak akan lama di sini.

Aku mau membunuh Kavaz

sebelum dia mati tua.

Kau didorong oleh balas dendam,

bukan karena ikhlas menerima warisan Spargap.

Aku muak bersembunyi.

Aku tidak mau tinggal di sini lagi.

- Tunggu, Tomiris! - Targytai,

Jangan ganggu dia.

Dia akan kembali.

Apa aku akan bertemu ibu kembali?

Au yakin kau akan bertemu.

Di sini kita semua fana...

Ibu, ayah...

Kenapa kau meninggalkanku?

Aku sangat merindukan kalian berdua.

Targytai!

Tomiris!

Kharasp!

Ada apa?

Apa yang terjadi?

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left