نخستین 187 خط.
~ I DO 2 ~ Episode 1
Halo? Tunggu dulu. aku perlu memesan kopi.
Mau pesan apa, Nona?
Satu caramel macchiato, tolong.
Bolehkah kutahu nama belakang anda? Shu.
Ok. Tunggu sebentar Nona Shu.
Hello? Kenapa aku membutuhkan coffe sekarang?
Karena aku harus bekerja 12 jam hari ini. Plus aku harus pergi ke tempat paling membosankan pesta kencan malam ini.
Itulah mengapa aku butuh beberapa kafein dan gula Untuk mengurangi rasa cemas saya.
Ok? Sampai ketemu nanti malam. bye-bye!
Tuan Xiang's Dark roast, kopi tanpa gula sudah siap.
Ms Shu, Caramel macchiato anda siap juga. OK.
Hey, Tuan?! Tunggu
Tuan! Tuan!
Tuan Xiang! Berhenti!
Nona. Apakah kau bicara padaku?
Kau mengambil coffe saya.
Maaf, itu kesalahan saya.
Hati-hati!
Pegang ini.
Terima kasih.
Sis
Buku ini untukmu. Selamat natal.
Untukku?
Kenapa kau memberiku ini?
Dimana dia?
Bagaimana mungkin dia sudah pergi?
Tak ada yang benar-benar membaca dongeng saat mereka masih kecil
Di setiap cerita, disana selalu ada seorang putri, setelah segala macam hambatan,
akhirnya mendapat pangerannya.
Cinta. Tembak! Dan mereka hidup bahagia selamanya
Hanya karena semua dongeng yang ditulis dengan cara ini, setelah kita tumbuh dewasa,
kita mulai mencari jenis cinta dari buku-buku cerita.
Kami membayangkan bahwa suatu hari pangeran akan muncul, dan mengharapkan kebahagiaan yang akan datang.
Bagaimanapun, bisa "hidup bahagia selamanya" sesederhana itukah?
Akan ada kembang api di tengah malam. Apakah kau akan melihatnya?
Tidak. Aku tak ingin. Aku sangat mengantuk.
Sungguh memalukan!
Jika harus seperti dongeng
di mana dua orang asing secara ajaib bertemu satu sama lain,
jatuh cinta tanpa masalah,
dan akhirnya bersama-sama untuk sisa hidup mereka.
Persis bagaimana mungkin bisa?
Kau adalah...?
Tuan Xiang.
Hi. Sweet Lovely Miss Shu.
Kenapa kau di sini? Apakah Anda di sini mencari pacar masa depan Anda?
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah menemukan pacar masa depan Anda?
Tidak, aku datang untuk menemani teman saya.
Aku juga.
Dimana temanmu? Temanmu?
DIa disana. Temanku disana..
Para tamu terhormat, Sebentar lagi akan tengah malam.
Apakah Anda pernah mendengar tentang tradisi mistletoe?
Hal ini diyakini bahwa, ketika lonceng Natal berbunyi,
jika Anda mencium orang yang Anda cintai di bawah mistletoe,
Anda dapat menemukan kebahagiaan hidup Anda.
Sekarang, semua orang silahkan lihat di sekitar. dimana mistletoe?
Sekarang, saatnya kita meminta para pria dan wanita untuk berdiri di bawah mistletoe
untuk saling memberikan ciuman keberuntung?
Apa yang harus kita lakukan sekarang?
Apa yang seharusnya aku lakukan?
Berikan dia sebuah ciuman! Shu Xin Kui!
Bagaimana? Hanya pergi dan cium dia!
Tunggu, tunggu. Maafkan kami. Sebenarnya kami adalah...
Menurut legenda, jika Anda tidak mencium satu sama lain di bawah mistletoe,
sangat mungkin Anda tidak akan pernah menemukan cinta sejati dan kebahagiaan Anda selama sisa hidup Anda.
Selama sisa hidup Anda?
Selama sisa hidup saya?
CIum!Cium!Cium!
Xiao Kui! Ayolah! Zheng Yang! cium dia!
Maaf tunggu!
Apa?
Meskipun kau tak menginginkan kebahagiaanmu, aku masih menginginkan milikku.
Hanya seperti itu. Aku jatuh untuk sebuah dongeng.
Tidak peduli apa kemungkinan yang terjadi, aku telah menemukan pangeran.
Namun, ini hanyalah awal cerita.
Ok, ok! cukup!
Aku mencintaimu. Aku mencintaimu, juga.
Mengapa kita datang ke sini hari ini?
Apakah kau tahu tentang lonceng cinta disebelah sana?
Sepasang kekasih yang membuyikan lonceng tiga kali mereka akan menikah.
- Sungguh? - Sungguh.
- Mari kita membunyikan lonceng itu. - baiklah, ayo kita lakukan.
Dua!
Tiga!
Sebuah cincin?
Xiao Kui.
Mari kita menikah, okay?
Menikah?
Tapi kita baru bersama selama dua bulan.
Tapi dua bulan bisa menjadi selamanya.
Akankah kau mau menikah denganku?
Aku mau.
Meskipun aku masih benar-benar percaya pada dongeng,
tapi setelah tujuh bulan, aku menyadari
akhir sebenarnya dari cerita hanya terungkap dalam bab berikutnya. (Isi cerita sepenuhnya adalah fiksi.)
Aku pernah mendengar orang-orang bilang, "pernikahan adalah kuburan",
dan tentu saja aku tak mempercayainya.
Jadi setengah tahun yang lalu aku mendorong diriku untuk membuat makamku dengan tanganku sendiri.
Sederhananya,
ini disebut "menggali kuburan sendiri."
Bahkan jika itu adalah mimpi buruk, aku harus bangun dari itu.
Setiap pagi ketika aku bangun dan membuka mataku
Aku merasa hidupku... benar-benar putus asa.
Perasaan kelelahan seperti tubuhmu
terbungkus erat dalam plastik.
Tak peduli seberapa keras kau mencoba, Kau tak bisa melepaskannya. Tak akan bisa lepas!
Dalam 6 bulan terakhir, aku telah berpikir,
Apakah ada batas kesabaran seseorang? Dan saat kau mampu bertahan melampaui batasmu, bisa kita sebut saja...
"mencapai puncak"?
Apa kau tahu bagaimana suara katak?
Croak, Croak, Croak? Bukan seperti itu.
Katak pohon dan katak hujan suaranya berbeda.
katak Laki-laki dan perempuan juga terdengar berbeda.
Kau tahu kenapa aku tahu semua ini? Itu karena aku mendengarnya setiap hari.
Setiap hari. SETIAP HARI!
Aw lucunya.
Maaf
Sayang, sarapan sudah siap. Aku buatkan telur goreng favoritmu.
Aku terlambat! Aku sudah telat!
Suamiku, maafkan aku.
Aku sudah terlambat. Maaf aku tak bisa membantumu membereskannya. Bye!
Hey...
Apa kau tahu ada jenis ikan yang disebut Zeus faber?
Memori mereka hanya berlangsung 7 detik. Persis seperti Shu Xin-Kui.
Lihat! Barang-barangnya ada di mana-mana, Tapi dia selalu memiliki kesulitan menemukan barang-barangnya.
Tidakkah ini konyol?
Dia selalu ikut campur apapun yang aku lakukan. Bahkan saat aku memiliki makanan ringan,
Dia terus mengawasiku.
Jelas dia adalah orang yang gila kontrol. Seorang gila kontrol!
Hey! Apa yang sedang kau lakukan?
Kau sudah makan?
Hey, Bappi (Nama katak)! Cowok yang baik.
Apakah kau baru saja memanggilku? Ahp! Ahp (Menirukan suara katak)
Shu Xin Kui. Buka pintunya cepat ok? Aku sudah tidak tahan! Cepat!
Cari tahu sendiri!
hey! cepay! Cepat, Ok? Cepat!
Sudah buka saja pintunya!
status hubungan: rumit
Lalu ada ibunya. Ibunya!
Ibuku, dia adalah...
Sebenarnya, dia dan Shu Xin Kui seperti...
Ah lupakanlah!
Lihatlah gendang telinganya.
Tak mudah untuk dilihat. Cukup kecil
Hey!
Aku ingin menonton yang lain, ok?
Hey!
Apa?!
Apa? hey...!
Hentikan bunyi menjijikkan itu!
Bunyi apa? Aku yang sudah melihat pertama! berikan padaku!
- Aku ga mau! Berikan padaku!
- Aku yang sudah lihat duluan Aku juga ingin menonton!
- Aku juga ingin... -Aku yang menonton duluan!
Santailah sedikit.
Kau baru saja menikah selama 6 bulan. Pasangan siapa yang tidak bertengkar?
Jika kau tak bertahan 6 bulan, apa yang akan kau lakukan?
Zheng Yang, dengarkan aku. Dengarkan aku sebentar
Itu wajar untuk pasangan yang menceritakan masalah mereka.
Tidakkah itu baik jika kalian bersama lagi? Komunikasi dengannya lebih sering ok?
Itu tak mungkin
Aku tak mungkin terus melanjutkan hal ini.
Aku sudah tak tahan lagi!
Ya, benar. Aku ingin cerai!
- Aku ingin bercerai Aku ingin bercerai!
- Aku akan bercerai! - Aku mau bercerai!
Apakah masalah ini begitu serius hingga kita harus bercerai?
Jika yang berjalan selanjutnya adalah wanita, aku tak ingin bercerai.
Jika itu adalah lelaki... maka aku akan memutuskan bercerai.
Giliran kita.
Sekarang aku menyadarinya
Bertemu dengan seseorang taklah mudah.
Tapi meninggalkan seseorang bisa sangat begitu mudah.
Untukmu.
Ini adalah uang muka yang kaubayarkan.
Untuk sekarang, rumah ini akan menjadi milikku sendiri.
Terserah.
Apa kau yakin kau mampu membayar hipotek?
Aku mungkin tak sekaya seperti beberapa orang
Tapi saat aku pikir selama aku bekerja keras. Itu tak akan menjadi sebuah masalah.
Baiklah.
Tunggu! Itu adalah milikku.
Tak tak boleh membawahnya.
Kenapa aku tak boleh membawanya.
Aku adalah orang yang meminta penyelenggara acara untuk memberikan pada kita. Apakah kau lupa?
No comments yet. Be the first to leave one.