Faking It

Faking It

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 2

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Faking It 2014 S02E04 HDTV x264-KILLERS
ناشر umbulbil
Enjoy!

برچسب‌ها

HDTV
hdtv
x264
HD
تاریخ انتشار: 2017-06-04
تعداد دانلود: 40
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 196 خط.

Sebelumnya di Faking It...

Liam bersemangat untuk demo.

Kalian mendapat hp Skwerkerl

dan tablet.

Dia mencoba membeli kita.

Wanita dari Skwerkel..

Dia kakakku.

Dan aku tidur dengan Amy.

Astaga.

- Aku harus jujur pada Karma. - Santai sedikit,

kau pasti terlihat lebih cantik jika tersenyum.

_

Jalan terus sebelum penjaga sekolah

- mengunci gerbang. - Kau tahu,

ada audisi di klub drama.

Kate Brown muncul di iklan Blemclear,

punya manajemen, dan pindah ke LA untuk main sinetron.

Bisa kau bayangkan?

Wajahku penuh jerawat

terpampang di HDTV?

- Tidak, terima kasih. - Klub drama Hester

yang terbaik di wilayah ini.

Siang ini aku akan ikut audisi.

Gila, tidak?

Baiklah. Di sana banyak kaum elit

yang mementingkan diri mereka..

Jika maksudmu luar biasa.

Setelah putus, kita tak populer lagi.

Ini adalah kesempatan untuk terkenal,

dan kali ini karena bakatku,

bukan orientasi seksual palsu.

Ya, kau tak bisa menaruhnya

di surat lamaran kuliah.

Pertanyannya: Apa aku berbakat?

Kau menyanyikan lagumu di hadapan seluruh siswa

saat demo.

Mereka suka dan meniru di YouTube.

Klub drama mencari multi-talenta.

Multi-talenta? Kau lebih dari itu.

Kau bisa bersendawa sambil mengucapkan alfabet.

Amy.

Karma akan mengikuti audisi klub drama.

Benar, kan.

Sampai jumpa di sana. Sayang sekali mereka butuh

satu orang. Aku harus bicara denganmu.

Tentang apa?

Oke. Aku akan pergi.

Jangan membuat kekacauan

- saat audisi. - Aku tak mau membicarakan

drama. Aku mau membicarakan 'drama'.

Liam bilang kalian tidur bersama.

Ya, tepat di hadapanku.

Hhah.

Shane, itu kesalahan terbesar dalam hidupku.

Aku tak tahan memikirkannya.

Bercinta dengan cowok? Kau tak menikmati?

Atau menikmati? Kau bi sekarang?

- Apa artinya? - Artinya

aku melakukan hal

- hal paling jahat - Kau salah.

Jangan lupa, kebohongan Karma

- yang mengawali semua ini. - Aku seperti mengambil pisau

dan menancapkan ke jantungnya.

- Aku! - Aku lebih senang

- saat Karma yang salah. - Jangan sampai dia tahu.

Aku tak percaya Liam cerita padamu.

Percayalah, masalahmu justru berkurang.

Liam merasa bersalah. Ia akan jujur pada Karma.

Dimana dia?

Di rumahnya.

Dimana rumahnya?

Entah. Sungguh, tak tahu.

Dia sahabatmu dan kau tak tahu tempat tinggalnya?

Liam sangat tertutup mengenai keluarganya.

Baru sekali aku ke rumahnya.

Jadi kau tahu.

Aku tak pandai menyimpan rahasia.

Amy, kau tak boleh berada di sini.

- Kau harus pergi. - Kau mau jujur pada Karma?

Aku di sini untuk mengubah pikiranmu

atau menarik lidahmu. Pilih!

Rasa ini membunuhku. Aku harus mengeluarkannya.

Hal itu bisa membunuh Karma.

Aku tak bisa mengubur malam itu.

Kau tak berhak membongkar rahasia.

Kau tak berhak menyimpannya. Sekarang, pergilah.

- Tidak sampai kau berjanji... - Liam, sayang,

sampaikan pada staf untuk menuangkan anggur?

Oh, halo.

Ada temanmu.

Dia bukan temanku.

Bukan.

Ya awalnya, tapi sekarang pacarnya.

Dia bercanda.

Uh, dia menderita Tourett ringan.

Liam tak ingin memperkenalkanku

pada keluarganya. Kalian keluarga pembunuh?

Bandar narkoba? Kalian minum darah?

Tidak, tapi aku mau jika bisa menghilangkan kerutanku.

Kau harus bergabung.

Liam, tolong laksanakan perintah,

selama aku mendandani wanita ini

untuk acara hari ini.

Ayo.

Uh, asyik. Dah.

Ooh-oh-ah-uh. Ooh-oh-ah-uh.

Ooh-oh-ah-uh.

Kau seperti simpanse.

Jangan ganggu konsentrasiku.

Benar, maaf.

Aku lupa kalau kau menganggap ini kompetisi.

- Semoga berhasil. - "Good luck?"

Aku bisa sial. Seharusnya kau katakan

"break a leg." (sama aja artinya-_- secara literal: "patahkan kaki")

Mengapa aku harus mematahkan

- kaki manismu? - Theo.

- Apa kabar, Shane? - Ingat, warna kullitku

terlihat cerah dalam warna gelap.

Mengerti.

Aku mencium "showmance".

Hati-hati, hubungan baru seringkali

mengganggu konsentrasimu.

Tak ada showmance.

Perasaanmu yang akan terganggu

saat aku terpilih nanti.

Aku sangat gugup.

Kurasa aku akan muntah.

Jangan harap mereka akan

menilai itu kecuali kau berperan sebagai penderita bulimia.

Oliver, kan? Aku Karma.

- Aku tahu siapa kau. - Oh, oke.

Aku tak menyangka kau ada di sini.

Kau seperti seorang penyendiri.

Menurut ahli terapiku, aku harus punya kesibukan baru.

Aku tak boleh bicara denganmu,

kau salah satu pemicu bagiku.

Kau pasti menyanyikan lagu ciptaanmu.

Sangat menguntungkan bagimu.

Kau bersikap baik untuk mengganggu konsentrasiku.

Aku tak boleh mendukungmu?

La, la, la, la, la, la, la.

Tepuk tangan.

Dua tangan saling menampar.

Tanda universal untuk pekerjaan yang baik.

Kalian menginginkannya.

Kalian mengharapkannya.

Tapi hanya satu orang yang pantas mendapatkannya.

Namaku Margot.

Ini tahun keenam-ku sebagai produser, sutradara, dan kurator

dari departemen drama lembaga ini,

Aku telah mengasah kemampuanku untuk mencari bakat terpendam.

Tanya saja Connie Britton

dari seri terkenal, Nashville.

Dia anak dari teman bibiku.

Aku yang mendorongnya untuk pergi ke Hollywood.

Saat itu aku berusia sembilan tahun.

Tapi berlian seperti Connie hanya terbentuk

di bawah tekanan berat,

dan aku akan memberi tekanan itu

pada kalian semua.

Aku akan mendorong hingga ke batas fisik,

emosi, dan batin kalian.

- Whoa, dia tegas. - Dunia perfilman sangat tegas.

Terutama jika prestasimu hanya "pura-pura lesbi".

Pertama: Vokal.

Kalian membawa kertas musik?

Bagus. Sobek saja.

Aku pilih lagu klasik.

"Tomorrow" dari film musikal, Annie.

Itu lagu yang akan kunyanyikan.

Hari ini James dan aku

merayakan hari tunangan kami.

Anggota DPR James Hewett?

Dia adalah pimpinan komite energi dan perdagangan.

Kami bertemu saat aku bersaksi untuk posisi

Skwerkel dalam netralitas internet.

Oh, kau dari Skwerkel.

Pantas saja tak asing.

Ya, kau ada saat sekolah kami berdemo...

Ah-ah-ah.

Aku tak pernah bilang pada ayah tentang revolusi Liam

melawan bisnis keluarga.

Kuharap kau bisa jaga rahasia.

Ya, tentu saja.

Wow, aku tak menyangka Liam Booker pewaris Skwerkel.

Ya, suatu hari nanti.

Tapi sekarang ia tak mau terlibat

dengan bisnis keluarga.

Kuharap ia segera sadar

keluarga adalah yang terpenting.

Kau suka?

Siapa namamu, nak?

Karma.

Karma harus dikalahkan, anak-anak.

Kau jadi bartender?

Aku membuat Martini untuk orangtuaku.

More Indonesian subtitles for Faking It

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left