نخستین 200 خط.
Kenapa pagi-pagi makan ramen lagi?
Memangnya kenapa?
Bukankah enak?
Pagi-pagi mana mungkin aku makan beginian!
Lagian, menunya sama dengan kemarin malam!
Tak sama!
Hari ini, rasa garam!
Kemarin, rasa miso!
Tidak, bukan itu masalahnya.
Ah, sudahlah kalau begitu!
Untuk sementara bolehlah makan ramen,
tapi apa tak ada rasa lain?
Misalnya rasa Dynamic Chili Hot.
Atau rasa Red Avocado?
Apaan itu?
Rasa itu pun kau tak tahu, ya?
Dasar ketinggalan zaman.
Kalau tak tahu rasa yang itu, kau menyia-nyiakan setengah hidupmu.
Eh, yang betul?
Sip, aku akan buatmu mencicipinya!
Eh, kenapa kau tambahkan itu?
Tambahkan ini, dan ini!
Sip, tambah ini juga!
Bagaimana?
Sudah selesai!
Ah...
Ramen garam orisinalku...
Hem, enak!
Lumayan menggigit rasanya!
Tak usah sungkan, dimakan, dong!
Kau yakin bisa dimakan?
Pedas banget!
Tapi...
Dibeginikan enak juga, ya!
Apa kubilang?
Tak kusangka kau bisa pahami betapa enaknya rasa ini!
Eh, sampai kapan kalian akan tinggal di desa ini?
Ya, aku belum tahu.
Guru bilang masih ada urusan di desa ini,
jadi, untuk sementara dia menyuruhku bersantai di sini.
Kapten Kakashi juga tak ada,
dan tak ada misi dalam tim,
jadi, mau bagaimana lagi, deh!
Sebagai pengawasmu, aku akan temanimu berkeliling desa!
berdiri di masa depan yang kaugambar
kimi ga egaita mirai ni tatsu
kuyakin ini bisa jadi kenyataan
boku dake ga kanaerareru
impian yang takkan pernah memudar ialah
itsu made mo iroaseru koto no nai yume
Impian Pemuda
Teenage Dream
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
yang buatmu takut hari ini ialah tanda kau serius menjalaninya
kowaku naru no ha kimi no hibi ga honki no shouko da ne
jangan bertingkah bodoh dan berburuk sangka
baka ni shinai sa kakko warukute
tak ada yang aneh
nani ga warui no
kuingin impian ini jadi kenyataan
yume ha sugu ni kanaetai shi
ku tak punya waktu 'tuk hilang arah
mayotteru jikan ha nai shi
ku jadi tak sabar
asennakute ii to ka
'tuk menunggunya segera
zettai ni iwanai yo
bila ditekan takkan pernah merasa
osaetemo osaekirenai
perasaan yang ingin kuungkapkan
todoketai omoi ga atta
semua senyuman teman
nakamatachi no egao ga atta
kan menyinari itu semua
zenbu kagayaiteita
berdiri di masa depan yang kaugambar
kimi ga egaita mirai ni tatsu
kuyakin ini bisa jadi kenyataan
boku dake ga kanaerareru
impian yang takkan pernah memudar ialah
itsu made mo iroaseru koto no nai yume
Impian Pemuda
Teenage Dream
Berkumpullah, Para Genin!!
Berkumpullah, Para Genin!!
Berkumpullah, Para Genin!!
Di sini adalah tempat makan terbaik di kota.
Lalu, nenek pemilik toko bunga ini selalu tidur siang.
Lalu, pemilik toko buku ini adalah kakek-kakek genit.
Desanya memang benar-benar berbeda, ya.
Serial bulan ini sudah keluar!
Benar juga, di era ini harusnya Paman Sasuke juga masih anak-anak, 'kan?
Eh!
Perkenalkan aku dengan teman timmu, dong.
Kalian tim tiga orang, 'kan?
Seperti Sakura yang kemarin kita temui, lalu yang seorangnya lagi...
Sekarang tak bisa.
Kenapa?
Saat ini, yang seorang lagi sedang tak berada di desa.
Apa dia sedang jalankan misi?
Kapan dia kembali?
Entahlah.
Apa-apaan itu?
Suatu saat dia akan kembali.
Lebih tepatnya, akan kubawa dia kembali.
Tapi saat ini dia tak di sini.
Padahal aku ingin bertemu Paman Sasuke saat masih kecil.
Sip!
Ayo pergi ke tempat selanjutnya!
Kak Naruto!
Siapa si cebol ini?
Aku bukan cebol!
Aku ini rivalnya Kak Naruto,
dan aku adalah pria yang akan jadi Hokage, tahu!
Rival?
Dan juga, gaya bicaramu itu...
Oi, cebol...
Siapa yang cebol?
Aku ini cucu Hokage Ketiga!
Dan juga calon Hokage, Konohamaru Sarutobi!
Jangan main-main denganku, ya!
Seriusan Kak Konohamaru dulunya seperti ini?
Jadi, ada urusan apa, Konohamaru?
Kupikir, sudah saatnya aku perlihatkan hasil latihanku.
Apa?
Aku menantangmu, Kak!
Oiroke
Oiroke
Oiroke
no
Jutsu
おいろけの術
no
no
Jutsu
Jutsu
Bagaimana menurutmu, Kak?
Yang seperti itu belum patut dibanggakan!
Lihatlah!
Inilah Teknik Seksi yang sebenarnya!
Bagaimana?
Konohamaru, daya tarikmu masih kurang, lo!
Sial!
Latihanku masih kurang.
Kau masih terlalu naif!
Tantangan macam apa itu?
Konohamaru, kau harus lebih giat, lo.
Teknik Seksi orang ini lumayan jago, lo.
Apa?
Apa itu benar?
Ya.
Dibandingkan denganmu, Teknik Seksiku lebih hebat.
Kalau begitu, coba perlihatkan padaku!
Apa boleh buat?
Biar aku perlihatkan!
Ya, masih belum sebanding denganku.
Si bego ini!
Kakak!
Apa yang kau lakukan pagi-pagi begini?
Bibi Sakura seram banget.
Hentikan itu, Wanita Barbar!
Tadi kau bilang apa?
Kak Naruto, maaf!
Oi!
Sakura, tunggu dulu.
Sakura, tenanglah!
Ya ampun, jangan berbuat konyol begitu, dong!
Ya, 'kan, Hinata?
Ibu?
Aduh.
Punya teman bego sepertimu ini membuatku repot, tahu!
Ah, Sakura...
Anu, sudah cukup memarahinya.
Dulu ibu benar- benar terlihat berbeda!
Aku tertolong.
Terima kasih ya, Hinata.
Oh.
Kenapa?
Apa kau tak enak badan?
Anu...
Tidak, aku baik-baik saja, kok.
Entah kenapa melihat mereka jadi membuatku malu sendiri.
Kalian sedang apa di sini?
No comments yet. Be the first to leave one.