نخستین 200 خط.
Bae Soo Bong!
Hentikanlah dan turunlah.
Aku juga akan mati.
Tanpamu,...
...aku juga tidak akan bisa hidup.
Aku tidak bisa menyerah.
Bae Soo Bong-ssi!
Haruskah kau bertingkah bodoh?
Lepaskan aku!
Bae Soo Bong.
Aku bisa gila.
Setidaknya 12 kali sehari,...
...aku putus asa karena dirimu.
Aku tidak bisa mengendalikan perasaan ini,...
...dan itu membuatku gila.
Kau tidak apa-apa sendirian?
Kau masih belum tidur?
Apa dia pulang dengan selamat?
Aku baru saja mengantarnya.
Dia melakukan itu...
...karena dia sangat menyukaimu.
Dia melakukannya dengan cara yang salah,...
...tapi aku mengerti bagaimana dia sangat menyukaimu...
...bisa luar biasa.
Hentikan.
Kau mungkin sedang sedih dan takut,...
...jadi tak perlu mencoba memahami orang lain.
Kau harus...
...fokus saja pada dirimu sendiri.
Kekhawatiranmu padaku...
...tolong lupakan saja.
Kau harus tidur. Pasti kau capek.
Baiklah. Sampai jumpa besok.
Menyukai seseorang dan...
...menyembunyikan perasaan itu...
...sekarang aku tahu betapa sulitnya itu.
Maafkan aku.
Aku benar-benar minta maaf, Bae Soo Bong.
Sedang apa Bibi sepagi ini?
Aku datang untuk membuatmu bekerja.
Untuk merayakan proyek ini terus berlanjut, aku memarkir mobilmu di depan.
Kapan kau akan kembali ke hotel?
Aku lebih suka tinggal di sini.
Di sini? Kenapa?
Pindah rumah lagi bisa menyebalkan dan aku kurang kesepian bersama teman sekamarku.
Hidup berantakan sepertinya cocok denganku karena lagu-lagu telah mengalir di otakku.
Hidup berantakan cocok untukmu?
Kau bisa saja jadi sangat aneh.
Sudah telat. Ayo pergi./ Baik.
Ayo.
PD-nim, apa menurutmu...
...ada kemungkinan dia bisa tinggal di sini selamanya?
Pertama, bawel dia.
Apa?/Jadilah pemilik rumah yang menyebalkan...
...dan usir dia.
Apa itu tugasku untuk mengusirnya sendiri?
Aku rindu ibuku.
Itu daftar investor yang sudah disetujui...
...agar tidak mengganggu produksi.
Bagaimana dengan pembagian keuntungan mempertimbangkan hak cipta?
Mereka semua melihat rasio antara 20 dan 30 persen.
Kita harus membayar biaya pemasaran penuh...
...ke teater pekan depan, jadi Anda harus segera memutuskan.
Daepyo-nim, Anda punya tamu.
Tamu?
Sudah lama.
Kelihatannya kau tak senang menemuiku.
Memanggilju picik, tapi aku bukan orang yang menyapa mantan partner...
...yang gagal membuat kesepakatan denganku.
Jadi apa yang membawamu kemari?
Aku datang untuk tur belajar di tempat itu.
Aku ingin tahu seberapa besar proyek ini...
...karena kau menolak...
...investor sekaliberku.
Yang kutahu adalah ini. Itu mungkin tidak besar,...
...tapi ini masih tidak pantas dianggap hanya sebagai pertunjukan belaka.
Aku tidak berpikir aku menyadari seberapa besar harga dirimu.
Aku percaya aku menanyakan ini sebelumnya,...
...tapi kenapa harus musikal?
Aku tidak tahu kenapa kau tertarik dengan itu,...
...tapi tidak ada alasan yang logis.
Proyek ini adalah tanggung jawabku saat ini,...
...dan itu menandai awal mula Perusahaan Budaya MK.
Aku ingin berbagi...
...beberapa tanggung jawab itu.
Berbagi?
Kudengar...
...kau sedang mencari seorang investor.
Bagaimana dengan ini?Biarkan aku berinvestasi...
...bukan sebagai Seongrak Group tetapi sebagai investor swasta.
Aku melihat latihan saat aku menuju ke sini.
Memang singkat,...
...tapi aku bisa tahu bahwa kerja keras itu berhasil.
Baik musik dan adegan...
...tampak menawan.
Pemikiran ini tiba-tiba terlintas dalam pikiranku.
Mungkin kau akan selenggarakan acara ini di teater kecil,...
...meski ada keuntungan marjinal,...
...hanya untuk memperlihatkan orang-orang sepertiku betapa hebatnya permainan ini sebenarnya.
Bukan berarti perusahaan kami akan kembali berbisnis.
Aku butuh lebih banyak waktu untuk memikirkannya.
Yang harus kau lakukan sekarang adalah membuat pertunjukan luar biasa.
Sisanya kita akan bicarakan nanti.
Oke?
Aku akan berterima kasih dengan produksi yang bisa dibanggakan.
Aku akan menantikannya.
~ Aku memberkati ~/ ~ Meskipun waktuku berjalan mundur ~
~ Diriku ~/ ~ Aku akan ~
~ Terus berjalan ke depan ~
~ Aku ~
~ Satu-satunya di dunia ini ~
~ Aku akan memberkati diriku sendiri ~
Terus bangkitkan emosi!
~ Aku ~/ ~ Aku akan memberkati diriku ~
~ Aku ~/ ~ Aku akan memberkati diriku ~
~ Aku ~/ ~ Aku akan memberkati diriku ~
~ Aku ~/ ~ Aku akan memberkati diriku ~
~ Memberkati diriku ~
Pertahankan pose kalian sampai lampu teater mati.
Mari latihan lagi./ Ya.
Tadi sangat menyenangkan.
Tingkatkan energi seolah-olah kalian sedang tampil di panggung.
Ya.
5, 6, 7, 8.
~ Aku memberkati ~/ ~ Meskipun waktuku berjalan mundur ~
~ Diriku ~/ ~ Aku akan ~
~ Terus berjalan ke depan ~
~ Aku ~
~ Satu-satunya di dunia ini ~
~ Aku akan memberkati diriku sendiri ~
Lampu mati. Itu saja untuk hari ini.
Kerja bagus semuanya./ Kerja bagus!
Terima kasih./ Selamat malam.
Aku hanya mau Hyun Ji menyanyikan bagian bass.
Ya./ Kerja bagus hari ini.
Hyun Ji./ Ya?
Ayo kita makan malam setelah latihan.
Kulihat kau lupa tentang janji kita.
Aku tak lupa dan aku bermaksud ingin menepati janjiku.
Kau sudah memesan?
Cream pasta terlihat enak, tapi aku juga ingin ikan teri.
Aku tak tahu mau pesan apa. Bisa kau pesankan untukku?
Kalau begitu, kau makan cream pasta,...
...dan aku akan makan pasta ikan teri. Bagaimana?
Itu terdengar bagus.
Satu crean pasta krim dan satu pasta ikan teri.
Aku pesan samaan dengan meja di sana.
Apa itu masih benar?/ Apanya?
Kau pernah bilang sebelumnya...
...angin terasa menyegarkan, makanannya enak,...
....dan kau senang saat kita bersama.
Kau masih merasakan hal yang sama?
Ya, aku suka suasana restorannya,...
...dan aku juga bisa melihat pepohonan dari sini.
Aku masih suka semua itu.
Aku juga.
Aku merasa senang berada di sini bersamamu.
Dia pasti lapar.
Lihatlah makannya.
Cream pasta ini memang adalah kesukaanku.
Itu karena kita menikmatinya bersama.
Sangat lezat.
Apa latihannya melelahkan?
Mereka semua membantuku, jadi tidak terlalu sulit.
Makanlah dan lakukan yang terbaik.
Aku mau pergi wawancara.
Sekaligus aku akan diterima.
Aku akan kembali sebagai pria kantoran yang percaya diri, Choi Wi Jin.
Bicarakanlah tentang kita lagi.
Kenapa dengan kita?
Aku sudah selesai membicakan tentang kita.
Memang.
Memang sudah,...
...tapi kau tidak pernah bilang bahwa kau tidak menyukaiku sekali pun.
Apa?/ Kau mendorongku...
...dengan memberiku alasan tentang kakakku...
...dan kondisi pengangguranku.
Tapi hatimu benar-benar berkata, "Aku juga menyukaimu,..."
"...tapi kau pengangguran."
"Aku ingin pacaran denganmu,..."
"...tapi aku tidak bisa karena kakakmu."
Kau pernah bilang begitu.
Jika kau benar-benar membenciku,...
...bilang saja, "Aku tidak menyukaimu, jadi pergilah."
Bilanglah begitu.
Itu... Itu...
...karena aku tidak ingin menyakiti perasaanmu.
Pertimbangkan. Benar.
Aku sedang mempertimbangkannya.
Kurasa aku benar.
Aku melihat kebiasaanmu mengedipkan matamu saat kau bingung...
...dalam beberapa saat.
Aku tidak mengedipkan mata, dasar.
Apa kau akan terus berbicara konyol pagi-pagi begini?
Apa?
Kau pergi lagi?
Tetap saja, kenapa kau pergi...
...tanpa mendoakanku semoga berhasil?
Jung Seong Hee.
Tolong lakukan pemeriksaan terakhir...
No comments yet. Be the first to leave one.