نخستین 200 خط.
Sophia!
Apa?
Kau tidak mau tanya kenapa aku tidak kembali ke New York?
Karena kau mau mengusirku dari sini, 'kan?
Dari mana barusan?
Aku…
Aku juga.
YANG MULIA AVIRAAJ SINGH
KENAPA KAU TIDAK JADI PERGI
SUDAH BANGUN?
AKU SUDAH BANGUN?
TERKIRIM DIBACA
AKU SUDAH BANGUN ? - DIBACA
Khamma Ghani, Hukum. Hari ini tidak ada waktu untuk santai.
09:00 - PENGINGAT - SEKARANG HARI INI PEMOTRETAN ROYAL B&B
AKU SUDAH BANGUN? - DIBACA
Sial.
Kenapa lantainya basah?
Soph!
Soph!
Ini bau apa?
Tempat ini benar-benar bobrok.
Apa?
Pipa utama saluran pembuangan pecah.
Kata orang, terkadang Tuhan menurunkan berkah yang berlimpah.
Tapi kalau berkah itu air dari saluran pembuangan?
Apa dia sengaja memberi kita sayap ini?
Bagaimana dengan peluncurannya? Kita butuh rencana cadangan sekarang juga!
152 HARI MENUJU PELUNCURAN UTAMA
- Kanan Bapak atau kananku? - Turunkan sedikit.
Kanan Bapak itu kiriku. Yang mana?
- Selamat pagi. - Halo.
- Mari kita mulai. - Ya?
Hukum, ini jadwal terkini hari ini.
JADWAL YANG MULIA MAHARAJA AVIRAAJ SINGH
Salah, itu jadwal Maharaja Aviraaj…
Maaf, Hukum,
Maharaja Aviraaj ada di sini, jadi…
Jadwalku hanya ke tukang cukur.
Selamat pagi, Hadirin yang terhormat.
Kalian pasti tahu hubungan antara Morpur dan polo, serta sejarahnya.
Namun, saya ingin mengumumkan sesuatu yang pribadi hari ini.
Ayah kami dan maharaja kalian
dahulu sering mengatakan kalau olahraga polo ini datang dari Manipur ke Morpur
hanya karena kakek buyut beliau.
Namun, polo menjadi bagian hidup kami karena Maharaja Yuvanath.
Beliau sangat menyukai olahraga ini.
Klub bersejarah ini, berikut para juara mudanya
akan membuat beliau bangga.
Saya mengucapkan terima kasih
kepada Dewan Olahraga Morpur dan Yang Terhormat Ketua Menteri.
LAPANGAN POLO YANG MULIA MAHARAJA YUVANATH SINGH
Aku mengagung-agungkan pria yang mempermalukan keluarga kita.
Pria itu ayahmu, Fizzy.
- Jadi, hati-hati berkata-kata. - Khamma Ghani.
Maurice Ayah yang tercinta juga panjang tangan terhadap kita!
- Pankaj Sa? - Ya, Hukum.
Sewa apartemenku di New York sudah dibayar?
Hukum, itu jumlah yang besar. Anda tahu kita…
Katakan. Kenapa berhenti? Selesaikan ucapanmu.
Kita tidak punya uang. Benar-benar bangkrut, bukan?
Ya, tapi kabar baiknya,
setelah pengumuman media Royal B&B, kita akan diberi cek yang besar.
Kita hanya perlu ikut pemotretan hari ini.
- Hari ini? - Benar, Hukum.
Sehari aku mesti bekerja sebanyak apa?
Aku tak ke London. Setidaknya, biarkan aku menonton Wimbledon.
Hati-hati dengan sorotan media.
Kalau tidak, kita juga bisa kehilangan TV kabel dan Wi-Fi.
Kenapa tidak Diggy saja yang ikut pemotretan? Dia juga tampan.
Tapi dia bukan maharaja.
Itu kau.
Belum.
Dia benar, Pankaj.
- Kita tidak boleh menunda penobatannya… - Baiklah. Akan kulakukan.
Tapi Ibu juga harus melakukan sesuatu.
Apa Fizzy tidak bisa memintaku melakukan hal lain?
Dia mantan superstar Bollywood, Hukum.
Ada masanya dia menjajah hati dan box office.
Gadis-gadis masih menggilai dia.
Anda juga akan dibayar mahal untuk syuting filmnya di sini, Hukum.
- Selamat datang. - Rani Sahiba.
Aku…
Rambha.
Rani Sahiba.
Rani Sa. Aku Shroff.
Ranjit Shroff.
Wastu ini pas untuk syuting film blockbuster -ku berikutnya.
Wastu?
Maksudmu istana.
Benar, istana.
Dengan mengizinkan kami syuting di istanamu,
kau telah menjadikanku budakmu, Rani Sahiba.
Teh?
Jadi, film apa yang kau buat?
Film klasik? Seperti Mughal-E-Azam?
Kau tidak tahu banyak tentang aku, ya?
Aku tahu.
Bangsawan itu hanya gelar.
Kaulah raja yang sebenarnya.
Raja hati.
Shrishti, kau nomor satu.
Pertama-tama, makananmu akan dicicipi di Gastronomi Kuliner.
Tak kusangka akan sulit mengenali rasa secara mendalam.
Ingat selalu…
GASTRONOMIKA KULINER PANGGILAN AUDISI
…bau adalah rasa yang sangat kuat dalam mencicipi.
FORMULIR AUDISI
Saat kucium, aku tahu ada tomat…
Baik. Foto berikutnya. Bawa pergi kursinya.
Tadi bawa ke dalam, sekarang bawa pergi. Siap, Pak.
Lihat ke depan.
Tolong lebih dekat.
Ya.
Sudah dengar?
Jika aku lebih dekat lagi, akan agak aneh.
Bagus sekali.
Maksudku Sayap Tamu, Aviraaj.
Pipa saluran pembuangan di sana pecah.
Aku bukan tukang leding.
Maharaja Ji, kita perlu sayap itu sebelum peluncuran baru.
Jadi, jika bisa bantu…
Bu Shekhar, aku benar-benar berusaha fokus di latihan ini.
- Sebaiknya kau juga. - Tolong lihat ke sini.
- Ke sini. - Soph! Lihat di depan.
Kameranya di sini.
Kau bisa membuat janji temu dengan ADC-ku kalau mau.
Bu Shekhar, bisa merangkul Yang Mulia? Atau Pak Mehta?
Soph.
Lipstikmu tercoreng.
Sudah.
Aku tidak suka kemeja ini. Ini bukan aku.
Permisi. Tidak ada yang belum pernah dilihat orang sebelumnya.
- Niki! - Ya, Soph?
Benahi riasan.
Dia sudah mau pergi. Semuanya lancar, tapi tiba-tiba dia menginjak rem.
Aku juga melakukan ini.
AKU SUDAH BANGUN? - DIBACA
- Ya ampun. - Ya.
Ke bawah seseorang untuk melupakan seseorang itu
metode yang sudah kuno.
Kalau seseorang itu sahabatmu, mitra bisnis, sekaligus mantan…
- Apa yang kau lakukan, Soph? - Aku tidak tahu, Niki. Aku tidak tahu!
Lalu? Apa selanjutnya?
Cuma centang biru.
Hentikan.
Jadi, satu menjawab dengan kasar dan satunya tidak menjawab sama sekali.
Kurasa tidak ada dari mereka yang tertarik kepadamu. Bagus!
Kami butuh foto yang pas untuk publikasi Royal B&B kami.
Baik, Bu. Tapi dia terlihat marah di sini.
Berikutnya.
Yang ini?
Astaga. Keertana, ganti. Berikutnya.
Baik, Bu.
Berikutnya.
- Yang itu. - Yang itu.
Bersamaan?
Aviraaj, itu membuatku ingat kita masih perlu membahas Sayap Tamu…
Khamma Ghani, Hukum. Waktunya rapat.
- Bicaralah dengan ADC-ku… - Janji temu. Ya.
Permisi.
- Pankaj Sa. - Ya.
- Minta ceknya hari ini. - Baik, Hukum.
Rani Sahiba, ada seorang raja mengirimkan ini.
- Raja? - Raja hati.
Jinnie!
"Aku menikmati tehku setelah bertahun-tahun lamanya.
Aku ingin bertemu denganmu lagi.
Bersediakah?
Pengagummu, Raja Hati." Siapa ini?
Ranjit Shroff. Dia akan syuting di sini, di istana.
Kenapa Raja Hati ingin bertemu Ibu lagi?
- Begini caramu bicara dengan ibumu? - Begini cara bicara dengan maharani?
Kalau itu Maharani Padmaja, para maharaja pun lupa sopan santun.
Dia hanya raja box office.
Dia punya banyak skandal.
Maaf, Bu, usia pacarnya tidak pernah lebih dari 25 tahun.
Lantas?
Apa masalahnya?
Tidak ada.
Hukum, Anda hebat.
Tidak mudah mendapatkan fitting pipa ini.
Semuanya antik.
Ditambah kerusakan ini.
Ini akan makan biaya sangat besar, Soph.
Dan ada air yang menetes di mana-mana.
Kau pasti tahu, Soph.
Kau bangun basah.
Kenapa dia tak memberi kita sayap baru, Kunal?
Apa masalahnya? Bicaralah dengannya.
Tenang, Soph. Besok aku akan bicara. Kami ada janji main.
Ya, selama dia tidak main-main dengan kita.
Aku ingin tahu, Soph.
Kenapa kau kesal dengan Aviraaj?
Apa? Aku tidak kesal dengannya.
- Sungguh? - Sungguh.
Ya, Soph, ceritakan.
Apa ada yang dia perbuat?
Dia juga tadi jago di pemotretan. Ya 'kan?
Tunggu sebentar. Kau serius?
No comments yet. Be the first to leave one.