نخستین 200 خط.
Hoi, berhenti!
Terlalu mudah!
Apa?
Sesuai prediksiku, ya.
Sudah kuduga kau pasti akan lewat sini.
Shikadai memang hebat!
Benar!
Menyergapnya di sini memang keputusan sempurna.
Sial!
Benar-benar meremehkanku!
Sepertinya aku masih belum kehilangan keberuntungan, ya!
Berhenti!
Maju selangkah saja, nyawa wanita ini akan melayang, lo!
Bulannya tertutupi.
Inojin, gunakan Teknik Pindah Jiwa-Raga.
Selama ini, aku belum bisa menggunakannya dengan baik.
Kalau sampai gagal, nyawa orang itu dalam bahaya!
Inojin?
Ya.
Sudah kubilang jangan bergerak!
Kubilang enyahlah dari sini!
Harus kulakukan sekarang!
Aku tak bisa bergerak!
Menyerah saja!
Sudah aman, kok.
Kasusnya selesai juga, ya!
berdiri di masa depan yang kaugambar
kimi ga egaita mirai ni tatsu
kuyakin ini bisa jadi kenyataan
boku dake ga kanaerareru
impian yang takkan pernah memudar ialah
itsu made mo iroaseru koto no nai yume
Impian Pemuda
Teenage Dream
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
yang buatmu takut hari ini ialah tanda kau serius menjalaninya
kowaku naru no ha kimi no hibi ga honki no shouko da ne
jangan bertingkah bodoh dan berburuk sangka
baka ni shinai sa kakko warukute
tak ada yang aneh
nani ga warui no
kuingin impian ini jadi kenyataan
yume ha sugu ni kanaetai shi
ku tak punya waktu 'tuk hilang arah
mayotteru jikan ha nai shi
ku jadi tak sabar
asennakute ii to ka
'tuk menunggunya segera
zettai ni iwanai yo
bila ditekan takkan pernah merasa
osaetemo osaekirenai
perasaan yang ingin kuungkapkan
todoketai omoi ga atta
semua senyuman teman
nakamatachi no egao ga atta
kan menyinari itu semua
zenbu kagayaiteita
berdiri di masa depan yang kaugambar
kimi ga egaita mirai ni tatsu
kuyakin ini bisa jadi kenyataan
boku dake ga kanaerareru
impian yang takkan pernah memudar ialah
itsu made mo iroaseru koto no nai yume
Impian Pemuda
Teenage Dream
Teknik Pindah Jiwa-Raga yang Kalah dari Keripik Kentang
Teknik Pindah Jiwa-Raga yang Kalah dari Keripik Kentang
Teknik Pindah Jiwa-Raga yang Kalah dari Keripik Kentang
Kudengar misi kalian kemarin juga selesai dengan sempurna, ya?
Tentu saja!
Tanggal, waktu serta rute pelarian pelaku,
berhasil diprediksi Shikadai dengan akurat, ya?
Ya, begitulah.
Ada sedikit insiden dalam misi sih,
tapi Shikadai berhasil mengurusnya.
Tanpa Shikadai, kami takkan bisa selesaikan kasus secepat ini.
Bagaimana bilangnya, ya?
Kejantanan Shikadai meningkat 1,5 kali akhir-akhir ini.
Hitungan yang aneh, ya.
Bukankah yang itu?
Besarnya tanggung jawab membuat laki-laki jadi dewasa.
Ya, yang itu.
Inojin.
Ada apa?
Kalau itu tak kaumakan, boleh kumakan?
Ya, boleh, sih.
Terima kasih.
Dingin.
Kalau tak kaumakan, harusnya kau berikan padaku saat masih hangat, dong!
Aku berencana memakannya!
Tapi setelah makan hamburger.
Lagian kau itu, kalau makan terus tambah gendut, lo!
Papa bilang aku kelihatan lebih cantik kalau gemukan!
Levelmu sudah lebih dari gemuk, tahu!
Eh.
Apa terjadi sesuatu padamu?
Kenapa memangnya?
Habisnya kau tak makan kentangmu!
Sudah kubilang, aku kenyang setelah makan hamburger!
Selain itu, kau tak memanggilku gendut.
Apa benar?
Apa ada sesuatu yang kaupikirkan?
Berisik banget, deh.
Tak ada yang kupikirkan, kok.
Apa ini soal Shikadai?
Memangnya Shikadai kenapa?
Dia jadi Chunin lebih dulu dari kita, 'kan?
Lagi pula, itu tak ada hubungannya denganku.
Begitu, ya.
Tapi belakangan ini aku terus kepikiran, sih.
Seperti Shikadai, aku juga ingin asah teknik yang diwariskan papaku.
Kau kenapa, sih?
Sejak kapan kau seserius ini?
Begitulah.
Katanya, sedikit khawatir membuat seorang gadis lebih manis.
Aku tak pernah dengar soal itu.
Hari ini cuaca di Desa Konoha cerah sepanjang hari.
Ayah, Ibu.
Benar juga.
Awan saja tak terlihat.
Begini...
Cuacanya begitu ramah sepanjang hari.
Ada apa, Inojin?
Besok, bisa latih aku gunakan Teknik Pindah Jiwa-Raga?
Tentu saja bisa!
Maksudku, aku bangga padamu!
Sakit, tahu, Bu!
Jadi, bibi gunakan Teknik Pindah Jiwa-Raga pada rakun itu, 'kan?
Saat ini, jiwa ibuku sedang berada di dalam diri rakun itu.
Dan dia mengendalikannya sepenuhnya.
Bibi, dengar aku.
Sekarang ini aku repot-repot temani Inojin latihan di hari libuku, lo.
Padahal kau ikut karena kujanjikan hamburger.
Tak usah protes segala pada ibuku.
Lakukan dengan serius.
Kau sendiri juga, harus lebih serius, katanya.
Dia tak bilang begitu.
Aku memang bilang begitu!
Nah, kali ini coba kau yang lakukan!
Ninpou:
Ninpou:
Ninpou:
Shintenshin
no
Jutsu
忍法・心転身の術
Shintenshin
Shintenshin
no
no
Jutsu
Jutsu
Sepertinya berhasil!
Baik, sudah cukup!
Kau melakukannya dengan baik.
Soalnya jiwa binatang kecil tak sekuat itu, sih.
Berarti, sekaranglah latihan sebenarnya.
Coba gunakan Teknik Pindah Jiwa-Raga pada Chocho.
Baunya enak!
Keripik kentang itu seakan memanggilku!
Coba kendalikan Chocho
supaya dia tak memakan keripik kentang kesukaannya.
Baiklah.
Bisakah kau kalahkan keinginanku untuk makan keripik kentang?
Bersiaplah!
Ninpou:
Ninpou:
Ninpou:
Shintenshin
no
Jutsu
忍法・心転身の術
Shintenshin
Shintenshin
no
no
Jutsu
Jutsu
Sip, aku berhasil!
Aku ingin makan keripik kentang!
Sial.
Percuma, dia menolakku!
Sekali lagi!
No comments yet. Be the first to leave one.