نخستین 200 خط.
Siapa Si Belang-belang itu?
Tampaknya dia bukan anggota JP's.
Hibiki.
Ponselnya Yamato
mendapatkan klip kematianku?
Benar.
Mulai dari sekarang, perlawanan terhadap Septentrion akan semakin sulit.
Kau adalah senjata.
Itu saja.
Kaupikir kau bisa menghentikanku?
Orang bodoh.
Yamato, kau keras kepala, ya.
Aku tak paham omonganmu.
Bagus 'kan, Yamato?
Apa maksudmu?
Kalau kau tak datang tepat waktu, Hibiki akan mati.
Kalau tak melakukan apa-apa, klip kematian pasti akan terjadi.
"Pasti"?
Bodoh.
Anggapan kalau takdir sudah ditetapkan itu konyol.
Sebab dan akibat bisa diubah dengan kekuatan.
Kau tak berubah, ya.
"Kekuatan"?
Bagaimana menurutmu?
Apa yang akan kaulakukan?
Ini pilihan yang penting.
Kau akan tetap di sini?
Atau kau akan ikut dengan Yamato?
ZAINUDDINARI
mempersembahkan
ZAINUDDINARI
mempersembahkan
Pilihan yang kuhadapi selalu samar
Me no mae ni utsuru toe ni itsumo aimai de
Tak kusangka kata-kata itu akan mengubah segalanya
Sono kotoba de nani ka ga kawarenante omoi mo shinakute
Jika engkau ingin menjaga ikatan yang baru engkau dapatkan
Wazuka demo umareta kizuna ga nozomu nara
Para penyusup yang muncul tiba-tiba, Septentrion
Tujuh penghancur yang mengacaukan dunia
Kedamaian bisa hancur dengan mudahnya oleh ancaman penyusup yang tak kenal ampun
Para Dewa yang menjatuhkan ujian yang kejam
Apa satu-satunya yang menunggu di masa depan hanyalah kehancuran?
Bertahan hidup untuk terus membuat pilihan.
Jangan sampai kehilangan arah di dalam mimpimu yang belum selesai
Fukanzen na yume demo miyuji na wa naite
Berteriak!
Sakebe!
Dengan suara yang dibasahi oleh air mata ini
m 0 0 l -8 8 l 0 16 l 8 8
Namida ni mureta kono koe de
Kupeluk bahu yang ada di hadapanku
Nakihara saki ni no katai daku
m 0 0 l -8 8 l 0 16 l 8 8
Meski keraguanku rasanya menyakitkan
Mayoi kurushindemo
m 0 0 l -8 8 l 0 16 l 8 8
Tetap kupilih dunia ini
Eranda kono sekai wa
"Kaulah satu-satunya yang berada dalam jangkauanku,"
"Kimi dake ga tsukamu mono" da to
m 0 0 l -8 8 l 0 16 l 8 8
"Kaulah satu-satunya yang bisa kudoakan,"
"Kimi dake ga negaeru mono" da to
m 0 0 l -8 8 l 0 16 l 8 8
Meneriakkan suara yang abadi
Yobu koe wa motayasanai da
m 0 0 l -8 8 l 0 16 l 8 8
Selamanya
Zutto
Menuju masa depan
Mirai wo
Sampai diselimuti oleh cahaya
Hikari ga ou made
Hari Keempat Perubahan Hari Rabu, Bagian 1
Aku
ingin menggunakan kekuatan untuk kebaikan.
Hibiki! Kalau kau kembali, dia hanya akan memanfaatkanmu lagi!
Pemimpin pemberontak yang menentang Yamato, Ronaldo Kuriki.
Benar, 'kan?
Saat ini, pilihan ada di tangan dia.
Bisakah kau diam dulu sebentar?
Kau juga tampaknya tahu apa yang terjadi.
Bolehkah aku ikut pembicaraan ini?
Kau disuruh untuk tak mengganggu, manusia.
Dia bicara!
Apa iblis ini yang melayanimu?
Bifrons, kau tak boleh bertindak sekarang.
Sekarang? Apa maksudnya?
Kau akan tahu sebentar lagi.
Alcor.
Kenapa kau berpihak dengan para manusia?
Kalau aku sih tak peduli dengan nasib para makhluk lemah seperti itu.
Iblis!
Kalian yang telah menghancurkan Nagoya, 'kan?
Jangan salah paham.
Kau tak apa-apa?
Awas kau!
Sudah hentikan.
Sekarang kalian tak bisa memanggil iblis kalian, 'kan?
Dasar cebol!
Cebol?
Lancang sekali kau!
Kalian akan benar-benar kubakar!
Jangan, Bifrons.
Aku sudah melarangmu dua kali.
A-Aku hanya bercanda.
Pria itu tak memakai ponsel.
Eh?
Padahal dia bukan pengutus, tapi aneh sekali dia bisa berdampingan dengan iblis.
Apa kau ini iblis?
Jadi begitu. Kalian berpikir begitu?
Aku mengerti.
Aku Alcor. Sang Penduka.
Tak lebih, dan tak kurang.
"Sang Penduka"?
Siapa aku?
Bahkan aku juga ingin tahu itu.
Setidaknya, aku tak bermaksud menjadi musuhmu.
Jangan bertele-tele!
Aku tak bermaksud begitu.
Aku masih belum tahu jawaban yang tepat untuk pertanyaan kalian.
Oh.
Kau mengumpulkan manusia yang bisa menggunakan aplikasi pengutusan sampai sebanyak ini, ya?
Semuanya adalah orang-orang terpilih yang berhasil selamat, ya.
Kau kami tahan.
Jangan coba-coba melawan.
Bifrons.
Baik.
Hanya gerombolan orang rendahan, ya?
Hentikan!
Ronaldo, suruh semuanya mundur.
Aku yang akan menghadapinya.
Oh, ya.
Soal aplikasi pengutusan itu...
Akulah yang memberi aplikasi itu kepada kalian semua.
Apa kaubilang?
Siapa sebenarnya mereka?
Mereka tampaknya iblis,
tapi tak ada tanda-tanda pengutusan digital.
Kepala Biro... Apa masih ada hal yang Anda rahasiakan dariku?
Kau yang memberi kami aplikasi pengutusan. Apa maksudmu?
Kalian para manusia itu lemah.
Kalian takkan berdaya terhadap serangan Septentrion.
Itu sangat menyedihkan, bukan?
Jadi aku membentuk situs Nicaea dan memberi kalian alat-alat itu.
Pilihan untuk bertarung demi bertahan hidup.
Jadi dia itu pembuat aplikasi pengutusan?
Pria itu... membuat situs klip kematian?
Berkat itu, aku bisa menemukan Sang Cahaya yang baru.
Sang Cahaya.
Sebutan semacam itu tak ada.
Antara berbakat dan tak berguna.
Hanya itu yang membedakan manusia.
Kau mau membawa Hibiki kembali bersamamu?
Hibiki. Akankah kau tetap di sini?
Hibiki.
Septentrion akan muncul besok.
Di tiga lokasi berbeda sekaligus.
Berdasarkan perjanjian kuno, ya.
Tokyo, Nagoya, Osaka.
Septentrion yang selanjutnya ada tiga,
tipe merepotkan yang akan menyerang tiga perisai bersamaan.
Begitu, ya. Ujian kalian semakin sulit, ya.
Mulai dari sekarang, hanya iblis sekuat Byakko yang bisa bertarung.
Pengutus biasa tak akan mampu melawan.
Seperti yang Kepala Biro katakan, ya?
Hibiki. Aku percayakan Osaka padamu.
Yamato!
Kenapa tak mengatakan itu dari awal saja?
Dasar banyak omong.
Yamato.
Aku... tak ingin menjadi salah satu bidakmu.
Hibiki. Kebenaran yang kaubicarakan itu sebenarnya apa?
Aku tak akan memercayakan kekuatanku pada orang lain lagi.
Aku akan bertarung untuk melindungi orang-orang atas kehendakku sendiri.
Begitu, ya. Tak masalah.
Tujuannya adalah melenyapkan Septentrion.
Itu saja.
Di samping itu...
Aku akan mengalahkan semua musuh.
Kalau kau berusaha membuat masa depan yang keliru, pada saat itu...
aku akan menghentikanmu.
Kau akan menghentikanku?
Hibiki! Itukah pilihanmu?
Hanya ini yang bisa kulakukan.
Hibiki.
Menarik.
Itu kalau kau bisa bertahan hidup hingga akhir.
Aku akan bertahan hidup.
Aku menantikannya.
Hari di mana kau mengalahkan semua musuh.
Mantan detektif.
Kau tetap di sini untuk melindungi perisai di sini.
Kepala Biro!
Maksudmu, aku harus mematuhimu?
Benar.
Gara-gara tindakan cerobohmu,
Cabang Nagoya menjadi kekurangan pasukan.
Kalau kalian semua tak bertarung besok, Nagoya akan dimusnahkan.
No comments yet. Be the first to leave one.